NovelToon NovelToon
Kiana Story

Kiana Story

Status: tamat
Genre:Fantasi / Nikahmuda / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Tamat
Popularitas:251.7k
Nilai: 5
Nama Author: ana marisa

Seorang gadis membuka mata dengan perlahan dan menatap sekeliling untuk memastikan dirinya berada dimana. Matanya terbelalak kaget saat menyadari dirinya berada di rumah sakit.



"Astaga, apa yang terjadi sebenarnya? Gue belum mati?" tanya gadis itu dengan bingung.





Sangat mengherankan kalau dirinya masih hidup saat nekat menabrakkan diri di sebuah truk yang sedang melintas di jalan. Dan yang lebih mengherankan di tubuhnya tidak mengalami luka gores sedikitpun.





Penasaran dengan kelanjutan ceritanya langsung aja di baca gaes🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ana marisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Alira menatap ke sembarang arah, hingga pandangannya tertuju ke arah pintu masuk, dimana Azam dan Ringga yang sedang mengantar Elsa.

"Kayaknya si ulat bulu mau rasain telapak tangan gue deh." ucap Alira kesal.

Kiana yang mendengarnya hanya mengernyit heran, ia belum menyadari kehadiran Azam dan Ringga di pintu.

"Kenapa lo?" tanya Kiana.

"Tuh..." Alira menunjuk ke arah pintu dan berhasil menuntun kepala Kiana untuk menoleh, tanpa sengaja pandangan keduanya bertemu.

Mereka berdua saling tatap dengan wajah datar, hingga pak Darto tiba, membuat Kiana langsung memutuskan kontak matanya.

"Heh, kalian berdua ngapain disini? Tidak dengar bel?" tanya guru bertubuh besar itu menatap Azam dan Ringga tajam.

"Telinga saya masih berfungsi, Pak. Jadi saya denger kok suara bel nya." jawab Azam.

"Ya kalau dengar kenapa nggak pergi ke kelas? Malah berdiri di sini."

"Ini juga udah mau pergi, tapi Pak Gempa malah ngajak saya ngomong. Kan nggak sopan kalau di tinggal gitu aja." jawab Azam lagi. Azam ini sifatnya kayak macam bunglon yang suka berubah-ubah. Kadang datar dan dingin, kadang bar-bar dan receh. Tergantung suasana hatinya saja mungkin.

"Pak Darto! Bukan Gempa!" koreksinya. " Kamu pikir saya Gempa bumi apa?!" ia mulai tidak terima dan marah-marah.

"Saya nggak bilang Gempa bumi, tapi Bapak sendiri yang bilang."

"AZAM!"

Tawa Azam seketika pecah, ia langsung menepuk pundak Ringga, mengisyaratkan pada sahabatnya itu untuk melarikan diri dari amukan pak Gempa. Ringga yang mengerti langsung berlari ngacir diikuti oleh Azam.

"Bisa Gempa beneran nih, kalau saya emosi." gumam Pak Darto sambil mengatur napasnya sebelum masuk ke kelas dan memulai pelajaran.

****

Bel istirahat sudah berbunyi tiga menit yang lalu. Koridor sekolah sudah sangat ramai dengan murid-murid yang pergi ke kantin untuk mengisi perut yang sudah keroncongan.

Begitu juga dengan tiga gadis yang sudah duduk di meja kantin yang kebetulan bersebelahan dengan geng Tiger duduk. Alira melotot saat melihat makanan yang di pesan Kiana.

"Itu punya lo sendiri?" tanya Alira tidak percaya, namun Kiana menjawab dengan anggukan.

"Iya laper gue." balas Kiana sebelum mulai makan dan mengecek uang di saku seragam. Kemudian matanya melotot saat baru ingat, jika uangnya ada di dalam tas. "Al, bayarin semuanya ya. Gue lupa bawa duit. Tenang aja nanti gue ganti." ucap Kiana cengengesan.

