NovelToon NovelToon
CINTA JANGAN KAU PERGI

CINTA JANGAN KAU PERGI

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:955
Nilai: 5
Nama Author: maya ps

Farhan adalah seorang pebisnis sukses, setelah menikah Farhan memenuhi segala kebutuhannya istrinya, ATM baru pun Farhan siapkan untuk mempermudah istrinya untuk beli apapun yang diinginkannya.
Sifat Farhan yang cuek dan keluhan istrinya dianggap sebagai hal biasa dan dianggap istrinya belum terbiasa dengan kebiasaannya yang sangat males keluar rumah jika sudah pulang kerja lebih memilih tidur setelah seharian bekerja.
Rasa kesal dan hambar selama pernikahan akhirnya Mila istri Farhan memilih untuk pergi tanpa memberikan kabar sama suaminya, setelah kepergian Mila membuat Farhan baru sadar akan kehadiran istrinya yang selama ini diabaikan dan protesnya tidak pernah dipedulikan. Mampukah Farhan menemukan Mila dan membuat istrinya untuk kembali sekaligus memperbaiki rumah tangga yang selama ini terasa hambar dan merubah kebiasaannya dan lebih mementingkan meluangkan waktu untuk membahagiakan istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

Terbiasa sunyi saat bangun tidur membuat Farhan langsung menutup telinga, saat mendengar keributan dari depan kamar membuat dirinya kesal dan akhirnya tidurnya terganggu.

Rasa penasaran akhirnya jalan keluar kamar dan melihat keributan yang terjadi dari arah dapur, apa lagi Farhan tidak melihat Mila di kamar membuatnya penasaran sedang apa istrinya sekarang.

"Apa yang kalian ributkan jam segini, sudah ada ART kenapa kalian ada di dapur?" tanya Farhan penasaran sekaligus kesal karena tidurnya terganggu.

"Ini Upik abu ganggu kita lagi masak sarapan untuk lo, soalnya Wilona mau masak makanan ke sukaan lo Farhan." ucap Gendis menatap sinis melihat Mila.

"Upik Abu sembarangan sekali bicara, saya istri sah Farhan wajar dong ganggu kalian, yang berhak masakin Farhan makan iya istrinya selagi ada saya disini perempuan itu tidak punya hak sama sekali apa lagi masak karena modus karena saya denger ucapan kalian tadi sebelum jalan ke dapur." ucap Mila terus terang tidak akan biarkan temen kakak iparnya genit sama suaminya.

"Walaupun lo istri tidak pantas masak enak untuk Farhan, gue tidak percaya jika masakan lo enak dan layak untuk Farhan makan. " ledek Gendis sengaja supaya Mila sadar diri.

"Betul Mila makanan kesukaannya Farhan itu bukan makanan kampung, jadi wajar dong jika Kak Gendis minta saya masakin Farhan karena masakan saya makanan orang kaya." ucap Wilona mengangkat kepala sambil senyum sinis melihat Mila.

"Sudah di bilang tadi kan, yang berhak membuatkan makan untuk saya Mila istri saya dan soal apapun yang saya makan selagi enak akan saya makan, untuk kamu Wilona saya harap jangan melebihi batas kewajaran dan saya menghargai kamu sahabat baik Kak Gendis jangan bikin saya membenci kamu karena tingkah kamu seperti ini! " tegas Farhan tidak suka melihat sahabat Kakaknya sudah kelewatan bersikap.

"Kalo punya malu sih pasti langsung pergi sih dari sini, jangan merendahkan diri sendiri sama sikap kamu." lanjut Mila puas melihat Farhan emosi melihat sahabat Kakaknya bersikap seenaknya di apartemen nya

Senyum sinis melihat Gendis emosi mendengar ucapannya, puas membuat sahabat Kakak iparnya jadi malu sendiri langsung ajak Farhan ke kamar untuk lanjut tidur, karena tahu hobi suaminya jika sudah di rumah lebih memilih tidur dari pada menjalankan aktivitas apa lagi ini masih pagi

Cuekin ucapan Wilona dari pada semakin kesal, tidak menyangka jika Wilona bisa seenaknya seperti ini karena Farhan kenal Wilona gadis baik-baik walaupun genit tapi tidak pernah seenaknya seperti ini.

Lagi-lagi gagal membuat Milan cemburu padahal sengaja ajak Wilona, tapi rencananya gagal total justru dirinya ditegur sama Farhan didepan Mila. Melihat Farhan dan Mila jalan menuju kamarnya membuat Gendis langsung ajak Wilona untuk jalan-jalan pagi dari pada kesal karena rencananya gagal.

