NovelToon NovelToon
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Poligami / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:44.9k
Nilai: 5
Nama Author: syarifatul hidayah

Bukan hanya tentang cinta. Tapi, tentang ikrar dari sebuah pernikahan itu sendiri. Mencintai, tapi tidak dicintai, rasa sakit yang bertubi-tubi. Yang pada akhirnya memilih pergi, setelah sebuah pengorbanan mewakili rasa cinta yang mendalam.

Dua kisah yang berbeda, tapi tujuannya sama. memperjuangkan pernikahan.

Aulya, nama yang simpel, tapi hidupnya penuh kesedihan. Menikah dengan Muhammad Zaen, laki-laki yang tidak mencintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syarifatul hidayah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Akhirnya Ada Yang Tahu

 Jawaban Pak Ode, membuat pikiran Faizal kacau. Dimana dirinya masih tidak percaya. karena yang Faizal tahu, Zaen punya hubungan dengan Sela. Bahkan sering dirumah Sela.

"Apakah Zaen pulang setiap hari Pak?"

"Kalau masalah pulang tiap hati Pak Ode tidak paham. Tapi, tiap sore saya pulang, tidak pernah bertemu Mas Zaen."

"Pak Ode makasih ya Informasinya."

Sama-sama.

Tangan Faizal mengepal. Emosinya mulai naik. Faizal tidak menyangka jika sahabatnya sudah mempermainkan istri sahnya. Faizal merasa sahabatnya sangat kelewat batas. Membuat hati seorang wanita terluka, dan selingkuh dari Aulya.

"Kok ada Mas Faizal." Sapa Aulya.

"Ya sudah Pak Ode permisi, Mas Faizal, Mbak Aulya. Monggo,"

"Hati-hati Pak ode." pesan Aulya.

Setelah Pak ode pergi, Faizal menghampiri Aulya.

"Boleh saya masuk?"

"Diteras saja ya Mas."

"Kamu takut sama Zaen,"

"Bukan takut, tapi tidak pantas saja." Jawab Aulya.

Mereka duduk di kursi yang tersedia di teras. Ada batas meja ditengah-tengah mereka.

"Kenapa kamu tidak jujur, ada apa sebenarnya, dan apa hubunganmu dan Zaen,"

Pertanyaan Faizal membuat Aulya tidak paham.

"Maksudnya?" Aulya mengernyitkan dahinya.

"Kamu itu istri sah Zaen, tapi kenapa kamu mengatakan, kalau kamu pembantu Zaen. Apakah kamu takut sama Zaen. Atau kamu memang menginginkan pernikahan seperti ini."

Aulya terkejut..

"Siapa yang memberitahu Mas Faizal." masih heran

"Pak Ode."

Aulya menunduk.

"Kalau kamu memang istri sah Zaen, kenapa kamu pulang. Seharusnya kamu temui Zaen. Kamu itu istri sahnya, kenapa kamu biarkan suami kamu bersama orang lain." ujar Faizal iba melihat Aulya.

Aulya tetap diam, baginya percuma, karena bagaimanapun wanita yang saat ini bersama Zaen adalah cinta pertama Zaen.

"Maaf, Mas. Saya tidak bisa mengubah perasaan Mas Zaen, untuk bisa menerima saya dan mencintai saya. Karena saya tahu, cintanya untuk Wanita itu." Jawab Aulya, Air matanya cukup membuktikan bahwa dirinya saat ini sedang tidak baik-baik saja, dan hatinya terluka.

"Perjuangkan pernikahan kalian, orang ketiga dalam hidupmu, harus kamu singkirkan."

"Tapi, Mas. Pernikahan, saya dan Mas Zaen, hanya demi orang tua kita. Biarkan, semua berjalan sesuai keinginan Mas Zaen. Saya akan memilih diam, sampai Mas Zaen sendiri yang akan menyuruh sata pergi. Ini jalan hidup saya, apapun itu, demi ayah dan Almarhum ibu."

