Supaya tidak bingung, alangkah baiknya membaca The Mafia Bride 1.
Siena gadis berusia 20 tahun harus merelakan suaminya untuk wanita lain dan takdir mempertemukannya dengan Kenzi. Seorang pria dingin dan kejam membawa Siena ke dalam hidupnya. Perjalanan panjang, lika liku kehidupan dan bayang bayang kematian mengiringi perjalanan hidupnya. Hingga takdir memisahkannya dari Kenzi dan kedua putranya.
Dapatkah mereka bersatu kembali menjadi keluarga yang utuh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Revenge
Angela
Siena wajah baru setelah operasi
Laila wang.
Keesokan paginya, Ryu mempersiapkan segala hal untuk rencana operasi wajah Siena sesuai yang di inginkan Ibunya. Meski terkesan aneh, Siena meminta wajah yang beda dari wajah Aslinya. Namun bagi Ryu dan anaknya yang lain tidak masalah. Mereka sangat ingin membahagiakan Ibunya, terlebih begitu banyak penderitaan yang telah Siena alami demi melindungi anak anaknya. Kini Ryu dan yang lain merasa berkewajiban untuk membahagiakan Siena.
Ryu tidak hanya merubah wajah Siena, tapi memutuskan untuk memberikan serum peremajaan kulit dan tulang, supaya wajah dan tekstur tubuh seimbang. Dan proses operasi itu akan memakan waktu.
Satu minggu berlalu, Ryu mempersiapkan segalanya, dan kondisi Siena benar benar bagus untuk menjalani operasi.
Senin 9, 30
Siena mulai menjalankan operasi wajah yang pertama. Proses operasi berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Sambil menunggu proses ke dua, Ryu kembali mempersiapkan segalanya. Sementara anak anaknya yang lain menunggu dan tidak sabar melihat hasil kerja Ryu.
Senin 9,30
Siena kembali menjalankan operasi yang kedua, langkah terakhir untuk mendapatkan hasil sempurna.
***
Setelah menjalankan serangkaian operasi, akhirnya hari ini. Hari pertama Ryu membuka perban di wajah Siena. Jiro, Angela dan Zoya. Berdiri di samping ranjang sudah tidak sabar melihat hasilnya.
"Oke, kita buka ya Bu.." ucap Ryu tersenyum bahagia, bisa membuat Siena senang.
"Ayo kak cepat!" seru angela tidak sabar lagi.
"Sabar sayang," sela Jiro mengusap rambut Angela.
"Aku mau lihat wajah cantik, Ibu." Angela menggosok gosokkan tangannya.
"Kamu ya," Zoya tertawa kecil, merangkul bahu Angela mencium pipinya sekilas.
"Balutan terakhir." Ryu membuka lilitan terakhir di wajah Siena.
"Taraaaaa!" seru Ryu.
"Waaaah Ibu cantiiikk!" seru Angela melonjak kegirangan.
Jiro dan Zoya menggelengkan kepalanya melihat tingkah adik kecilnya.
"Bagaimana Bu?" tanya Ryu menatap kagum pada wajah Ibunya, dengan hasil yang sempurna.
Perlahan Siena membuka matanya, melihat satu persatu putra dan putrinya. Lalu ia meminta sebuah cermin pada Ryu.
"Ini Bu." Ryu memberikan cermin pada Siena.
"Bagaimana Bu? Ibu suka?" tanya Ryu lagi.
Siena menatap bayangan wajahnya di cermin, tangannya mengusap pipinya sendiri. Tersungging senyum sinis di sudut bibirnya.
"Tunggu pembalasanku, Hernet dan kalian semua. Aku bukan Siena yang dulu, dan kau, Kenzi. Kau akan menyesali perbuatanmu telah mengkhianatiku," ucap Siena dalam hati.
"Bu? Ibu suka?"
Siena meletakkan cermin di atas tempat tidur, lalu merentangkan kedua tangannya memeluk erat Ryu. "Terima kasih sayang, kau memang anak Ibu."
"Horeeee!" kembali Angela bersorak. Lalu ia naik ke atas tempat tidur memeluk Siena erat.
***
Sementara itu, Kenzi tengah bingung. Karena Laila mendesaknya untuk menikahi wanita itu. Namun Kenzi menolaknya setelah melihat rekaman cctv akan keberadaan Siena. Diam diam ia mencari keberadaan Siena tapi sampai saat ini hasilnya tetap nihil.
"Sayang, aku tidak mau tahu. Kau harus menikahiku," ucap Laila manja. Wanita itu naik ke atas tubuh Kenzi melepas satu persatu kancing kemeja yang pria itu gunakan.
Kenzi menepis tangan Laila, kali ini ia menolak berhubungan badan dengan Laila. Pikirannya tengah terganggu dengan wajah Siena yang memenuhi kepalanya.
"Kenapa?" tanya Laila bingung.
"Tolong kau pergi dari sini, aku mau sendirian." Kenzi turun dari atas tempat tidur. Meski hasratnya sangat menginginkan tubuh Laila akibat obat obatan yang di berikan eanita itu, Kenzi berusaha sekuat tenaga untuk menahannya. Namun, laki laki mana yang tahan, ketika seorang wanita terus menggodanya tanpa menggunakan sehelai benangpun di tubuhnya. Otak Kenzi sudah rusak akibat obat obatan, sekuat apapun ia menahannya. Kecanduan akan tubuh Laila tidak dapat ia tolak. Hasratnya semakin di tekan semakin menjadi, akhirnya mereka sama sama terbuai oleh kenikmatan sesaat.
aq slah dtu reders yg hoby membca novel tentang mafia tpi kli ini aq bru menemuka kisah mafia yg tak pernah membosankan untuk di bca krna alur dan crtanya sngat bgus dan ke'ren.. smgantt dan trus brkarya author ku syank ummaccc😘