**

Senyum sinis dan kesal melihat suaminya langsung tidur setelah sampai kamar, sedih rasanya melihat suaminya jika tidak ada kerjaan tidak mau melakukan apapun bahkan selalu mengabaikan dirinya.

"Masih pagi enaknya ngapain iya, masa jam segini tidur sih rasanya tidak enak sekali tidur lagi hem enaknya kemana iya, dari pada emosi melihat dia langsung tidur seperti ini. " batin Mila, Bingung rasanya sekarang mau ngapain padahal niat hati bangun pagi mau bikin sarapan dan makan bareng tapi rencananya gagal karena sudah melihat Wilona dan Gendis sudah ada di dapur duluan membuat dirinya tidak bisa masak sama sekali.

**

Menikmati sarapan didepan apartemen walaupun kesal karena rencananya gagal total, tidak membuat Gendis dan Wilona tidak nafsu makan justru keduanya memilih kue cukup banyak demi meluap kan emosinya.

"Perusahaan Bokap lo apa tidak bisa rubah persyaratan untuk kerjasama, supaya rencana lo bisa berhasil? " tanya Gendis ingin sekali Wilona berhasil sama rencananya.

"Akan Gue coba Gendis semoga saja Bokap gue bisa luluh, padahal banyak perusahaan setuju sama peraturan persyaratan yang dikasih ke client, heran kenapa Farhan tidak mau untung kecil yang penting kan dapat proyek sungguh menyebalkan. " ucap Wilona langsung ambil handphone yang ada didalam tasnya dan langsung hubungi orang tuanya berharap Ayah nya mau setuju sama permintaannya demi bisa lebih dekat sama Farhan karena ada kerjasama yang sudah Wilona bikin.

**

Menikmati ramen dan sushi sambil nonton vidio di aplikasi supaya tidak merasa kesepian makan sendirian.

"Habis ini jalan-jalan ah apa lagi Farhan bakal kembali melihat proyek kerjaannya pasti tidak akan mau diajak, orang kok terlalu kaku dan gila kerja tidak peduli sama sekitar sama sekali. " batin Mila mulai merencanakan kegiatan pagi hari ini.

Tidak ingin nasib hari ini seperti dirumah yang mengalah dan memilih tetap dirumah karena Farhan tidak pernah ajak jalan-jalan sama sekali karena sibuk kerja, Mila ingin menghabiskan waktu jalan-jalan membahagiakan diri sendiri dari pada emosi dan kesal setiap saat.

**

Rindu sekali rasanya menyiapkan pakaian kerja suami dan memilih sesuai keinginannya dan menyiapkan parfum yang akan dipakai Farhan selama seharian beraktivitas, senang rasanya Farhan tidak pernah protes sama wangi parfum pilihannya.

"Mas pulang jam berapa Mas, apa bisa kita jalan-jalan bareng? " tanya Mila berharap suaminya bisa meluangkan waktunya.

"Pulang jam delapan malam sayang, kalo mau kita jalan-jalan malam saja bagaimana, Dek Mila susul Mas nanti Mas kasih tahu alamat proyek Mas." ucap Farhan terpaksa ajak Mila jalan-jalan, padahal ingin sekali habis pulang kerja langsung istirahat tapi tidak tega membuat Mila tidak diajak pergi sama sekali.

"Apa tidak bisa pas jam makan siang bareng Mas, aku rindu loh saat kita pacaran Mas bisa meluangkan waktu untuk makan siang bareng dan makan malam bareng, tapi kenapa saat nikah tidak bisa sama sekali Mas? " tanya Mila protes suaminya berubah semenjak menikah.

"Maaf sayang, tapi semenjak kita nikah pekerjaan aku semakin banyak dan sulit bagi waktu apa lagi client lebih suka bahas pekerjaan sambil makan bareng, client wanita dan pria sama saja sayang, jadi beneran tidak ada waktu untuk kita." lanjut Farhan terus terang, tidak mungkin batalkan keinginan client demi temani Mila makan siang bareng terus sedangkan pekerjaan nya lagi banyak.

"Huh selalu saja ada alasan, sudah ganteng dan rapih hayo aku antarkan ke depan Mas." lanjut Mila malas mendengar ucapan Farhan, lebih mementingkan client dari pada dirinya.

Sedih mendengar istrinya terlihat kesal tapi mau bagaimana lagi, tidak mungkin menolak keinginan client karena ada saja yang lebih senang bahas pekerjaan sambil makan bareng.

1
Nana megawati
sangat seru cerita nya
Nana megawati
seru di tunggu next episode nya 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!