Ferya gadis cantik berambut hitam, bermata indah dengan tatapan teduhnya. Dia tumbuh menjadi gadis ceria penuh dengan senyum, untuk menutupi sebuah rahasia dan sifat aslinya.
Dia memiliki kekasih bernama Andrian yang memiliki dendam besar dibalik cinta palsunya. Untuk membuat Ferya hancur dua hari sebelum hari pernikahannya dia dijebak oleh adik dan kekasihnya sendiri,yang membuatnya menunjukan sifat aslinya yang dingin dan angkuh.
Suatu hari pertemuanya dengan seorang pria yang memaksanya membuka hati untuk menerima cinta tulusnya mengubah segalanya. Hingga sebuah tragedi kelam di masalalu terbongkar membuatnya pergi lalu kembali dengan penyesalan dan harapan akan sebuah cinta.
Mari ikuti kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Indriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perdebatan
'Ini yang dinamakan lepas dari kandang harimau masuk ke kandang singa," batinnya kesal dengan sikap Rafey.
"Baiklah aku tidak akan berterima, tetapi tetap saja aku tidak mau tidur denganmu." ucapnya dengan tegas yang membuat orang disitu memijat keningnya pusing melihat dua orang yang sama- sama keras kepala.
"Sudahlah Rafey biarkan dia tidur dikamarnya sendiri, lagi pula kalian belum mengucapkan janji suci kan." ucap Arka yng akhirnya membuka suaranya.
"Tapi pah kita sudah sah dimata hukum," ucapnya bersikeras tidak mau mengalah.
"Tapi kakakku tersayang kalian belum mengucapkan janji suci," ucap Raya yang kesal dengan sikap keras kepala kakaknya itu.
"Aku tidak peduli, intinya dia harus tidur sekamar dengan ku." ucapnya dengan tegas.
"Aku tidak mau," jawab Ferya dengan ketus
"Astaga kakak iparku yang tampan dan cantik, aku sudah lelah dan ingin istirahat. Biarkan saja kak Ferya tidur dikamarnya kak." ucap Fathan dengan memohon.
"Iya sayang biarkan dia tidur di kamarnya saja, setelah kalian mengucapkan janji suci baru kalian tidur bersama." ucap Ranya yang sudah lelah dengan sikap putranya.
"Siapa juga yang mau mengucapkan janji suci dengannya," ketus Ferya yang membuat emosi Rafey tersulut.
"Mau ataupun tidak, kamu harus tetap mau. Aku tidak peduli dengan alasan apapun yang akan kamu katakan." ucap Rafey tak kalah ketus yang membuat suasana semakin memanas.
"Astaga Rafey mengalahlah sekali saja pada calon istrimu itu," ucap Arka dengan memohon.
"Baiklah kali ini aku mengalah tapi tidak dengan besok dan seterusnya," ucap Rafey yang sebenarnya sudah sangat lelah menghadapi Ferya yang keras kepala.
Mendengar ucapan Rafey semua orang pun lega, sedangkan Ferya tersenyum mengejek ke arah Rafey. Karena kali ini semua orang mendukungnya.
'Shit awas kau besok' batin Rafey yang tidak terima dengan tatapan mengejek Ferya.
"Raya antarkan kakak iparmu dikamar sebelahmu yang sudah disiapkan itu ya," ucap Ranya dengan lembut.
"Baik mah," jawabnya lalu melangkahkan kakinya ke lantai atas bersama dengan Ferya.
Sekarng tinggalah Arka, Ranya, Rafey , dan Fathan.
"Kakak ipar apa kau akan mencari informasi identitas asli kak Ferya," tanya Fathan kepada Rafey.
"Mungkin iya, tapi sepertinya sedikit sulit." ucap Rafey
"Papah akan selalu mendukung kamu nak," ucap Arka memberikan dukungan pada putranya.
"Iya sayang mama juga selalu ada bersamamu," sahut Ranya dengan lembut.
"Baiklah kalau begitu papah dan mamah mau istirahat dulu, dan ya Rafey sepertinya kau harus mengurangi sifat keras kepalamu itu." ucap Arka lalu pergi menggandeng istrinya ke kamar.
"Kakak ipar aku juga mau istirahat dulu," ucap Fathan namun langsung di hentikan Rafey.
"Mau kemana, kita masih ada kerjaan." ucapnya lalu melangkahkan kakinya ke ruang kerjanya. Fathan pun mengikutinya dengan malas.
Sesampainya diruang kerja mereka mendiskusikan tentang masalah yang sedang terjadi dan mencari solusi untuk itu.
"Jadi bagaimana dengan geng mafia Revicks apa sudah kembali seperti semula?" tanya Rafey pada Fathan yang merupakan wakil geng mafia Revicks.
"Sedang dalam proses kak," jawabnya sambil memainkan laptopnya.
"Lalu bagaimana apakah geng mafia Avigator merencanakan penyerangan lagi?" tanyanya tentang musuhnya yang satu tingkat selalu diatasnya.
"Dari informasi mata- mata belum ada pergerakan lagi dari mereka," ucap Fathan yang masih saja sibuk dengan laptopnya.
"Kita harus membuat pertahanan baru di markas, perusahaan dan juga Mansion. Aku tidak mau istriku terbawa masalahku ini." ucapnya yang mengkhawatirkan Ferya.
"Kak, kenapa kita tidak meminta bantuan kakak ipar saja. Dia kan memiliki IQ diatas rata- rata." ucap Fathan memberikan saran pada Rafey.
"Iya juga ide yang bagus," ucapnya sambil tersenyum.
"Baiklah sekarang boleh aku istirahat," izinya pada kakak iparnya itu.
"Jangan kita masih ada pekerjaan dengan geng mafia Camorra," ucapnya lalu berdiri dan melangkah keluar Mansion menuju markas dan diikuti oleh Fathan.
Rafey adalah pengusaha nomor 2 di dunia nyata, sekaligus mafia terkejam nomor 2 didunia gelap dan juga nyata. Sedangkan Fathan sendiri adalah pengusaha no 3 didunia, sekaligus wakil ketua mafia Revicks yang dipimpin oleh Rafey.
Rafey sendiri selalu berada satu tingkat dibawah keluarga Chiarachel. Keluarga nomor satu di dunia nyata dan dunia gelap. Membuat nya menggila dan ingin sekali menghancurkan keluarga Chiarachel.
Sekarang musuh terbesarnya dalam dunia nyata adalah perusahaan Chiarachel Grup. Sedangkan musuh dunia gelap adalah geng mafia Avigator, yang sama- sama dalam satu kepemimpinan yaitu Arly Cavero Chiarachel.
masa iaya lansg judge pengkhianat aja... hanya karena satu adegan yang blm tentu adalah alami ... itu rekayasa okey ...