"Ya Allah, Aulya. Kamu akan tersiksa dengan keadaan ini. Baru kali ini saya bertemu wanita seperti kamu,"

"Allah sudah menaqdirkan kisah hidup saya seperti ini, Mas. Karena Allah tidak akan menguji hambanya di luar batas kemampuannya. Aulya yakin, ada hikmah di balik semua ini."

Kali ini Aulya tersenyum menatap Faizal, seorang yang pertama kali, perduli pada keadaannya.

"kamu yakin dengan semua ucapanmu, kamu yakin dengan keputusanmu.:

"Iya, saya sangat yakin. Terimakasih, Mas sudah perhatian kepada saya.”

"Jika keputusanmu seperti itu, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kamu tidak sendiri, saya siap bantu kamu. Dan siap membelamu." ucap Faizal.

Faizal langsung pamit pulang, karena hari sudah malam. Aulya tetap duduk diteras. menyandarkan tubuhnya ke kursi, memikirkan semua yang telah terjadi.

Aulya masuk ke dalam, dan langasung beristirahat. Banyak cerita yang dilalui Aulya di hari itu.

Di kediaman Sela, Zaen langsung istirahat, Saat hendak tidur, handphonenya bunyi, ada pesan wathsapp. Zaen terperangah membacanya. diambil kunci mobilnya dan langsung menghampiri sela, didepan cermin.

"Kenapa sayang, kok kelihatan bingung gitu."

"Aku harus segera kembali, kerumah. 2 jam lagi, papa dan Mama sampai."

"Boleh, tapi jadikan belikan aku berlian."

"Iya, jadi lah. Tapi setelah Mama pulang ke surabaya."

"Oke aku akan sabar nunggu kamu,"

Zaen segera pergi. Pikirnya kembali kacau, karena orang tuanya akan datang.

tak lama kemudian Zaen sampai kerumahnya, dia langsung membuka gerbang dan memasukkan mobilnya halaman rumahnya.

Zaen buru-buru sekali menuju kamar Aulya. Saat, hendak mengetuk pintu, terdengar Aulya sedang mengaji di musholla. Zaen, diam, mendengar suara Aulya saat mengaji membuat hatinya tenang.

"Ya Allah. Hamba sangat berdosa sudah menyakitinya. Membiarkannya sendiri tersakiti oleh perbuatan Hamba."

Zaen yang berdiri didepan musholla, tidak menyadari, jika Aulya berdiri di belakangnya.

"Ada apa Mas?"

Zaen terkejut, dan berbalik arah.

"Mama sama Papa nanti malam kesini."

"Apaa? Bagaimana dengan kita, kalau Papa, dan Mama tahu. Aulya takut Mas. Apa lebih baik kita jujur sama Papa dan Mama?" Aulya panik.

jika sampai terdengar ibu irma, maka hal buruk akan terjadi.

"Semua baju saya, tolong bantu pindahkan ke kamarmu. Karena mulai saat ini kita, akan satu kamar dulu. Tolong kamu pahami ya, saya tidak bisa berbuat banyak dengan hubungan ini. Hanya saja saya berusaha mencari jalan keluar yang terbaik.

"Baiklah jika itu kemauan Mas Zaen. Aulya bantu Mas pindahin baju-bajunya duĺu."

Setelah selesai memindahkan semua baju Zaen, Aulya tampak sangat lelah sekali, Jam menunjukkan pukul 23.00. Aulya duduk dikursi.

"Tidurlah? Saya lihat kamu sangat capek. Saya tidur di sofa, kamu di tempat tidur."

"Tidak Mas, saya yang dikursi, mas saja yang di tempat tidur."

Zaen keluar dari kamarnya, duduk diruang tamu, sambil mengotak atik laptopnya. karena masuk awal bulan, Zaen memlihat rincian keuangan Zaen yang dipakai oleh Aulya. Terkejut, masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

"Apa-apaan ini, bagaimana bisa selama lebih dari satu bulan, Aulya tidak memakai uangku, lalu dari mana dia dapat untuk kehidupan sehari-harinya."

Zaen menyandarkan tubuhnya, masih tidak bisa berkata apa-apa. Segera Zaen masuk, karena hendak menanyakan alasannya.

