NovelToon NovelToon
Tambatan Hati CEO Salju

Tambatan Hati CEO Salju

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Roslaniar

hai,,,readers author datang lagi dengan cerita yang baru sequel dari "Wanita Pilihan Untuk Ayah"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 16. Dinner Romantis

selamat menikmati💐💐💐

Setelah keluar dari ruangan Davis, kemudian Saldy sibuk menelpon sebuah restoran mewah untuk menyiapkan makan malam romantis.

'Hufffttt,,,si bos ingin menyatakan perasaan saja harus merepotkan aku,,,,nasib jadi asisten jomblo '.batin Saldy mengomel

Jam menunjukkan waktu pulang kantor, Malika sudah selesai membereskan meja kerjanya dan bermaksud pulang secepatnya untuk istirahat.

"Tuan,,,aku pulang dulu ". pamit Malika pada Davis yang masih sibuk dengan laptopnya.

"Hmmmm,,,,," jawab Davis pandangannya tetap fokus pada laptopnya.

Malika hanya mendengus melihat tingkah Davis yang kembali datar dan dingin.

'padahal baru beberapa jam yang lalu dia mengatakan kalo aku kekasihnya, mana ada kekasih seperti itu.' batin Malika kesal dan tetap melangkah menjauh dari ruangan Davis

"Eittttsss,,,bentar dulu, Malika,,," kata Saldy menghadang langkah Malika

"Ada apa ya, pak Saldy???tanya Malika

"Kapan aku bisa bertemu dengan Shadika ???" Saldy balik bertanya

"Malam Minggu besok, gimana???" balas Malika

"Bener??? " tanya Saldy berbinar bahagia

"Siapkan aja diri pak Saldy,,,," balas Malika kemudian berjalan kearah lift.

Tiba di parkiran, Malika langsung masuk mobilnya dan menancap gas bergabung dengan pengendara lainnya membelah jalan ibukota yang padat.

Satu jam lebih menempuh perjalanan untuk tiba di apartemennya karena jalanan lumayan macet.

Setelah Malika melakukan ritual mandinya dan mengganti baju santai kemudian duduk bersantai didepan televisi, dan bunyi bel tanda ada tamu didepan pintu apartemennya. Lalu Malika berjalan membukakan pintu

"Lho tuan??? kok tau apartemen saya???" tanya Malika melongo

"Jangan banyak tanya, biarkan dulu aku masuk ". kata Davis tanpa menjawab pertanyaan Malika

Davis kemudian langsung masuk dan mendudukkan dirinya di sofa depan televisi layaknya tuan rumah, membuat Malika memutar bola matanya jengah.

"Ada apa tuan kemari???" tanya Malika penasaran karena baru kali ini bossnya itu berkunjung dan Malika tak pernah memberitahukan nomor apartemennya.

"Cepat ganti baju, temani aku makan malam, dandan yang cantik ". kata Davis bernada memerintah

"Ck,,,,,tuan ini bukan jam kantor lagi, aku juga butuh istirahat,.sekarang sebaiknya tuan pulang.". balas Malika kesal

"Heiii,,,,kamu adalah kekasihku, jadi kamu harus ikut denganku ". kata Davis tak mau kalah

"Ck,,,itu kata tuan seorang ". balas Malika mencebikkan bibirnya dan wajahnya memanas mendengar Davis mengklaim dirinya sebagai kekasih.

"Aku gak akan pulang jika kamu gak mau ikut denganku ". kata Davis sambil berbaring di sofa dengan santai.

'daripada si salju tidur di apartemenku, bisa-bisa papa ngamuk. ya sudahlah temani si salju makan malam gak ada ruginya kan ' batin Malika

"Baiklah, aku akan siap-siap ". balas Malika mengalah.

Kemudian Malika segera masuk kedalam kamarnya dan berdandan tipis-tipis dengan membiarkan rambutnya terurai bebas.

kecantikan yang terpancar dari wajahnya membuat siapapun yang melihatnya akan mengagumi ciptaan Tuhan.

Davis terdiam menganga melihat Malika keluar dari kamarnya dan berdiri didepannya, matanya tak berkedip

melihat Malika yang menjulang didepannya karena posisinya sedang duduk sementara Malika berdiri dan memang mempunyai postur tubuh bak model dengan tinggi 180 cm.

'kamu selalu cantik seperti biasanya '. batin Davis tersenyum

"Memang aku selalu cantik tuan, tapi biasa aja liatnya, gak perlu sampai menganga begitu ". kata Malika narsis

"Dasar narsis ". balas Davis refleks memeluk Malika

Malika yang dipeluk oleh Davis secara tiba-tiba, langsung mematung antara ingin melepaskan diri dan rasa nyaman berada dalam pelukan hangat Davis.

