NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penguasa Sembilan Alam

Jalan Keabadian Penguasa Sembilan Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Dikhianati oleh tunangannya sendiri demi merampas akar spiritual bawaannya, Lin Tian—sang jenius nomor satu dari Kota Daun Gugur—jatuh menjadi "sampah" yang dilumpuhkan dan dihina oleh klannya sendiri. Selama tiga tahun, ia menelan segala penderitaan dan penindasan dalam diam, bertahan hidup hanya demi mencari kebenaran tentang orang tuanya yang hilang dan membalas dendam pada mereka yang merampas masa depannya.
​Namun, roda takdir berputar ketika darahnya tanpa sengaja membangkitkan jiwa Kaisar Alkemis Surgawi yang tertidur di dalam liontin peninggalan ibunya, Mutiara Kekacauan Primordial.
​Mendapatkan warisan kuno dan merombak fisiknya menjadi Tubuh Pedang Kekacauan, Lin Tian kembali menapak jalan kultivasi yang kejam. Di dunia di mana hukum rimba berlaku mutlak dan kekuatan adalah satu-satunya kebenaran, Lin Tian harus menggunakan akal, taktik, dan kekuatan barunya untuk membelah segala rintangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Badai Darah dari Langit dan Terbukanya Gerbang Neraka

​Bayangan raksasa kapal terbang spiritual dari Sekte Pedang Surgawi menutupi cahaya matahari pagi, melemparkan kegelapan yang mencekam ke atas kompleks Klan Lin. Kapal kayu giok biru itu melayang perlahan, namun tekanan aura yang dipancarkannya membuat batu-batu bata di pelataran klan mulai retak. Angin badai yang dihasilkan dari baling-baling spiritual kapal itu menumbangkan pohon-pohon bambu hias di sekitarnya.

​Dari atas geladak kapal, belasan sosok berpakaian putih melayang turun dengan arogansi yang mutlak. Di barisan paling depan, seorang pria tua berjubah perak dengan lambang pedang emas di dadanya melangkah di udara seolah menapaki anak tangga tak kasat mata. Ia adalah Tetua Lu, penguasa Puncak Awan Hukuman, seorang ahli di tahap menengah Inti Emas. Matanya menyipit penuh penghinaan saat menatap ke bawah.

​Tepat di sebelah Tetua Lu, berdirilah seorang gadis muda dengan kecantikan yang dingin dan anggun. Ia mengenakan gaun sutra putih salju yang melambangkan posisinya sebagai murid elit sekte. Wajahnya yang bagaikan pahatan batu giok memancarkan ketidakpedulian yang kejam.

​Itu adalah Su Yue. Tiga tahun lalu, ia adalah tunangan Lin Tian yang merampas Akar Spiritual Pedang dari tubuh pemuda itu. Berkat akar tersebut, kultivasinya melesat pesat, dan kini ia memancarkan aura puncak Tahap Pendirian Yayasan, hanya selangkah lagi menuju Inti Emas.

​"Klan kecil yang menjijikkan," gumam Tetua Lu dengan nada bosan. "Su Yue, apakah benar di tempat sekotor ini kau pernah bertunangan dengan seorang sampah?"

​Su Yue menundukkan pandangannya, tidak ada sedikit pun rasa bersalah di matanya. "Itu adalah kesalahan masa lalu, Guru. Sampah itu memiliki sesuatu yang berguna untuk masa depan saya, jadi saya mengambilnya. Saya pikir Lin Kuang sudah membereskan sisanya, tapi sepertinya anjing liar memang sulit mati."

​"Hmph. Hancurkan pintu utama. Suruh semua orang di dalam klan ini berlutut di pelataran. Jika ada yang melawan, bunuh," perintah Tetua Lu kepada selusin murid elit di belakangnya.

​Namun, sebelum para murid elit itu sempat bergerak, pintu utama Aula Utama terbuka dengan tenang. Seorang pemuda berjubah abu-abu melangkah keluar, wajahnya setenang air danau yang membeku. Tidak ada kepanikan, tidak ada rasa takut. Hanya ada tatapan mematikan yang diarahkan langsung ke langit.

