NovelToon NovelToon
Dendam Kanaya Perempuan Terkutuk

Dendam Kanaya Perempuan Terkutuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Kutukan / Misteri
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

"Kamu sudah menganggap anak kita adalah sebuah kutukan, maka suatu hari nanti dia akan benar benar menjadi sebuah kutukan untuk keluarga kamu mas!"
Itu adalah kata kata terkahir Riyanti yang bisa di dengar oleh suaminya Raditya ketika di tepi jurang.
Apa yang terjadi sebenarnya? kenapa bisa seseorang bisa menjadi terkutuk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesialan Hilda

Trak.

‎Kompor mulai di nyalakan dan Hilda segera menyimpan panci berisi air di atas kompor itu, tak lupa dia juga mengambil mie instan yang akan dia masak, satu butir telur dan sawi untuk melengkapi mie buatannya.

‎"Sepetinya kalau pedas enak ini" gumam Hilda mengambil lima buah cabai untuk dia masukkan ke dalam mangkuk mie miliknya.

‎Sssssssss..

‎Terdengar suara mendesis dari arah bawah dan itu membuat Hilda mencari arah suara, Hilda tidak tahu apa yang terjadi hingga saat dia melihat ke bawah, dia melihat gas yang dia gunakan bocor di bagian selang dan api mulai keluar dari dalam tabung gas di bawah meja.

‎"Aaakhhh! tolong kebakaran!" teriak Hilda berlari bahkan menyenggol mangkuk hingga pecah.

Bruk.

"Aakhh!"

‎Dia yang panik juga tak sengaja menginjak pecahan beling itu hingga kakinya terluka dan dia terpeleset di dapur yang sekarang begitu berantakan dengan pecahan telur, mangkuk, sayuran dan juga mie yang belum sempat di masukkan Hilda ke dalam panci.

‎"Aakhhh! Eva tolong mama!" teriak Hilda.

Byar.

"Aakhhh!. tolong kebakaran!" teriak Hilda yang bahkan untuk berjalan saja kesulitan karena dia terjebak di dapur yang licin setelah air yang ada di panci tumpah dan membuat lantai menjadi licin.

"Eva bangun Eva!" teriak Hilda meronta ronta dengan kaki yang sudah penuh dengan darah.

Brak.

"Astaga mama! Kenapa bisa kebakaran ma!" panik Eva segera menarik Hilda ke tempat aman dan dia berlari keluar untuk memanggil tetangga.

Pagi itu kebanyakan orang sudah berangkat kerja jadi yang ada hanya para ibu ibu dan kakek kakek, itupun tidak bisa banyak membantu karena tenaga mereka pastinya tidak akan kuat untuk bolak balik mengambil air.

"Tutup gasnya dengan handuk atau kain basah Bu Eva" ucap seorang ibu ibu

"Iya Bu Eva, menunggu damkar mungkin agak lama" ucap ibu ibu lain

"Tapi di dapur sudah banyak benda terbakar Bu, saya takut, saya akan tunggu damkar saja" jawab Eva

"Kalau begitu kami bantu memadamkan benda benda yang terbakar saja ya Bu" ucap yang lain.

"Iya ibu ibu, bapak bapak terima kasih" jawab Eva menatap kobaran api yang sekarang sudah mulai merambat ke atas.

Cukup lama mereka menunggu hingga setengah jam kemudian damkar tiba dan langsung memadamkan api itu dengan mudah, rumah Raditya sekarang habis di bagian dapurnya, begitu terlihat sekali bagian utama tak bisa di gunakan lagi bahkan harus di bangun ulang.

"Eva, kaki mama sakit" keluh Hilda

"Kita ke rumah sakit sekarang ma, rumah biar nanti mas Raditya yang urus, sekarang kita ke rumah sakit saja" jawab Eva kembali masuk dan mengamankan semua harta berharganya terlebih dahulu, dia membawa semuanya karena khawatir, bahkan Eva akan menitipkan barang berharganya itu di rumah Tarman saja nanti.

"Ya Allah Bu Eva bawa koper besar sekali, mungkin itu surat berharga dan emas emas miliknya atau uang tunai, apa dia tidak tahu brankas ya? takut sekali kita maling di rumahnya" ucap seorang warga

"Iya Bu Ima, padahal kan selama ini kita tidak pernah berani injak rumputnya sekalipun karena dia itu penganut ilmu hitam" kesal yang lain.

