NovelToon NovelToon
Kesayangan Tuan Muda

Kesayangan Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Ima susanti

Takdir membawa seorang gadis yang polos harus mengorbankan masa mudanya demi kesembuhan sang nenek.
Tawaran dari majikan tempat ia bekerja sangat menggoda. Dengan berbagi pertimbangan gadis itu menyetujui tawaran majikanya.

"Lahirkan seorang cucu buat saya."
"Cucu, bagaiman caranya nyonya?" tanya gadis yang bernama Laras.
"Meniakh dengan putra saya."
"Tapi tuan muda bukanya sudah punya istri nyonya, harusnya yang melahirkan seirang anak itu istrinya." sanggah Laras.
"Kalau dia mau saya tidak akan menawari kamu."
Laras yang sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan neneknya menandatangi kontrak dari majikanya.
Apakah hidup Lars akan bahagia atau sebaliknya.
Di tunggu komentar dari kk² semua😘😘🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

"Anak." ulang Laras yang tak paham dengan perkataan suaminya.

"Iya, disini ada benih yang telah aku tanam tumbuh menjadi seorang bayi." Dafa menunjuk perut istrinya dan mengelusnya lembut sembari tersenyum bahagia karna impian untuk memperoleh seorang anak akhirnya terwujud.

"Jadi aku hamil, tuan?" tanya Laras masih belum percaya.

"Hmmm...... Kamu hamil, ada calon anak kita di dalam sana. " angguk Dafa sambil tersenyum manis.

"Alhamdulillah akhirnya. " ucap syukur Laras dengan mata berkaca - kaca. Ia juga ikut merasa bahagia seperti apa yang Dafa rasakan.

"Tuan ini bubur untuk nona." ujar bin Siti yang datang membawa semangkuk bubur yang masih mengepulkan uap panas.

"Taro sini, bik." bik Siti meletakan bubur di meja dan berlalu meninggalkan kamar tuanya. Dafa mengambil bubur itu dan mengaduknya. Satu sendok bubur yang sudah dingin di arahkan ke mulut Laras.

"Buka, mulutnya." perintah Dafa. Tanpa banyak drama, Laras membuka mulutnya dan melahap bubur yang di suapin suaminya. Dafa dengan sabar dan telaten menyuapkan bubur hingga tandas tak bersisa.

"Minum dulu." Dafa memberikan air ke tangan istrinya. Laras meminum setengah dan memberikan kembali kepada suaminya. Ternyata makan di suapin suami sendiri agak lain rasanya. Rasa jauh lebih nikmat dari pada makan sendiri.

Dafa menyiapkan obat yang di siapkan oleh dokter Astrid tadi.

"Minum obat dulu." tahan Dafa saat Laras ingin merebahkan tubuhnya.

"Obatnya pahit ga, tuan?" tanya Laras.

"Yang namanya obat ya pastilah pahit rasanya, kalau mau yang manis itu namanya gula. Ayo buruan minum biar kamu kuat lagi." Dafa memaksa Laras meminum obat meski susah payah Laras berusaha menelan obat yang suaminya berikan.

Sedari kecil Laras memang tak suka minum obat karna rasanya itu pahit. Makanya ia memilih menjaga kesehatan agar tak minum obat.

Setelah drama minum obat, Laras merebahkan tubuhnya. Sementara itu Dafa duduk di samping Laras sambil memeriksa pekerjaan yang belum selesai di kerjakan tadi karna buru - buru pulang saat mendapat kabar istrinya sakit.

"Tuan ." panggil Laras.

"Ada apa?" tanya Dafa.

"Tuan tidak tidur?" tanya Laras.

"Nanti, kamu tidur aja duluan." jawab Dafa tanpa menoleh karna matanya masih fokus pada layar laptop yang ada di pangkuannya.

"Tuan." panggil Laras kembali.

"Ada apa?" kali ini Dafa menoleh dan menatap istrinya.

