NovelToon NovelToon
Kepentok Perawat Magang

Kepentok Perawat Magang

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Teddy Briand Wijaya, adalah pria yang setia. Mencintai 1 wanita semenjak SMA, sampai di usia 34 tahun kenyataan yang membentur dan hampir tidak bisa dipercaya wanita bernama Zarisha Allova, memilih pria lain.

Teddy sempat hancur, pekerjaan tidak fokus, dan memilih berdiri di pinggir dermaga mencoba menenangkan hati.

Ternyata di dermaga, malah menemukan gadis yang sedang menangis sejadi-jadinya. Gara-gara tugas dari konsulernya di rumah sakit jiwa tempat dia magang, ga pernah benar.

"Aku mau bunuh diri!" Teriak gadis Aira Permata Salmi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Hasutan Berbalik

Air mata Aira tak mampu dibendung walau kakinya telah melangkah masuk melewati pintu utama. Dada gadis itu naik turun, menahan sesak yang teramat sangat akibat hantaman kenyataan di dalam mobil Teddy tadi. Namun, belum sempat ia berlari menuju kamarnya yang terletak di bagian belakang, sebuah suara sinis yang sangat ia kenal langsung menghentikan langkahnya.

"Wah, wah, wah... Lihat siapa yang pulang sambil nangis ini?" cibir Reta.

Gadis itu berdiri di tengah ruang tengah dengan kemoceng di tangan kanan dan kain lap di tangan kiri. Rambutnya yang biasa tercatok rapi kini telah berantakan, dan peluh membasahi dahinya akibat hukuman yang diberikan sang ayah.

Reta dengan sengaja menggeser tubuhnya, berdiri tepat di depan lorong kamar, menghalangi langkah Aira. Sepasang matanya menatap tajam, menelisik penampilan sepupu kampungnya dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan senyum penuh kemenangan.

"Kamu kenapa? Habis ditendang Om-Om tadi ya?" ucapnya dengan nada sinis.

"Makanya, jadi cewek itu jangan sok kegatelan gitu, deh! Baru diajak makan malam doang, lagaknya udah kayak nona besar."

"Nah, sekarang? Nangis kan? Syukurin ... emang enak, dijadikan mainan semalam?" sindir Reta tajam, melipat kedua tangannya di dada memasang wajah angkuh.

Aira menundukkan wajah, dengan segera mengusap air matanya. Saat ini, ia tak memiliki energi untuk meladeni Reta.

Melihat Aira yang hanya diam dan lemah, Reta seakan ingin memamfaatkan momen ini. Dengan kasar, ia melemparkan kemoceng ke arah Aira. Tangan Aira malah refleks menangkapnya. Setelah itu, kain lap yang sudah kotor dilempar ke kepala Aira, hingga menutupi wajah gadis itu.

"Nih! Daripada kamu nangisin orang tua itu, mending gantiin aku bersihin rumah ini! Tuh, ruang tamu belum disapu, dapur masih berantakan. Buruan!" bentaknya.

"Gara-gara gadun-mu dateng, aku dan mama yang malah kena getahnya!" Reta mendorong bahu Aira dengan kasar.

Sentakan di bahunya menghabiskan batas kesabaran Aira yang sudah tipis semenjak di dalam mobil. Rasa sakit hatinya pada Teddy mendadak meluap berubah menjadi energi yang meledak-ledak.

Aira mendongak, menatap Reta dengan mata bulatnya yang memerah, lalu berteriak sekencang-kencangnya.

"OM JOVAN!!! OOOM ... MBAK RETA JAHAT SAMA AIRA, OM!!! OM JOVAN!!!" pekiknya.

Reta tersentak dan membeku. Masih jelas dalam kepalanya sang ayah mengingatkan untuk tidak mengganggu Aira. Beberapa detik kemudian Reta berubah menjadi panik.

"Heh! Berisik, curut! Berisik! Ngapain kau memanggil Papa?!" Reta mendekat hendak menutup mulut adik sepupunya itu.

Tak butuh waktu lama, terdengar suara langkah kaki yang terburu-buru dari arah kamar utama. Om Javan berlari tergopoh-gopoh dengan sarung yang hampir melorot, diikuti Tante Nani di belakangnya dengan wajah waswas.

"Ada apa?! Kenapa ini?! Aira, kenapa kamu menangis?" tanya Om Jovan panik, bergantian menatap Aira yang berlinang air mata memegang kemoceng milik putrinya tadi.

"Papa, ini si Aira lagi dr—"

"Om ..." potong Aira sesenggukan, sengaja membuat suaranya terdengar se-melas mungkin sembari menunjuk kemoceng yang masih di tangannya.

"Mbak Reta jahat, Om. Aira kan baru pulang, lagi capek malah disambut kemarahan Mbak Reta. Aira dibilang cewek gatel dan murahan, terus dipaksa gantiin Mbak Reta beres-beres rumah ..." adunya.

Wajah Om Jovan seketika berubah merah padam. Ia menatap Reta dengan dengus yang cukup keras.

