NovelToon NovelToon
Romansa Anak SMA

Romansa Anak SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Teen School/College / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.6
Nama Author: Pena_Senja🧚‍♀️

Romansa Anak SMA menceritakan tentang kisah cinta dan persahabatan yang terjalin diantara teman satu sekolah yang ada di satu lingkup sekolah yang sama.

Gio dan Alenka adalah musuh pada awalnya, setelah Alenka menyelamatkan Gio dari hipotermia parah. Sejak saat itu, benih cinta mulai tumbuh dihati Gio. Akan tetapi, Alenka sudah punya pacar waktu.

Cinta tak kemana, mereka saling jatuh cinta dan berjanji akan menikah demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Lagipula kedua orang tua mereka juga setuju dengan hubungan mereka. Akan tetapi, perjalanan cinta mereka sangat tidak mudah. Demi persahabatan mereka harus menjalani putus nyambung dalam hubungan mereka.

Di selingi dengan kisah cinta beberapa temannya juga, dan kisah persahabatan yang kuat.

Kisah cinta, kisah persahabatan, kelabilan remaja terangkum dalam cerita ini.


Jangan lupa terus dukung author ya, supaya bisa selalu menghasilkan karya yang enak buat dinikmati semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Senja🧚‍♀️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Saat istirahat tiba, The CERIA bergegas ke kantin. Mereka terlihat bahagia dengan saling bercanda. Tapi tiba-tiba langkah mereka dihentikan oleh kakak kelas mereka. "Lo pacarnya Barra?" tanyanya dengan berkacak pinggang.

"Bukan, kita cuma temen." Refina yang merasa ditanya menjawab.

"Bagus deh, gue cuma mau kasih tahu aja, kalau Barra calon suami gue." ucap kakak kelas itu lagi.

"Terus lo pacarnya Leon?" tanya kakak kelas yang lain.

"Ya." jawab Ellena singkat. Tak ada ketakutan sama sekali, meskipun keempat kakak kelas itu menatapnya dengan tajam.

"Putusin Leon!"

"Hak lo apa nyuruh gue putus dari Leon?" Ellena menjadi emosi. Emangnya siapa mereka, punya hak apa mereka.

Melihat Ellena yang berani melawan mereka, Lani, salah satu dari keempat kakak kelas itu mendorong Ellena. "Berani lo ama kita?" tanyanya.

"Ngapain harus takut?" Ellena semakin membara.

"Gue peringati ke lo semua, jauhin Leon, Barra, Boy, dan juga Gio!" Alenka yang sudah menahan amarah sedari tadi, tersenyum sinis.

"Denger nggak!" teriak Ella, salah satu dari keempat kakak kelas itu.

"Emang kalian siapa? kalian suka sama mereka tapi nggak biaa dapetin mereka ya? hahahah, kasian!" ledek Alenka yang memang sudah tidak tahan lagi.

Jangan mentang-mentang kalian kakak kelas, jadi seenaknya saja menindas adik kelas kalian. Alenka bener-bener muak dengan kesombongan seperti itu.

"Jaga mulut lo!" bentak Ella mulai tersulut amarah.

"Jadi lo, cewek yang membuat heboh beberapa hari lalu? Nggak cakep-cakep banget, masih cantikan gue." Rania berkata dengan sedikit meledek.

Setelah kejadian beberapa hari yang lalu, masalah Kiano yang bikin ribut. Banyak murid di sekolah itu yang penasaran dengan Alenka. Bukan hanya mereka yang seangkatan tapi juga kakak kelas Alenka. Mereka penasaran secakep apa Alenka dan seistimewa apa dia, sampai dia bisa bikin murid dari sekolah Internasional di kota mereka melakukan hal seperti itu.

Belum lagi, Kiano dan gengnya sangat terkenal seantero kota, terutama di kalangan remaja. Selain geng mereka yang terkenal dengan geng orang kaya semua, juga karena kegantengan para anggotanya. Tak sedikit yang mengenal Kiano, dan ingin dekat dengan dia.

"Apa Kiano buta ya, kok dia bisa suka sama cewek kayak gini?" Ella menertawakan Alenka. Tapi justru Ciara yang marah karena kakaknya dikatain buta.

"Jaga mulut lo! kakak gue nggak buta, tapi dia tahu mana berlian dan mana serpihan kaca." ucapan Ciara benar-benar tajam, menusuk ke dada keempat remaja yang ingin bikin masalah itu.

"Maksud lo, dia berlian sementara kita beling gitu?" Rania tak terima dengan ejekan Ciara.

"Itu lo pinter."

Tiba-tiba tanpa peringatan Rania mengayunkan tanganya ingin memukul Ciara. Tapi tangan Rania tertahan oleh seseorang, ternyata Arka yang menahan tangan Rania. Dengan kasar Arka mendorong tangan Rania supaya menjauh dari kekasihnya.

"Lo nggak apa yank?" tanyanya menatap Ciara. Sementara Ciara hanya menggelengkan kepalanya.

"Lo cowok jangan ikut campur urusan cewek!" Lani maju dan mendorong Arka.

"Gue harus ikut campur karena mereka teman-teman gue!" Arka tidak mau meladeni keempat kakak kelas itu, tapi dia juga tidak akan membiarkan teman-teman mereka ditindas, apalagi ada pacarnya disitu.

"Oke kalau gitu, gue juga mau bilang, suruh mereka jauhin Leon, Barra, Boy dan juga Gio!"

"Apa hak lo nyuruh-nyuruh kita? kalau mereka suka sama kalian, mereka juga akan jauhin kita dan dekat sama kalian." Ellena masih tidak terima. Dia baru saja jadian sama Leon, masa iya disuruh jauhin Leon. Haruskan mereka yang tahu diri, jauhi Leon yang sudah punya pacar. Bukan malah menyuruh pacarnya menjauhi Leon.

