NovelToon NovelToon
MANTAN ISTRI SATU MILIAR

MANTAN ISTRI SATU MILIAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Selingkuh
Popularitas:17.5k
Nilai: 5
Nama Author: Itha Sulfiana

Aliya mencintai Ibas dengan tulus, namun Ibas membalasnya dengan luka. Demi kekasihnya, Nadia, Ibas menceraikan Aliya secara rahasia. Ia kemudian membayar Aliya satu miliar rupiah agar tetap tinggal serumah demi menipu keluarga besar mereka.
​Namun, sandiwara itu justru membuat Ibas terjebak dalam rasa yang tak semestinya. Saat kebenaran terungkap dan Aliya memilih pergi selamanya, Ibas baru menyadari bahwa ia telah membuang permata demi kerikil.
​Kini, Ibas harus berjuang mengejar maaf Aliya. Sialnya, ia bukan lagi satu-satunya pria yang menunggu. Ada Aufar, sepupunya sendiri, yang sudah lama menyiapkan hati untuk melindungi Aliya.
​Siapakah yang akan Aliya pilih? Pria yang menghancurkannya, atau pria yang menyembuhkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sama tapi berbeda

"Dasar cewek sialan! Lo..."

Raka terlihat sangat murka. Dia mengangkat telapak tangannya yang dipenuhi darah. Berniat untuk menampar perempuan itu kuat-kuat.

"Jangan coba-coba sakitin dia, Ka!" peringat Ibas dengan suara penuh penekanan.

Tangan Raka reflek terhenti di udara. Peringatan Ibas adalah sebuah perintah mutlak yang wajib dia patuhi.

"Sial!" geram Raka kesal karena tak bisa melampiaskan amarahnya pada Aliya.

"Minta maaf sama Aliya, sekarang!" titah Ibas.

Urat-urat di leher dan dahinya tampak menonjol. Wajahnya memerah. Bukti, bahwa dia sudah menahan amarah itu terlalu lama.

Dia hanya terlambat nol koma sekian detik dari Aliya untuk bertindak.

"Maaf, kami nggak bermaksud menghina kamu, Aliya. Kami... cuma bercanda," tutur Evan. Dia yang segera melaksanakan perintah Ibas karena cukup ngeri melihat ekspresi Ibas sekarang.

"Bercanda?" Aliya tertawa sumbang sambil berusaha mati-matian untuk menahan air matanya.

Setidaknya, jika dia ingin menangis, dia harus melakukannya ditempat lain. Bukan di sini. Didepan orang-orang yang menganggap pelecehan sebagai bentuk candaan.

"Jika hanya satu pihak yang tertawa sementara pihak lain justru merasa tersinggung, itu bukan candaan namanya. Itu perundungan," kata Aliya dengan suara yang terdengar begitu dingin.

"Apa menghina orang lain itu lucu?" lanjut Aliya bertanya. "Apa bertindak sebagai mucikari dan pria mesum adalah hal yang membanggakan?"

"Kamu lagi nyinggung siapa?" tanya Nadia. Sebisa mungkin, dia berusaha menahan emosinya.

"Tentu saja kamu," jawab Aliya dengan tatapan sengit.

"Al, aku minta maaf. Tadi, kami benar-benar cuma bercanda. Kamu... Jangan marah, ya!" ucap Nadia seraya mendekati Aliya.

Dia ingin menggenggam tangan Aliya tapi Aliya malah menghempas tangannya dengan keras.

"Jangan pegang-pegang! Kita nggak seakrab itu," kata Aliya.

Nadia menggertakkan giginya. Brengsek sekali perempuan kampung ini. Bisa-bisanya, dia bersikap seangkuh ini pada Nadia?

"Al, semua yang ada di sini adalah teman-teman Ibas. Kamu seharusnya bisa memaklumi sedikit candaan mereka, kan? Namanya juga anak-anak cowok. Wajarlah, kalau bercandanya sedikit sarkas. Orang kota memang bercandanya seperti ini."

