NovelToon NovelToon
Maafkan Aku Ibu!

Maafkan Aku Ibu!

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Contest / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Tamat
Popularitas:86.3k
Nilai: 5
Nama Author: nadataskia

Kesedihan kadang membuat kita lupa dan menjadi gelap susah membedakan mana yang salah dan benar hingga menimbulkan kemarahan yang menyebabnya sulit tuk menyengarkan penjelasan hingga akhirnya penyesalan pun datang dan membuat kita menjadi Sadar namun semua sudah terlambat, Waktu yang dulu sudah berputar tidak mungkin bisa kembali lagi.


Ikuti kelanjutan Kisah Nadia Dan Kasih yang berjuang menjaga ibunya membalas budinya dulu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadataskia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18.

Sementara di kediaman ibu.

Prankk...!!!

Suara gelas jatuh, gelas yang ada di meja tak sengaja tersenggol ibu dan akhirnya jatuh pecah berantakan, firasat buruk yang sedari tadi pagi ibu rasakan kini kian menjadi besar membuat ia tambah tidak karuan.

"Astagfirullah... Ya Allah bertanda apa ini? kenapa perasaanku tidak enak begini ya? udah jam 11.00 siang anak-anak udah pulang belum ya? kok aku jadi khawatir gini!" ibu bermonolog.

"Ibu ada apa? apa yang pecah? ibu gak apa-apa kan ayah sampai kaget? " tanya ayah dateng dari luar.

"Gelas Yah! yang pecah, perasaan ibu kok gak enak banget ya, selalu kepikiran anak-anak ya? semoga mereka baik-baik aja ya, Yah?!, " jawab ibu menghibur dirinya sendiri.

"Berdoa aja bu, itu mungkin hanya perasaan ibu saja, kita serahkan semua kepada Allah ya, semoga anak-anak tetap dalam lindungan Nya, " uncap ayah meyakinkan ibu.

Ibu merapikam serpihan pecahan gelasnya, beling-beling yang berserakan takut terkena kaki nanti segera ibu memasukannya ke dalam plastik, dan saat hendak mengambil pecahan beling yang agak kecil tangan ibu kena.

"Aduh...!! " teriak ibu terkejut.

"Kenapa lagi bu? " tanya ayah yang kebetulan juga masih disitu membantu ibu.

Saat melihat jari ibu terluka dan berdarah ayah segera keluar untuk mengambil kotak P3K untuk mengobati luka ibu, untung selalu sedia karena memang obat itu yang paling di butuhkan entah kapan dan dimana pun.

"Ibu hati-hati dong jangan banyak ngelamun, kan jadi terluka," nasehat ayah sambil mengobati jari Ibu.

"Iya maaf ayah, ibu ngelamun tadi habis ibu ngerasa gak enak kepikiran anak-anak terus yah!" ujar ibu sedih.

Perasaan seorang ibu memang selalu peka apabila sesuatu hal buruk akan terjadi atau bahkan telah terjadi terhadap salah satu anggota keluarganya jangankan terhadap anak terhadap anggota lain yang memang sudah menjadi keluarga pun terkadang bisa.

Tapi hanya sedikit yang mengerti akan firasat buruk ini tidak semua bisa merasakannya, adai semua ibu bisa semua memahami pasti tidak banyak kejadian buruk menimpa setiap anggotanya.

Ibu masih terus bengong memikirkan Nadia dan Kasih perasaannya makin tak menentu saat jam makan siang pun ibu merasa tidak nyaman untuk makan, nafsu makannya seketika itu juga hilang, hal ini membuat ayah tidak tenang dan memutuskan untuk mengecek kerumah.

"Ibu ayo makan dulu yang banyak, nanti habis makan biar ayah pulang ke rumah untuk lihat anak-anak ya! " kata ayah menasehati.

"Iya ayah, ibu makannya udahan kok, lagi gak nafsu makan, jadi ayah saja yang lanjut makannya, nanti kali ibu laper juga bakalan makan lagi kok, " kata ibu mengelak.

"Yaudah kalo gitu, beneran ya makan lagi nanti kalo udah laper, ayah juga udah selesai makannya sekarang ayah mau pulang dulu ke rumah tenggokin anak-anak dulu," uncap ayah setelah makan kemudian minum dan berangkat.

"Iya Yah! Hati-hati di jalan ya!" pesan ibu melihat ayah pergi.

Ayah melaju pulang mengendarai. motornya menuju rumah untuk ngecek apakah Nadia dan Kasih sudah pulang kerumah dan sudah makan atau belum.

Sampainya di rumah ayah segera memarkir motornya dan mencoba untuk masuk kedalam, biasanya rumah kalo Nadia sudah pulang hanya di tutup saja tidak di kunci tapi kali ini masih terkunci, karena memang Nadia masih belum pulang.

Tok! Tok! Tok!

Ayah mengetuk pintu rumah tak hanya mengetuk pintu tapi juga, memanggil-manggil nama Nadia dan tidak ada jawaban sama sekali hal ini membuat ayah yang jadi tenang jadi panik.

"Assalamualaikum, Nadia, Kasih buka pintunya ayah mau masuk nih! " panggil ayah.