Tapi Aulya sudah tertidur pulas di sofa. Zaen merasa Iba melihatnya. Diangkat tubuh mungil itu, saat membaringkannya, mata Zaen menatap wajah polos Aulya, yang tanpa make up, tapi terlihat cantik selali. Zaen sadar, wanita dihadapannya adalah miliknya. Tapi Zaen tidak ingin menyakiti Sela, dengan menatap lama-lama wajah cantik Aulya. Karena detak jantung Zaen berdetak kencang sekali.

Aulia sangat terkejut karena dirinya sudah tertidur di tempat tidur, Aulya merasa bahagia karena Zaen masih peduli padanya.

"Mas, terimakasih masih memperhatikanku." Batin Aulya, lalu bagung karena harus mengambil air.

Aulya terkejut, saat di dapur, ada wangi masakan yang enak sekali. Saat sudah di dapur, Aulya terkejut.

"Mama, Papa." yang ternyata kedua orang Zaen yang ada di dapur, sudah memasak.

"Mama 30 menit yang lalu sampai, sengaja tidak membangunkan kalian, kasihan."

"Jangan seperti itu Ma, justru saya merasa bersallah. Mama sama Papa malam-malam datang tidak Aulya masakin, eh masak sendiri sampai sini." Aulya merasa bersalah.

"Kalian harus banyak berdua, karena Papa sama Mama pengen kalian cepat-cepat punya anak," Ujar Bapak Fakhri.

Aulya merasa ucapan Pak Fakhri sangat menyakitkan Aulya. Untuk menjawab Aulya merasa berat mulutny. Dia hanya menunduk.

1
Dewi Dama
kok di sisksa sama zain parah...bangat salah ketiknya
Dewi Dama
kok aurel...autoor nya ngantuk y
Dewi Dama
arumi siapa..membingungkan
Amilawati
TDK sella TDK Aulia sama perempuan murahan
Yunita Rimbe
cerita tdk jls
Yunita Rimbe
novel toon klw mlas cari cerita yg kreatif d jgn d up dong, kita sd hbis kn data, baca cerita bgtu" smua, sklian d hpus sja aplikasi novel toon mls aq ceritanya sm smua
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Terima kasih banyak ka Iffa 😊 Semoga dilancarkan dan sukses untuk RL nya dan semangat untuk berkarya kembali
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Ooohhh ternyata bapak Fakhri dulu menduakan bu Irma juga... buah jatuh tak jauh dari pohonnya yaa.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Ada beberapa kesalahan dalam penulisan nama ya kak, seharusnya Sela ditulis Aulya, di paragraf terakhir seharusnya di tulis Sela ditulis Zaen.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜: paragraf ketiga sebelum paragraf terakhir maksudnya.
total 1 replies
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Terimalah setiap rasa sakit yang Zaen berikan kepadamu Aulya bukankah itu juga kemauanmu... Maaf bukan maksud menentang pernikahan poligami. Tapi setiap orang berbeda pemahamanmya🙏
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Hhhhhhmmmm... sudah tertebak, Zaen mencintai Aulya dan juga Sela.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Tidak mau Aulya pergi tapi tidak mau melepas Sela juga yaa mas Zaen...
May Apa Adanya
gk sabar kedok si sella kebongkar..
Ni Putu Kasihlini
Lanjut kan ya
Ni Putu Kasihlini
Lanjut ,ceritaya bagus
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Yesss Aulya tidak ada di rumah orang tuanya. Biarkan Zaen merasakan penyesalan dulu... jangan pertemukan Aulya dengan Zaen. Enak saja kalau langsung bertemu.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Terus Aulya harusnya gimana mas Zaen... tetap diam walaupun terus-menerus kau sakiti hatinya.
May Apa Adanya
aulya gk bakal kerumah orang tuanya zaen..
ratapi penyesalanmu..
apalagi ketika kau liat perlakuan istri tersayangmu pada ibumu kau akan nyesel zaen telah mempertahankanya...
aliffzharif
bagus aulya..
May Apa Adanya
biar rasa kau zaen.. belum dengar penjelasan langsung main mulut aja..
pergi yg jauh aulia biar zaen tau rasa..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!