NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Romansa Fantasi / Cewek Gendut
Popularitas:62.8k
Nilai: 5
Nama Author: ElleaNeor

Yvone Faranes adalah seorang Mafia yang memiliki keahlian dalam bidang persenjataan, meracik obat-obatan dan racun, tewas akibat konspirasi dari beberapa orang. Bukannya ke alam baka, Yvone justru terbangun di tubuh gendut milik Rose Reinhart.


Rose Reinhart adalah istri dari Arsen Reinhart 32 tahun, yang meninggal dunia akibat overdosis obat-obatan yang dikonsumsinya. Semasa hidup, ia selalu dihina dan direndahkan oleh keluarga suaminya karena kondisi fisiknya yang gendut dan jelek.


Bahkan Arsen, suaminya sendiri enggan menyentuhnya lantaran tubuhnya itu. Tidak hanya itu, Rose kerap dihina karena tak kunjung memberikan keturunan bagi keluarga Reinhart.


Hingga kehadiran Renata, disebut-sebut akan menjadi pengganti Rose untuk memberikan apa yang keluarga Reinhart inginkan.


Kini, Rose berbeda. Dengan keahlian milik Yvone yang berada di tubuhnya, ia merubah penampilannya dan memberi pelajaran pada orang-orang yang menindasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElleaNeor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Dijual

“Apa?” Brighita melotot tajam. “Harta yang mana?”

“Jangan berlagak bodoh. Aku tahu semua hartaku ada padamu, perhiasan, surat rumah, dan ah…satu lagi, kalung berlian berwarna merah muda. Kembalikan semuanya!” Nada bicara Yvone mulai meninggi.

Brighita dan Alexa saling pandang. Menelan ludah dengan samar. Mereka sama sekali tidak terpikir bahwa Rose akan membahas masalah ini. Selama ini Brighita merasa dirinya berkuasa atas semuanya.

Arsen memang kerap kali membelikan perhiasan mewah untuk Rose, dan itu membuat Brighita merasa sangat iri. Beruntungnya Rose selama ini sangat patuh. Sehingga dirinya dengan mudah mengendalikannya. Ia meminta perhiasan itu dengan alasan keamanan, dan Rose segera memberikannya.

Tetapi kini mengapa wanita itu tiba-tiba mengungkitnya. Tatapan Brighita jatuh pada Sui yang berdiri di belakang Rose. Ia berpikir pelayan itu yang telah meracuni pikiran Rose.

“Kenapa diam saja? Cepat kembalikan!” teriak Yvone. Kesabarannya memang setipis tisue. Terlebih ketika mengingat perbuatan Brighita selama ini, rasa-rasanya tangannya sudah gatal ingin memberi pelajaran.

Beruntungnya Brighita hidup di dunia atas. Dunia yang taat akan hukum. Jika tidak, wanita itu pasti sudah tinggal nama.

“Memangnya untuk apa? Bukankah selama ini kau setuju aku menyimpannya?” ujar Brighita tidak terima. Nada bicaranya terdengar penuh penolakan.

“Menyimpan? Kau sungguh hanya ingin menyimpannya? Bilang saja kalau ingin memilikinya,” sindir Yvone telak. Ia tidak yakin dengan pengakuan Brighita. Jelas sekali wanita tua itu ingin menguasai hartanya.

Alexa bangkit dari duduknya. “Tutup mulutmu! Berani sekali kau bicara begitu pada Mama. Awas saja aku akan mengadukan semuanya pada Kak Arsen!” ancam Alexa bangga. Selama ini Rose sangat patuh kepada Arsen, karena wanita itu cinta mati kepada kakanya.

“Kau yang tutup mulut, atau kurobek mulut sialanmu itu!” balas Yvone tak kalah garang.

Alexa refleks menutup mulutnya sendiri. Ingatannya terlempar pada saat di ruang gym. Rose tidak segan-segan mencekik dirinya. Alexa merasa ketar-ketir Rose akan melakukan hal yang sama. Mengingat wanita itu sudah berubah.

“Kau sudah setuju memberikannya padaku, lalu sekarang untuk apa kau mengungkitnya?” Brighita masih saja tidak terima.

Mendengar itu, rahang Yvone mengeras. Entah mengapa ia merasa Brighita sangat berbelit-belit.

“Kau ini sudah pikun ya? Beberapa detik yang lalu kau bilang menyimpannya untukku, sekarang ucapanmu berubah lagi. Yang benar yang mana? Jika soal menyimpan. Biar aku yang menyimpannya sendiri.”

“Tidak, aku tidak akan memberikannya!” tolak Brighita lantang.

Mendengar itu, Yvone mengepalkan tangannya. “Dasar wanita serakah! Tidak tahu malu!” Suara Yvone tak kalah lantang. Ia sudah habis kesabaran.

“Ada apa ini?”

Suara bariton seorang pria, seketika mengalihkan atensi semua orang. Arsen tiba di kediaman keluarga Reinhart beberapa menit yang lalu. Saat mendengar sebuah keributan, Arsen segera menghampirinya. Pria itu melangkah dengan penuh wibawa.

