NovelToon NovelToon
Romance After Marriage

Romance After Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:245.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: icha azzahra

Sinopsis :
Mulanya Delvin ingin melamar Ines dan berencana menikah dengan gadis itu. Ines Ratulia adalah gadis yang sudah lama dipacari Delvin. 8 tahun bukan lah waktu yang singkat untuk memadu kasih. Serius, Dalvin pun ingin kisah cintanya dengan Ines bisa berakhir bahagia.

Nahas, apa yang dia harapkan tak terlaksana. Nyatanya Ines mendadak meminta putus dari Dalvin dan selang seminggu dari peristiwa itu terdengar kabar kalau gadis itu akan menikah dengan pria lain yang katanya jauh lebih tajir dari Dalvin.

Di sisi lain Kyra sedang panas dingin akibat melihat orang yang diam-diam dia taksir semenjak SMP, si cinta pertamanya, Bang Ezra sedang terlibat cinlok dengan lawan main di FTV-nya. Huh!

Delvin, Kyra dan Ezra adalah tetangga komplek. Mereka tinggal bersebelahan ada pula yang tinggal di depan rumah persis. Delvin yang emang tau perasaan hati Kyra pun akhirnya punya siasat. Dia masih kesal sama mantannya itu. Gimana pun dia nggak akan mau kalah dari mantannya. Akhirnya dia mencetuskan hal gila!

Iya, gila. Karena tiba-tiba si Delvin ngajak Kyra buat nikah!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon icha azzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1.0 | A : Hoodie Pink

- Delvin -

"Delvin, elo... kehujanan?!

Dengan wajah yang amat menyeramkan itu dia menatapku seolah tak percaya dengan apa yang sedang dia lihat dengan mata kepalanya sendiri.

Memang apa salahnya sih, kalau aku basah karena kehujanan gini?!

"Vin! Kok lo bisa basah kuyup gini? Lo serius main hujan-hujanan? Kangen jaman SD, melepas galau, atau gimana?" Tebaknya sok tahu.

Aku mendengus. Kesal. Udara udah dingin banget gini, kenapa sih dia nggak membiarkan aku masuk dulu, atau seenggaknya bawakan aku handuk kering kek biar aku nggak terlalu menggigil begini! Lah ini, malah diajak ngobrol di depan pintu pula! Ratu tega emang ini cewek!!

"Oi," panggilku padanya dengan menahan dingin yang nggak terkira. Lembang memang dingin banget ya ternyata.

Kyra menaikkan alisnya, menatapku dengan polosnya seperti bocah lima tahun yang keheranan. Bahkan sampai aku menatapnya dengan mata memicing begini dia belum juga sadar pikiran kalau orang di depannya ini sedang menggigil kedinginan. Kyra suwek!

"Persilahkan gue masuk dulu kek, ini dingin banget! Emang tega banget lo, Ra, sengaja kan, mau bikin gue mati kedinginan di depan pintu!" Rutukku sebal.

Sementara si Kira-kira ini malah nyengir sembari garuk-garuk kepalanya. Lalu, dia menyingkirkan tubuhnya dari ambang pintu. Bergeser sedikit ke kiri seolah mempersilahkanku lewat. "Sori, sori," dia nyengir. "Yaudah, masuk deh. Silahkan, Tuan Delvin,"

Aku lantas berjalan melewatinya. Menoleh sebentar ke arahnya dan berkata, "Terima kasih, pembantuku,"

Kontan, Kyra melotot garang padaku. Ia langsung bersiap melakukan tindak kekerasan dengan kepalan tangan yang mengejarku jika aja aku nggak sigap menghindarinya!

"Delviiiinnn!!" Teriaknya geram. Aku terbahak seketika.

"Ganteeeeengg!!!" Balasku, melanjutkan panggilannya padaku.

"Howeekss!" Dia pura-pura muntah. Kini ganti aku yang melotot garang padanya.

"Songong ya Kira-kira!"

Dan, kembali dengan songongnya si Kira-kira ini malah memutar bola matanya. Emang seringnya Kyra itu selalu ngeselin alih-alih nyenengin!

Tanpa kata-kata lagi, dia lantas pergi meninggalkanku yang masih berdiri di dekat sofa di ruang tamu. Dia berjalan masuk ke sebuah ruangan yang entah apa tujuannya.

"Harusnya yaa, bikinin teh panas dulu kek buat gue gitu. Ini malah langsung masuk kamar coba! Emang teman tak berperasaan yaa lo, Kira-kira!" Aku geleng-geleng kepala. Sementara nggak kudengar suaranya merespon kalimatku ini. Aku dikacangin. Sialan emang!

Aku mendengus, duduk di atas sofa panjang di ruang tamu ini juga akhirnya. Mengembuskan napas panjang sekaligus melepas lelah karena perjalanan panjang menuju ke tempat ini. Saat mataku mengedar melihat segala isi properti yang ada di dalam bangunan ini, pandanganku terhenti pada pintu utama yang terbuka lebar. Aku mendesis. Sial emang si Kira-kira ini, dia emang pengin bikin gue mati kedinginan ya kayaknya!

