NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Guru Misterius

Obsesi Sang Guru Misterius

Status: sedang berlangsung
Genre:Action
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: who i am?

Sinopsis / Deskripsi
Adella hanyalah seorang perempuan sederhana yang menjalani hidup dengan ritme yang tenang—mungkin terlalu tenang hingga terasa hampa. Kesehariannya berubah ketika ia bertemu dengan sosok pendidik yang karismatik, seseorang yang menawarkan "kehangatan" dan perhatian yang belum pernah Adella rasakan sebelumnya.
Bagi Adella, guru ini adalah pelindung, tempatnya bersandar dari kerasnya dunia. Namun, di balik tutur kata yang lembut dan tatapan yang menenangkan, tersimpan rahasia gelap yang tersusun rapi di balik dinding rumahnya yang sunyi.
Satu per satu kejanggalan mulai muncul. Perhatian yang semula terasa manis perlahan berubah menjadi obsesi yang menyesakkan. Adella segera menyadari bahwa kehangatan yang ia dambakan bukanlah sebuah pelukan, melainkan sebuah jerat. Di dunia yang penuh intrik ini, Adella harus memilih: tetap terbuai dalam kenyamanan yang semu, atau melarikan diri sebelum ia menjadi bagian dari koleksi rahasia sang guru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon who i am?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Malam itu, Menara Adwan tampak seperti altar pemujaan. Lampu-lampu kristal dinyalakan, dan para pengacara keluarga berdiri di sekitar meja panjang di lantai teratas. Baron Adwan duduk di kepala meja, wajahnya tampak seperti patung kuno yang tak memiliki emosi.

"Bawa dia masuk," perintah Baron.

Adella didorong masuk ke dalam ruangan. Ia berdiri di depan pria yang secara biologis adalah ayahnya. Pria yang telah menghancurkan hidup ibunya dan membiarkan kakaknya menjadi monster.

"Adella Putri," Baron menyebut nama itu seperti menyebut sebuah barang dagangan. "Kamu telah menciptakan banyak masalah. Tapi darah adalah darah. Aku akan mengakuimu sebagai anak angkat—bukan anak kandung—dan kamu akan dikirim ke London untuk melanjutkan pendidikanmu. Semua dokumen tentang masa lalumu akan dimusnahkan malam ini."

"Dan jika aku menolak?" tanya Adella, suaranya bergema di ruangan luas itu.

Baron tersenyum dingin. "Maka orang-orang yang kamu cintai akan menghilang satu per satu. Dimulai dari pria yang kamu sebut ayah, yang saat ini sedang berada di ruang bawah tanah gedung ini."

Adella mengepalkan tangan. "Tuan Baron, Tuan selalu bicara tentang kontrol. Tapi Tuan tidak sadar bahwa orang di sebelah Tuan sedang merencanakan kudeta."

Adella melirik ke arah Julian. "Julian sudah memegang data finansial yang aku ambil dari brankasnya. Dia berencana menggunakan data itu untuk memeras Tuan agar Tuan mengundurkan diri dari yayasan minggu depan."

Julian terperanjat. "Ayah, itu bohong! Dia hanya mencoba mengadu domba kita!"

"Benarkah, Julian?" Adella mengeluarkan sebuah alat perekam kecil dari balik perban di lengannya—rekaman pembicaraannya dengan Julian di mobil tadi, di mana Julian sempat mengumpat tentang keserakahan Baron.

Suasana di ruangan itu mendadak menjadi sangat dingin. Baron menatap Julian dengan tatapan yang bisa membunuh.

Di tengah kekacauan mental antara ayah dan anak itu, Adella mengambil kesempatan. Ia tidak berlari menuju pintu. Ia berlari menuju panel kontrol utama ruangan yang terhubung dengan layar proyektor raksasa yang biasanya digunakan untuk presentasi yayasan.

Ia memasukkan micro SD yang diberikan Nyonya Sarah.

"Dunia harus tahu apa yang ada di bawah sekolah Persada," teriak Adella.

Layar proyektor menyala, menampilkan rekaman live feed dari kamera tersembunyi yang diaktifkan oleh kunci perak asli (yang ternyata adalah sebuah perangkat transmisi nirkabel jarak jauh). Di layar itu, terlihat ruang bawah tanah Persada yang baru saja didatangi oleh Nyonya Sarah bersama pihak media independen yang sudah dihubungi Adella sebelumnya.

Di sana, bukan hanya ada buku-buku. Ada puluhan gadis yang selama ini dinyatakan "hilang" atau "direhabilitasi", hidup dalam sel-sel mewah namun terkunci. Dan di salah satu sel, terlihat Pak Adwan yang sedang duduk termenung—dia ternyata tidak dikirim ke luar negeri, melainkan dikurung oleh kakeknya sendiri agar tidak merusak reputasi.

"Inilah koleksi keluarga Adwan!" suara Adella menggelegar.

Baron berdiri, wajahnya merah padam. "Matikan itu! Sekarang!"

Namun, semuanya sudah terlambat. Sinyal itu tidak hanya dikirim ke ruangan itu, tapi ke seluruh jaringan televisi yang sedang menyiarkan berita malam, berkat virus yang ditanam Adella di Bab 16 yang akhirnya mencapai puncaknya.

Tiba-tiba, suara ledakan kecil terdengar dari lantai bawah. Pintu lift terbuka, dan Viona masuk dengan air mata mengalir, namun kali ini ia membawa pasukan polisi dari unit khusus yang tidak bisa disuap oleh Baron—unit yang ternyata telah lama menyelidiki yayasan tersebut berkat laporan anonim dari ibu kandung Nadia selama bertahun-tahun.

"Baron Adwan, Julian Mahendra, Anda ditahan atas dugaan tindak pidana perdagangan orang dan pencucian uang," ujar petugas kepolisian.

Julian mencoba lari, namun ia segera diringkus. Baron hanya diam, menatap Adella dengan tatapan yang kosong. Ia telah dikalahkan oleh darahnya sendiri.

Di tengah kericuhan penangkapan itu, Viona menghampiri Adella. "Maafkan aku soal di kapel... itu satu-satunya cara agar Julian membawamu ke sini, ke pusat saraf mereka, agar polisi bisa melacak lokasimu dan masuk ke Menara yang selama ini punya imunitas hukum."

Adella memeluk Viona erat. "Kita melakukannya, Viona."

Saat Baron digiring keluar, ia berhenti di depan Adella. "Kamu pikir ini sudah berakhir, Adella? Dinasti Adwan memiliki akar yang jauh lebih dalam dari sekadar gedung ini."

Adella menatap pria tua itu tanpa rasa takut. "Mungkin. Tapi aku bukan lagi bab dalam bukumu. Aku adalah penulisnya sekarang."

Bab 23 berakhir dengan Adella yang berdiri di balkon Menara Adwan, melihat lampu-lampu sirine polisi yang memenuhi jalanan di bawah. Ia memegang akta kelahirannya, lalu merobeknya menjadi potongan-potongan kecil dan membiarkannya terbang terbawa angin malam.

Ia tidak butuh nama Adwan. Ia hanya butuh kebebasannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!