​Su Yue menatap pemuda itu. Sesaat, matanya sedikit melebar. Ia masih ingat dengan jelas bagaimana Lin Tian menangis dan memuntahkan darah saat ia menghancurkan Dantiannya tiga tahun lalu. Namun kini, pemuda di bawah sana berdiri tegak, dan lebih mengejutkannya lagi, memancarkan fluktuasi energi yang sangat solid.

​"Pendirian Yayasan Tingkat 1?" Su Yue bergumam, nada suaranya mengandung ketidakpercayaan. "Mustahil. Meridianmu sudah kuhancurkan hingga berkeping-keping. Bakatmu sudah berpindah ke tubuhku. Bagaimana kau bisa berkultivasi lagi?"

​Lin Tian berhenti di tengah pelataran, mengabaikan tatapan merendahkan dari murid-murid sekte di atasnya. Logika dan akal sehat Su Yue mungkin terguncang, namun bagi Lin Tian, gadis di atas sana tidak lebih dari sekadar mangsa yang bodoh.

​"Kau mengambil kotoran dari tubuhku dan menganggapnya sebagai harta karun, Su Yue," suara Lin Tian terdengar datar, namun diperkuat oleh Qi Primordial sehingga menggema ke seluruh penjuru klan. "Tiga tahun kau berlatih dengan akar curian itu, dan kau hanya mencapai puncak Pendirian Yayasan? Benar-benar bakat yang menyedihkan."

​Wajah cantik Su Yue seketika memerah karena amarah yang meledak. Harga dirinya sebagai murid elit jenius tertusuk oleh kenyataan tersebut. "Beraninya kau, Sampah! Kau mungkin mendapatkan semacam harta karun ajaib yang secara kebetulan memulihkan kultivasimu, tapi di mataku kau tetaplah semut yang sama! Membunuh Kepala Klan Lin Kuang yang merupakan sekutu Sekte Pedang Surgawi adalah dosa besar yang tidak bisa diampuni!"

​Tetua Lu mendengus dingin. Ia tidak tertarik dengan perdebatan anak muda. Baginya, ini hanyalah tugas pembersihan singkat. "Jangan membuang waktu, Su Yue. Potong keempat anggota tubuhnya, cabut lidahnya, dan bawa dia ke Puncak Awan Hukuman. Sisa anggota klan ini... bantai semuanya untuk memberi contoh."

​"Baik, Guru," jawab Su Yue. Ia memberi isyarat tangan. Selusin murid elit Sekte Pedang Surgawi, yang semuanya berada di Tahap Pendirian Yayasan, langsung menghunuskan pedang terbang mereka. Cahaya pedang yang menyilaukan melesat dari langit layaknya hujan meteor, menargetkan Lin Tian dan bangunan-bangunan klan di sekitarnya.

​Para tetua Klan Lin yang bersembunyi di dalam aula memejamkan mata, menunggu kematian menjemput. Secara matematis, belasan ahli Pendirian Yayasan yang dipimpin oleh Tetua Inti Emas adalah kekuatan yang bisa menghancurkan Kota Daun Gugur dalam satu malam. Tidak ada celah untuk selamat.

​Namun, Lin Tian hanya berdiri diam. Ia mengangkat tangan kanannya dengan santai, lalu menjentikkan jarinya.

​"Kalian pikir kalian datang sebagai pemburu?" bisik Lin Tian pelan, sebuah senyum iblis terukir di wajahnya. "Turunlah ke neraka."

​BZZZT!

​Seketika, seratus delapan titik cahaya abu-abu meledak dari berbagai sudut kompleks Klan Lin. Batu-batu Spiritual yang telah ditanam Lin Tian sebelumnya bereaksi secara berantai. Sebuah pilar energi raksasa melesat ke langit, langsung menelan seluruh wilayah klan dalam sebuah kubah setengah lingkaran yang memancarkan pendaran cahaya bintang yang mematikan.

​Formasi Penyembelih Bintang Jatuh, aktif.

​Hujan pedang terbang yang dilancarkan oleh para murid elit sekte itu mendadak membeku di udara saat menyentuh batas kubah formasi. Pedang-pedang logam itu mulai bergetar hebat, lalu hancur berkeping-keping menjadi serpihan debu besi yang ditiup angin.

