NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 17 : Ciuman

Jaeyi mengetuk pintu ruangan ayahnya, pria itu pasti tengah sibuk dengan laptop miliknya sekarang.

Tok tok tok...

"Ayah?" Panggilnya saat membuka pintu.

"Kau datang jaeyi" Ujarnya basa basi.

Jaeyi tersenyum membalas ucapan sang ayah, ia bejalan mendekat dan mendudukkan dirinya di kursi yang terletak tepat didepan meja ayahnya.

"Ada apa sayang? kau terlihat bahagia?" Tanya tuan han.

"Apa kelihatan?"

"Ya, senyum mu sangat manis dan menawan, ayah menyukai nya" Katanya.

"Sepertinya aku sedang jatuh cinta" Katanya.

"Apa?" Pria bermarga han itu tertawa kecil mendengar kejujuran putrinya.

"Katakan ada apa? jangan membuat ayah penasaran jaeyi?"

"Kemarin malam seo-joon datang ke bar ayah" Jujurnya.

"Kang seo-joon?" Tanya tuan han.

Jaeyi mengangguk membenarkan, terlihat alis ayahnya tampak mengerut, ia sedikit bertanya, apa yang membuat jaeyi merasa sangat senang.

"Kami mengobrol dan aku memberinya kartu nama ayah, dia bilang dia mencari Lee Sangho" Balasnya.

"Ayah tau, ayah sudah menduganya, jadi kau benar benar ingin membawa seo-joon pada pihak ayah ya?"

"Ada alasan nya" Jaeyi menyahut cepat.

"Karena kau menyukainya?"

Gadis berusia 24 tahun itu tampak bersemu, ia malu dan tersipu.

"Ayah? aku tidak pernah jatuh cinta seumur hidupku, aku menyukainya jujur saja" ungkapnya.

Tuan han tidak marah, justru pria itu tersenyum bangga mendengar kejujuran putrinya tentang perasannya pada seo-joon.

"Ayah bangga padamu, kau tau seo-joon adalah seseorang yang handal, jika kau berhasil membawanya kesini ayah pasti akan sangat senang menerimanya" Kata tuan han.

"Jadi ayah tidak marah kan?"

"Untuk apa ayah marah? kau jatuh cinta pada orang yang hebat, bawalah dia kemari jaeyi, mengesampingkan perasaanmu ayah juga sangat ingin menjadikan nya bagian dari ayah" Kata tuan han.

Jaeyi semakin merasa bahagia dengan ucapan ayahnya, ia seperti memiliki harapan baru, ia berdiri dan berjalan mendekat pada tuan han dan memeluknya sangat erat.

"Kau yang terbaik!"

"Tentu sayang"

Cklekk..

"Apa ada perayaan di sini?" Seseorang datang mengganggu interaksi keduanya.

"Do-yoon-ah?" Panggil tuan han.

Yang di panggil hanya mendengus malas dan mendudukkan dirinya di kursi.

"Kakak? Kapan kakak kembali kesini?" Tanya jaeyi.

"Baru saja, aku mencarimu ke kamar tapi tidak ada" Jawab doo-yoon malas.

"Adikmu sedang jatuh cinta karena itulah dia datang kemari" Katanya.

"Jadi ayah juga mengurus percintaan kami?"

"Apa masalahmu?! aku kan hanya bercerita!" Jaeyi membalas ucapan sang kakak tak suka.

"Jangan bertengkar, bagaimana pekerjaanmu doo-yoon ah?"

"Baik, ayah mengirim puluhan orang baru yang datang, kami perlu melatih mereka sebentar, sistem kerja kita berbeda ayah"

"Itu bukan masalah, aku yakin kau bisa melakukan nya, ayah berhasil merebut mereka dari hyunjin" Ungkapnya.

"Aku tau" Jawab doo-yoon malas.

...****************...

"Kau tidak berhati hati" Ucap tuan Hwang.

"Maafkan aku tuan" Jason menunduk dalam.

"Hyunjin pasti mempercayai apa kata wanita itu walaupun dia tidak menentangku secara langsung, kita akan kesulitan untuk mencelakai eunbi lagi, hyunjin pasti akan semakin waspada" Kata tuan Hwang.

"Saya mengerti tuan"

"Untuk sementara kita tanggal kan rencana itu, biarkan hyunjin menyelesaikan pekerjaan nya"

"Baik tuan!"

...****************...

Satu minggu kemudian...

