NovelToon NovelToon
PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kultivasi / Pendekar / Xianxia / Wuxia / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kc

He Xun seorang pemuda dengan paras biasa saja yang tidak memiliki bakat apapun sehingga semua orang mengutuknya.

Seluruh Klan He membencinya dan menganggapnya sebagai anak yang sial karena kedua orang tuanya meninggal disaat dia lahir ke dunia ini.

Sampai akhirnya ketika dia pergi ke Gunung belakang Klan He untuk mengambil buah persik, He Xun dibawa oleh empat siluman yang menawan.

Sejak saat itu, seluruh kehidupannya berubah drastis , bahkan wajahnya pun berubah menjadi sangat tampan dan dia menjadi sangat berbakat.

Semua orang yang semula membencinya berubah menjadi sangat memujanya dan berharap bisa menjadi istrinya atau pelayannya.

Dengan ribuan wanita cantik yang melemparkan diri kedalam pelukannya, He Xun bahkan akan membuat Surga iri dengan ketampanannya dan bunga akan mekar ketika He Xun melewati mereka. Burung akan bernyanyi dengan indah dan memuja ketampanan He Xun.

up: Setiap hari, pkl. 22.00

bab 1 : 1 - 150
bab 2 : 151 - 300
bab 3 : 301 - ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kc, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Berbelanja

He Xun dengan tenang menuangkan semua uang yang saat ini dimiliki nya dan dengan tenang menghitung semua uang.

He Xun pernah mendengar bahwa jika uang sudah terlalu banyak maka Tael Emas akan digunakan dalam bentuk kertas yang menandakan 1000 Tael Emas.

Tidak tahu kapan dia bisa memiliki tumpukan kertas Tael Emas, ini adalah impian yang indah tapi sebenarnya tidak realistis.

"560 Tael Perak dengan 274 Tael Emas, aku pikir ini lebih dari cukup bagiku untuk membeli perabotan untuk melengkapi rumahku dan membeli beberapa ternak. " Gumam He Xun.

He Xun berjalan keluar dengan kantung uang miliknya dan berjalan dengan tenang sebelum semua orang memandang nya dengan tatapan terpesona.

Pertama tama, He Xun mendatangi sebuah toko pengrajin kayu dan disana ada banyak barang yang dia butuhkan.

"Tuan muda, apa yang bisa kami bantu ?" Tanya pelayan wanita sambil menatapnya dengan penuh dambaan.

"Aku membutuhkan meja 2 , lemari 1 , ember 3 dan 1 kursi. " Ucap He Xun.

"Silakan ikuti kami, Tuan Muda. " Ucap pelayan muda itu dengan penuh semangat.

Dua pelayan itu memimpinnya menuju tempat meja, He Xun memandang meja menjadi penuh ukiran itu dengan semangat dan alhasil membeli lebih banyak.

He Xun menunjuk semua yang dia inginkan tanpa rasa takut karena barang yang terbuat dari kayu tidak akan semahal yang terbuat dari besi.

Setelah ini, He Xun akan pergi menuju pengrajin kaca dimana dia akan membeli satu set piring dan satu set cangkir.

Setelah menunjuk semua barang yang dia inginkan, itu bahkan meningkat dua kali lipat di bandingkan yang dia perkirakan di awal.

Dengan 6 meja, 2 kursi, 5 lemari, dan 5 ember. Semuanya memenuhi hampir seluruh bagian depan toko.

"Berapa semuanya ?" Tanya He Xun.

"11 Tael Emas dan 20 Tael Perak. " Ucap pelayan itu, He Xun segera membayarkan nya.

Disini, 1 Tael Emas setara dengan 100 Tael Perak, jadi tidak heran jika ini sering terjadi ada beberapa tambahan menggunakan Tael Perak.

"Kapan itu bisa diantarkan ?" Tanya He Xun.

