NovelToon NovelToon
Hari Aku Memilih Untuk Menghilang

Hari Aku Memilih Untuk Menghilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

lelah, satu kata yang mewakili keadaan yang Rania rasakan saat ini. sudah 3 tahun pernikahan nya dan kevin berjalan. namun tidak sehari pun Kevin menganggap Rania sebagai istrinya.
" kapan kamu berhenti berselingkuh? dan menganggap aku sebagai istri mu?" tanya Rania dengan suara pelan dan nada lelah.
" saat kau mati" jawab Kevin dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17_ salah paham

Seperti yang di rencanakan semalam. Hari ini mereka bertemu untuk membahas tentang siapa pemilik nomor tersebut.

Mereka bertemu di ruangan kerja gizel. Saat ini hanya ada keheningan di antara mereka, tidak ada yang membuka suara. Mereka masih bingung harus memulai dari mana. padahal sebelum kesini mereka sudah berkompromi lewat telpon.

" nggak ada yang mau jelaskan gitu?" tanya gizel yang sudah tidak sabar. Sebenarnya dia sadar, teman temannya sedang mengulur waktu.

Janjian jam 6 sore. Tapi jam 7 baru mereka datang. dan sekarang? Mereka malah diam.

" El, kamu nggak pernah buka galeri ponsel mu?" tanya luna

tidak, gizel sangat jarang membuka galeri. Dia membuka nya Jika ada yang penting saja. Dan seperti nya sekarang penting.

Gizel membuka galeri di ponselnya. Begitu galeri terbuka langsung terlihat beberapa foto gizel. Ada yang sendiri, ada yang bersama Haruna dan juga ada yang bersama seorang anak kecil yang berusia 2 tahun lebih.

" dia putra mu" ujar Luna seolah paham dengan ekspresi bingung dari wajah gizel.

" putra?" ulang gizel tidak mengerti.

dia semakin bingung dan mencoba mengingat semuanya. tapi alih alih mengingat semuanya, kepala nya malah terasa sakit.

" stop! kamu nggak usah berusaha untuk mengingat semuanya " ujar alasan memegang kedua pundak gizel, menatap khawatir pada wanita itu " kita akan menjelaskan semuanya, tapi kamu nggak perlu berusaha untuk mengingat "

Gizel menatap Alaska, lalu beralih pada Luna yang berada di samping kiri Alaska lalu pada Haruna yang ada di samping Luna. Mereka semua terlihat khawatir padanya. tapi di balik tatapan khawatir itu juga ada tatapan bersalah, bingung dan juga takut.

" oke" ujar gizel mengangguk patuh.

" kakak ingatkan pertama kali kita bertemu? 3 tahun yang lalu? Saat itu kakak sedang hamil 2 bulan" ujar Haruna mulai membuka suara..

bertemu dengan Haruna? Yap! Gizel ingat moment itu. Alaska yang mempertemukan mereka. Tapi.... gizel tidak ingat jika saat itu dia sedang hamil.

" kamu ingat Alasan kamu pergi ke London? Dan tinggal di sana selama 3 tahun" tanya Luna

Gizel mengangguk, dia ingat kenapa dia ke London 3 tahun yang lalu " untuk operasi" jawab nya.

" untuk apa kamu operasi?" tanya Alaska

Wait! Untuk apa gizel melakukannya? Dia mencoba mengingat nya. namun tetap sama, dia tidak bisa mengingat sedikit pun.

" itu nggak penting, yang jelas kamu pergi ke London itu untuk lahiran " jelas Luna " kamu tidak bisa lahiran disini, karena ayah dari anak mu tidak menyukai bayi kalian "

" jadi.... Aku beneran hamil? udah punya anak?" tanya gizel

Mereka bertiga mengangguk " usianya hampir 3 tahun kak, 2 bulan lagi" ujar Haruna

Senyuman tipis terbit di bibirnya. Dia sudah punya anak? Anak laki laki? Ah! ini terasa seperti mimpi.

" lalu siapa ayahnya?" tanya gizel

Sontak mereka bertiga terdiam dan saling tatapan. Siapa ayahnya? Apa mereka harus menceritakan semuanya? Rasanya sekarang belum waktunya.

" untuk itu kami tidak bisa memberi tahu kamu El, ingatan kamu menghapus semua tentang dia. itu artinya kamu belum siap mengingat kembali tentang dia " ujar Luna.

Oke! Baiklah. Gizel tidak akan memaksa. Mengetahui fakta bahwa dia sudah memiliki anak saja dia sudah bahagia. Ayahnya? Itu tidak penting.

