NovelToon NovelToon
Jodoh Online : Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Jodoh Online : Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:485.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kumi Kimut

Selamat membaca!!!

Kisah Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Namanya Chika, gadis dengan hobi nyleneh dari gadis seusianya. Dia suka memancing bersama teman-temannya, bahkan sering ikut kontes dan selalu juara satu dengan hadiah jutaan rupiah.

Dia gadis yang anti dengan duda, apalagi duren alias duda keren. Menurutnya, duda adalah status yang menyeramkan baginya, statment Chika tentang duda adalah pria dewasa yang kurang belaian dari seorang wanita.

Tapi nasib berkata lain, Chika mendapatkan kesialan bertubi saat harus menerima perjodohan online yang sangat merugikan dirinya.

Kedua orang tuanya, telah menentukan nasibnya yang harus berjodoh dengan duren!

Astaga! kek mana tuh?

Apa Chika mau ya nikah sama duda? secara dia tuh anti gitu?

Penasaran?

Yuk baca novel baruku ini, jangan lupa like, komen, fav dan vote.


Mari ber-haha hihi dengan neng othor 😂😂😎

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kumi Kimut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabar gembira(?)

Di ruang keluarga, Chika dan sang ayah masih tertawa bersama di akibatkan kartun aneh yang selalu mereka tonton setiap harinya. Saat keduanya sedang asyik menonton, ponsel Tuan Giveon berdering.

Ia segera mengambil ponsel yang ia letakkan di atas nakas.

"Halo? ada apa Nyonya Sovia malam-malam menelepon saya?" Tuan Giveon terkejut saat nomor yang terpampang di layar ponselnya adalah milik ibu Dante, Nyonya Sovia.

"Ini aku, Dante." Suara Dante menggema di ujung telepon, bukan Nyonya Sovia.

"Sial! aku kira nyonya Sovia. Ada apa Dan?" tanya Tuan Giveon yang heran dengan Dante, bukannya menghubunginya dengan nomor ponselnya sendiri, tetapi justru menggunakan nomor sang ibu.

"Ponsel milikku kehabisan baterai, jadi harus aku charge. Ayah, aku sudah memutuskan tempat di mana aku akan menikahi Chika." Dante memberikan kabar baik yang membuat Tuan Giveon bahagia.

"Benarkah? memangnya di mana kau akan mengikat janji pernikahan dengan anakku?" tanya Tuan Giveon penasaran.

"Besok kalian datang saja ke rumahku, nanti kita pergi ke sana bersama-sama. Tidak perlu membawa apapun, semua sudah aku siapkan. Oh ya, apa aku boleh bicara dengan Chika?" Dante masih belum menyelesaikan urusannya dengan Chika, tentang akting yang akan mereka jalani dari resepsi pernikahan sampai hidup berumah tangga.

Tuan Giveon memberikan pesannya kepada Chika. Dengan malas Chika menerimanya.

"Apa?" tanya Chika ketus.

"Ketus amat! masuk kamar, aku mau mengatakan hal penting padamu." Dante sudah mulai serius.

"Bicara di sini kan bisa? apa yang perlu di sembunyikan?" Chika kesal, belum menjadi isteri sudah banyak perintah.

"Ini mengenai nikah kontrak enam bulan kita, kau mau ayahmu mengetahui hal ini?"

Deg!

Perkara nikah kontrak yang sudah terlupa dalam ingatannya.

Sang gadis setuju dengan ucapan Dante, dia beranjak dari ruang tamu.

Di kamar Chika...

Chika berbaring di atas ranjang dengan ponsel layar sentuh milik sang ayah tetap menempel di pipi dan daun telinganya.

"Aku sudah ada di kamar? bilang? mau mu apa?" Gadis itu sudah siap mendengar apa yang akan Dante katakan.

"Kau harus menurut kepadaku, jangan sekalipun membantah, oke?" ucap Dante memperingatkan.

"Katakan apa maumu," jawab sang gadis pasrah.

"Pertama, Jangan panggil aku dengan nama Dante. Sebut aku dengan suamiku tersayang dan tercinta. Kedua, ibuku suka belanja, temani dia hanya berbelanja. Ketiga, ayahku suka bermain piano, temani dia bermain piano. Aku memiliki seekor anj*ing jenis Akita atau akita inu yang merupakan anj*ing asli Jepang. Anji*ngku sangat akrab denganku, rawat dia saat aku pergi ke kantor. Selama kau menikah denganku, kau tinggal bersama ayah dan ibuku. Silahkan untuk tetap kuliah seperti sebelumnya, tetapi aku akan mengantar dan menjemputmu. Apa kau paham?" ucap Dante panjang lebar, membuat Chika pusing.

"Hadeh! itu semua merugikanku, Dan! kapan aku bisa dekat dengan Gio? kau itu curang!" jelas Chika, semua syarat yang di sampaikan Dante sangat merugikan dirinya.

Bagaimana tidak? Chika bahkan hampir 24jam bersama Dante dan keluarganya, padahal Dante berjanji akan menyatukan dirinya dan pria badboy idamannya.

Sang gadis merenung sejenak, dia memikirkan dengan sungguh-sungguh permintaan sang calon suami.

"Chik? masih di sana? apa kau tertidur?" tanya Dante heran, dia tidak mendengar sepatah katapun dari mulut calon isterinya.

"Iya masih, tapi aku ingin 3 kali seminggu waktu untuk memancing, apa kau setuju?" Kesepakatan yang menguntungkan kali ini. Dia dapat menyalurkan hobinya memancing tanpa perlu dimarahi oleh ayahnya.

