NovelToon NovelToon
Obsesi Gila Tuan Kazarov

Obsesi Gila Tuan Kazarov

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:935
Nilai: 5
Nama Author: Kiandra_Reinn

Dominic Kazarov.
Seorang pria tampan, dingin, dan berbahaya. Pemimpin kelompok mafia paling ditakuti, sekaligus pemilik perusahaan raksasa DK Company. Semua orang mengenalnya sebagai monster yang tak memiliki belas kasihan.
Namun semuanya berubah setelah pertemuan keduanya dengan seorang gadis muda yang pernah menolongnya saat ia terluka.
Awalnya hanya rasa penasaran. Lalu berubah menjadi ketertarikan. Hingga perlahan menjelma menjadi obsesi yang memabukkan.
Dominic tidak hanya menginginkan gadis itu berada di sisinya.
Ia menginginkan senyumnya, waktunya, hidupnya... bahkan kebebasannya. Dominic memilih cara yang paling kejam untuk mendapatkannya. Sebuah ancaman berdarah ia berikan dengan melukai salah satu teman gadis itu, memaksa sang gadis untuk menyerahkan dirinya kepada pria yang tak ia kenal.
terjebak dalam dunia mafia yang gelap dan berbahaya, sang gadis harus memilih.
Melawan pria yang terobsesi padanya atau menyerah pada cinta seorang monster kejam itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiandra_Reinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Victor melirik ke arah kursi penumpang belakang,Dominic sedang duduk dengan posisi tegap tapi dengan tatapan dingin, ia tahu tuannya sedang menahan amarahnya.

"Tuan, Nona kyna sudah pergi... Apa kita harus mengikutinya"

"Tidak....kita kembali ke kantor " Setelah mengatakan itu,dominic bersandar lalu memejamkan matanya, jelas dia sedang menahan amarahnya terlihat dari urat-urat lehernya yang menegang. Hanya saja dia bingung apa yang membuatnya bisa semarah ini, apa ini karena baru saja dia melihat interaksi gadis tadi bersama pria lain dan sekarang mereka pergi berduaan dengan jarak sedekat itu.

Mereka sejak tadi berada didalam mobil yang terparkir tidak jauh dari depan sekolah Vortex, itu karena Dominic ingin melihat dan menemui gadis yang menyelamatkan nya malam itu, tapi apa ini. Dia harus melihat pemandangan yang membuat amarah nya seakan meledak.

"Baik tuan" Victor menghidupkan mesin,lalu mengendarai mobilnya menuju kantor Dk company.

hening...tidak ada percakapan setelah nya.

Bara sengaja membawa motornya sedikit lebih lambat, ia ingin lebih berlama-lama dengan kyna.

"Woiii Bara! lo bawa motornya lambat banget sih,kek keong. Kapan sampainya coba? "

"Apa?... Gue nggak denger" Bara pura-pura tidak mendengar.

"Budeg ya lo, gue bilang LO BAWA MOTORNYA LAMBAT BANGET , KAPAN SAMPAI NYA INI" Ujarnya sambil berteriak.

"Nggak usah teriak juga, kuping gue nggak budeg,naya"

"Ya lagian lo nggak denger gue ngomong apa tadi makanya gue teriak biar lo denger,, kirain lo budeg" Nayara terkekeh geli.

Bara mendengkus "kalau gue ngebut, ntar lo jatuh. Lo mau? "

"Ya jangan ngebut banget lah, sedang sedang aja kek bawanya,lagian ya lo bawa pelan begini yang ada gue terlambat masuk kerja,Bar" .

"Iya..iya... Pegangan" Bara akhirnya mengendarai motornya lebih cepat, dan itu membuat bayaran terpaksa memeluk pemuda tersebut.sedangkan si pelaku tersenyum puas di balik helm fullface nya.

Setelah beberapa saat mereka akhirnya berhenti tepat di depan cafe tempat naya bekerja

Bayaran mengernyit bingung "Eh lo kok tau tempat kerja gue, perasaan tadi gue belum ngasih tau lo deh dimana tempatnya"

Bara mengedikkan bahunya "hanya mengandalkan insting aja, udah sana masuk"

Gadis itu segera turun dari motor "Oh iya astaga... Kalau gitu gue masuk dulu, makasih ya udah di anterin kesini bye Tuan Bara yang ganteng" Naya berbicara dengan nada mengejek sambil tertawa, setelah mengatakan itu dengan kecepatan penuh dia berlari meninggalkan sean.

Bara tersenyum melihat tingkah nayara barusan.Siapa yang menyangka kalau gadis yang terlihat bar-bar dan galak di sekolah tersebut bisa terlihat menggemaskan.

Tepat jam sepuluh malam,pekerjaanya selesai, rasa lelah karena seharian tanpa istirahat membuat tubuhnya sedikit lesu.ia bersiap-siap lalu berjalan keluar dari Cafe.saat diparkiran seseorang memanggilnya.

"Naya" Gadis itu berbalik.

"Ya ada apa mas,Gibran? " Gibran adalah salah satu partner kerja naya di cafe.

"Ini gue bungkusin lo makanan, tadi ada lebihan di kitchen jadi gue bungkusin aja buat lo" Gibran menyodorkan bungkusan itu.

"Wah mas gibran makasih ya" Wajah naya tampak sumringah menerima bungkusan makanan tersebut, lumayan kan setidaknya itu bisa menghemat pengeluarannya.

"Iya sama-sama, gue duluan ya, soalnya udah ditungguin tuh" Gibran menunjuk seseorang yang duduk diatas motor dekat parkiran.

"Iya sekali lagi Terima kasih,mas gibran"

"Okey" Gibran berlalu menuju parkiran.

"Mas gibran, mbak mega hati-hati" Nayara berbicara sedikit berteriak karena jarak yang sedikit jauh sambil melambaikan tangannya.

Gibran dan sang istri mega hanya mengangguk dan tersenyum melihat gadis itu.

Sungguh mereka kasihan dengan kondisi gadis tersebut yang hanya hidup seorang diri, ditambah ia harus bekerja setelah pulang sekolah demi bisa menghidupi dirinya sendiri.untung saja gadis yang mereka kenal itu kuat.jika tidak,mereka tidak tau bagaimana jika orang lain yang berada di posisinya,apa mereka bisa sekuat naya.

Naya berjalan menyusuri jalanan sepi menuju arah rumahnya, dia sudah terbiasa dengan ini..malam ini ia tidak melakukan kegiatan seperti biasanya. tubuhnya sedikit lelah karena hari ini Cafe cukup ramai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!