NovelToon NovelToon
Kurir Nyawa Jangan Buka Paketnya

Kurir Nyawa Jangan Buka Paketnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Horror Thriller-Horror
Popularitas:208
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya langsung aja yuk kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: IDENTITAS YANG TERHAPUS

BAB 17: IDENTITAS YANG TERHAPUS

Arga berdiri kaku di depan anak kecil bermata hitam itu. Pintu baja angka 30 menjulang di belakangnya, seolah-olah siap menelan siapa pun yang salah berucap.

"Sebutkan namamu," ulang anak itu. Suaranya bergema di lorong putih, menciptakan getaran yang membuat toples angka 29 di tangan Arga retak halus.

Arga teringat peringatan di balik cermin: Jangan menyebut namamu. Jika ia mengaku sebagai Arga, ia akan terjebak menjadi bayangan. Namun, jika ia tidak menjawab, waktu akan habis dan ibunya akan lenyap.

Arga melihat ke arah telapak tangannya yang bertuliskan angka 8. Ia mendapat ide. Ia tidak menggunakan suaranya. Ia mengangkat tangannya, menunjukkan angka itu ke depan wajah si anak kecil, lalu menunjuk ke arah toples angka 29.

"Aku adalah... pengantar yang tersisa," jawab Arga dengan suara rendah, menghindari penyebutan nama aslinya.

Anak kecil itu memiringkan kepala. "Pengantar tidak memiliki nama. Pengantar hanya memiliki beban. Masuklah, Nomor 8. Tapi ingat, di dalam sana, kau akan melihat siapa kau sebenarnya sebelum dunia ini mencuri wajahmu."

Pintu baja itu bergeser terbuka dengan suara geraman logam yang memekakkan telinga. Arga melangkah masuk.

Di balik pintu, pemandangan berubah drastis. Bukan gudang, bukan pula kantor. Arga berada di sebuah ruangan yang dindingnya terbuat dari ribuan foto bayi. Saat Arga mendekat, ia menyadari semua foto itu adalah foto dirinya. Ribuan foto Arga dalam berbagai ekspresi, namun semuanya memiliki satu kesamaan: di setiap foto, ada tangan hitam yang memegang pundak bayi tersebut.

Di tengah ruangan, terdapat sebuah meja operasi tua. Di atasnya terletak sebuah buku besar berjudul "LOGISTIK NYAWA: SEKTOR 00".

Arga membuka buku itu. Di halaman terakhir, ia melihat namanya: ARGA (SUBJEK KE-30). Di kolom status, tertulis: Menunggu Penyerahan Paket 29 untuk Aktivasi.

"Jadi... aku bukan kurirnya?" bisik Arga ngeri. "Aku adalah paketnya?"

Tiba-tiba, toples di tangannya bersinar terang. Cahaya merah dari nyawa ibunya keluar dan membentuk siluet seorang wanita di depan Arga. Tapi itu bukan ibunya yang lemah. Itu adalah ibunya yang tampak seperti prajurit, memegang sebuah surat usang.

"Arga, dengarkan Ibu," siluet itu berbicara dengan cepat. "Ayahmu tidak pernah bekerja di sini secara sukarela. Dia mengorbankan dirinya agar angka 30 tidak pernah terpenuhi. Dia membagi jiwanya ke dalam 30 paket agar gudang ini tidak bisa bangkit sepenuhnya."

"Lalu aku harus bagaimana, Bu?"

"Jangan taruh toples ini di meja itu! Jika kau menaruhnya, kau akan melengkapi siklusnya. Bakar buku itu dengan cahaya di tanganmu!"

Tiba-tiba, suara lonceng perunggu berbunyi sangat dekat. Sosok Pengawas jangkung muncul dari balik bayangan foto-foto bayi. Kali ini, wajahnya yang tertutup masker terbuka.

Arga terperanjat. Di balik masker itu, tidak ada wajah. Hanya ada sebuah lubang hitam yang mengisap cahaya di ruangan itu.

"Selesaikan tugasmu, Arga," ucap Pengawas itu. "Berikan 29, dan jadilah 30. Atau biarkan ibumu menderita di ruang hampa selamanya."

Arga melihat ke arah buku logistik, lalu ke arah ibunya. Jika ia membakar buku itu, ia menghancurkan sistem gudang, tapi ia mungkin akan kehilangan ibunya selamanya karena nyawa ibunya adalah bagian dari sistem tersebut.

Arga menggenggam toples itu erat-erat. Ia menyadari sesuatu yang tertulis di sampul buku: Hanya darah dari yang tak bernama yang bisa menghapus takdir.

Tanpa ragu, Arga menggunakan duri hitam yang masih tersisa sedikit di kukunya untuk menyayat telapak tangannya yang berangka 8. Darahnya yang berwarna merah kehitaman menetes di atas buku logistik tersebut.

Apakah darah Arga akan menghancurkan kontrak tersebut, atau justru memicu aktivasi dirinya sebagai "Paket ke-30"?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!