"Terserah kau saja, untuk hobimu yang satu ini, aku tidak akan pernah melarangnya. Kita tidur secara terpisah, aku tidur di sofa. Kau tidurlah di ranjang. Jangan ada kontak fisik. Jangan pegang barang-barangku, jika itu sebuah buku diary pun jangan pernah membukanya." Om duda mengatakan sebagian kalimat yang ada di surat kontrak pernikahan.

"Hm, sudah selesai kan? aku mau tidur, ngantuk!"

Tut..Tut...Tut..

Chika menutup panggilan telepon itu, sang gadis segera meletakkan ponsel milik ayahnya di atas nakas. Dia berbaring sembari memeluk gulingnya. Hal besar akan terjadi di hidupnya saat esok hari.

"Terjebak pernikahan yang menyebalkan dengan orang yang menyebalkan pula. Apa nasib baik memang belum berpihak padaku? Arrrrgghh! kesal!" Chika membuang bantalnya saat sang ayah masuk ke dalam kamar.

Bug!

Bantal tersebut mendarat tepat di wajah Tuan Giveon.

"Ups? maaf ayah aku tidak sengaja." Sang gadis beranjak dari ranjangnya dan segera mengambil bantal kurang ajar itu.

"Apa kau sedang kesal dengan calon suamimu? segala bantal di terbangkan kemana-mana," ucap Tuan Giveon tidak habis pikir dengan tingkah Chika yang selalu aneh bin ajaib.

"Aku sedang galau, saat aku menikah, akan sangat sulit bertemu dengan ayah, ibu dan kakak Minho. Sangat menyayat hati bukan?" Akting Chika begitu sempurna sampai sang ayah terharu.

Tuan Giveon memeluk tubuh Chika dengan erat, tak terasa airmata sang ayah menetes. Dalam pelukan hangat yang ia berikan kepada sang puteri, ada rasa kehilangan yang teramat dalam. Apa yang dikatakan oleh Chika ada benarnya, saat menjadi menantu keluarga lain, seorang puteri akan jauh dari kedua orangtuanya. Untuk menemui sang putri pun sungkan apalagi meneleponnya. Ayah sangat sedih membuat Chika merasa bersalah.

"Chika hanya bercanda ayah, mengapa harus menangis seperti bocah saja!" canda Chika kepada sang ayah yang sedang mengusap air mata menggunakan kerah bajunya

"Mana ada ayah menangis? mantan bocah, ayah sudah tua kan? jadilah isteri yang terbaik untuk suamimu, jadilah menantu yang terbaik untuk mertuamu. Jadilah pribadi yang menjunjung tinggi kesopanan dan harga diri. Jangan membuat pernikahan ini sebagai mainan, jadikan seumur hidup ya? seperti pernikahan ayah dan ibu selalu langgeng dalam jangka waktu yang lama."

Haru, Chika merasa terharu mendengar petuah yang ayah sampaikan. Dia mulai menyadari jika pernikahan ini adalah suatu hal yang tidak seharusnya terjadi, dia ingin mundur tetapi harapan kedua orangtuanya bertumpu padanya dan Dante.

Sang gadis tidak ingin membuat kedua orang tuanya serta kedua orang tua Dante kecewa. Di dalam hidupnya, Chika belum mampu membuat kedua orang tuanya bahagia, juga tidak memiliki sifat yang bisa ditonjolkan untuk membahagiakan orang lain. Tetapi dengan menikahi Dante, Chika berharap akan memberikan kebahagiaan untuk semua orang.

"Chika akan menjadi anak yang patuh, jangan mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi. Jika ayah harus menangis, aku berharap tangisan itu adalah kebahagiaan bukan kesedihan. Tetaplah menjadi ayah yang bertanggung jawab, sayang padaku, kakak dan ibu."

Kali ini Chika kembali meluapkan perasaan yang terdalam dari hatinya. Tidak ada hal yang lebih membahagiakan dirinya kecuali senyum kedua orang tuanya.

1
wijay chanel
Lumayan
Mari Anah
seru bgt thor cerita y,sukses trs thor bwt karya y
KumiKimut: makasih kak udah mampir di ceritaku,🤭
total 1 replies
Lenny Tumbol
Luar biasa
Veronica Subini
Pasti banya inspirasi dan motivasi /Drool/
MFay
serem klo berurusan ma orgil 😱
MFay
wah, g' sabar nunggu moment om Dante kepincut ma Chika nih 🫣
Malick Piscesa
keren
Sugiarti
ok
Eka Mulyati
bosen baca y
KumiKimut: oke kak terimakasih 😁
total 1 replies
"Candy75
bukan level gak tau aturan, ngeles papan atas? ada 2 aja istilah mu thor
KumiKimut: main juga ke fizzo kka, ada novelku disana ketik ada Kumi.Kimut, nanti muncul 4 novelku
total 1 replies
Jeng Anna
Terpesyona sama ceritanya sampek lupa komeng 😄
KumiKimut: mksh kak 😘😘
total 1 replies
Wiwik Wakidjo
semangat Thor💪💪💪🥰🥰🥰
Sri Yani
gokilll
Sri Yani
maju terus pantang mundurrrr .suka Ama cerita nya maaf kalo gk komen komen tp aq slalu kasih jempol.baru mampir hari ini thorrre.semangat
KumiKimut: siap kak
total 1 replies
Yuli Astuty
hadeuh ada kutil nongol
Yuli Astuty
double up y kk
KumiKimut: iy kak maaf ya belum aku revisi 🙈
total 1 replies
Yuli Astuty
Chika Ojo ngono lah
Yuli Astuty
cie cie cie curhatan hati Chika😊😊😊
Yuli Astuty
maksudnya 4 jempol termasuk jempol kaki🤭🤭🤭🤭
Yuli Astuty
AQ mau...AQ mau..AQ mau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!