NovelToon NovelToon
Duri Dalam Pernikahan

Duri Dalam Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Diam-Diam Cinta
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

Apa yang paling menyakitkan dari pengkhianatan?

Bukan saat musuh menusukmu dari belakang, tapi saat orang yang kau anggap saudara justru merebut duniamu.

​Kinanti harus menelan kenyataan pahit bahwa suaminya, Arkan, telah menikahi sahabatnya sendiri yang bernama Alana, di belakang punggungnya. Kini, dengan kehadiran anak di rahim Alana, Kinanti dipaksa untuk berbagi segalanya.

​Tapi, Kinanti bukan wanita yang akan diam saja. Jika mereka ingin berbagi, Kinanti akan memastikan mereka menyesali keputusan itu.

Kita simak kisah selanjutnya di Cerita Novel => Duri Dalam Pernikahan.
By - Miss Ra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

Satu minggu setelah perjamuan mewah yang mengukuhkan status Arjuna Wiratama sebagai putra mahkota, rumah besar itu kembali ke rutinitasnya yang sunyi namun menindas.

Kinanti duduk di ruang kerjanya yang berdinding kaca, menatap keluar ke arah taman belakang yang dirawat dengan presisi militer. Tidak ada bunga liar yang diizinkan tumbuh di sana, sama seperti tidak ada emosi liar yang diizinkan mengacaukan rencananya.

Di atas mejanya, tergeletak sebuah akta kelahiran asli yang masih baru. Jari-jarinya yang mengenakan cincin berlian besar mengusap nama yang tertera di sana, Ibu Kinanti Wiratama.

"Identitas adalah apa yang tertulis di atas kertas, bukan apa yang terjadi di dalam rahim," gumamnya pelan.

Pintu ruangan terbuka. Arkan masuk tanpa mengetuk, sesuatu yang belakangan sering ia lakukan sebagai bentuk pemberontakan kecil yang tidak berarti. Ia mengenakan setelan jas kantor, siap untuk berangkat, namun wajahnya tampak sepuluh tahun lebih tua dari usia sebenarnya.

"Aku sudah memeriksa rekening rahasia yang kamu siapkan untuk Arjuna. Semuanya sudah beres," ujar Arkan, suaranya datar. "Sekarang, aku mau tanya satu hal terakhir kalinya. Apakah kamu benar-benar tidak akan pernah membiarkan aku mengirimkan uang bantuan kepada Alana? Setidaknya agar dia tidak mati di jalanan?"

Kinanti mengalihkan pandangannya dari akta itu, menatap Arkan dengan mata yang tajam dan dingin. "Arkan, kamu masih saja tidak mengerti. Memberinya uang adalah memberinya harapan. Dan harapan adalah penyakit yang akan membawanya kembali ke sini. Aku tidak membayar sepuluh juta itu untuk sebuah jeda, aku membayarnya untuk sebuah titik."

"Dia ibunya, Kin! Dia yang melahirkannya dalam kesakitan!"

"Dan aku adalah wanita yang menyelamatkan nyawa bayi itu saat ibunya tidak punya apa-apa untuk diberikan selain air mata," balas Kinanti, suaranya naik satu oktav namun tetap terkendali. "Jangan pernah bahas itu lagi. Sekarang, fokuslah pada presentasi proyek di Surabaya. Aku ingin kita menunjukkan pada dunia bahwa keluarga Wiratama tetap solid dan tidak tergoyahkan oleh gosip murahan."

Sementara itu, di sebuah sudut pasar yang becek di kota pengasingannya, Alana berdiri di depan sebuah cermin kecil yang retak di kamar kosnya. Ia sudah tidak menangis lagi. Air matanya seolah-olah sudah mengering bersama dengan rasa sakit di tubuhnya.

Uang sepuluh juta dari Kinanti telah ia gunakan dengan sangat hemat. Ia menyewa sebuah kios kecil di pinggir pasar untuk berjualan pakaian murah. Tidak ada lagi sutra, tidak ada lagi tas branded. Kini jemarinya yang dulu halus mulai kasar karena sering mengangkat karung pakaian.

Setiap malam, Alana menatap satu-satunya foto yang sempat ia ambil secara diam-diam di rumah kontrakan dulu, foto kaki bayi yang mungil sebelum Kinanti membawanya pergi. Ia mencium foto itu setiap kali sebelum tidur.

"Kamu sedang apa, Nak? Apakah kamu sudah bisa tersenyum? Apakah wanita itu memelukmu?" bisiknya dalam gelap.

Alana tahu ia sedang membangun hidup dari nol. Namun, di balik kerendahhatian hidupnya sekarang, ada sebuah bara yang ia jaga agar tetap menyala. Ia mulai menabung setiap rupiah yang ia hasilkan.