Tiga kali ayah mencoba untuk memanggilnya tapi tidak juga ada jawaban dari dalam, ayah mencoba untuk mengintip dari jendela-jendela yang gordengnya sudah di buka jadi bisa terlihat dari luar, tak terlihat ada orang di dalam.

"Om! Om cari Nadia dan Kasih ya? " tanya Novi keponakan ayah yang kebetulan lewat.

"Iya Novi, kamu tahu dimana mereka?" jawab ayah balik bertanya.

"Kayanya belum pulang sekolah om, Novi juga belum lihat sih, tapi dari tadi Novi main di luar belum ada lihat mereka lewat kok, " jawab Novi.

"Ohh gitu ya Nov, makasih ya kirain kamu tahu yaudah kalo gitu om, mau cari dia dulu siapa tahu ada di rumah Lusi, " uncap ayah berlalu segera menuju rumah Lusi.

Novi hanya mengangukan kepala saja lalu minggir ketemu memberikan ayah jalan, karena memang Novi berdiri di depan ayah.

Sepanjang jalan menuju rumah Lusi ayah begitu berharap bahwa dugaannya benar kalo kedua putrinya ada disana dan semoga mereka baik-baik saja, ayah tidak berani memberikan tahu ibu soal ini, karena kalo sampai ibu tahu sudah di pastikan kalo ibu akan sangat panik.

Sampainya ayah di rumah Lusi ayah segera mematkir dan mengetuk pintunya, rumah Lusi tidak terlalu jauh dari rumah ayah, hanya butuh waktu lima menit untuk sampai kerumahnya karena ayah bawa motornya ngebut tadi karena panik.

Tok! Tok! Tok

"Assalamualaikum! " ayah mengetuk pintu dan memberi salam.

Tak lama kemudian seorang dari dalam membuka pintunya sambil menjawab salam ayah, ayah berharap yang keluar itu Lusi jadi ayah bisa langsung bertanya.

"Waalaikumsalam, sebentar, " jawab suara dari dalam.

cekrek.

pintu di buka dan harapan ayah di kabulkan Lusi lah yang keluar membuka pintunya, dan langsung bertatap muka dengan ayah.

"Ehh ayahnya Nadia, ada apa kok tumben dateng kesini? " tanya Lusi saat melihat ayah.

"Lusi Nadia dan Kasih ada disini gak? " tanya ayah langsung ke intinya.

"Enggak ada kok! Lusi juga udah pulang dari tadi dan seyahu Lusi Nadia juga udah pulang, emang kenapa? " jawab Lusi bertanya.

"Ohh udah pulang dari tadi ya! tapi tadi pas om lihat di rumah mereka belum sampe ke rumahnya, Kira-kira kemana ya? ada temen lain gak selain Lusi yang mungkin Nadia kunjungin? " tanya ayah lagi mulai panik.

"Setahu Lusi Nadia tidak ada teman lain selain Lusi om, soalnya Nadia kan tertutup orangnya, di sekolah pun hanya bermain dengan beberapa anak saja itu pun tidak akrab kok," jawab Lusi mengingat.

Setelah mendengar penjelasan Lusi dan mendapatkan jawaban yang tidak di inginkan ayah segera pergi dari rumah Lusi dan mulai mencari ke sekolahnya, berharap masih ada di sekolah menunggu untuk di jemput ibu.

Karena memang tadi pagi ibu sempat menyuruh Kasih untuk tidak pulang sebelum ibu datang untuk menjemputnya, tapi saat sampai di sekolah dan mendapati sekolah sudah sepi tanpa ada satu orang anak pun disana bahkan pintu gerbang telah di gembok perasaan khawatir ayah semakin besar, ia mulai panik, binggung dan cemas jadi satu mau mencari kemana lagi ayah.

Sedangkan menurut penuturan Lusi teman akrab Nadia yang cuma Lusi ini gak ada yang lain.

1
Reo Ruari Onsiwasi
Seru Nadia dan Kasih ==> seru Nadia dan Kasih
Reo Ruari Onsiwasi
uncap==> ucap
Reo Ruari Onsiwasi
di matikan==> dimatikan
Reo Ruari Onsiwasi
unyung==> untung
Reo Ruari Onsiwasi
yg ==> yang
simpen==> simpan
Reo Ruari Onsiwasi
kewarung==> ke warung
Reo Ruari Onsiwasi
Yaudah ==> Ya udah
Manami Slyterin
keren
Rini Haryati
lanjut thor
bagus
Reo Ruari Onsiwasi
mampir lagi 🍮🍮🍮😷😷😷
@🦊⃫⃟Kareͩnᷡnᷜ⨀⃝⃟⃞☯ᵖˡଓε⋆⃟𝖋ᶻ🍇
up
Wiselovehope🌻 IG@wiselovehope
Aku datang bawa like dan fave 😁
🎧ᖇ𝚎𝙴ʰⁱᵃᵗᵘˢ♫︎
smangat🤗
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
semngaat kk
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
lanjutkan k..semngatt
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
semngat
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
semngattt ka
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
lanjut u nya
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
mampir ksini ka
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺nada Mυɳҽҽყ☪️
lanjutttttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!