Aku terpaksa menikah dengan anak teman ibuku, awalnya bagai mimpi buruk, hingga aku menyadari bahwa dia adalah pilihan terbaik dari ibuku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ivia putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
NGAMBEK
TIN... TIIIN.....
Pak ujang segera membuka gerbang, setelah mendengar suara klakson mobil Rey.
" terima kasih pak." ucap Rey lalu memarkirkan mobilnya.
Dilihatnya Vina sedang tertidur, lalu disibakkan rambut yang menutupi wajah istrinya itu, hingga terlihat jelas kecantikannya.
Cukup lama Rey memandangi wajah istrinya itu.
Sudah lama Rey diam diam mengagumi sosok Vina.
(Flashback ON)
Mobil sedan hitam keluar dari gerbang.
Tampak seorang pria barlari mengejar mobil itu.
Dia adalah Rey, mahasiswa semester akhir.
" Bu Tari, tunggu Bu." teriak Rey sambil berlari menghampiri
Mobil berhenti
" kamu lagi." jawab Bu Tari
" maaf Bu, saya baru bisa ngumpulin materinya sekarang." jawab Rey sambil terengah emgah.
" kamu emang keras kepala, Ibu sudah bilang jatuh temponya kemarin, kalau sekarang kamu ngasih itu ke ibu sudah sangat terlambat." ucap Bu Tari lagi.
Bu Tari adalah dosen super disiplin di kampus, dia juga terkenal galak dan juga tanpa kompromi.
" maaf Bu, kemarin saya absen jadi baru bisa ngumpulin sekarang." jelasnya lagi.
" maaf Rey, ini sudah sangat terlambat." ucap Bu Tari lagi.
Tiba tiba datang seorang gadis SMP menghampiri.
" ada apa sih bu,?udah mau telat ini." kata gadis itu
" ya sayang sebentar." jawabnya lalu menyuruh anaknya masuk kembali ke mobil.
Bukanya masuk, dia malah mendekati Rey lalu mengambil kertas yang ada di tangannya
" sinih, biar aku aja yang ngasih." ucap gadis itu.
Rey menyerahkan materi skripsinya kepada sosok gadis kecil itu.
" terima kasih ya." suara Rey sumringah.
Gadis itu adalah anak dari dosennya.
Dilihatnya name take di seragamnya bertuliskan SYAFINA NURAINI
Sejak saat itu Rey mulai tertarik akan sosok Vina.
Dan bahkan saat dia tau kalau wanita yang dijodohkan adalah anak dari dosennya itu, tanpa ragu ia menerima perjodohan itu.
Kini gadis imut yang dulu, telah menjadi wanita dewasa nan begitu cantik.
( FLASHBACK OFF )
Setelah puas, Rey kemudian turun lalu membuka pintu samping.
Sambil membungkukkan badannya, dia pelan pelan melepas sabuk pengaman milik vina.
Kemudian Vina terbangun, dilihatnya wajah Kak Rey sangat dekat dengannya. Mata mereka saling beradu.
" kakak ngapain? Ucap Vina sambil memalingkan wajahnya
" kakak mau nglepasin sabuk pengaman kamu, kita udah nyampe." jawab kak Rey menjelaskan.
" biar aku aja." ucap vina.
.............
Kak rey membuka pintu, lalu aku mengikutinya di belakang, masih gelap karena memang tak ada orang.
" aku mau mandi dulu." ucapku sambil melangkah ke kamar.
Kak rey mengikutiku dari belakang.
..........
Sekitar 15 menit aku keluar, kali ini aku sudah menyiapkan baju tidurku jadi gak perlu khawatir kalau keluar kamar.
" dek, sini duduk aku mau ngomong." kata kak Rey dengan suara datarnya.
" ada apa kak." ucapku gugup, lalu duduk disampingnya.
" sekarang kan kamu istri kakak, semua tanggung jawab ada di kakak, "
" terus!" ucapku memotong perkataannya.
" kakak gak suka liat pakaian kamu tadi, kakak gak suka kamu tampil seksi diluar rumah." jawab kak Rey.
" udah kaya Ibu aja." gerutuku kesal
"kamu masih anak SMA, belum pantes memakai pakaian kaya gitu." ucap kak Rey tegas.
"aku juga semestinya belum pantes menikah kan?" jawabku dengan nada tinggi.
Kak Rey terdiam mendengar perkataanku.
" kakak cuma takut, kalau pakaian kamu kaya gitu mengundang orang berbuat jahat." ucap kak Rey lembut
" ya " jawabku singkat.
" aku malam ini mau tidur di kamar ibu, kakak bisa tidur disini." ucapku kesal lalu melangkah keluar.
Rey merasa frustasi sekarang.
Vina tampak marah, dan memutuskan untuk tidur di kamar lain.
" apa aku terlalu keras ya? " pikirannya kacau
.................
Aku masuk kamar ibuku dengan hati yang kesal.
" kamu masih anak SMA," kata itu terus terngiang di kepalaku.
"Begini salah begitu salah, apa apa gak boleh," batinku semakin kesal.
Aku merasa masa mudaku terenggut oleh pernikahan ini.
Tanpa sadar air mataku mengalir. Membayangkan rencana kelak aku, putri, dan indah berada di kampus yang sama, tertawa bersama menikmati masa muda bersama, tapi semua seperti hanya mimpi gara gara pernikahan ini.
................
Rey mondar mandir didepan kamar mertuanya itu.
Dia ragu akan mengetuk pintu itu atau tidak, sampai akhirnya dia putuskan untuk mengetuk pintunya pelan. Karena tak ada jawaban, dia membuka pintu itu sendiri.
Dilihatnya Vina sudah terlelap dengan mata sembab.
Rey duduk disamping ranjang, diusapnya lembut kepala istrinya itu.
" maaf, kakak gak bermaksud mengekangmu." bisiknya pelan
Sebenarnya Rey tak mampu menahan rasa cemburu, jika orang lain melihat lekuk tubuh istrinya itu..
Tapi dia tak bisa mengungkapkannya.
Dia mencium kening Vina lalu menarik selimut hingga menutupi badannya.
...........
Malam ini Rey susah memejamkan matanya, dia masih memikirkan istrinya itu.
Sampai waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi, matanya masih juga terjaga.
Akhirnya dia putuskan untuk pergi kedapur, mempersiapkan sarapan untuk istrinya.
" semoga dia suka." suara batinnya.
Berharap bisa berbaikan lagi dengan istrinya.
*istri bebas dekat dan perhatian dengan pria lain
*pebinor harus diperlakukan baik
*istri tidak pernah salah, dia bebas dengan pria lain
coba suami kalian yang minta maaf tidak bisa antar wanita lain pulang dan dia merasa bersalah dan berjanji ganti dengan main kerumah wanita itu, bagaimana perasaan kalian, lucu novel ini
smngt up & smg ceritanya sukses ya, aku tunggu feedback-nya. 😉✨
jangan lupa mampir di cerita ku yah
"ISTRI Ku"
terimakasih
aku bawa 5 rate dan bom like yah kak