" aku mau ketemu sama putra ku. aku mau ke London dan membawa dia ke sini" ujar gizel bersemangat.

" kamu tidak bisa membawa dia kesini El, ayah anak mu tidak menyukai kalian. Jika dia tahu kamu punya anak dengan dia, dia pasti akan memisahkan kalian berdua. atau lebih kejam nya dia akan membunuh anak kalian" ujar Luna

" apa pria itu sekejam itu? " tanya gizel

" yaa" jawab Luna

Alaska sedikit tidak setuju, dia tidak suka Luna terlalu menjelekan nama sahabatnya. Kevin tidak sekejam itu, namanya tidak sejelek itu. tapi dia juga tidak bisa membela Kevin di depan mereka.

" untuk sekarang kamu di Indonesia aja dulu, kamu harus fokus pada toko mu. Katanya pengen masa depan alendra cerah. kamu harus punya banyak uang" ujar Alaska

Ah ya! uang gizel memang sudah banyak. Cukup untuk membiayai hidupnya dan juga hidup putranya. tapi belum cukup untuk membuat putranya bahagia saat dewasa. Dia tidak ingin anaknya menjadi perintis, cukup jadi pewaris.

" siapa namanya?" tanya gizel.

" alendra zayyan samudra " ujar Haruna, dia yang memberikan nama itu saat di rumah sakit. dan gizel menyetujui nya.

" nama yang sangat bagus, aku tidak sabar menemuinya" ujar gizel

gizel sangat ingin menemui putranya, memeluk nya , mencium nya dan menemani nya bermain. dia tidak sabar untuk kembali ke London.

Mereka tidak langsung pulang. Mereka berbincang ringan di sana. bercerita tentang alendra dan juga kehidupan gizel dan Haruna saat di London.

Wait! Luna menyadari sesuatu. sebenarnya sudah sedari awal mereka bertemu tadi. Ada yang berbeda di antara Alaska dan haruna. Mereka tidak saling berbicara, bahkan Alaska terlihat menghindari Haruna.

" kalian kenapa? Lagi berantem?" tanya luna

" iyaa, aku juga sadar dari tadi kalian diam Diaman. Nggak seperti biasanya" tambah gizel.

" itu perasaan kalian aja" ujar Alaska cuek. Sedangkan Haruna hanya diam saja menatap Alaska yang sedari tadi terus menghindar dari nya.

" bukanya semalam kalian lamaran? " tanya gizel

" aku pulang dulu, udah malam" pamit Alaska malas membahas tentang hubungan nya dan Haruna.

" kamu mau pergi tanpa menjelaskan apapun sama kita ka? sejak kapan kamu jadi cowok pengecut yang menghindari masalah" tanya gizel.

Alaska menghela nafas panjang, lalu duduk kembali urung untuk pergi. " aku di tolak, aku bukan tipe cowok Haruna. aku bukan aktor terkenal dari jepang. kami tidak akan pernah menikah " ujar Alaska

Kening Luna dan gizel berkerut bingung mendengar perkataan Alaska. Bahkan Haruna sendiri terkejut mendengar ucapan pria itu.

" apa maksud kamu? " tanya Haruna

" kamu pikir aku nggak tahu? " ujar Alaska menatap Haruna dengan tatapan dingin " berita udah tersebar di sosial media, semua orang juga udah tahu . kamu dan kai punya hubungan" lanjutnya.

gizel dan Luna menatap Haruna yang terlihat kebingungan. gizel mengambil ponselnya, dari semalam dia tidak membuka sosial media karena pikirannya tertuju pada nomor putranya.

" ini serius na? " tanya gizel saat melihat berita terbaru tentang kai.

Terungkap sudah alasan aktor terkenal kai membatalkan pertunangan nya dengan model terkenal Clara. Yaitu karena orang ketiga.

( foto Haruna dan kai di restoran dan kantor. Video KAI dan Haruna saat mengambilkan ponsel kai. Video saat kai membuka pintu mobil untuk Haruna)

[ komentar ]

Tukan benar, kai yang selingkuh

Dasar cewek murahan

Ko mau jadi orang ketiga

Perusak hubungan orang, udah tahu kai udah punya tunangan.

Kai? Nggak nyangka kai gw selingkuh

Kai pasti punya alasan sendiri

Cewek itu pasti yang menggoda kai

Btw ceweknya mirip mantan istri tuan Kevin

Ceweknya mirip Rania

jijik banget gw sama cewek gatal perusak hubungan orang.

Untung Clara nggak jadi sama cowok itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!