NovelToon NovelToon
The Shadowed Psyche

The Shadowed Psyche

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Balas Dendam
Popularitas:604
Nilai: 5
Nama Author: De Veronica

Sinopsis Bab

Kedatangan Alexey Liebert ke kampus elite Icheon langsung mengguncang keseimbangan yang selama ini mapan. Sosoknya yang dingin, tertutup, dan mencolok dengan aura berbahaya segera menarik perhatian, sekaligus memicu bisik-bisik kagum dan rasa terusik di kalangan mahasiswa. Namun di balik statusnya sebagai mahasiswa baru rekomendasi internasional, Alexey menyimpan masa lalu kelam: putra pewaris dunia bayangan yang kembali ke Icheon bukan semata untuk kuliah, melainkan untuk tujuan tersembunyi yang berakar pada kematian ibunya delapan tahun lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon De Veronica, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Target Berikutnya Moskow

Di luar ruangan, Haerim berdiri sambil bersandar di tembok dengan wajah penasaran.

Kira-kira apa yang dibahas Alexey sama Paman Minsook? gumamnya dalam hati sambil menatap pintu tertutup. Kok tiba-tiba mau bicara empat mata gitu...

Beberapa menit kemudian, pintu terbuka dan Alexey keluar dengan wajah datar seperti biasa.

Haerim langsung menghampiri sambil menatapnya penuh keingintahuan.

"Kamu bahas apa sih sama Paman Minsook?" tanya Haerim kepo sambil menarik lengan Alexey. "Kok tiba-tiba ngusir aku keluar? Ada rahasia apa?"

"Tidak ada apa-apa," jawab Alexey singkat sambil mulai berjalan. "Ayo masuk kelas."

"Alexey!" protes Haerim kesal sambil mengejar dan menarik lengannya lagi. Wajahnya cemberut dengan pipi yang menggembung lucu. "Jangan sok misterius gitu dong! Beritahu aku aja! Aku kan penasaran banget..."

"Nanti kamu akan tahu sendiri," ucap Alexey sambil mengusap kepala Haerim sekilas.

"Huh..." cemberut Haerim sambil menggembungkan pipi kesal.

Saat mereka masuk kelas, semua mata langsung tertuju pada mereka.

Junhwan yang duduk di kursinya menatap tidak percaya sambil mengepalkan tangan.

Tidak mungkin... Alexey bisa lepas dari tuduhan itu? batinnya dengan rahang mengeras. Padahal dia sudah disidang langsung sama Rektor. Kenapa dia masih bisa masuk kelas dengan santainya?!

"Alexey, Haerim! Kalian sudah datang!" sapa Dosen Lisa dengan nada lega sambil tersenyum. "Saya sangat yakin kok kalau bukan kalian pelakunya. Pasti ada penjelasannya kan?"

"Terima kasih, Miss," ucap Haerim sambil tersenyum tipis sebelum berjalan ke bangkunya bersama Alexey.

Begitu duduk, Yubin langsung condong ke arah Haerim sambil berbisik excited.

"Psst! Haerim! Aku mau tau dong, Rektor Minsook ngapain aja sama kalian tadi?" bisiknya penasaran.

"Bukan Paman yang nginterogasi kami," jawab Haerim dengan nada bercanda sambil tersenyum tipis. "Tapi Alexey yang nginterogasi Paman..."

Yubin tertawa pelan sebelum Dosen Lisa memulai pelajaran. Waktu berjalan cepat hingga akhirnya bel berbunyi—pelajaran selesai. Para mahasiswa langsung keluar, hanya menyisakan Alexey, Haerim, dan Dosen Lisa.

"Tuan Liebert, Haerim... sebentar," panggil Dosen Lisa sambil berjalan mendekat.

"Oh iya, kemarin ada kakak laki-laki Anda yang datang ke kampus mencari Anda," ucapnya tanpa kecurigaan sedikitpun sambil tersenyum ramah. "Orangnya tinggi, tampan juga. Dia bilang dari London..."

"Oh! Orang yang kamu ma—"

Sebelum Haerim menyelesaikan kalimatnya, Alexey dengan cepat mengecup bibirnya di depan Dosen Lisa.