Bukan untuk kemewahan, tapi untuk sebuah perjalanan kembali suatu hari nanti. Ia sadar, ia tidak bisa melawan Kinanti dengan kekuatan sekarang. Ia harus menjadi bayangan yang sabar.

"Nikmati kemenanganmu, Kinanti. Rawatlah anakku dengan uang harammu itu. Aku akan menunggu hingga dia dewasa, hingga dia bisa melihat sendiri siapa wanita yang sebenarnya memeluknya dengan kasih sayang palsu," Alana mematikan lampu minyak di kamarnya, membiarkan dendam menjadi selimutnya.

Kembali ke kediaman Wiratama, malam itu Arkan pulang lebih awal. Ia langsung menuju kamar bayi. Di sana, ia melihat Arjuna sedang berada di boksnya, ditunggui oleh Bi Ijah.

"Den Arjuna anteng sekali, Pak. Mirip sekali dengan Bapak waktu kecil," ujar Bi Ijah sambil mencoba tersenyum, meski matanya menunjukkan rasa kasihan.

Arkan mengambil Arjuna, mendekapnya erat. Ia menghirup aroma bayi itu, aroma susu dan bedak yang mahal. Di saat itulah, Kinanti masuk. Ia tidak bicara, hanya berdiri di ambang pintu, memperhatikan suami dan bayi itu.

"Dia harus mulai terbiasa tidur sendiri, Arkan. Jangan terlalu sering digendong," ujar Kinanti.

Arkan tidak meletakkan Arjuna. Ia justru menatap Kinanti dengan keberanian yang mendadak muncul. "Dia butuh detak jantung manusia, Kin. Bukan hanya susu formula dan pengasuh berseragam. Kalau kamu memang ingin menjadi ibunya, belajarlah untuk memeluknya."

Kinanti terdiam sejenak. Ia melangkah mendekat, ragu-ragu mengulurkan tangan ke arah pipi Arjuna. Namun, tangannya berhenti di udara. Ada sebuah tembok yang tidak bisa ia tembus, sebuah pengakuan di dalam hatinya bahwa bayi ini adalah bukti pengkhianatan yang paling nyata.

"Aku mencukupinya dengan materi, Arkan. Itu lebih dari cukup untuk dunia yang keras ini," sahut Kinanti sebelum berbalik dan pergi.

Malam itu, Kinanti berdiri di balkon, menatap langit Jakarta yang penuh polusi. Ia merasa telah mencapai puncak kekuasaannya. Alana telah terusir, Arkan telah tunduk, dan ia memiliki seorang ahli waris.

Namun, di tengah kemenangan mutlak itu, ada sebuah kehampaan yang mulai menggerogoti. Ia memiliki segalanya, tapi ia menyadari bahwa ia sedang tinggal di dalam sebuah monumen kebohongan yang ia bangun sendiri.

Ia tahu, suatu hari nanti, prasasti kebohongan ini mungkin akan retak. Tapi bagi Kinanti, retakan itu adalah masalah masa depan. Untuk saat ini, ia adalah ratu yang memegang kendali atas dua nyawa yang hancur, dan satu nyawa yang baru tumbuh dalam kepalsuan.

...----------------...

To Be Continue ....

![](contribute/fiction/12668199/markdown/44934792/17780315611.png)

Blurb -

Dicap sebagai janda rendahan, dipermainkan oleh pria tak bertanggung jawab, dan dicemooh oleh keluarga sendiri karena kemiskinannya, Arumi memiliki segalanya untuk hancur. Namun, Arumi memilih untuk bangkit dari abu.

​Ia mematikan hatinya, menolak bantuan siapa pun, dan bekerja dalam diam hingga namanya disegani.

Saat ia kembali, ia tidak datang untuk memohon. Ia datang untuk menagih setiap air mata yang pernah ia jatuhkan.

​Karena pembalasan yang paling manis adalah kesuksesan yang membuat musuhmu tidak mampu lagi menatap matamu.

Kita Simak Kisah Selanjutnya Di Cerita Novel \=> Arumi.

By - Miss Ra

~~

Yuk guys mampir dikarya Arumi, si Janda tangguh yang tidak mudah dijatuhkan oleh kekejaman dunia, ini kisah nyata seorang janda yang sukses tanpa bantuan siapapun...

Tidak dianggap oleh keluarga sendiri, dijauhi oleh semua teman, bahkan sulit untuk mencari pekerjaan demi sesuap nasi, Arumi mampu membuat semua orang bungkam dengan kesuksesan yang dia jalani dalam diam.