"Mungkin ketika sore telah tiba, dimana Tuan Muda tinggal ?" Tanya Pelayan itu.

"Di perbatasan kota, dengan blok ketiga dari sudut gang. " Ucap He Xun.

"Tentu, kami akan mengantarkan nya sebelum malam tiba. " Ucap Pelayan itu.

"Baiklah , aku akan pergi sekarang. " Ucap He Xun.

"Jangan lupa untuk kembali lagi, Tuan Muda. " Ucap Pelayan muda itu .

He Xun hanya tertawa ringan lalu berjalan pergi tanpa tahu bahwa tindakan nya telah membuat anak orang jatuh ke dalam pesona abadinya.

He Xun berjalan menuju pengrajin kaca dan mencari gelas dan piring seperti yang dia inginkan, pelayan kali ini adalah seorang pria berusia 20 tahunan.

"Tuan, aku ingin mencari cangkir terbaik disini. " Ucap He Xun.

"Tentu saja, silakan ikuti aku, Tuan Muda. " Ucap pelayan pria itu membawanya ke belakang dan disana ada banyak set cangkir.

He Xun menahan diri untuk tidak membeli terlalu banyak dan alhasil hanya membeli 3 Set cangkir dengan 2 Set peralatan makan.

"Berapa bayarannya ?" Tanya He Xun.

"4 Tael Emas dan 11 Tael Perak. " Ucap pelayan itu.

He Xun membayarkan nya dan kembali bertanya kapan itu bisa diantarkan.

"Ini akan kami antarkan sebelum hari menjadi gelap, bolehkan kami bertanya dimana rumah Tuan Muda ?" Tanya Pelayan itu.

"Di perbatasan kota, blok ketiga dari sudut gang. " Ucap He Xun dengan bosan.

He Xun merasa kelelahan dan hari telah menjadi lebih panas karena ini semua telah menjadi sangat melelahkan dan panas.

Dia masih harus membeli sayur sayuran dan teh untuk digunakan olehnya dirumah dan beberapa hewan ternak untuk mengisi rumahnya.

Ini mungkin baru akan selesai nanti sore, sangat melelahkan sekali, pikir He Xun dengan helaan nafas.

"Kami akan mengantarkan nya, Tuan Muda. " Ucap Pelayan itu dengan ramah.

"Ya, terimakasih. " Ucap He Xun dan segera pergi.

Tujuan nya selanjutnya adalah tempat ternak terlebih dahulu dan berjalan kesana , ternyata disana telah lengkap.

"Tuan muda, apa yang bisa aku bantu ?" Tanya pemilik toko dengan ramah.

"Aku ingin 2 sapi, 3 pasang ayam, dan sepasang kelinci, lalu kandang untuk mereka masing masing dan makanan untuk mereka masing masing 5 kilogram kecuali , sapi 10 kilogram. " Ucap He Xun.

"Siapkan apa yang diinginkan oleh Tuan Muda ini. "Ucap pemilik toko itu dengan antusias kepada pelayannya.

"Jadi, berapa yang harus ku bayarkan ?" Tanya He Xun dengan lelah.

Sebelumnya, rasa lelah tidak menghampirinya walaupun tidak tidur semalaman tapi kali ini, dia benar benar lelah karena selain tidak tidur tapi juga tidak makan pagi.

Ini sudah siang dan perutnya telah berdemo untuk meminta diberikan makanan.

"Menghitung semuanya maka itu berjumlah 10 Tael Emas. " Ucap pemilik toko itu dengan wajah licik.

"Bos, aku membeli banyak sekaligus apakah tidak ada potongan ? Padahal aku mendengar bahwa dengan jumlah yang sama, ditoko sebelah maka itu hanya 8 Tael Emas. " Keluh He Xun.

Sudah terlihat dengan jelas bahwa pemilik toko ini ingin memanfaat kan bahwa dia bukan berasa dari kota ini.

