NovelToon NovelToon
Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Reina

zen adalah orang terakhir yang selamat dalam pembantaian keluaraga pedang suci. karena hal itu zen memutuskan untuk menjadi kuat dan membalaskan dendamnya.

Namun tujuan sebenarnya zen untuk menjadi kuat bukanlah untuk membalas dendam, melainkan untuk hal yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cara Kembali

Tidak peduli berapa kali aku mencoba untuk menjadikannya sebagai pasukanku dengan menggunakan sihir necromancer tetapi tidak ada yang berhasil. Sihir necromancer pada dasarnya adalah sihir yang menggunakan mayat sebagai pasukan jadi luka yang ada dikepala bukanlah masalah. Alasan aku tidak dapat membangkitkannya adalah karena ruangan ini terpisah dari dunia nyata, jadi aku tidak akan dapat menggunakan mayat para rubah api.

Ya sudalah relakan saja, lagipula alasanku datang kesini bukan untuk rubah api yang lemah itu. Alasan aku ada disni karena berkah api itu, aku berjalan mendekati berkah api yang ada didepanku. Setelah aku menyelesaikan pertarungan yang merupakan syarat untuk mendapatkannya, sepertinya berkah api ini tidak akan membuatku mersakan rasa sakit seperti berkah air.

Aku mengulurkan tangan ku untuk mengambil berkah api itu, tidak ada rasa sakit yang kurasakan. Mengambil berkah api ini lebih mudah dari pada mengambil berkah air. Sekarang pertanyaannya bagaimana cara ku kembali ketempat asalku, sebelumnya aku berada disini dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Ku ucapakan Selamat untukmu yang telah mendapatkan berkah api"

Disaat aku kebingungan berfikir untuk mencari jalan kembali pria yang kutemui pertama kali tadi sekarang muncul kembali setelah sebelumnya dia menghilang.

"Sama seperti sebelumnya ini hanyalah sebuah rekaman, jika kau mendapatkan rekaman ini berarti kau telah mendapatkan berkah api."

Ternyata ini juga rekaman, aku sebenarnya ingin bertanya bagaimana cara untuk kembali ke tempat asalku, namun sekarang tidak ada yang bisa kutanyakan karena dia juga rekaman.

"Kau pasti sedang bertanya tanya soal jalan untuk kembali bukan, aku memang tidak bisa membuatmu kembali namun aku dapat memberi taumu cara untuk kembali."

Uwah, sepertinya orang dimasa lalu sepertinya banyak yang hebat dalam meramal, bahkan rekaman saja bisa tau apa yang sedang kupikirkan saat ini.

"Caramu untuk agar dapat kembali adalah dengan memasukan mana kedalam bola berkah itu."

Memasukan mana kedalam bola berkah ya, entah mengapa dimenara ini banyak mekanisme yang membutuhkan mana untuk mengaktifkannya.

"Kalau begitu tugas ku hanya sampai disini, sekarang semua tergantung pada mu. Semoga beruntung"

Sema seperti sebelumya setelah menyelesaikan tugasnya Dia kembali menghilang, sekarang satu satunya pilihanku adalah percaya dengannya. Lagi pula saat ini aku tidak dapat mencara cara lain jadi mencoba apa yang dia suruh adalah pilihan terbaik. Aku memasukan mana ku kedalam bola berkah, bola berkah terus menyerap mana yang kualirkan. Aku merasakan perasaan yang tidak asing, sama seperti sebelum aku datang keruangan ini, kesadaranku terus menghilang hingga akhirnya aku tidak dapat mempertahankan kesadaranku lagi.

^^^^^^

Sepertinya tadi aku pingsan lagi dan pada akhirnya aku juga dapat kembali kesini. Sepertinya tadi aku memang berpindah ruangan, ruangan ini jauh berbeda dari ruangan yang tadi. Akhirnya aku sadar mengapa sepanjang perjalanan kami dimenara ini tidak menemukan satu monsterpun, nona qinyu juga bilang kalau menara ini tidak ada monster. Memang disini tidak ada monster tapi monster yang ada diruangan berbeda ditempat berkah seperti tadi itu sangat berbahaya.

Untung saja monster yang kutemui diruangan berkah itu adalah monster yang lemah, jika tidak maka jiwaku bisa bisa hancur karena monster diruangan berkah berada. Ya sudalah lupakan saja, yang penting aku bisa selamat sampai lantai ke sembilan.

Ruangan ini tidak seperti diruangan yang ada dilantai satu, diruangan ini begitu aku bangun tangga untuk menuju lantai ketiga sudah muncul. Menara ini sepertinya memiliki mekanisme yang bisa dibilang cukup mudah, hanya saja letak mekanismenya berbeda disetiap lantai. Karena tangganya sudah muncul sebaiknya aku segera pergi kelantai tiga, tapi sebelum itu.

"Ziyun! Kau sudah bisa kesini sekarang."