Yang penasaran bagaimana kisah nyata si janda ini, yuk mampir dikarya Miss Ra yang tak kalah hebat nya dari kisah yang lain...

Okey, selamat membaca semuanya, semoga suka dengan ceritanya..

See You....

1
Atjeh ponsel
ceritanya sangat menarik
Siti Zaid
Arkan seolah2 menyalahkan kinanti sepenuhnya..padahal dirinya yg selingkuh duluan..pun begitu juga Alana yg sudah sangat jahat pada kinanti😠
Himna Mohamad
hrs gagal thoor rencana arkan
Lee Mba Young
Waduh istri sah kalah dong nanti yg menang pelakor. jng sampai kl Arkan Dan Alana menang Aku akn berhenti Baca.
jng sampai pezina Dan pelakor menang. mereka hrs ttp di injak kinanti.

berarti yudha mendukung per selingkuh an dong, wah semoga ikut dpt karma km yudha.
Siti Zaid
Kinanti yg lemah lembut dan berhati malaikat telah mati disaat kamu selingkuh dan menikahi sahabat nya..Arkan!! kamu sendiri yg menjadikan Kinanti..wanita yg tidak memiliki perasaan..semuanya salah kamu dan Alana..😡
Herdian Arya
pembalasan yang sangat setimpal, tapi Kinanti juga mati hati nuraninya, dan yang paling kasian adalah bayi itu yangharus menanggung kesalahan orang tuanya.
Lee Mba Young
lagian Arjuna juga anak haram, hasil selingkuh kan. nnti kl dewasa pasti malu tu punya ibu kandung pelakor Dan bpk tukang selingkuh. masih bagus di urus kinanti 👍.
Lee Mba Young
Aku gk ngerti Jalan pikiran arkan, dia merasa bersalah ke pelakor tp gk merasa bersalah ke istri sah.
nnti kl Arjuna sdh besar Dan tau semua bilang saja ibu kandung mu Alana wanita murahan, ngangkang ma laki orang jd pelakor yakin lah Arjuna akn malu krn anak hasil zina 🤣 alias anak haram 🤣
Lee Mba Young
Arkan ki aneh bersujud kok nek pelakor, bersujud yo nek istri sah. utek e gk beres.
jelas kinanti dadi moster Wong koe selingkuh kr konco ne. Wong ra sadar diri.
Dew666
🎈🎈🎈🎈
Lee Mba Young
Pdhl arkan Dan Alana adlh pelaku tp merasa korban semua. aneh pas main kuda smp Alana hamil apa gk mikir sakit nya kinanti lah.
mkne kondosikan burung mu itu arkan jng masuk Goa pelakor.
Lee Mba Young
Syukurin mkne to Ojo selingkuh.
pingin Kaya Raya Dua istri.
Wes selingkuh tp gk ngroso Salah.
Lee Mba Young
Ya nikmati saja karma mu Arkan. Karma tak semanis Kurma.
Arkan itu ingine hidup mewah dng Istri sah Dan pelakor e iuhhh mnjijikkan.

Dan Satu lagi pelakor Alana juga gk tobat mlh ingin balas dendam. aneh pelakor kalah kok sakit hati.

Arkan Dan Alana itu ciri ciri manusia gk punya hati, dah selengki tp merasa korban waktu di balas kinanti. tp pas bhgia gk ingat nyakiti hati kinanti.
YuWie
ya harusnya kau rangkul bayik nya..walo dia adl bukti dr hasil penghianatan. klo kau kasih sayang spt ibu kandungnya kan nanti besarnya arjuna jg akan menyayangimu. cukun si al dan suamimu yg dendam padamu jgn si bayik..dan pembaca jg gak semakin ilfil sama kamu..masaknprotagonis tak punya hati.. atau jgn2 mmg kinanti adl tokoh antagonisnya 🙃
YuWie
protagonis tapi malah jadi antagonis kie si kinanti ya.. sama bayi aja tega gak bisa memisah sakit hati ke ortu dg si bayik
Lee Mba Young
Alana lo gk tobat Wes dadi pelakor. arkan juga gk merasa bersalah.
mnding hancurkan arkan Dan Alana sekarang drpd nnti membalas.
Lee Mba Young
Alana lo gk tobat Wes dadi pelakor. arkan juga gk merasa bersalah.
mnding hancurkan arkan Dan Alana sekarang drpd nnti membalas.
Lee Mba Young
Kinanti jng sampai lengah. pasti kan nnti Alana gk bisa nuntut balas.
apalagi Arkan gk bisa move on Dr Alana.
Dew666
💟💟💟💟
YuWie
gantian balas dendam Al..ben muter wae isine balas dendam.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!