Tapi, nyatanya He Xun berasal dari kota ini bahkan lahir dikota ini, He Xun dulu pernah mengurus masalah pembelian seperti ini dan mengerikan bahwa harga yang diberikan oleh toko ini telah sangat keterlaluan.

"He he, Tuan Muda, sapi dan ayam kami adalah tingkat terbaik, bagaimana mungkin bisa dibandingkan dengan toko lain ?" Ucap pemilik toko tanpa mau kalah.

"Tidak masalah lebih baik atau buruk, aku akan membeli di toko lain. " Ucap He Xun dengan wajah muram dan bersiap untuk pergi.

"Tunggu ! Baiklah, 9 Tael Emas !" Ucap Pemilik Toko dengan memelas.

"8 Tael Emas atau tidak sama sekali. " Ucap He Xun dengan kesal.

"Kasihanilah aku -" Ucapan pemilik toko itu di potong olehnya dengan tidak sabar.

"Ya atau tidak ?" Tanya He Xun.

"Baiklah ! Baiklah ! 8 Tael Emas !" Ucap pemilik toko itu dengan cemberut.

He Xun segera berbalik dan tersenyum penuh kemenangan. Lagipula harga yang diberikan terlalu tidak masuk akal.

Paling paling jika harga ditoko lain hanya 6 atau 7 Tael Emas tapi memang alasannya berbelanja ditoko ini adalah karena kualitas ternak yang lebih baik.

He Xun membayar dan sebelum pemilik toko bertanya, He Xun telah menulis alamatnya terlebih dahulu di buku milik pemilik toko.

"Bos, tolong antarkan pesananan ku sebelum malam tiba ya. " Pinta He Xun sebelum menghilang dari balik pintu.

He Xun tersenyum dengan bahagia sebelum mengingat bahwa dia masih harus membeli pakaian untuk dia gunakan dan merasa bahwa ini mungkin benar benar akan berakhir ketika malam tiba dan seketika, He Xun merasa bahwa dirinya ingin menangis.

1
Choy Santoso
cacingan juga ahirnya autornya
Janop Poernomo
lumayan opening nya
/Determined/
Raditya Vicky
agak ngawur ceritanya
Ana Rusliana
Luar biasa
Nelson Da Flow
gi mna sih thor masa dia langssung bisa baca..?
spooky836
cincin ruang tak ambil. novel sampah. plagiat.
OI
mc punya lonceng knp ngak dimasukin kesitu tmn2 nya wkwkwkwk bnr2 pekok...
OI
jagoan nya masih stengah2 ini, blm mateng
wawan jhie
Luar biasa
Stephen (Phoenix dalam celana)
seperti kata guruku bahwa jika kamu sudah pernah merasakan yang namanya kesederhanaan, kemiskinan, kelaparan dan semua penderitaan serta rasa sakit maka kamu akan merasa lebih bersyukur bahkan dengan sesuatu yang sederhana sekalipun.
Gan Gian
pedang anu,panggil...set set set datang.
itukan seharusnya cukup dibayangkan dalam hati,gak musti tereak...aneh
Gan Gian
ini cerita tentang apa sich thor??
kultivasikah??
romankah??
atau apa apakah?
,
Ardiansyah Ardi
mdhn2 bagus
Abu Fadhila
Ngirit amat tingkat Kultipasi hanya 3 tingkatan Thor?!
Rahman Hartomo
ni cerita apa sbenarnya klw pendekar kok cuma bersih2 aja bknya meningkatkan kekuatannya
Jade Meamoure
bunuh aja si Heyan bikin geregetan aja bolak-balik nongol sih Thor
marulam sinaga
kok ngarang cerita tp goblok
marulam sinaga
mana lanjutanya....karakter..penulis yg tdk jelas
MAWI
mantaaaaps thor
Lalu Adi
Isinya hanya dialog tak berguna, paling banyak kisah masa lalu he xun yg diulang ulang.... Sampah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!