NovelToon NovelToon
Si Kembar Cantik

Si Kembar Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:242
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Farah Xander

" Saya tidak menyangka kalau seseorang yang disarankan oleh Uswatun dan juga Wina adalah kau, Saya yakin perusahaan agency ini pasti akan berkembang dengan sangat pesat jika kau bergabung dengan kami. Kalau begitu Kau tidak perlu melalui tes lagi, mulai besok kau sudah bisa bergabung dan kita akan tekan kontrak besok pagi. Apakah Kau keberatan dengan hal tersebut Farah?"

" Bapak beneran Saya tidak perlu melakukan tes terlebih dahulu untuk masuk ke agensi ini?" tanya Farah untuk memastikan apa yang baru saja ia dengar.

" Saya Adrian tidak pernah main-main dengan apa yang saya ucapkan, Saya akan meminta pihak hukum kantor ini untuk menyiapkan kontrak untukmu. Dan besok kau sudah bisa datang untuk menandatangani kontrak dengan agensi ini, Dan saya berharap kau akan selalu berkarir bersama dengan agensi ini." ucap Adrian dan tentunya Farah sangat bahagia mendengar hal tersebut.

" Baik pak, kalau begitu besok pagi saya akan datang untuk menandatangani kontrak. Sebelumnya terima kasih Karena telah memberi kesempatan kepada saya untuk berkarir di agensi ini, dan ini adalah sesuatu yang menurut saya adalah paling membahagiakan."

" Kalau begitu Kau boleh tinggalkan kontakmu, agar besok pihak hukum akan menghubungimu setelah kontrak selesai dibuat." ucap Adrian dan Farah pun segera menyerahkan kontaknya.

" Kalau begitu kami mohon undur diri terlebih dahulu ya pak, dan sebelumnya saya sangat berterima kasih karena bapak mau menerima saya untuk bekerja di agensi ini."

" Kau tidak perlu sungkan kepada saya, justru saya yang sangat bahagia karena kau mau bergabung dengan agensi kita. Apalagi sebelumnya Kau adalah model dengan agensi yang sangat besar Farah, dan jujur saja awalnya Saya menyesali keputusanmu yang memilih untuk keluar dari agensi tempatmu. Dan saya mengira kau tidak akan melanjutkan karir model ilmu lagi, tetapi hari ini saya mendapatkan kabar bahagia karena kau memilih untuk bergabung di agensi kami."

" Saya tidak memutuskan untuk berhenti dari karir modeling saya Pak, Saya hanya memutuskan untuk meninggalkan kota Bandung. Dan mungkin saya ingin setelah ini tidak akan mendatangi kota itu lagi, Saya harap bapak bisa mengaturnya agar saya tidak perlu mendatangi kota Bandung lagi." ucapnya yang memang sudah sedikit trauma dengan kota itu.

" Saya mengerti dengan apa yang kau maksud, Saya akan mengatur agar kau tidak perlu datang ke kota itu lagi. Selamat karena kau telah menjadi bagian dari kami, dan mulai esok hari silakan untuk datang bekerja."

" Terima kasih Pak, kalau begitu kami mohon undur diri." ucapnya yang kemudian segera keluar bersama dengan Uswatun dan juga Wina.

Mereka pun keluar dari ruangan tersebut, dan tentunya ketiganya langsung berpelukan. Mereka berdua memang mengetahui kalau Farah adalah model yang sangat terkenal, mereka juga tahu potensi Farah. Tapi mereka sangat tidak menyangka kalau perusahaan agensi itu justru mengajak para bergabung tanpa melalui tes terlebih dahulu, dan menurut mereka itu adalah momen yang sangat langka. Tetapi tetap saja mereka bersyukur karena akan selalu bersama dengan Farah, Sebab mereka telah bersahabat baik dan tidak ingin dipisahkan.

" Mana wajah tegang dan juga takut tadi?" tanya Wina.

" Wajah itu telah berganti dengan sorot kebahagiaan, aku sangat tidak menyangka akan diterima bekerja tanpa melalui tes terlebih dahulu."