Alira mendengus. "Iya, nanti gue yang bayar. Nggak usah di ganti, lagian gue nggak bakalan miskin hanya karena bayar makanan lo." ucap Alira sambil mulai memakan bakso.

Kiana tersenyum. "Baik banget deh, besok-besok bayarin gue terus ya, sampe kita lulus dari SMA ini." ucap Kiana yang langsung mendapat jitakan dari Alira.

"Kalau kayak gitu, gue langsung jatuh miskin. Apalagi liat porsi makan lo yang udah kayak orang kelaparan yang nggak makan tiga hari." dengus Alira.

Kiana tertawa, ia mulai menyantap makanannya di mulai dari nasi goreng dulu. Dilanjut Bakso, batagor sama mie ayam belakangan.

Sebenarnya saat ini Kiana menjadi pusat perhatian, karena tidak biasanya gadis itu tidak membuat kekacauan karena hanya ingin duduk satu meja dengan geng Tiger.

Kiana yang menyadari tatapan semua orang, dirinya hanya bersikap bodoh amat. Semua makanannya lebih penting dari pada meladeni mereka.

Sedangkan di meja geng Tiger. Bian nyengir kuda sambil menarik mangkuk mie ayam milik Ringga dan memakannya sampai habis tanpa rasa bersalah.

Ringga mendengus kesal dan membiarkan makanannya di makan oleh Bian. Memang sahabatnya ini sungguh tidan tahu malu.

"Pesan lagi aja, Ga." suruh Azam yang tengah minum es Boba.

"Nggak papa. Gue udah kenyang." ucap Ringga.

"Tawarin gue aja Zam, di jamin nggak akan gue tolak." ucap Alan yang tengah makan bakso.

Azam mengangguk. " Pesan aja, nanti gue bayar." ucap Azam.

Senyum Alan langsung terbit seketika, langsung saja ia bergegas memesan makanan lagi.

Brakk!

"Bang Singa, inces Jeje punya info terhot nih." ucap Jeje cowok setengah cewek itu menggebrak meja geng Tiger, membuat Bian tersedak baksonya.

"Uhuk uhuk.." Bian kesusahan karena bakso utuh itu tersangkut di tenggorokannya.

Azam dengan segera memberi air yang langsung di minum habis oleh Bian.

"Njirr, hampir mati gue." ucap Bian kesal setelah bakso itu sudah tidak nyangkut di tenggorokan.

"Info apaan?" tanya Azam pada Jeje, atau yang sering menyebut dirinya sebagai inces Jeje.

"Pacarnya Devan ketua geng Srigala meninggal kemarin, Bang!" ucap Jeje sambil menyodorkan hpnya pada Azam.

"Uhuk uhuk." Kiana tersedak saat mendengar kalimat itu. Berhubung jarak meja yang dekat di tambah suara Jeje yang kencang, membuat Kiana mendengarnya dengan jelas.

"Ya Allah, cepat minum dulu nih." Loli panik melihat Kiana, ia menyodorkan jus jeruk pada Kiana yang langsung di minum gadis itu.

"Pelan-pelan makanya, Kia. Udah kayak di kejar rentenir aja lo." peringat Alira, ia mengusap punggung Kiana pelan.

Kiana hanya diam dan menunggu kalimat selanjutnya yang akan di ucapkan oleh Jeje.

"Dari info yang inces dapat, kalau pacarnya itu kecelakaan karena di tabrak truk, terus koma dan meninggal kemarin." lanjut Jeje bercerita. "Kejadiannya pas hari Rabu lalu."

Azam melihat video yang di putar di hp Jeje. Di mana terlihat Devan yang menangis di makam sambil memeluk nisan berbentuk salib.

"Ki, kenapa ninggalin aku hmm? Kenapa Ki? Hiks... Aku tau aku salah, tapi aku mau minta maaf sama kamu, aku... aku minta maaf, tapi kamu malah pergi lebih dulu ninggalin aku..."

