NovelToon NovelToon
Possessive Brother

Possessive Brother

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Biru Blerina

Apa salah jika memiliki kakak yang super posesif, ini tidak boleh itu tidak boleh?

Bahkan Papa dan Mama juga tidak pernah membatasi apa yang kulakukan. Hampir semua laki-laki yang mendekatiku akan mundur secara perlahan karena kakak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru Blerina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Possessive Brother| 17

"Hiks.. Kakak jahat aku benci kakak!", gadis itu menangis didalam kamarnya. Membuang semua benda yang dapat ia raih, bantal boneka dan juga pigura berisi fotonya dengan Elang saat berlibur dipantai ketika masih kecil.

"Kenapa sih Aletha nggak pernah bisa kaya teman-teman, bebas punya banyak teman," Gumamnya lirih dengan nada yang begitu sedihnya.

"Tha,Aletha! Mama masuk ya?", Suara ketukan pintu kamarnya membuat gadis yang masih menangis itu menoleh ke sumber suara yang tentu terhalang pintu, gadis itu menggeleng pelan yang sama sekali tidak dapat dilihat oleh Renata.

"Aletha?".

"Enggak, Aletha nggak mau ketemu siapapun. Termasuk mama!", teriaknya membuat hati Renata mencelos. Ini pertama kalinya Aletha mengamuk seperti itu, apa yang sebenarnya terjadi antara kedua anaknya itu.

Renata pergi dari depan pintu kamar putrinya, bergegas pergi menghampiri suaminya siapa tahu bisa membujuk Aletha yang sedang marah.

"Aletha benci Kak Elang!", Lagi dan lagi gadis itu mengatakan kebencian terhadap kakaknya yang sudah bertumpuk terlalu berat, hatinya mulai merekah tidak kuat lagi menahan semua kekangan kakaknya yang semakin lama semakin keterlaluan.

Pikirannya melayang beberapa tahun lalu, bagaimana ia harus kehilangan sahabatnya yang sudah lama menemaninya. Aletha saat itu berusia enam belas tahun, baru saja lulus dari SMP. Dan baru beberapa minggu tinggal bersama keluarganya lagi, setelah lama tinggal dirumah Aga. Ia memiliki sahabat lama yang sudah menemaninya sejak kecil, tetapi mereka harus berpisah karena Aletha harus sekolah didaerah pinggiran kota.

Saat kembali, Ia selalu bermain kerumah Ryu yang kebetulan hanya berjarak lima meter dari rumahnya. Alias rumahnya berada tepat di seberang jalan, hampir setiap hari ia kesana bermain bersama Ryu. Anak laki-laki yang jauh lebih muda satu tahun darinya, keturunan Jepang karenanya ia sedikit sulit berbicara lancar berbahasa Indonesia.

Pagi itu, ketika mereka sedang bermain sepeda dijalan tanpa sengaja sepada Ryu menabrak sepeda yang sedang dikendarai Aletha, membuat gadis yang beranjak remaja itu jatuh dan terluka dilutut dan disiku putihnya.

"Hiks, sakit."

Tangis Aletha saat ia tidak bisa bangun, darahnya menetes dari lukanya. Ryu yang sangat ketakutan berlari memanggil ibunya tetapi Elang lebih dulu melihat adiknya sedang menangis pelan sambil meniup luka-luka nya.

"Astaga Aletha?", Elang saat itu baru pulang dari rumah temannya berlari menghampiri Aletha, dan segera membopong adiknya itu membawa kedalam rumahnya.

Elang tahu Ryu yang membuat Aletha terjatuh dari sepeda, mengamuk dan memukuli anak laki-laki yang masih SMP. Lukanya parah dan harus dioperasi karena Elang ternyata memukul terlalu kuat, sejak hari itu setiap kali Ryu datang dengan tatapan tajamnya Elang mengusir tetangganya. Sampai tahun lalu, Ryu dan keluarganya pindah ke Jepang.

Sifat Elang yang begitu posesif dimulai sejak kejadian dengan Ryu, sejak saat itu sifat kakaknya yang dingin berubah menjadi arogan dan menakutkan.

"Hiks, aku kangen kak Elang yang dulu!". Gadis itu masih tidak bisa berhenti menangis, Tanpa sadar kedua matanya terpejam karena terlalu lelah menangis. Aletha tertidur dilantai yang sangat berantakan, benda-benda berserakan di kamarnya ada beberapa serpihan pecahan kaca.

_____________________________________________

Disisi lain ruangan yang terang dengan kaca jendela tinggi dan tembok bercat putih yang kokoh itu, laki-laki yang sedang menahan begitu banyak amarah itu melakukan hal yang sama. Membanting dan membuang semua benda yang ada diatas meja kerjanya, benda-benda seperti buku, kertas dan benda lainnya berserakan dilantai.

Elang menendang kursi hingga terbalik, lalu duduk disofa yang masih ada barang milik Aletha tergeletak rapi disana.

"Astaga apa tadi ada angin topan yang melanda ruanganmu?", Suara wanita yang selalu membuat Elang kesal tentunya. Carol dia datang disaat yang sangat tidak tepat, tetapi memang setiap waktu Carol tidak pernah tepat untuk Elang. Mata tajam Elang memincing melirik wanita yang selalu membuatnya jijik itu, sementara Carol seperti biasanya akan menghilangkan urat malunya.

