NovelToon NovelToon
MASUK KE DUNIA NOVEL

MASUK KE DUNIA NOVEL

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Fantasi Wanita / Masuk ke dalam novel
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Karin seorang wanita karir, dia mendoktrin dirinya sendiri agar harus berkerja keras, tidak perlu memikirkan yang namanya pernikahan.

Dan ya, di umurnya yang sudah 30 tahun, dia masih jomblo alias belum menikah. Sedangkan teman-temannya yang seumuran sudah memiliki anak dua.

Karin merasa, menikah dan punya anak akan mengganggu pekerjaannya. Sehingga dihari cutinya, dia hanya tinggal di dalam kamar membaca novel.

"Ck. Makanya jangan menikah jika belum siap mengurus anak!" tegur Karin sambil melempar Tabnya ke atas kasur.

Dia sedang membaca novel online, yang berjudul ( Pembalasan Tiga Penjahat )

Karin tertidur setelah mambaca novel itu sampai tamat. Tapi saat membuka mata, dia sudah berada di tempat yang berbeda.

"Sial!"

Penasaran kan? Ayo ikuti perjalanan Karin yang menjelajahi dunia yang berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Dipecat

Zhao Xu berlari ke Restoran MaYu secepat mungkin. Dan untung saja Restoran tidak jauh dari pasar.

Dia segera masuk Restoran dan mencari Simei sesuai yang Ibunya katakan. Kerena dirinya juga tidak mengenal yang lainnya.

"Kak Simei!" Zhao Xu memanggilnya setelah melihat Simei selesai mengantar pesanan pelanggan yang begitu ramai.

"Oh Zhao Xu, kenapa balik lagi? Apa ada yang ketinggalan?" tanyanya dengan heran.

"Tidak! Ibuku memintaku untuk mencarimu, agar aku bisa bertemu dengan Tuan Bai!" jelas Zhao Xu.

Simie mengangguk paham, dia sudah tahu jika Nan Wei juga sudah menjalin kerja sama dengan Tuan Bai. Dan itu sangat membuatnya kagum, karena Nan Wei bisa bekerja sama dengan dua Restoran sekaligus.

"Ayo ikut aku ke lantai atas. Untung Tuan Bai belum pulang!" balas Simei sambil naik tangga.

Zhao Xu senang mendengarnya, dia tahu Ibunya bukan ingin memperbesar masalah, tapi jika dibiarkan saja, Tuan Bai bisa rugi.

Sebelum Simei mengetuk pintu, seseorang lebih dulu membukanya dari dalam. Dan dia melihat Manager Guang dan Tuan Bai yang hendak keluar.

"Simei ada apa?" tanya Manager Guang.

"Maaf mengganggu! Saya mengantar anak Nyonya Xia yang ingin bertemu dengan Tuan Bai!" ujarnya sambil menatap Zhao Xu. Setelah itu dia berpamitan untuk lanjut kerja.

"Oh kamu anak Nyonya Xia? Ada apa? Apa ada sesuatu yang terjadi?" tanyanya dengan tatapan menyelidik.

Dia baru pertama kali melihat Zhao Xu, dan dia merasa sikapnya sama persis dengan Nan Wei. Lihatlah, tidak ada rasa gugup sama sekali seolah-olah mereka sudah sering bertemu.

"Ibu memintaku memanggil Tuan Bai untuk datang ke Toko baju Bai Ming yang ada di tengah pasar!"

Tuan Bai terkejut, karena dia tidak pernah memberi tahu jika dialah pemiliknya. Dia melirik Manager Guang apakah dia atau Tuan Ma yang memberi tahu Nan Wei?

Tapi melihat Manager Guang menggeleng, Tuan Bai makin salut dengan Nan Wei yang bisa menebak hanya dengan sekali lihat saja.

"Ayo kita ke pasar sekarang!" ajaknya sambil turun ke bawah. "Apa ada sesuatu yang terjadi di toko?" lanjutnya bertanya.

Mereka lewat pintu belakang, di sana ada kereta kuda yang terparkir dengan kusir yang sedang memberi makan kudanya.

"Ya. Kami dilarang masuk untuk belanja di toko. Katanya kami hanya seorang pengemis!" jawab Zhao Xu dengan jujur.

Tuan Bai tersentak, wajahnya langsung berubah jelek. Dia baru saja menjalin kerja sama dengan Nan Wei, tapi sekarang orang lain membuat citranya jadi buruk.

Apanya yang pengemis? Nan Wei bahkan bisa meghasilkan uang 50 tael perak dalam sehari. Dan itu adalah pendapatan restoran dalam sebulan.

"Beraninya mereka. Kamu tenang saja, saya tidak akan membiarkan kalian dihina dan dirugikan begitu saja!" ucapnya dengan serius.

Zhao Xu hanya mengangguk, dia tidak mengatakan apa-apa lagi karena tugas yang diberikan ibunya sudah selesai.

***

Saat tiba di depan toko, Tuan Bai segera turun dan langsung mencari Nan Wei. Tapi sayang sekali dia tidak melihatnya sama sekali..

"Tuan Anda datang!" Manager Su akhirnya memberanikan diri menyapa Tuannya.

"Kau.. Dimana Nyonya Xia?" tanyanya dengan datar.

"Tuan.. Saya,, saya tidak mengenal siapa Nyonya Xia!" balasnya dengan ragu.

Mendengar ada keributan, kerumunan sekali lagi berkumpul. Dan mereka sangat terkejut melihat Manager Su sangat tunduk dengan pria yang ada di depannya.