Setelah mendengar penggilanku ziyun segera datang menuju kearahku dengan berlari. Aku tidak tau mengapa dia berlari begitu cepat tapi jika dilihat wajahnya dia terlihat cukup gelisa, apakah terjadi sesuatu padanya saat dia sedang diluar bersama shiroki.

"Zen apa kau tidak apa apa? Apakah ada bagian tubuhmu yang terluka?"

Begitu sampai kehadapanku ziyun langsung mengitari tubuhku sambil menanyakan beberapa hal.

"Ya, aku tidak apa apa. Ngomong ngomong ziyun mengapa mukamu terlihat cukup gelisah?"

"Itu karena....."

Apa yang terjadi padanya saat diluar tadi, mengapa dia begitu gelisah. Dia tidak mungkin bertemu monsterkan, sampai saat ini aku sendiri masih belum bertemu dengan monster dimenara ini jadi itu tidak mungkin.

"Ada apa ziyun? Apa terjadi sesuatu padamu saat kau diluar sendirian?"

"Itu... sebenarnya tadi aku tidak sengaja melihat kedalam dan aku lihat zen pingsan. Sebenarnya aku ingin masuk tapi aku takut zen marah jadi aku khawatir samamu."

Jadi begitu ya, untuk beberapa saat aku sempat khawatir saat melihat wajahnya yang telihat gelisah. Tapi untung saja tidak terjadi sesuatu padanya.

'Begitu ya, maaf ya karena sudah membuatmu khawatir."

"Iya tidak apa apa, selama aku tau kalau kau baik baik saja itu sudah cukup."

Sungguh gadis yang baik, aku jadi merasa bersalah kepadanya karena menyuruhnya menunggu diluar dan memintanya agar tidak masuk. Mungkin selanjutnya aku akan memberikan sedikit kebebasan kepadanya.

"ngomong ngomong ziyun apakah kau lelah?"

"Tidak, aku dari tadi hanya menunggumu jadi aku tidak lelah. Emangnya ada apa?"

"Aku berencana untuk segera pergi kelantai tiga, tapi jika kau lelah maka kita bisa beristirahat disini dulu."

Jika dia memang lelah maka sebaiknya kami istirahat disini dulu, lagi pula aku tidak punya target menyelesaikannya dalam tiga hari untuk sampai di lantai kesembilan.

"Hmmh, aku tidak lelah sedikitpun jadi kita bisa langsung naik keatas."

"Apa kau yakin? Apa kau tidak memaksakan diri?"

"Aku tidak memaksakan diri, lagipula zen bukankah kau berjanji padaku akan mengajari aku menggunakan sihir jika kita telah selesai dilantai tiga. Jadi semangkin cepat semangkin baik."

Entah dirinya terlalu memaksakan diri atau karena dia memang sangat ingin belajar sihir secepatnya, aku sudah tidak tau mana yang benar. Tapi jika dia memang ingin belajar sihir secepatnya maka aku juga akan mengajarimu secepat mungkin.

"Baiklah ayo kita keatas."

1
baca yg gue suka
bahasa campur2 bikin pusing
ZERO 123
bagus
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga serial kedua episode awal sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkw
Suk Ling
arga pendekar pedang lanjut semengat keluaraga zen adik sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga zen adik papa mama anak kakak kokocece sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga gadis semengat keluaraga cece adik zen sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga adik zen wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga zen adik sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
zen adik up tulis baca lanjut semengat keluaraga manggatoon anggap keluaraga wkwk
Suk Ling
up lanjut semengat keluaraga sabar wkwkw zen adik wkwk
Suk Ling
kakek baik menrawat baik zen adik kecil sabar lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia lanjut semengat keluaraga sabar manggatoon anggap keluaraga wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga zen adik sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
tarung belati zen adik fokus nyata lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia manggatoon anggap keluaraga up wkwkw
Suk Ling
up tulis baca lanjut semengata manggatoon anggap keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia zen adik wkwkw
Suk Ling
up tulis baca lanjut semengat keluaraga zen adik papa mama anak masih kecil sama baik manggatoon anggap keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwkw
Suk Ling
orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia asli tubuh nyata zen adik semula tulis baca pelan hp keybord lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia manggatoon anggap keluaraga wkwkw
Suk Ling
up tulis baca lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia manggatoon anggap keluaraga wkwkw
Suk Ling
takdir nyata tuhan tidak apa apa tidak buru buru isiaharata tidur makan minum lanjut semengat keluaraga papa mama kakak adik cece sabar update orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia tulis baca manggatoon anggap keluaraga wkwkw
Suk Ling
Cepat sembuh tempat Zen Tidak apa apa tidak buru buru cukup isiaharata tidur makan minum Sup iga campur ayam dagin potong abis masak manguku sedah Minum teh manis hangat isiaharata usia zen adik lanjut semengat keluaraga kakak koko papa mama anak cece adik sama sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia tisu kering satu tisu basah kantong kecil meja tulis baca manggatoon anggap keluaraga wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!