NovelToon NovelToon
ARSA & AUREL

ARSA & AUREL

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Transmigrasi
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

Glegg

Arsa menelan ludahnya saat melihat tubuh Aurel yang hanya memakai lingerie tipis berwarna hitam, bahkan Arsa bisa melihat apa yang ada di dalamnya.

"Sayang boleh ya." Ucap Arsa memohon.

Aurel hanya mengangguk malu malu sambil menyilangkan tangannya, melihat anggukan Aurel, tanpa ragu lagi Arsa mulai mengeksplor setiap inchi tubuh istrinya.

"Emhhh, Arsa " Aurel mulai terbuai atas perlakuan Arsa, Arsa memperlakukannya sangat lembut, meski terkesan tidak sabaran namun Arsa berhasil menahan diri agar tidak menyakiti Aurel karena ini adalah pengalaman pertama mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sherly

 Sementara itu di kamar Arsa dan juga Aurel.

Arsa baru saja selesai membersihkan diri, melihat istri nya sudah lebih dulu tertidur di ranjang sebelum bersih bersih.

" Sayang " Arsa menindih tubuh Aurel.

" Arsa berat." Ucap Aurel yang belum sepenuhnya terlelap.

" Kamu belum bersih bersih, bersih bersih dulu baru tidur." Arsa menambah erat pelukan nya.

" Sana ikh, aku belum bersih bersih tapi kamu meluk meluk mulu, memang enggak bau." Ucap Aurel mencoba mendorong tubuh Arsa .

" Bau asem kamu tuh candu buat ku sayang, jadi enggak masalah, apa kamu mau sekalian kotor nya?" Arsa membalik tubuh Aurel, kini posisi Arsa sudah berada di atas tubuh istri nya.

" Mau ngapain, emang kamu enggak cape?" Aurel ketar ketir, ia tau apa yang diinginkan Arsa dari sorot mata nya.

" Aku enggak cape sama sekali kalau sama kamu, kita olahraga sampai pagi, mau?" Tanya Arsa tanpa tau malu.

Aurel melotot tanpa sempat protes atas perkataan Arsa, kini mulut nya sudah di bekap oleh mulut Arsa.

Mereka melakukan ciuman yang sedikit menuntut.

Arsa mulai menelusup kan tangan nya ke kaos longgar Aurel, lelaki itu mencari pengait yang bra di belakang punggung Aurel, sambil ciuman nya berpindah tempat ke leher jenjang Aurel.

" Sayang, kenapa kamu jadi liar dan nafsuan gini si?" Tanya Aurel di tengah tengah permainan bibir Arsa di leher nya.

Arsa menghentikan kegiatan nya dan menatap wajah Aurelia.

" Kamu tanya kenapa? Semua itu gara gara kamu sayang, semua anggota tubuh mu begitu candu buatku, bibirmu, lehermu, dadamu, perutmu ... "

Hupp..

Aurel menutup mulut Arsa, padahal Arsa belum selesai bicara, " Stop jangan bicara lagi" Aurel merasa malu mendengar gombalan Arsa padanya.

Arsa terkekeh dalam bekapan tangan Aurel, " Bisa kita mulai sayang?" Ucap Arsa sambil menangkap tangan istri nya dan mencium nya.

Blushh

Arsa selalu membuat wajah Aurel merona akibat tindakan nya.

" Sekarang kamu seperti seorang ahli." Ucap Aurel.

" Itu berkat aku belajar bersama mu." Jawab Arsa.

Pembicaraan mereka pun terhenti sampai disitu, dan yang terjadi selanjutnya kalian pasti sudah mengetahuinya.

*****

" Apa ini sangat penting, kenapa bisa Kak Rey meninggalkan nya?" Tanya Tian heran.

" Aku juga enggak tau Tian, sudah jangan banyak bertanya, antar kan saja." Ucap Rita

Tian hanya mengangguk dan mengambil berkas itu, dia berjalan ke arah parkiran untuk mengambil motornya.

15 menit dalam perjalanan, dan kini tian sudah berada di restaurant yang di maksud, ternyata Ben sudah menunggunya tepat di depan restaurant.

" Ternyata kamu cepat juga." Ucap Ben sambil menerima berkas dari tangan Tian.