"Sudah lah Bu, itu sudah jadi rahasia umum, bahkan pihak pesantren saja dia jauhi karena mereka sudah tidak pernah beribadah lagi" jawab yang lain.

Warga memilih bubar karena rumah itu sekarang sudah kembali di tutup meskipun bagian dapurnya terbuka, bahkan tidak ada warga yang kembali masuk ke pekarangan rumah Raditya karena suasana yang mulai terasa menyeramkan.

••••••••••••

Di taman.

"Om sejak tadi handphone Om berbunyi" ucap Kanaya yang baru selesai makan.

"Biarkan saja, mungkin ini dari Eva, Om kesal karena Eva tidak memasak untuk Om" jawab Raditya begitu lahap memakan rendang itu bahkan menyuapi Kanaya juga dengan tangannya langsung.

"Mungkin penting Om" ucap Kanaya

"Om tidak peduli" jawab Raditya tersenyum teduh.

Senyum yang sama seperti yang di perlihatkan Raditya ketika Raditya membawakan singkong dan ubi untuk Kanaya juga Shaquilla, bahkan itu juga di sadari oleh Gerhana yang langsung mengusap punggung Raditya agar pengaruh jin yang mendiami tubuh Raditya melemah.

"Om ko jadi pucat?" tanya Shaquilla

"Om memang sudah semakin lemah" jawab Raditya menitikkan air matanya.

Mereka heran dengan apa yang terjadi pada Raditya tapi tidak dengan Kanaya dan Gerhana, mereka tahu Raditya asli kembali muncul karena efek dari makanan halal yang di berikan oleh Irsyad untuk Raditya, dan Gerhana yakin Adrian benar, Raditya bisa kembali muncul jika Raditya berhenti mengkonsumsi makanan yang di haramkan oleh agama dan kembali beribadah.

"Makan lagi ya" bujuk Kanaya

"Ayah ingin menyuapi kamu" jawab Raditya membuat teman teman Kanaya heran karena mendengar Raditya menyebut dirinya ayah di depan Kanaya.

"Om Raditya kerasukan" bisik Gerhana berbohong dan Shaquilla bersembunyi di pelukan Sultan karena takut.

"Iya, Kanaya mau makan di suapi ayah, kita makan berdua" jawab Kanaya

"Iya, ayah juga masih lapar" jawab Raditya

"Biar saya belikan makanan lain ya Om" ucap Gerhana

"Iya, Om mau siomay pakai pare dan kentang juga tahu saja, Riyanti suka itu" jawab Raditya mengusap rambut Gerhana.

"Ibu kamu begitu baik, dia sangat mencintai ayah tapi ayah mengkhianati dia, maafkan ayah nak, maafkan ayah" ungkap Raditya dan Kanaya hanya mengangguk, memastikan jin yang menempati tubuh Raditya tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan.

"Om, Riyanti itu siapa?" tanya Irsyad

"Istri Om, istri pertama Om yang sudah di bunuh oleh Eva" jawab Raditya.

"Kamu juga membuat Riyanti melompat dari tebing" ucap Sanca kesal.

"Aku tidak melakukan itu, bahkan aku tidak membuang Kanaya, tanganku di kendalikan sesuatu dan Riyanti juga di dorong sesuatu meskipun aku tahu memang Riyanti akan tetap melompat, tapi dia di dorong sama seperti aku" jawab Raditya membuat teman teman Kanaya heran karena seperti sedang berbicara dengan seseorang yang tidak bisa mereka lihat.

"Apa maksudmu, kamu bahkan pergi setelahnya dan tidak mencari Riyanti!" bentak Sanca

"Aku mencari istri dan anakku tengah malam itu sendirian! tidak ada yang tahu bahkan aku juga tahu kamu menguburkan Riyanti di gubuk kamu!" jawab Raditya kembali memegangi kepalanya dan itu membuatnya Sanca merasa bingung dengan apa yang di katakan Raditya.

"Om, makan dulu dan baca bismillah" bujuk Gerhana karena dia tahu Kananya tidak bisa memegang Raditya.

"Bis... Bis... Sulit"

"Lawan yah" bujuk Kanaya

"Bismi... Bismillah.... Aakkhhh! kepalaku!" teriak Raditya kembali harus di tenangkan oleh Gerhana.

"Tenang Om, tenang dan kuasai diri Om, Om pasti bisa" bujuk Gerhana

"Papa...."

Bruk.