"Bener, harusnya lo jangan gangguin gue lagi, gue udah bilang gue nggak suka sama lo, gue udah punya pacar." sahut Barra yang kebetulan lewat dan melihat keributan itu.

"Tapi Barra, orang tua kita sudah jodohin kita, jadi lo hanya akan nikah sama gue." Lani merasa tidak terima dengan penolakan Barra, apalagi di depan banyak orang.

"Ini hidup gue, gue yang tentuin sendiri," Barra menarik tangan Refina menjauh dari kerumunan itu. Yang semakin membuat Lani merasa geram.

"Nggak usah halu! gue nggak akan jauhin Leon, kalau kalian tahu diri, harusnya kalian jauhin pacar orang!" sebelum melanjutkan langkahnya, Ellena berkata dengan tajam kepada keempat kakak kelasnya.

"Brengs*k." geram Rania yang suka sama Leon, dia menghentakan kakinya sendiri karena kesal.

Sebelumnya, keempat kakak kelas itu sempat mendekati Leon, Barra, Boy dan Gio. Bahkan mereka juga tak jarang, datang ke tempat yang biasa The Gokil nongkrong. Khusus untuk Lani, dia sering ke rumah Barra, karena memang orang tua mereka yang berteman. Bahkan mereka sudah dijodohkan dari kecil.

Rania tidak menyangka kalau pernyataan cintanya ditolak oleh Leon. "Maaf, gue udah punya pacar." begitu jawaban Leon.

Rania yang dilanda amarah apalagi melihat Leon yang datang ke sekolah berboncengan dengan Ellena, semakin geram. Lalu berencana melabrak Ellena, bersama teman-temannya yang lain. Mereka tahu bahwa lelaki yang mereka sukai deket dengan The CERIA.

"Tapi kayaknya Boy dan Gio yang belum punya pacar." ucap Jessi.

"Itu kesempatan lo, untuk memperingati mereka supaya tidak deketin Boy." Rania memprovokasi kekhawatiran temannya. Tujuannya dia ingin punya dukungan untuk melabrak Ellena.

"Gio juga lagi deket sama Alenka," giliran Ella yang diprovokasi.

"Masa sih? tapi Gio bilang sendiri kalau dia nggak punya pacar." Ella masih menggunakan akal sehatmya untuk berpikir.

"Dia terima lo nggak waktu lo nyatain cinta lo?"

"Gue belum ngomong sih ke dia, masa iya cewek bilang duluan? tensin lah." jawaban Ella itu justru membuat Rania semakin membara. Gimana tidak, dia sudah melupakan rasa malunya dengan nembak Leon duluan. Tapi ternyata dia tolak, kan jadi double malunya.

"Makanya lo harus singkirin semua yang deketin Gio, apa lo mau keduluan sama cewek lain, sama seperti gue?" Rania masih memerankan propaganda untuk membuat Ella terprovokasi.

"Benar juga sih." Ella mulai kehilangan akalnya. Dia tidak sadar kalau cinta itu tidak bisa dipaksa. Dari keempat cewek itu, hanya Jessi yang merasa nyaman karena Boy terlihat tidak dekat dengan siapapun. Makanya saat melabrak dia tidak mau ikutan ngomong.

Di kantin..

"Katanya tadi lo berantem yank?" tanya Leon ketika Ellena dan yang lain duduk di depannya.

"Hmm, si Rania noh, nyuruh gue buat jauhin lo." jawab Ellena masih merasa kesal.

"Terus?"

"Terus gue nggak mau lah, harusnya dia tuh yang jauhin lo. Bukannya gue yang harus jauhin lo, kan gue pacar lo."

"Iya, lo pacar gue yang paling manis." Leon berkata dengan tersenyum senang sambil mencubit pipi Ellena pelan.

"Hadeh, dunia serasa milik berdua oyy.." seru Alenka membuat Ellena dan Leon tersenyum malu.

1
0606
aku pernah baca terusan nya.. tp lupa judul nya kak, bisa bantu kasih tau judul lanjutan nya kak.. /Pray/
Ezra Sumadi
Biasa
Ezra Sumadi
Buruk
Jazy jazys
buagus foll
Jazy jazys
ikut seneng yaa..
Jazy jazys
cieeee....ulu ulu uluy
Jazy jazys
sumpaaah..tak kirain mereka ngelakuin itu..
Jazy jazys
ih rama serem banget.
aku klo ada cwok kyk gitu, chat, ato nyamperin bakal aku tolak, terus pergi.
najiiss...
Jazy jazys
duhh..iri ak
Jazy jazys
wkwkwk..gio km jangan mikirin enaknya tok klo nikah, ak tiap hr sebagai ank hmpr tiap hr denger pertengkaran ortuku..blm lg km sm alenka emosinya msh susah terkontrol
Jazy jazys
naaaahh...gitu doongg....jadi ikut bahagia aku...hiks
Jazy jazys
cieee...ayou bersatuuu...nti tinggal dilamar
Jazy jazys
MANTAAPPP...RASAIN TUH SIL KERBAUSISIL
Jazy jazys
banjiiirr....aku gk bisa nahann...hiks/Sob/
Jazy jazys
ak gk kebayang diposisi alenka, baca aja rasanya kyk dicekik
Jazy jazys
GBLK ANJR LU SIL, TEGA LO
Jazy jazys
gue baca ini sampe nangis tau gak
Jazy jazys
ya ammpuun...hiks...dasar Rosita cewek brengseek...
Jazy jazys
Romantis amat siiii...baper aku
Jazy jazys
indahnya kedua pasangan iniii..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!