Jiang Mei yang juga masih ada di toko segera mendekat. "Wah Manager Su, lihat kan! Anak kecil ini benar-benar menyewa seseorang untuk mengaku-ngaku sebagai Tuan Bai!"

"DIAM..!" Bentak Manager Su dengan nada tinggi. Ini semua karena dia percaya dengan omongan Jiang Mei.

"Kau... Beraninya kau membentakku? Aku ini pelanggan tetap di tokomu. Dan asal kamu tahu, Ayahku bisa membeli tokomu ini!" ujarnya dengan sombong.

"Nona Jiang Mei. Tolong, berhenti berbicara, saya mohon! Dan orang yang Anda maksud orang sewaan benar-benar Tuan saya. Dia pemilik Toko ini!" jelasnya dengan tubuh gemetar.

"APA...?" Jiang Mei menatap Tuan Bai yang sedang duduk di kursi tunggal dengan wajahnya yang makin datar.

"Cek sombong sekali! Cari tahu dia dari keluarga mana? Dan mulai sekarang dia tidak diperbolehkan masuk ke toko dan Restoran milikku!" kata Tuan Bai dengan tegas.

"Ba baik Tuan!" ucap Manager Su sambil menunduk.

"Hei Tuan, kau pikir hanya Anda yang punya toko? Di kota Qingle ada banyak toko baju, saya juga tidak sudi belanja ditempatmu yang penuh dengan pengemis!" katanya dengan arogan.

Jiang Mei begitu percaya diri, karena Ayahnya adalah seorang Nahkoda kapal pengangkut barang dari kota ke kota yang memiliki gaji yang lumayan.

"Oh baguslah,, kalau begitu silahkan keluar!" pinta Tuan Bai dengan santai.. kehilangan satu pelanggan tidak akan membuatnya bangkrut.

Jiang Mei menatap Tuan Bai dengan garang, dia berpikir Tuan Bai akan menahannya karena tidak ingin kehilangan pelanggan setianya.

"Tuan, Ibu saya sedang beli baju di toko sebelah. Katanya dia akan datang untuk bertemu dengan Anda!" tiba-tiba Zhao Xu masuk toko.

"Oh Zhao Xu. Baik, saya akan menunggu Ibumu!" Kata Tuan Bai. "Dan kamu, siapkan penjelasannya dengan baik, jika kamu membuat Nyonya Xia tersinggung, maka kamu harus tanggung sendiri akibatnya!"

"Baik Tuan!" balas Manager Su dengan nada pasrah. Bagaimana mungkin Nan Wei tidak tersinggung, dia sudah mengatainya pengemis di depan banyak orang.

***

Selang beberapa menit, akhirnya Nan Wei dan Xia Lingzi datang kembali dengan keranjang yang penuh dengan barang.

Karena Nan Wei tidak menutupnya, semua orang bisa melihat, jika Nan Wei benar-benar mampu membali baju.

"Nyonya Xia, saya sudah mendengar apa yang terjadi. Saya sebagai pemilik toko meminta maaf!" kata Tuan Bai yang mengejutkan mereka semua.

"Tuan Bai. Anda tidak bersalah, tidak perlu meminta maaf!" balas Nan Wei setelah duduk.

"Ya. Tapi mau bagaimanapun, toko baju ini milikku. Saya sebagai pemilik, harus tetap bertanggung jawab!"

Nan Wei mengangguk, dia sangat suka bekerja sama dengan orang seperti Tuan Bai. Berani bertanggung jawab dengan kesalahan yang dilakukan oleh bawahannya.

"Saya terima niat baik Anda. Tapi jika orang-orang seperti ini masih Anda pertahankan, maka bisnis Anda akan tidak akan ada kemajuan, bahkan bisa membuat Anda rugi!"

"Ya. Nyonya Xia benar! Saya terlalu menyepelekan hal ini." ucap Tuan Bai yang tidak merasa malu karena ditegur oleh orang yang lebih muda darinya. "Kau tunggu apalagi? Minta maaf lalu pergi dari sini!"

"Tuan,,, Tuan,, maafkan saya! Saya benar-benar menyesal" ucap Manager Su sambil bersujud. "Saya akan minta maaf!" katanya lalu berpindah di depan Nan Wei.

"Nyonya Xia! Maafkan saya yang buta ini..Saya mengaku salah, saya hanya termakan omongan orang luar!"

Nan Wei menatapnya dengan dingin, bukannya minta maaf dengan tulus dia malah menyeret orang lain. "Ya itu salahmu, karena termakan orang lain."

"Nyonya maafkan saya!" Manager Su bersujud sampai membenturkan Kepalanya di lantai berharap Nan Wei kasihan padanya.

"Saya memafkanmu! Tapi tidak dengan memberimu kesempatan. Masih banyak orang diluar sana yang lebih baik darimu! Yang tidak memandang orang dengan hina!"

Tubuh Manager Su ambruk, dia benar-benar menyesal sudah bertindak gegabah. Ini semua karena hasutan Jiang Mei, dia tidak terima, dan akan membalasnya suatu hari nanti.

Manager Su diseret keluar oleh penjaga, dan kerumunan kembali bubar. Mereka sangat kagum dengan sikap Nan Wei yang begitu tegas. Berita itu dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru pasar.

"Nyonya Xia! Sekali lagi saya minta maaf!"

.

.

..

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat berkarya ya 💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat 💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor yg bnyak😍😍😍💪💪💪💪
Fii
Kalau ada typo komen yaa..🙏
Chen Nadari
Buat )
Chen Nadari
semangat up thora
Chen Nadari
mampir thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!