" Jalanan sedang lenggang Tuan, dan kebetulan saya naik motor jadi lebih cepat." Jawab Tian menjelaskan

" Bagaimana pun cara nya, terimakasih kamu datang tepat waktu, aku kedalam dulu, kamu boleh kembali." Ucap Ben yang diangguki oleh Tian.

 Tian berbalik arah setelah melihat Ben masuk ke dalam restaurant kembali.

Tian berjalan menuju motor nya yang terparkir di depan restaurant, kemudian lelaki itu menjalankan motor nya dengan kecepatan sedang, namun motornya baru berjalan juga beberapa meter dari restaurant, tiba tiba seorang gadis berhenti tepat di hadapan nya, untung saja refleks Tian bagus sehingga ia bisa langsung berhenti, kalau tidak mungkin gadis itu sudah terpental oleh motor Tian.

" Bang ojeg, cepetan ya." Gadis itu tanpa basa basi menaiki motor Tian, padahal Tian sudah menggelengkan kepala nya.

Tian yang sedikit heran ingin mengelak kalau ia bukan tukang ojeg, namun gadis itu malah menepuk nepuk punggung Tian agar segera melajukan motor nya.

" Bang ayo buruan, jalan." Ucap gadis tersebut, seperti ada yang mengejarnya.

Tian jadi refleks menjalankan motornya kembali dan melaju cukup kencang meninggalkan restaurant.

Sepanjang jalan mereka hanya diam, sesampainya di jalan yang cukup jauh dari restaurant tadi, Tian menghentikan motornya.

" Anda mau kemana Nona?" Tanya Tian.

Bukannya menjawab, gadis itu malah balik bertanya, " Kok berhenti si bang, aku kan belum bilang berhenti." Ucap gadis itu.

" Maaf Nona, saya bukan tukang ojeg, habis ini banyak kerjaan yang harus saya lakukan." Jelas Tian.

" Oalaaah, pantesan, bilang dong dari tadi." Bukannya mengucapkan terimaksih gadis itu justru misuh misuh.

" Loh, kok jadi mba yang sewot si, masih untung saya bawa sampai sini lo." Ucap Tian tak terima.

" Mba mba, memangnya aku tukang jamu, Ck, ya udah ni ongkosnya, lumayan buat beli bensin, enggak usah di kembalikan lagi kembaliannya." Gadis itu menyodorkan uang pecahan seratus ribuan pada Tian.

Tian hanya geleng geleng kepala di balik helm full face nya liat tingkah gadis di hadapan nya ini, sepertinya gadis kaya ini selalu menyelesaikan masalah dengan uang.

Tian tak mengambil uang itu, ia pun segera melajukan motornya pergi.

" Eh bang, mau kemana ini ongkosnya!" Seru gadis tadi, namun tak di dengarkan oleh Tian.

" Dasar sombong." Ucap gadis itu mengumpat Tian.

Motor Tian belum jauh saat meninggalkan gadis itu sendirian, dari balik spion ia masih bisa melihat gadis itu sedang berdiri, namun tiba tiba beberapa pria berbaju hitam mencekal tangan kanan kiri gadis itu, Tian langsung menghentikan laju motornya dan berbalik arah, entah kenapa ia merasa punya tanggung jawab untuk menolong gadis itu.

" Lepasin." Seru Tian.

" Jangan ikut campur, ini urusan keluarga." Ucap salah seorang dari pria yang mencekal tangan si gadis.

Gadis itu menggeleng dan memberikan tatapan iba pada Tian, berharap Tian akan menolongnya.

" Tolong, mereka ini penjahat yang akan culik aku." Gadis itu mencoba berontak.

" Tenanglah Nona." Ucap salah satu Pria tersebut tetap menahan pergerakannya.

" Lepaskan, kalian enggak lihat gadis itu kesakitan." Ucap Tian, dan sedikit aneh mereka melonggarkan cengkeraman nya pada gadis itu.

" Plis tolong aku." Gadis itu menatap Tian dengan tatapan mengiba.

Tian tak bisa membiarkan saja gadis itu mengiba, akhir nya dengan mengerahkan sedikit kemampuannya, Tian berhasil membawa pergi gadis itu dari cengkraman para pria berbaju itu.

Setelah di rasa aman, mereka berhenti di sebuah kompleks perumahan tak jauh dari rumah Tian.