"Anjir, baru kali ini gue liat si songong Devan nangis." ucap Bian setelah ia ikut melihat rekaman video di hp itu. "Pasti kehilangan banget dianya."

"Ya iyalah kehilangan, orang di tinggal pergi pacarnya." ucap Alan yang baru datang dengan semangkuk bakso. Ia mendengar percakapan mereka. " Gue pernah denger, kalau Devan bucin banget sama pacarnya. Udah bucin akut deh pokoknya. Siapa sih nama pacarnya. Kiana Putri? Siapa ya?...Ouhh Kiana Indah Putri ntu namanya." imbuh Alan setelah ingat.

"Lo tau dari mana namanya?" tanya Ringga penasaran.

Alan menepuk dadanya seolah membanggakan diri. "Babang Alan mah, semuanya tahu." ucap Alan dengan bangganya membuat Ringga mendengus.

Jeje yang mendengar ucapan Alan langsung menggebrak meja lagi. "Kalau cinta mah, nggak bakal hianati pacarnya." ucap Jeje karas membuat seisi kantin ikut mendengar.

"Hianati? Maksud lo? Kiana tidak bisa menahan diri untuk bertanya. Ia segera menghampiri Jeje di meja geng Tiger.

"Eh Neng Angel, sini kita ngegibah bareng." Jeje menepuk bangku kosong di sebelahnya.

1
"Candy75
rakyat aja deh sama kia
raa77
sekolah apa udh nikah?
dhiny
wah kita sama kiana lw lagi banyak masalah dengerin lagunya kim seokjin
Anaya Nabila
lah... kok udah tamat aja.... tu td yg kabur spa... trz jadiannya sma spa si kiana
Dhesy
asli ngakak sekale baru x ini gw baca novel terlucu🤣🤣🤣
Dhesy
gawat ini thor😂😁
Dhesy
nah lo azam.thor jgn sampai kiana cinta sama si azam gw gak rela gak rela gak rela bila perlu buat kiana minta cerai aja.biar si azam kebakaran jenglot eh jenggot 🤣
Dhesy
gw suka karakter cwek tegas dan pemberani gak mudah di tindas
gabisa masuk akun lama
Wah, makasih thor udah semangat lanjutin novel ini sampe selesai. Tapi Thorr, Rayyan gimanaaaaa? gw masih mau tau tentang Rayyan 😭😭🙏🏻
➳️ anna🐣 ༒࿐ 🦣: heheh enggak janji yah kak
total 1 replies
gabisa masuk akun lama
aamiin, mantep Bian, Kiana sama Rayyan aja ye kan🤝🏻
gabisa masuk akun lama
Thorrr, pas Kiana dah pisah dari Azam tolong buat Kiana sama Rayyan yah thorr, plis banget inimah😭😭
Adek Cilla
ini cerita fokus kiana dulu aja jgn yg lain anjing kek bngsat tau gak
•|BL(tata)✨: PP lu aj kyk J A L A N G
total 6 replies
Navisha Mahvin
kasih aja azam sama elsa
dan kiana sama rayyan aja.. cocok🤭😁
Navisha Mahvin
azam punya saingan nih🤭🤭
Navisha Mahvin
kenapa gak minum susu kia aja🤭🤭
sully cungliiee
bagus thor...kutunggu karyamu yg lain
✮R⃟ɪsᴍᴀᵑᵍᵒᵏᵏ⋆
nah gini dong, ai suka keributan, jangan di buat mewek lagi yaa Thor, ai blom beli tisu 🤣🤣
Ayuu 🍊🍊
Yaelah thor, blum juga saya liat kia sama rayyan, malah end, 🥺
Ayuu 🍊🍊
Dah lah gak ketolong goblok si azam
Fransiska Husun
Thor kasi bocap babang Rayyan dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!