"Saya kepengen tidur di peluk, tuan!" entah keberanian dari mana Laras meminta sesuatu yang tidak mungkin. Jantung Laras berdetak lebih cepat dari biasanya, ada rasa takut jika Dafa murka. Tapi ia memberanikan diri karna ia sangat ingin di peluk suaminya.

Dafa terdengar berdecak kesal. Tapi ia mengabulkan permintaan istrinya. Dafa menutup laptopnya dan meletakan di balas baru tidur sambil memeluk istrinya.

"Geli Laras, tolong hentikan." Laras mengendus leher Dafa membaut lelaki irigasi saat sapuan nafas Laras mengenai kulitnya.

"Tapi saya suka aroma tubuh, tuan."

"Tumben?"

"Saya juga ga tau tuan, yang jelas saat memeluk dan mencium aroma wangi tubuh tuan saya merasa tenang dan nyaman." jawab Laras jujur.

Dafa terpaksa menahan nafasnya, ada sesuatu di bawah sana yang terbangun. Andai saja istrinya tidka seperti sekrang sudah tentu Dafa akan meminta haknya. Tapi demi sang calon bayi di perut istrinya Dan harus bisa sabar dan menahannya.

Dan benar saja tak lama Laras tertidur dengan pulasnya. Ada senyum di sudut bibirnya. Dafa melihat istrinya sudah pulas memperhatikan wajah pucat istrinya.

"Terima kasih, kamu akhirnya memberi apa yang saya inginkan. Saya berjanji akan menjaga kalian berdua." Dafa mencium kening istrinya sekilas dan ikut memejamkan matanya mengikuti istrinya terbang ke alam mimpi.

...****************...

Assalamualaikum kk, selamat malam

Selamat beristirahat

Di tunggu saran dan masukannya serat jangan lupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 😘😘🙏🙏🙏

1
ardiana dili
lanjut kak
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
maaf kakak Salah tulis dafa kok jadi panca🙏
Ima Susanti: terimaksih koreksinya kk, nanti thor revisi 🙏🙏😘
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok//Good//Pray/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut kak
Ima Susanti: /Ok//Good/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok/ kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: /Determined//Determined/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: terimakasih kk😘😘🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: udh up kk, silahkan lanjut baca😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Dafa jangan lupakan Mila,nanti marah buat i masalah,jaga Laras agar bayi dan ibunya sehat
Ima Susanti: siap kk🙏🙏😘
total 1 replies
sunaryati jarum
Selamat Dafa akhirnya kerja kerasmu membuahkan hasil
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle//Joyful//Joyful/
total 1 replies
sunaryati jarum
Itu konsekuensi kamu Mila , kebanyakan ibu ingin punya lha kok menolak
Ima Susanti: tanggung akibatnya sendiri, nangis deh 😊
total 1 replies
ardiana dili
ceritanya bagus
Ima Susanti: terima kasih kk🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: siap kk😘👍
total 1 replies
sunaryati jarum
Yang bener namanya Laras atau Lidia🤩 Thoor Beberapa kali menyebut Lidia
Ima Susanti: maaf thor salah tulis🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan lemah Laras, lawan saja dengan perkataan dan perilaku sopan dan lembut.Suruh minta ke Dafa langsung
Ima Susanti: /Determined//Determined//Kiss/
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga segera hamil dan Dafa yang ngidam tidak mau jauh dari Laras
Ima Susanti: terimaksih saranya kk, thor skip ya😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Ny Veronika seharus belajar dari pengalaman rumah tangganya, pernikahan yang dibangun tanpa kecocokan hanya karena status sosial, yang tidak bertahan lama, kenapa mau diulangi pada Dafa putranya.Ku kira Mila itu artis atau model kok tidak mau melahirkan
Ima Susanti: biasa wanita zaman sekarang ga mau tubuhnya rusak karna melahirkan 🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Karena kau tinggal ya pastinya Mila kesepian, awas Dafa istri pertamamu nanti cari kehangatan lain lho, mungkin sudah terbiasa
Ima Susanti: kebanyakan gitu ga sih, maknya banyak istri yg selingkuh karna kurang dapat perhatian dari suaminya🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!