"Hyunjin-ah biarkan aku keluar, aku bosan" Eunbi merengek pada pria yang tengah mengancingkan kemejanya tersebut.

"Bersikap baiklah sayang"

"Aku mati kebosanan di sini sepanjang hari hyunjin"

"Baiklah, datanglah ke taman" Finalnya.

"Terimakasih"

...****************...

Dari kejauhan seo-joon menatap eunbi yang tengah berkebun dan tak mempedulikan apapun, sudah satu minggu lamanya ia tak melihat wanita itu, bisa di bilang dirinya sedang merindukan eunbi.

"Perasaan ku terus mendorongku untuk menghampirinya" Gumam seo-joon.

Tanpa berfikir lagi seo-joon berjalan menghampiri eunbi di sana.

"Apa kau butuh bantuan?" Tawarnya basa basi.

Eunbi mendongak, sinar matahari menyapa indra matanya hingga silau, namun ia masih bisa melihat dengan jelas siapa yang datang menawarkan bantuan padanya.

"Kang seo-joon?" Panggilnya.

Eunbi berdiri dan berhadapan dengan seo-joon, senyum manis menghiasi wajahnya.

"Apa kau baik baik saja?" Tanyanya.

"Aku baik, apa kau merindukanku?"

Seo-joon tak menjawab, ia mengalihkan pandangan nya untuk menghindari rasa gugup.

"Hyunjin marah padamu, karena itu dia mengurungmu selama seminggu ini, benar kan?"

"Ya kau tau aku memaki ayahnya kan? karena itulah dia marah" Balas eunbi santai.

"Lagipula bagaimana bisa kau memakinya, apa kau tidak tau dia siapa?"

"Justru karena aku sangat tau dia siapa karena itulah aku memakinya, lagipula jika aku mati kau tidak bisa melihatku lagi, mungkin kau juga akan sedih nanti" Balas eunbi.

Seo-joon tersenyum samar hingga eunbi tak menyadari nya.

"Apa bunganya mati?"

"Ya mereka kekeringan, tidak ada yang mengurusnya di sini selain aku, emm bisakah kau mengangkat pupuk untuk ku, mereka menyimpan nya di gudang, aku akan menunjukkan padamu tempat nya" Pinta eunbi.

"Ya baiklah"

Eunbi menarik tangan seo-joon dan mengikuti langkah kecilnya, mereka berjalan pada sebuah bangunan kecil yang berada di halaman belakang rumah Hwang.

Ruangan yang berisi berbagai jenis peralatan dan juga pupuk bunga.

"Yang mana?" Tanya seo-joon.

saat seo-joon tengah fokus melihat beberapa karung yang ada di dalam gudang tiba tiba saja eunbi memeluknya dari belakang.

"Seo-joon ah" Panggilnya pelan.

Seo-joon membeku di tempatnya, Perasaan nya menghangat dengan jantung yang berdebar debar.

"Apa yang kau lakukan?"

"Bawa aku!" Pintanya memohon.

Seo-joon melirik ke bagian perut nya dimana tangan eunbi saling mengenggam memeluknya di sana.

"Ini sangat menyiksaku, aku lelah menuruti semua kemauan hyunjin, aku lelah melihatnya setiap hari, aku membencinya" Eunbi mulai terisak.

Seo-joon melepas pelukan eunbi, ia berputar menghadap lawan bicara yang lebih pendek darinya itu.

"Kenapa kau berharap padaku? aku tidak punya kuasa apapun" Katanya.

Seo-joon merasa pedih melihat bagaimana air mata eunbi menggenang di pelupuknya.

"Aku yakin kau bisa melindungiku seperti yang aku inginkan, bawa aku, kita akan menikah dan menjauhi dunia ini, aku berjanji akan melayanimu sepenuh hati, aku akan mencintaimu" Ujarnya.

Eunbi menangkup wajah seo-joon dengan kedua tangan nya, mengusap pipi yang tertinggi dengan ibu jari.

"Cintai aku" mohonnya.

Ibu jari nya perlahan merembet pada bibir, ia mengusap bibir seo-joon dengan hati hati, kakinya mulai menjinjit dan mencium seo-joon tepat pada bibirnya.

Awalnya ciuman itu hanyalah ciuman biasa sampai seo-joon tanpa sadar meraih pinggang eunbi mendekat padanya, dan karena itulah eunbi mulai mengalungkan kedua tangan nya pada leher seo-joon, ia juga mulai melumat bibir seo-joon dengan gerakan lembut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!