NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti CEO Culun

Pengantin Pengganti CEO Culun

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:184.2k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Ferina

Nadia hanya merupakan figuran di rumahnya. Walaupun ia bagian dari keluarganya, tapi tetap saja ia tak dianggap sama sekali seperti keluarga. Malah lebih tampak seperti seorang budak yang dipekerjakan tanpa upah. Ini semua karena ia lahir dari istri kedua ayahnya yang membuatnya harus menanggung semuanya.

Namun, secara drastis Nadia mengalami klimaks takdir di mana dirinya tiba-tiba menjadi pengantin pengganti yang harus menggantikan kakaknya yang tidak ingin menikahi CEO culun.

Nadia secara terpaksa memenuhi keinginan itu hingga dirinya jatuh ke dalam kelamnya kehidupan hidup Saddam yang tak pernah ia kira secepatnya. Tapi, di samping itu Nadia baru tahu jika menjadi culun hanyalah penyamaran pria itu. Sebenarnya dia sangat tampan dan bahkan Nadia terpesona saat pandangan Pertama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Ferina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

Untuk menuntaskan kebingungannya Nadia benar-benar menemui pelayannya. Ia berpikir kali ini ia harus benar-benar mengetahui seluk beluk kehidupan Saddam. Padahal sebenarnya dia tak berhak melakukan hal tersebut karena mereka pada hakikatnya benar-benar tidak menikah. Mereka hanya menikah karena paksaan jadi tak murni dari perasaan mereka.

Maka dari itu Nadia terus saja merasa bingung. Ia tak tahu kapan nasibnya yang seperti ini akan berakhir. Tak mungkin selamanya dia terjebak di rumah ini, namun jika begitu bagaimana caranya untuk ia keluar dari sini?

Nadia menarik nafas panjang lalu mengeluarkannya secara perlahan. Wanita tersebut pun menghampiri pelayan yang sedang bekerja di dapur. Nadia langsung membantu pelayan tersebut dan kemudian bertanya-tanya mengenai Saddam.

"Nyonya, kau tak perlu melakukan itu. Sudah aku katakan jika kau adalah tuan di rumah ini, jadi tak pantas Nyonya melakukan pekerjaan tersebut."

Nadia hanya terkekeh dan kemudian memasukkan sayur-sayuran yang telah Ia potong ke dalam kuali. Lalu kemudian ia menatap dengan sangat serius ke arah pelayannya tersebut.

"Bibi, tidak usah khawatir, aku melakukannya dengan sangat ikhlas dan ini memang kemauan aku."

Bibinya tersebut memandang ke arah sang nyonya dengan tatapan terharu karena Nadia benar-benar baik sebagai atasan. Tentunya bagi dirinya orang seperti itu memang pantas untuk mendapatkannya kebahagiaan. Tapi entah kenapa dari raut wajah Naida tak menunjuk adanya kebahagiaan tersebut. Yang ada hanyalah sebuah penyesalan dan juga kesedihan yang sangat mendalam.

"Nyonya. Terima kasih." Mendengar ungkapan tersebut membuat Nadia terpaku di tempat. Kata-kata keramat tersebut terarah kepada dirinya dan bahagia benar-benar merasa sangat senang ada orang yang berterima kasih kepadanya.

Selama ia menjalani hidup orang-orang sekitarnya sangat sulit untuk mengucapkan satu kalimat itu. Nadia bahkan menganggap jika dirinya tak penting bagi mereka dan ia hanyalah seorang benalu yang tak diharapkan.

"Bibi, di rumah ini aku hanya memilikimu. Kau adalah satu-satunya orang yang benar-benar baik kepadaku, aku berterima kasih kepadamu. Satu hal lagi yang aku ingin aku tanyakan, apakah kau tahu kenapa alasan Tuan besar soal penampilan berbeda di luar dengan di rumah?" Tampaknya pembantu tersebut sangat terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Nadia. Nadia pun menundukkan kepalanya tahu jika pelayan itu pasti tak akan menjawab pertanyaannya. "Tidak usah dijawab jika sekiranya itu membuatmu dalam keadaan berbahaya. Lupakan saja, Bibi."

Mengatakan hal tersebut Nadia pun menarik napas panjang dan iya benar-benar merutuki dirinya yang tidak bisa menahan mulutnya.

"Nyonya pasti sangat heran dengan hal itu. Baiklah saya yang akan menjawab. Tuan memang seperti itu karena Tuan dari dulu tak suka dengan perempuan yang terus menggodanya dan mendekatinya karena ia tampan. Jadi dia mengubah penampilannya di luar suapaya tidak ada wanita lagi yang akan mendekatinya," jelas pembantu itu yang langsung membuat Nadia paham.

Akhirnya ia menemukan jawaban yang terus ia pertanyakan. Jawaban itu benar-benar masuk akal sebab jika di rumah benar-benar tampan dan bak seorang orang dewa. Makanya ia bingung kenapa Kelly menolak perjodohan tersebut, sepertinya karena Kelly tidak mengetahui bagaimana rupa asli dari Saddam.

Bahkan Nadia yakin jika kalian mengetahui rupa asli Saddam pasti wanita itu tak akan melepaskan Saddam dengan sangat mudah. Tapi entahlah Nadia tak ingin berspekulasi sendiri.

_________

TBC

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.

1
ɛʟƑ⃝🧚‍Miko miaw🧚
banyak typo
ɛʟƑ⃝🧚‍Miko miaw🧚
kesukaan kale thor kalau kesultanan ambigu kayak kesultanan tidore gitu maksud mya
Nur Hafidah
setuju saja nadia,maka kamu akan terbebas dari keluarga yang tidk pernah menganggapmu
Nikma: Permisi kak Author ..

Halo kak reader, kalau berkenan mampir juga karya aku 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
Nur Hafidah
senang nadia bisa diterima oleh mertuanya
Nur Hafidah
tunjukkan pesonamu saddam
Soraya
banyak typo thor
Ing
ceritanya bagus lanjut thor
Zalina Ariffin
tolonglah jangan typo
Elly Ishak
lanjut
Erha Print
singkat padat dan kurang banyak
Lily
hatihati nadia sama kelly jgn berurusan sama orang tidak waras
Lily
terlalu banyak iklannya
Lily
jangan gengsi dong coba saling terbuka
Lily
sudah terlanjur nadia dari pada dirumah keluarga disiksa lagi mending dirumah suami berdoa semoga ada keajaipan dari tuhan
Lily
kayaknya nadia yg banyak jadi peran pambantu dirumah sendiri
Erniey Yani
y
ratna masot
lama banget iklannya
Nuyawira Nusantari
cerita nya bagus kayak realita kehidupan sehari-hari
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Yuen
Sok polos dan lemah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!