"RETA! Kamu tak denger apa yang Papa katakan, ya?! Kamu gak boleh ganggu Aira lagi! Sudah Papa hukum, tapi masih juga ganggu Aira?!"

"Gak gitu, Pa! Dia bohong! Tadi, aku cuma nanya kenapa dia nangis? Terus aku tanya apa dia lagi berantem sama pacarnya? Eh, dia malah marah-marah." Rela mencoba memberi alasan sekenanya.

Aira menyeka air matanya dengan kasar, lalu menatap Reta dengan senyum penuh arti yang mendadak muncul di balik wajah sedihnya. Ia tahu persis di mana kelemahan terbesar keluarga ini sekarang.

"Oh, jadi Mbak Reta mau aku aduin ke Om Teddy ya?" ancam Aira sedikit melirik Om Jovan.

"Nanti aku bilang Om Teddy ya? Biar besok Om Teddy langsung turunin jabatan Om Jovan ke bagian gudang selamanya. Mau?!"

Mendengar nama Teddy disebut, Om Jovan langsung pucat pasi. Tubuhnya gemetar membayangkan posisi nyamannya di kantor lenyap dalam sekejap hanya karena kebodohan putrinya.

"Reta!!! Masuk kamar kamu sekarang! Besok uang jajan kamu Papa potong setengah! Terus, yang setengahnya untuk tambahan jajan Aira," bentak Om Javan tanpa memberi ampun lagi pada sang anak.

Reta menghentakkan kakinya dengan geram, menatap Aira dengan pandangan benci yang teramat sangat sebelum akhirnya berlari masuk ke kamar dan membanting pintu.

*bersambung*

1
Evi Lusiana
ortu kocak laen bgt sm anakny
Evi Lusiana
kaku perutku thor gr² aira mo bls jasa pke brondolan sawit
SoVay: dikumpulin dulu smpai 2 karung y kak 🤣
total 1 replies
Evi Lusiana
aku suka karakter cewek tegas ky aira cm sayang aj knp gk milih kost sndri drpd hidup bareng tante jahat
Anbu Hasna
musuh jadi besan 🤣🤣
SoVay: halo kakak, mampir yuk cerita baru aku. udah 5 bab 🙈
total 4 replies
Evi Lusiana
kocak deh si aira,bs² ny lg sedih dia mint fto🤭
SoVay: namNya juga abegeh kak 😭😚
total 1 replies
Dewi kunti
sini ak ajarin om🤭🤭🤭🤭🤭
SoVay: wkwkwkw..punya bakat alami seorang pria kak 🤣🤣🤣
total 1 replies
Dewi kunti
tuch dokter kompor banget ya
Dewi kunti: berarti dikerjain author nya ini😤😤😤😤
total 2 replies
sryharty
eallaaaah modus,,ngomong aja kamu pengen cepet2 belah duren bujang om ted2
SoVay: wkwkwkw awas grasa grusu 🙈
total 1 replies
sryharty
si pak junet lg jadi nyamuk penngganggu neh🤭🤭
Dewi kunti
aduuuuuuhhhh si bapak kenapa gak pergi2 sich
SoVay: jadi nyamuk dulu 🤣
total 1 replies
mimief
hisss...si bapak tau aja yaa🤣🤣
ini demi masa depan kita bersama
modus si dikit,tapi kan biar dia mau pak 🤭
SoVay: modus dikit maunya banyak 🤣
total 1 replies
sryharty
makanya bap junet buruan di sah kan
biar bebas bisa pegang2 tangannya,,
siapa tau bisa pegang yg lain,,kan mantap
nanti pak junet cepet dapat cucu loh dari Aira..
SoVay: wkwkwkwk 😭😭😭 pegang apa tuh kak. sim salabin ja apa prok prok prok 🤣🤣
total 1 replies
mimief
Wkwkwk
ke gap camer
apa rasa tu🤭🤣🤣
SoVay: duh, berani2nya berduaan di tengah org ramai. paling nggak, tunggu rumah kosong dulu kan ya 🤣🤣
total 1 replies
mimief
sabar...sabar
tinggal dikit lagi aku padamu
sryharty
biarin Ra si bujang lapuk di gigitin nyamuk,,di gigit Wewe gombel pun gapapa ko,,aku ikhlas 🤭🤭
mimief
yah begitulah namanya jomblo udah karatan
sekali nya jatuh cinta lagi
begini ni🤭🤣
mimief: lah abis Meleng dikit ilang
trauma Thor 🤣🤣
total 2 replies
mimief
de ileee...yg mulai bisa nge gombal
mimief: iy..y🤭🤣🤣🤣
total 2 replies
mimief
orng dirumah di tuan putriin kok
disini malah jadi begini
hajaar pak🤣🤣
mimief: mang... kepala aj ka
kelamaan jomblo begitu tu, jadinya karatan rasanya 🙄🤣🤣
total 2 replies
mimief
cepet pulih Thor..
saya yg tanggung jawab Bu
lahir bathin juga boleh 🤣🤣
dih,ngarep🤭
mimief
bingung dia ..om Jovannya🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!