"Awws!" ringis Gerhana ketika Raditya mendorongnya dengan kencang.

"Kak Gerhana" panik Sultan dan Irsyad menolong Gerhana.

"Kenapa dia pegang pegang saya, saya tidak suka!" sinis Raditya yang kembali di kuasai jin itu

"Om, Om tidak pusing lagi?" tanya Kanaya memastikan.

"Tidak cantik, Om baik baik saja" jawabnya tersenyum genit membuat Kanaya merasa lega karena jin itu tidak mengetahui pembicaraan Raditya dan Sanca tadi.

"Ayah, jika yang di katakan ayah Raditya benar, itu artinya kematian mama sudah di rencanakan seseorang" batik Kanaya

"Kamu benar nak" jawab Sanca

‎

‎

‎

‎

1
neni nuraeni
pasti ini ulah si Eva Belis jg si Tarman😡 lnjut kak
neni nuraeni
wiiih mantaaap abizz seruu euuyyyyy, lnjut kak
neni nuraeni: ok kak sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Kristiana Subekti
Sahara kpn keluarnya kak,,,,, kangen sama Sahara 🥰
Ridwan01: sudah muncul kak
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Di cerita yang mana itu ibunya gerhana meninggal?
Ridwan01: kalau tidak salah di cerita petaka di air terjun kampung Dara.
total 1 replies
neni nuraeni
mantaaappp,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak 🤗
total 2 replies
neni nuraeni
ulah dibuka cukup pnsrn be wungkul, bahaya di buka mah,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
kan dia wanita iblis... ayo kita hancurkan dia biar tau siapa yg sdng dia hadapi,,, gedek aku😡 lnjut kak
neni nuraeni: ok kak sama2🤗
total 2 replies
neni nuraeni
😠😠😠😠Gita kampretttttt
neni nuraeni: ayo kak kita basmi,, gedek aku liatnya 🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
waaah bahaya ini mah pasti suruhannya si Tarman atau si Eva ini,,, lnjutt kak
neni nuraeni: suruhan siapa sih kak? soalnya tu cewe Mayan sakti juga
total 2 replies
neni nuraeni
waah hama itu mah
neni nuraeni: harus segera di basmi dong kak,,, bahaya itu kak
total 2 replies
neni nuraeni
ulah si Eva pasti😡😡,,,, ayo nay kamu bisa mengungkap kematian ibumu,, lnjutt
neni nuraeni: 👍👍👍kak💪💪💪
total 2 replies
Ridwan01
Ayo mampir semuanya 👍👍
neni nuraeni
biasa nya jin ge mbung di atur,, pdhl manehna ge di atur2 ku si Tarman,, lnjut kak💪💪😁
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Marsiyah Minardi
Setidaknya kamu langsung istighfar ya Kanaya ,dah selesai ngobatin pula ,dapat bonus lihat roti sobek Gerhana 🤭
Ridwan01: lumayan ya kak, bisa pegang juga 🤭
total 1 replies
neni nuraeni
waduh Kanaya kamu mah ceroboh🤭🤭🤭lnjut kak
neni nuraeni: oh bagus deh kalau begitu mah🤭🤭🤭
total 4 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
untuuuuuung,ada pasukan berani maju🤣🤣🤣🤣,sanca hampir saja😢😢😢
Ridwan01: benar sekali kak
total 1 replies
Nindiana Anasya
hayo Kanaya. udah pegang2 y🤣
Ridwan01: Kanaya harus tanggung jawab 🤭
total 1 replies
neni nuraeni
Alhamdulillah akhirnya bantuan DTG mksih kak udah hdirkn ayah hala🤭🤭,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak,, 💪💪 kak 🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
kyai Adrian tolong sanca jgn smpai dia jadi jin taklukan nya si Tarman,, kasian sanca bagaimna dgn Kanaya kalau sampai sanca tunduk sama dukun itu,,, lnjut kak jgn ya kak jgn buat sanca tunduk lagi sama dukun itu,, pokonya sanca harus bebas harus bisa mlndungi kanaya
neni nuraeni: maksih kmbli kak🤗🤗🙏
total 2 replies
neni nuraeni
Hala di lawan kamu mah ga tau aja kalau kekuatan dia itu lebih tinggi dr pada kamu.... dududu qilla bucinnya kamu tenang dia pasti mkn ko tnpa liat kamu mkn,,, lebih baik kalian hati2, lnjut
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!