" Makasih bang, kenalin namaku Sherly." Ucap gadis itu sambil menyodorkan tangannya.

Tian diam saja, ia merasa kalau ia tak perlu mengenal gadis ini.

" Bang kok diem, nama abang siapa?" Gadis itu penasaran dengan wajah di balik helm full face itu.

Tian masih diam saja tak menjawab.

" Bang, bisa minta tolong amankan aku satu hari ini saja, selebihnya aku akan mengurus diriku sendiri." Ucap gadis itu mengiba.

" Maksudnya?" Tanya Tian tak mengerti.

" Maksudnya aku ingin kamu sembunyikan aku satu hari ini saja, lalu besok nya aku akan pergi dan mengurus diriku sendiri." Ucap gadis itu.

" Enggak, cukup sampai sini saja pertemuan kita." Ucap Tian tegas dia menyalakan kembali motornya.

Di luar dugaan gadis itu diam tak memaksa, ia bingung apa yang harus di lakukan, ia hanya bersikap impulsif saat lari dari restaurant tadi.

Melihat motor Tian pergi, gadis itu tetep berada di tempat nya.

Tian tak ingin terlibat masalah yang rumit, jelas sekali gadis itu adalah gadis kaya raya yang tengah melarikan diri, akan sangat merepotkan jika ia terlibat dengannya.

Namun di saat bersamaan hatinya sedikit tergerak saat melihat tatapan mengiba dari gadis itu.

Tian akhir nya memutuskan untuk berbalik arah dan melihat apakah gadis itu masih ada disana, Dan benar saja Sherly masih duduk di sana tak bergerak.

Suara motor Tian membuat Sherly mendongak, gadis itu tersenyum sangat lebar saat Tian kembali menghampirinya.

" Hanya hari ini." Ucap Tian.

Sherly tersenyum riang dan langsung naik ke atas motor Tian.

1
kanajuliani
Itu kayaknya sherly deh
Queen vyy: yuppsss kakak betul🤗
total 1 replies
kanajuliani
Bolak balik buka novel buat cek updatean wkwk
Queen vyy: tidur ya kak istirahat yang cukup biar tetap sehat🤗besok janji deh aku bakal up banyak banyak
total 1 replies
Lisna
semangat kakkk💪💪💪makin syuka deh sama ceritanya😍😍😍
Queen vyy: wahhh terimakasih kakak, jangan lupa istirahat ya kak jaga kesehatan🤗
total 1 replies
Lisna
pliissss lagi ngebayangin ekspresi kaget nya arumm🤣🤣🤣🤣
Lisna
lanjutt kak udah jam 20:30😍😍😍😍
Queen vyy: kak di sini jam 21 :25😭😭
total 2 replies
Inez Putri
maaf utk nama²nya jgn di ubah² thour. jd hilang fakus q membca,. jd blank q.
kanajuliani
Thor kok Darren sama karenina
Nunung Elasari
Hahaha 🤣🤣🤣🤣
Nunung Elasari
thor tolong deh, itu namanya berubah, tolong editornya cek lagi, berulang nama daren karenina dan aylin
kanajuliani
Lanjut
kanajuliani
Di tunggu lanjutan nya thor
Queen vyy: siap kk sayang
total 1 replies
Nunung Elasari
tapi aku juga punya temen modelan arum gini dan lucu 🤣🤣🤣🤣🤣
Queen vyy: temen yang polos begitu yang setia
total 1 replies
NovitaSN
mantul 💪💪💪💪💪💪🔥🔥🔥🔥🔥
kanajuliani
Lanjut
Queen vyy: siap kk🤗🤗
total 1 replies
Nunung Elasari
masih ada kak nama2 nya
Queen vyy: di bab berapa kak
total 1 replies
Novita Iskandar
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Lisna
lanjuttt💪💪
Queen vyy: siapp kk🤗🤗🤗
total 1 replies
kanajuliani
Lanjut thor...
Semangat 💪💪
Lisna
mantapp kakk lanjuttt
Queen vyy: Siappp kak🙏😍
total 1 replies
Lisna
aku udah sampai tahap ini kak😍😍💪💪💪
Queen vyy: wow makasih kk♥️♥️♥️♥️♥️😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!