Nadia masih berusaha mencari muka didepan Ibas. Sementara, Aliya tampak mendengkus sinis.

"Kamu... nggak mau maafin mereka?" lanjut Nadia bertanya.

"Nggak akan," jawab Aliya.

Ibas maju menghampiri Aliya. Dia berusaha membujuk perempuan itu agar tidak marah lagi. Namun, usahanya sia-sia.

"Al, tenang dulu! Kita omongin ini baik-baik, ya!" bujuk Ibas. "Aku akan paksa mereka untuk minta maaf sama kamu. Terutama... Raka."

Raka yang sedang diobati oleh teman yang lain langsung mendongak dengan ekspresi penuh protes. Tapi, mulutnya tak mengatakan sepatah katapun. Dihadapan Ibas yang sedang marah, dia hanya seekor semut yang bisa diinjak kapan saja oleh pria itu.

"Nggak perlu," tolak Aliya. "Mas, lagi-lagi kamu melanggar janji. Kamu bilang, kamu nggak akan biarin siapapun menghina aku. Tapi, kenyataannya?" Aliya tersenyum miris di akhir kalimat.

"Al, aku bisa jelasin. Tadi, aku sebenarnya..."

"Mas Ibas nggak perlu jelasin apa-apa. Aku udah dengar semuanya."

Aliya melangkah mundur. Tak lama kemudian, dia berbalik dan langsung pergi meninggalkan tempat itu.

Kali ini, air matanya benar-benar tumpah. Dia tak sanggup lagi menahan lebih lama.

Bugh!

Karena tak bisa melihat jalan dengan benar akibat penglihatan yang kabur karena air mata, dia tak sengaja bertabrakan dengan sosok pria yang postur tubuhnya sangat mirip dengan Ibas.

Namun, keduanya tentu saja punya pesona yang berbeda. Ibas terlihat selalu bersemangat, kekanakan, dan terkadang bertindak meledak-ledak. Sementara, pria satu ini jauh lebih tenang, dewasa, dan penyabar.

"Maaf!" lirih Aliya dengan suara serak.

Tanpa menunggu jawaban pria itu, Aliya pun kembali melangkah cepat menuju ke arah lift. Dia menekan tombol lift agak terburu-buru saat melihat sosok Ibas yang ternyata berlari mengejarnya.

Ting!

Syukurnya, lift tertutup tepat waktu. Ibas berusaha menekan tombol lift berkali-kali tapi sudah terlambat. Lift itu tak lagi bisa dibuka.

"Aliya..." teriak Ibas putus asa.

Netra pria yang tadi ditabrak oleh Aliya itu sontak membulat. Dengan langkah lebar, dia menghampiri Ibas yang masih berdiri didepan lift.

"Bas, barusan Lo manggil nama siapa?" tanya pria itu.

Ibas pun menoleh. "Aufar!? Kapan Lo balik?"

1
Kar Genjreng
cinta di tolak bogem. bogem bertindak ya Bas,,,,jangan minta saja baik baik gitu ngomong secara baik jangan TREMOSI. juga ya sama Aufar. karena Aufar juga baik,,,bershujud Bas siapa tau dapat di mengerti oleh Aliya dan Aufar niatmu baik ya semoga ya ,,, tetapi luka Aliya memang dalam si Bas,,,,Yo berusahalah sekuat jiwa ragamu