" Jujur aku sangat terkejut mendengar keputusan Pak Adrian yang langsung menerimamu tanpa melalui tes terlebih dahulu, tetapi setelah dipikir-pikir potensimu memang sangat bagus dan saat ini juga karirmu sedang melambung tinggi." ucap Uswatun.

" Itu semua hanya kebetulan saja teman-teman, jujur saja aku juga sangat terkejut mendengar keputusan Pak Adrian. Tapi aku bisa bersyukur karena mungkin ini adalah rezeki untukku, dengan begini kita bertiga akan terus bersama-sama."

" Semoga saja semuanya akan berjalan lancar hingga hari esok, besok hari kami akan menemanimu untuk tanda tangan kontrak dengan agensi." ucap Wina

Mereka bertiga pun terus saja mengobrol, dan tentunya mereka sudah tidak sabar untuk menanti hari esok. Tentunya hari esok adalah hari yang membahagiakan untuk Farah, karena mulai besok Farah akan bergabung di agensi yang berada di Jakarta. dengan begitu Farah bisa memiliki penghasilan sendiri, dan ia tidak akan merepotkan kedua temannya itu lagi.

...🐈‍⬛🐈‍⬛🐈‍⬛...

Gabriela saat ini sedang latihan bersama dengan teman-temannya, tentunya mereka sudah tidak sabar menanti konser Solo mereka. Ini adalah konser perdana milik band itu, dan karena itu mereka berharap konser itu akan berjalan dengan lancar. Karena dengan begitu mereka akan bisa membuktikan kalau mereka bisa sukses, dan orang-orang di sekitar mereka tidak akan ada yang berani meremehkan Mereka lagi.

" Jujur saja latihan hari ini sangat melelahkan."

" Tetapi kau tidak boleh lelah Gabriela, karena dengan semangat kita hari ini maka kita pastinya akan mengadakan konsep yang sangat meriah dan setelah itu kita pasti akan memiliki begitu banyak fans."

" Yang kau katakan itu emang sangat benar Utari, kalau begitu kita harus semangat melakukan latihan ini. Agar kita bisa tampil dengan maksimal pada acara kita nantinya, jujur saja aku juga sudah tidak sabar menantikan momen tersebut. Momen yang tentunya akan sangat membahagiakan, karena ini adalah mimpi dari kita semua yang akhirnya menjadi kenyataan."

Mereka semua sangat bersemangat melakukan latihan itu, dan tentunya mereka juga menciptakan beberapa lagu baru. Mereka ingin menampilkan lagu baru itu di konser perdana mereka, dan ini adalah hal yang membahagiakan untuk mereka semua. Dan mereka sudah tidak sabar juga menanti hari yang sudah mereka nanti-nanti itu, karena dengan begitu nama mereka akan terkenal dan mereka bisa memiliki penghasilan tetap.

" Kalian berdua sedang mengobrol apa?" tanya sebuah suara yang tentunya mengagetkan Utari dan juga Gabriel.

" Kau ini membuat kami kaget saja ya Adib." ucap Utari

" Bukan ku ingin membuat kalian kaget Utari dan juga Gabriella, hanya saja kalian berdua tampak mengobrol dengan sangat bahagia. Karena itu aku sangat penasaran dengan apa yang sedang kalian berdua obrolkan."

" Kami berdua hanya masih tidak menyangka kalau kita akan segera menggelar konser perdana kita, ini adalah hal yang sungguh tidak pernah kita bayangkan."

" Sebenarnya aku juga tidak menyangka kalau kita akan menggelar konser perdana, tetapi ini adalah hal yang membahagiakan untuk kita. Dan semoga saja dengan begini kita bisa memiliki penghasilan yang tetap, jujur saja selama ini dari manggung ke cafe-cafe itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan."

" Memang dari hasil manggung kita selama ini tidak pernah mencukupi kebutuhan kita, tetapi dari sanalah akhirnya kita bisa mencapai ke titik ini. Dan pada awal kita mendapat tawaran untuk kontrak agensi, itu saja aku juga sangat terkejut dengan hal tersebut apalagi ketika mendengar kalau kita harus pindah ke Surabaya. Aku masih mengingat pada saat itu kita semua saling berdebat, untuk memutuskan menerima atau menolak."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!