"Aduh berantakan sekali, Sayang kamu kenapa?".

"Pergi dari ruangan ku!", Gertak Elang yang sudah tidak bisa menahan emosi lagi, tetapi Carol terlalu percaya diri dan menutup telinganya rapat tidak ingin mendengar usiran Elang.

Carol tidak tahu saja jika didalam dada Elang ada bara api yang terus membara, wanita itu kali ini bernasib sial karena Elang pasti akan meluapkan emosinya pada calon istri saudara kembarnya.

"Saya bilang pergi! Sebelum terlambat Carolin!", Tanpa disadari wanita itu tersenyum karena ini kali pertama Elang menyebut namanya setelah lama mengenalnya, tetapi ia tidak bisa terlalu senang apalagi wajah tampan Elang begitu menakutkan.

Wajahnya merah padam, rahang tegasnya terlihat begitu kaku. Laki-laki yang sedang menahan amarah yang begitu besar itu mendekati Carol, berencana untuk mengusir wanita itu. Tangan Elang mencengkram kuat lengan ramping Carol, tubuh Carol tentulah sangat bagus dan tinggi mengingat dia adalah seorang model terkenal.

"Sakit Lang, lepas!".

"Saya sudah menyuruhmu keluar tadi, tapi kamu memilih sendiri untuk diusir dengan kasar!". Elang menarik kasar wanita itu keluar dari ruangannya yang lebih mirip dengan kapal pecah. Laki-laki itu mendorong kasar tubuh ramping nan tinggi milik Carol ketika sampai didepan pintu, tetapi ia tidak menyadari jika sepasang mata melihatnya.

"Awh!"

Bugh!!

Laki-laki yang melihatnya sedang berbuat kasar dengan Carol itu tak lain adalah Gean yang kebetulan ingin memberikan berkas-berkas penting, tetapi ia justru melihat saudara kembarnya sedang mendorong keras calon istrinya. Gean memukul dengan kuat wajah Elang, membuat bekas memar yang langsung terbentuk disebelah kanan sudut bibirnya.

"B***ng**! Apa kamu tidak cukup menyakiti satu perempuan saja? sampai calon istriku juga jadi sasaran."

Gean begitu marah sampai mengumpat kasar, ia tidak peduli jika yang ia pukul itu adalah saudara yang lebih tua lima menit.

"Sayang kamu nggak pa-pa?", Carol hanya menggeleng tidak tahu harus bagaimana lagi pula sebenarnya itu adalah kesalahannya yang sembarangan mengganggu singa yang sedang kelaparan.

"Lebih baik kamu urus wanita murahan ini, jangan menggoda laki-laki lain!".

Gean memukul wajah Elang sekali lagi dan berlalu pergi merangkul calon istrinya yang berjalan agak pincang, mungkin efek didorong Elang dan jatuh apalagi dia selalu memakai sepatu high heels.

Sementara Elang, dia hanya tertawa hambar memegangi bekas pukulan Gean yang meninggalkan rasa nyeri dan pedih. Elang kembali masuk kedalam ruangannya yang masih sama seperti sebelumnya.

1
Bear
Jadi kapankah kelanjutannya diupdate?
Linda Dwi Saputri
kak udah beneran End kah ini . terus gak ada kelanjutannya lagi
elf
sepertinya GE mau d jodohin Ama Anna Ama othor... huufff... AQ g mw lanjut baca wes... takut kecewa.. AQ g suka Anna..
endra gunawan Gunawan
arletha jgn meninggal dong,entar aku ngk mau baca lagi.nyesek
Sita Sara
Thor up lagi dong ceritanya bagus
Adey
knp gk update lg thor
Oh Dewi
Wah seru banget ceritanya kaya Novel (Siapa) Aku Tanpamu
Queenmf😉
Enak kayakya punya kk perhatian
Sinsin Nur Syifa Karimah
anna itu jahat tapi kenapa musti dipasangin sama Gean sih thor 😭😭
Sinsin Nur Syifa Karimah
aku baca lagi yang ke lima apa ke empat sih, suka bngt..
KooKie💜🐰
sabar ya gean😂
uli
sptnya bukan Abang kandung
Dekta Wita
kisa yang menarik
Sinsin Nur Syifa Karimah
yang aku gak suka disini, Anna, titik gak pake koma!! 😂😂 kalo aku suruh milih mending Caroline daripada Anna
Sinsin Nur Syifa Karimah
entah ini yang ke tiga ke empat kalinya aku baca cerita ini, suka bngt. tapi kenapa Thor musti gean bersama Anna 😔😢
☘️anita🌺
beli asi saja ,ada kok sekarang....atau dikasih susu formula saja dan berdoa supaya aletha sadar atau taruh saja bayinya di dadanya aletha jadi intinya didekap tuh bayi biasanya akan ada ikatan mungkin bisa membuat aletha bangun dari koma nya apalagi kalau bayinya nangis...
jangan ada pelakor lah....
Azkadina Maritza
ggvFYI ftp FYI hi
Sumardi
emangnya masi gadis bisa ngeluarkan asi?????
tak masuk di akal????
ini aku yg bodoh apa thoor nya yg ngelantur????
💥Meg🔥
jangan ada cerita nikah sama ibu yg ngasih ASI yahh....
Aisyah Prasutio
gk relaaaa Thor,kalau ada ibu susu yg lain,,,,cepet bangun aletha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!