Melihat kedatangan Arsen, Brighita dan Alexa tersenyum puas.

“Kak Arsen datang, mati kau,” ejek Alexa.

Sementara Yvone sama sekali tak gentar sedikit pun. Dagunya justru terangkat tinggi. Ia bukanlah Rose yang lemah. Tetapi Yvone Faranes yang tidak pernah takut pada siapa pun.

“Ada apa ini? Suara kalian terdengar sampai luar?” tanya Arsen. Ia menatap Ibu, adik, dan terakhir Yvone.

“Arsen, Rose menghina Mama. Dia berkata bahwa Mama adalah orang yang serakah!” adu Brighita dengan memasang wajah sedih.

“Benar, Kak. Rose juga mengancam akan melukaiku,” timpal Alexa.

Arsen menatap Yvone. Ingatannya seketika terlempar pada rekaman video yang ditunjukkan oleh Daniel. Pakaian yang dikenakan Rose bahkan sama seperti yang ada di video itu.

“Rose apa yang terjadi?” Arsen mencoba untuk tenang. Meski dalam hati berkecamuk. Ia ingin sekali menanyakan banyak hal pada wanita itu. Dan tujuannya pulang adalah karena hal itu. Tetapi ia justru mendapati masalah lain.

“Kau tanya saja pada ibu dan adikmu ini. Bukankah kau lebih percaya mereka?” Rose menatap balik Arsen, dengan tatapan tajam.

Arsen terdiam. Rose yang ia kenal tidak akan membalas dengan kata-kata kasar. Bicaranya juga tidak ketus. Arsen seperti tengah menghadapi orang lain. Sepertinya memang ada yang aneh dengan istrinya. Arsen kembali memandang ibunya.

“Ma, sebenarnya ada apa? Rose tidak mungkin berkata demikian tanpa sebab?”

Mendengar pertanyaan itu, Brighita mulai panik. Kedua tangannya bergerak gelisah saling meremas satu sama lain.

“Emm…Rose meminta kembali perhiasan yang dia berikan padaku,” ucap Brighita ragu.

Yvone membelalak. Sepertinya Brighita memang wanita yang pandai bersilat lidah. Ular berbisa. Begitu juga dengan Alexa. Sepertinya mereka masih menganggap dirinya Rose yang sama.

“Apa kau bilang? Aku tidak pernah memberikannya padamu. Kau sendiri yang meminta dan merampasnya!” Yvone lalu menatap Arsen. “Arsen, semua perhiasanku ada pada Mama, kalung berlian yang diberikan oleh orang tuaku, dan surat rumah ini atas namaku, kau yang memberikannya padaku, semua ada padanya. Apa salah jika aku memintanya?”

Arsen ingat, dulu Rose pernah berkata bahwa ibunya meminta perhiasan untuk disimpan. Karena Rose tidak pandai menyimpan perhiasan. Padahal di kamarnya terdapat ruangan khusus untuk menyimpan perhiasan.

Saat itu Arsen tidak terlalu mempermasalahkan karena Rose juga menyetujuinya. Tetapi, ia tidak menyangka bahwa itu akan menjadi masalah di kemudian hari.

“Rose, bukankah dulu kau menyetujuinya?” tanya Arsen.

“Ya, tapi sekarang aku memintanya!” jawab Rose tegas. Ia akan tetapi pada niatnya meminta semua perhiasan miliknya.

Arsen menghela napas panjang. Bagaimanapun perhiasan itu memang hak Rose. Dan rumah ini adalah hadiah pernikahan yang ia berikan pada istrinya itu. Arsen tidak bisa membantah hal tersebut. Tetapi ada beberapa hal yang harus Arsen pertimbangkan sebelum ia memutuskan untuk memihak Rose.

“Rose…soal perhiasan…aku bisa membelikan yang baru untukmu. Dan untuk rumah ini sampai kapan pun akan jadi milikmu!”

Mendengar itu, rahang Yvone mengeras. Sudah ia duga bahwa pria ini pasti akan membela ibunya. Tadinya ia berharap pria ini akan memihaknya, tetapi sepertinya percuma saja. Rose yang malang, selama ini ia selalu sendirian.

Tetapi sekarang tidak lagi.

“Bagaimana dengan kalung pemberian orang tuaku? Mereka menanyakannya.”

Arsen terdiam sejenak, pria itu tampak berpikir.

“Soal itu, kau akan mendapatkannya, karena itu memang hakmu.” Arsen kembali mengarahkan pandangan pada ibunya. “Ma, berikan kalung yang dia maksud.”

Brighita menatap Alexa. “Kalung itu ada pada Alexa,” kata Brighita sambil menatap khawatir ke arah putrinya.

“Alexa,” panggil Arsen tegas.

Bukannya menjawab. Alexa malah menundukkan kepalanya. Wajahnya tampak menyimpan sesuatu.

Yvone memandang adik iparnya itu, merasa curiga dengan diamnya Alexa.

“Kenapa diam saja? Jawab!” pekik Rose.