​"Apa?!" Selusin murid elit itu terbelalak ngeri. Mereka merasa ada gaya isap mengerikan yang mengunci pergerakan mereka di udara.

​Sebelum mereka bisa mundur, energi di dalam kubah formasi mulai bergejolak. Udara diubah secara paksa menjadi ribuan pedang energi yang memancarkan cahaya bintang abu-abu. Atas kehendak Lin Tian, ribuan pedang bintang itu melesat ke atas, berbalik menyerang para penjajah.

​"Awas! Ini formasi pembunuh!" teriak Tetua Lu, wajah arogannya berubah menjadi kepanikan absolut. Ia segera meledakkan aura Inti Emasnya, menciptakan perisai cahaya pedang raksasa untuk melindungi dirinya dan Su Yue.

​Namun, murid-murid elit lainnya tidak seberuntung itu.

​Crassh! Crassh! Crassh!

​Suara daging robek bergema di udara. Pedang bintang abu-abu itu memotong perisai Qi para murid Pendirian Yayasan seolah itu adalah kertas basah. Jeritan menyayat hati terdengar satu per satu saat tubuh mereka tertusuk oleh puluhan bilah energi secara bersamaan. Darah segar menghujani pelataran Klan Lin bagaikan badai merah yang mengerikan.

​Hanya dalam waktu tiga tarikan napas, selusin elit kebanggaan Sekte Pedang Surgawi telah berubah menjadi kabut darah dan serpihan daging yang berjatuhan dari langit.

​Su Yue berdiri membeku di belakang perisai energi Tetua Lu. Wajahnya yang sebelumnya sedingin es kini memucat pasi, dipenuhi cipratan darah dari rekan-rekan seperguruannya. Akal sehatnya menolak mempercayai apa yang baru saja terjadi. Semut yang ia buang tiga tahun lalu, kini berdiri di tengah lautan darah dengan tangan bersih, menatapnya seperti dewa kematian.

​Tetua Lu memuntahkan seteguk darah, terhuyung mundur di udara. Perisai Inti Emasnya dipenuhi retakan akibat menahan serangan beruntun dari Formasi Penyembelih Bintang. Matanya membelalak dipenuhi ketakutan dan ketidakpercayaan.

​"Formasi Tingkat Bumi tingkat lanjut?! Bagaimana mungkin klan perbatasan sekecil ini memiliki formasi pembunuh sekuat ini?!" raung Tetua Lu dengan panik. Ia segera mencengkeram lengan Su Yue. "Su Yue, kita harus mundur! Formasi ini terlalu kuat, kita tidak bisa menembusnya tanpa kapal perang utama!"

​"Mundur?" Suara Lin Tian menggema, dingin dan tanpa ampun. Tubuhnya perlahan melayang naik dari tanah, didukung oleh energi formasi yang berada di bawah kendali absolutnya. Sebuah pedang raksasa yang terbuat dari esensi murni Kekacauan mulai terbentuk di genggaman tangannya. "Gerbang neraka sudah ditutup begitu kalian melangkah masuk. Tidak ada jalan kembali."

​Lin Tian mengarahkan ujung pedang bintang itu tepat ke arah wajah pucat Su Yue. Niat membunuh yang murni membekukan udara di sekeliling mereka.

​"Su Yue. Utang tiga tahun lalu... hari ini, akan kutagih beserta bunganya."

1
yos helmi
💪💪💪👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍
yos helmi
👍👍👍😍😍😍💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍👍👍👍👍👍👍👍
yos helmi
👍👍👍👍👍👍👍👍💪💪💪
yos helmi
💪💪💪💪💪💪💪💪🙏
yos helmi
😍😍😍👍👍👍👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍👍👍👍👍🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣3🤣🤣
yos helmi
🤣🤣🤣🤣👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍👍💪💪
yos helmi
💪💪💪💪🤣🤣🤣👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪💪💪👍👍👍
Fajar Fathur rizky
klan huangpu dan leluhurnya akan musnah hahahaha
Daryus Effendi
terlalu banyak penjelasan jadi nya membosankan
T28J
semangat kak 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!