Aku beranjak berdiri, ingin menutup pintu yang terbuka lebar itu. Yang kala semakin didekati, semakin membuatku merasa menggigil jadinya.

"Heh, Delvin, lo mau ke mana?!"

Kakiku berhenti otomatis. Memutar badan, aku melihat Kyra sedang menatapku heran dengan tangan yang sedang memegangi... aku mengernyit. Apa benar itu handuk kering? Maksudku yang sedang dipegangnya itu loh!

"Katanya lo kedinginan. Nih, gue bawain handuk." Dia mengernyit. "Tapi lo malah mau pergi?" Dia menduga sok tahu.

"Dih, siapa juga yang mau pergi! Orang gue mau nutup pintunya kok," balasku.

Kyra langsung menaikkan alisnya ke atas. Lantas berlari kecil ke arahku. Tangannya yang memegangi handuk itu memanjang seolah-olah ingin mencegahku melakukan sesuatu. "Jangan ditutup!"

Kini, ganti aku yang menatapnya heran. "Kenapa?"

"Nih, pakai!" Dia menyerahkan handuk kering itu padaku. Aku pun menerimanya dan langsung melingkupi handuk itu ke punggungku, sedikit menariknya agar dapat menutupi dadaku. Sebuah antisipasi agar badanku nggak terlalu menggigil.

"Jangan dititup! Biar aja kebuka gitu. Soalnya cuman ada kita berdua di sini. Teman gue lagi keluar. Kalau ditutup pintunya, nggak enak sama orang sekitar. Ntar kita dikira ngapa-ngapain lagi!" Jelas Kyra panjang lebar. Yang malah membuatku mengerjap terdiam.

Aku meneguk ludah. Aku pun nggak tahu kenapa sekarang aku malah gugup sendiri karena mendengar penjelasannya barusan. Padahal sesungguhnya kalimatnya itu nggak ada yang salah. Nggak ada pula yang aneh. Dia hanya memperingatkan agar nggak menimbulkan kekhawatiran.

Tiba-tiba jantungku jadi berpacu cepat. Kalimatnya yang mengatakan, 'cuman ada kita berdua di sini', kembali terngiang-ngiang di pikiran. Dan langsung membuatku semakin gugup!

GILAA!! APA YANG LO PIKIRIN DELVIIINN!! Makiku memperingati diri sendiri. Menyadarkan diri, aku menggeleng-gelengkan kepalaku cepat-cepat.

Tersadar, kini Kyra entah sejak kapan sudah meninggalkanku dan beranjak ke balik pantry. Dia sedang menatapku dengan dahi yang berkerut heran. Matanya memicing tajam sembari mengaduk minuman di dalam gelas.

"Kenapa lo? Sawan??" Tanyanya.

Aku tertawa mendengus sendiri seakan merasa lucu dengan pertanyaan Kyra barusan. Ah, rasanya aku udah gila emang! Padahal kalimatnya nggak ada lucu-lucunya sama sekali!

Malu mengakui, tapi sepertinya aku harus membenarkan kalau sekarang aku sedang salah tingkah di depan dia, si Kira-kira alias Shakyra Raihana?!

ASTAGAAAAA!!!

1
ayoe
/Brokenheart//Brokenheart/ tak bs berkata²
Nersi Ika nilasari
gas ken 💃
Nersi Ika nilasari
pernikahan kontrak ya
Nersi Ika nilasari
tinggal bilang yes I do gitu aja kira kira😁
Sugermi Yanti
seru bgt njirrr
Ocaa Windarma
aku masih menantimu kak icha😍
єℓιѕKᵝ⃟ᴸ
ga up lg ini tuh tor
єℓιѕKᵝ⃟ᴸ
setahun yang lalu baru up lg tor
Dwi Wahyu Indriati
kok nggantung sih....lanjutnya gimana?
I C A
kaka pindah lapak ya, gak dilanjutin lagi ya ceritanya
I C A
masih nungguin lanjutannya. lama banget gak pernah muncul lagi
Syakila-melly
lanjut Thor...
Neng Bintang
kaaaa ichaaaa ini mana yaaa lanjutan nyaaa,,,lagi seru 2 nya ini...Moga KK sehat yaaaa
Ai Farida
kaaak udah lama banget ini GK update, up lagi dong kaaak 🙏
semoga sehat selalu ya kak
Meliana Soepomo
Kapan Up lagi Thor....🤗
mumtaza
kk icha... mana lanjutannya
mumtaza
kok q ikut nyes ya Ines sedih
Meliana Soepomo
Sekarang udah paham Thor, kenapa Delvin sampai semarah itu ....😄👍
єℓιѕKᵝ⃟ᴸ
intinya klo dengan pasangan itu segala sesuatu hrs dibicarakan, dengan melihat sikon nya.
Catoeer AeLaach
lagi..lagi...lagi...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!