Nada bicara memaksa Arsen menoleh ke arahnya. “Rose, bicaralah lembut sedikit.”

“Tidak, kesabaranku sudah habis!”

“Alexa, cepat berikan kalung milik kakak iparmu,” tegur Arsen lagi.

Setelah lama diam, akhirnya Alexa bersuara. “Sebenarnya, kalung itu sudah kujual.”

“Apa?”

1
chataleya
rose, jangan tinggalkan arsen. maafkan lah.. lupakan segala kesalahannya, lupakan sikap tidak tegasnya, lupakan sikap dia yang tidak memprioritaskan kamu Ros. 🤭🤭🤭
🙈🙈🙈 wkwkwk... hidup 2 kali jg masih mau dibegoin lelaki.🤣
Uthie
Segeralah putus kan Rose 😁👍

hidup sama Arsen yg plin plan, gak tegas, dan lebih mengutamakan keluarga dan sahabat kecilnya itu, lebih baik sihhh sama si dokter itu memang 👍😁
merry
bnr ros lki model kyk arsen tglin ajj mskk rumh dibiarkan dtglin Renata seenak jidat krmh y dgn alasan tmn lm,, arsen juga bodoh hk sdr knp dia bs bgni bisa bgtu gk ada curiga ya,,, gk tegas lgg 3 ular itu dh ngelakuin kesalahan tp diam ajj
Astiana 💕
Thor, aku sesak nafas gara2 baca cerita mu, kayak dracin aja, ketua mafia kok gak tegas, musuh selalu berhasil, matiin aja Napa di Renata itu,paling gak bikin ibu nya lumpuh kek. huhhhh
Tiara Bella
Arsen dtng....wow....
merry
bukn Arsen dh tau y Renata slh knp msh dibiarkan dtgl drmh ya
awesome moment
mo.nerusin baca tp mual. arsen mmg laki2 yg bikin eneg. g punya pendirian. akan lbh bikin jijay lg klo rose milih bertahan. maapkeun, kak. sy mundur..g tahan. mual bgts baca sikap arsen..maapkeun
Tiara Bella
aku heran sm Renata kenapa selalu ada dirmh Arsen pdhal itu bukan rmhnya
awesome moment
nha kn...laki2 cemen. buang ke laut j, rose
awesome moment
arsen klo lo msh plin plan plun...dijamin bakalan dimanfaatin renata. ujungnya....rose menjauh ato...lbh baik menghilang😄😄😄buat p ngeberatin org yg g prioritaskan qt
awesome moment
🤭😄🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
siapa nih yang datang
dome🌬️🌀🌀🌀
curiga aku sama kluarga Arsen. kandungkah apa tiri. Krn mereka berani buat kasih obat agar Arsen bisa dikendalikan
curiga juga sama Renata. ini pasti ada hubungan jug kayaknya sama Jackson si penghianat.
dome🌬️🌀🌀🌀
Danil aja lah, kau sama kudanil aja sih rose ga usah balik ke Arsen. ga penting bnget dia itu
dome🌬️🌀🌀🌀
ga bisa kah Thor Arsen itu buang aja kelait. males banget sih kalau rose sama laki lembek modelan dia. 😤😤😤
esmosi saya thor🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
keselnyaaaaa... astagaaa.. drama recehan kelas teri ini mah🤣🤣..
dan hebatnya si Arsen lembeknya kebangetan sumpah. ngalah Thor ga biarin aja si rose cari cwo yg tangguh tegas crazy rich.
sebenarnya agak janggal aja yaa orng kaya sekelas Arsen penjabarannya. emaknya sama adeknya kayak orng susah. pengen nguasain harta orng. kayak orng yg baru aja jadi orkay alias OKB. kayak gitu lah penampakan kelakuan emak sama adeknya Arsen. ga kelas banget kayak bukan orkay kayak OKB malah
dome🌬️🌀🌀🌀
apa lu sen. apa lu Maruk mau dia duanya.. serakah namanya itu. ga mau cerai tapi tetep mau nikah hnya karna kedinginan emakmu. ga logis banget.
dome🌬️🌀🌀🌀
ngapain sih rose JD kesel dehhhh😤😤😤😤
biarin aja sih si Arsen sama sampah, kau dengan segala kesempurnaan yg kau miliki laki2 mana saja bisa kau dapatkan. biar si Arsen buang ke tong sampah karna pasangan nya juga sampah😤😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
dih aneh,, cerai dl bos baru nikah lagi. enak saja kau. lagian sebagai laki laki sumpah yaa aku sangat sangat sebel modelan kayak si Arsen benyek bener JD laki laki. emaknya ngomong apa ngikut aja kayak ga punya pendirian saja. malas lah. kalau yvone masih tetep sama Arsen. cari yg lebih dr si Arsen. kayak stok laki2 berkualitas hbis saja didunia ini.
dome🌬️🌀🌀🌀
akhirnya.... ada jalan keluar juga soal oplas yaa😁😁.
semangat kembali cantik mempesona Yvonne
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!