"Maaf,,,itu gerakan dibawah sadar ". kata Davis menggaruk pelipisnya yang tidak gatal

"Kapan berangkatnya???" tanya Malika menyembunyikan perasaannya

Davis langsung melangkah keluar dari apartemen Malika karena malu memeluk seorang perempuan untuk pertama kalinya selain bunda, adik dan kakaknya.

Tiba dibasemen kemudian Davis membukakan pintu depan buat Malika kemudian Davis memutari mobilnya dan masuk dibelakang setir, lalu mereka membelah jalan raya menuju restauran yang telah disiapkan oleh Saldy.

Tak butuh waktu lama untuk tiba di restauran yang dituju, kemudian mereka masuk dan mengikuti pelayan menuju tempat yang telah disiapkan

"Kok sepi tuan ???" tanya Malika tetap berjalan disamping Davis

"Ck,,,kamu tuh selalu saja bertanya,,". kata Davis tetap berjalan.

"Wow,,,tuan,,,indah sekali,,,". kata Malika takjub

setelah mereka tiba dimeja dan melihat meja yang sudah tertata rapi dengan kue berbentuk hati diatas piring.

Malika tak percaya bos yang selama ini minim ekspresi terkesan dingin dan susah berinteraksi.

"Kamu suka???" tanya Davis sambil tersenyum.

"Ini pasti ide pak Saldy untuk dinner romantis, tuan mana mungkin bisa berpikiran seromantis ini ". kata Malika tanpa menjawab pertanyaan Davis.

"Sama aja, kan aku yang nyuruh Saldy menyiapkan semua ini ". balas Davis membela diri.

'iyain aja, biar aman.'. batin Malika

"Ini sangat indah, tuan,,,". kata Malika

Tiba-tiba Davis menggenggam tangan Malika dengan lembut.

"Aku sangat mencintaimu Malika, untuk pertama kalinya aku memiliki rasa ini pada seorang gadis. Will you marry me ???" kata Davis penuh harap

Malika tak dapat berkata-kata, tak menyangka bosnya yang sedingin salju mampu membuat perasaannya melayang dan berjuta kupu-kupu serasa beterbangan diperutnya

"Yes I Will,,," kata Malika tersenyum manis dengan wajah merona bahagia.

"Mulai malam ini jangan pernah memanggilku tuan lagi dan besok kita bertemu dengan bunda, sekarang kita makan ". kata Davis tersenyum

"Jadi aku manggil apa???" tanya Malika polos

"Terserah asal jangan tuan ". jawab Davis singkat

"Ok,.aku panggil kakak aja ". kata Malika memutuskan

"Jangan, entar kita dikiranya saudara ". balas Davis mulai kesal

"Ck,,,nanti aja dipikirkan ". kata Malika tidak ingin merusak suasana.

Mereka kemudian makan dengan hikmat dan perasaan bahagia yang menyelimuti mereka.

...💐💐💐💐💐...

maaf beribu ribu maaf baru sempat up lagi. efek daring 😀😀😀 bantu anak kerja tugas

semoga readers selalu sehat di masa pandemik ini dan semoga semuanya bisa cepat normal kembali.

mampir juga di karya yang lain ya

...Wanita pilihan untuk ayah...

...back to the mantan...

...dia yang tak dapat kuhindari...

jangan lupa tinggalkan vote, like atau komennya 🙏🙏🙏

salam hangat dari author

1
Sri Wahyuni
keren
Dewilakstri Astini
Luar biasa
Janah Selaluinginsetia
Kecewa
Allenn
Davis
Sundari Rauf Sopandie
Luar biasa
Vyta Tanti
Lumayan
Anie Dwinurani
ceritanya bagus menginspirasi kereeen poll
Anie Dwinurani
gak ada cerita lanjutannya thor? kl ada apa judulnya?
Ramadhani Kania
jd miskin kmu Sherli.....
Ramadhani Kania
mampir
Bunda Hana
Luar biasa
Alfi Rizqi
lanjut thor
Mimi rachmah
cuuuuzzzzz
Reni Anjarwani
keren bgt
Mamah Alfa
wwwooowww/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mamah Alfa
wowww amazing...
Mamah Alfa
cerita kayak gini nich..yg seru..l like it
Murni Asih
lanjut thor
Febri Ana
visualnya mantaapp
Febri Ana
seru lanjuuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!