👍😮👍👍👍💪
Ilfa Yarni
siapa yg bakal alya pilih augara atau balik ke iBas ya
sunaryati jarum
Tidak tahu malu dan menjilat ludahnya sendiri Ibas
Jangan sampai Aliya balikan sama Ibas.Seperti memperlakukan barang untuk uji coba, setelah dengan mantannya tidak enak mau coba istri yang telah dibuang dan dihina seperti barang dagangan dengan satu milyar, Alhamdulillah Aliya hanya mengambil 200 juta.
Kar Genjreng: kodrat kebanyakan laki laki kan seperti punya daya sendiri ,,,,setelah kehilangan baru lah menyesali,,,,
total 1 replies
partini
enak bener jadi Ibas,udah nyakitin menyesal minta rujuk
untung mantan istri cintanya tulus dan mulus jadi gampang rujuknya
Kar Genjreng
entah perasaan apa yang Aufar rasakan tetapi keliatan sangat menyayat hati,,,sedih campur lemes seketika. apakah nasibnya akan menjadi jomblo kembali dan cinta terpendam nya tidak pernah terealisasi 😭😭 tapi jodoh kadang kita tidak tahu,,,mungkin Ibas memang pernah gagal menjadi pasangan Aliya ,,, ya karena pengaruh dan belum tau rasanya kehilangan dan dalam keadaan terpuruk,,,nah sekarang baru menyadari ternyata wanita yang ada di samping nya dan telah di buang kini menjadi tempat untuk di rindukan,,,,maaf Aufar pasti akan ada gadis yang baik di tempat lain ,,,dan tentunya bisa menjadi rumah buat pulng untuk mu,,, biarlah asal. sepupu mu bisa bersatu ,,,kasih ultimatum bila menyakiti Aliya kembali tidak ada ampun,,, Ok lanjut
Ilfa Yarni
siapa yg akan dipilih alya aufar atau iBas penasaran
Aidil Kenzie Zie
nggak usah sok-sokan drama wong masalah ini kamu yang buat
Kar Genjreng
bas jangan TREMOSI dulu lo kan memang Aufar yang jaga Alya tetapi rupanya Aufar jaga adak
Kar Genjreng
😮 bagaimana ya kasih kesempatan tidak ya kalau ibas ngajak balikan,,,tapi kan tidak harus balikan to terserah juga si Aliya yg menguntungkan
Ilfa Yarni
.mknya bas jd laki2 itu jgn macam2 setelah sadar baru nyesel tp semua udah terlambat gmn sakit kan
Ilfa Yarni
bingung ya hrs milih siapa klo aku sih mending aufar tp ga tau jg kasian jg sebenarnya ibas
sunaryati jarum
Aufar nggak merebut tapi Aliya sudah kau lepaskan, lagian PD amat kamu jika.Aliya masih mau sama kamu
Kar Genjreng
cinta Aufar terkenzel kembali ya Allah melas men😄 deketin mantan sepupu nya di abaikan sekarang justru mantannya sedah berusaha sangat keras 💪 semangat Basss jangan kendor insyaf sudahan makanya lain kali punya wanita setia jangan di tipu dan ganjen abis haduuh rempes feh😮😮
Ilfa Yarni
m menyesalkan kmknya jd cowok itu yg benar iBas udah rasakan dulu apa yg dirasakan alya dulu
RaisyaMOM
Hai author mau nanya aja aku juga penulis dari 2020 waktu puncak jaya nya author ni mangatoon… sekarang masih kayak dulu gak si pambacanya 🥲 kangen nulis lagi
Kar Genjreng
ya karena Ibas sudah berubah dan ingin serius memperbaiki kembali bersama Aliya,,,,ya semoga saja Allah masih memberikan kesempatan buat orang yang sudah menyakiti tetapi sekarang sudah insyaf dan bertaubat. ,,,
Aidil Kenzie Zie
mana ada rebut Aliya dari kamu Bas kalian kan udah cerai
Arbaati
menarik, selalu ditunggu updatenya
Ilfa Yarni
imas knp dia sakit apa sebenarnya kasian jg iBas tp mau gmn lg itu udah konsekwensi dr perbuatannya pd alya dan skr baru menyesal
sunaryati jarum
Benar ikhlaskan Aliya itu konsekuensi dari perbuatamu padanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!