Alexey menatap Dosen Lisa dengan santai seolah tidak terjadi apa-apa.

"Itu Hunter, kakak angkat saya," jelasnya datar sambil masih melingkarkan tangan di pinggang Haerim yang mematung dengan wajah merah padam.

"Oh... oke, saya cuma mau sampaikan itu aja," ucap Dosen Lisa sambil tersenyum canggung dan buru-buru mengambil tas.

"Kalian... silakan lanjutkan. Saya permisi dulu ya!" tambahnya cepat sambil keluar dari kelas dengan langkah tergesa.

Anak muda jaman sekarang sangat agresif, batinnya sambil menutup pintu. Sepertinya aku harus cari si ganteng kemarin deh... setidaknya dia lebih dewasa...

"Lihat Gara-gara kamu, Miss Lisa jadi nggak nyaman!" protes Haerim sambil memukul pelan dada Alexey dengan wajah masih merah.

"Itu lebih baik," jawab Alexey santai sambil melepaskan pelukannya. "Daripada Miss Lisa tahu siapa Hunter yang sebenarnya."

"Kita mau kemana lagi hari ini?" tanya Haerim dengan nada malas sambil mengambil tasnya. "Capek banget rasanya..."

"Kita akan menemui Hunter," jawab Alexey sambil berjalan keluar kelas. "Dia baru saja dapat jejak Seo-hoon."

"Baiklah," ucap Haerim sambil menghela napas. "Aku siap dengan misi baru kita."

Mereka berjalan ke parkiran, masuk ke dalam mobil, dan meninggalkan kampus dengan cepat.

"Alexey..." panggil Haerim pelan.

"Bagaimana mungkin uang 90 triliun Won dari rekening yayasan bisa dikeluarkan tanpa diketahui Bank Sentral?" tanyanya dengan kening berkerut. "Itu kan jumlah yang gila besarnya..."

"Mereka pakai sistem placement dan layering," jawab Alexey sambil fokus menyetir. "Mengatasnamakan dana dari perusahaan cangkang. Jadi uangnya dipecah-pecah jadi transaksi kecil yang nggak mencurigakan, lalu dialirkan lewat banyak rekening perantara sebelum akhirnya masuk ke tujuan asli."

"Kamu kok tau banyak banget sih tentang ini..." ucap Haerim sambil menatap Alexey curiga.

Ia mencubit pelan lengan Alexey dengan gemas.

"Jangan-jangan kamu pernah melakukan money laundering juga ya?!" tuduhnya dengan nada setengah serius setengah bercanda.

"konyol," ucap Alexey sambil menggelengkan kepala.

Tak lama kemudian mobil mereka masuk ke area bandara. Haerim langsung menoleh dengan wajah bingung.

"Lho? Bukannya kita mau ketemu Hunter?" tanyanya penasaran. "Kenapa tiba-tiba ke bandara?"

"Tujuan kita ke Rusia," jelas Alexey sambil memarkir mobil.

"HA?! RUSIA?!" teriak Haerim kaget sambil menatap Alexey tidak percaya. "Untuk apa kita ke Rusia?!"

"Hunter mengonfirmasi pria bernama Seo-hoon itu ada di Moskow," jelas Alexey sambil mematikan mesin mobil. "Kita harus menangkap nya sebelum dia kabur lagi."

"Tapi Alexey... aku belum bilang apa-apa ke Mommy!" ucap Haerim khawatir sambil meraih lengan Alexey. "Kalau Mommy tahu aku pergi ke Rusia tiba-tiba, dia pasti panik!"

"Tenang," jawab Alexey sambil menatap Haerim. "Aku sudah bicara sama ibumu semalam. Dia sudah tahu."

"Turunlah," perintah Alexey sambil membuka pintu mobil. "Jangan buang waktu."

"Iya, iya!" jawab Haerim sambil cepat-cepat mengambil tasnya dan turun dari mobil.

Mereka berdua berjalan memasuki area bandara dan langsung melihat Hunter yang sudah menunggu di dekat check-in counter sambil bersandar santai dengan tangan di saku.

Hunter langsung menyerahkan dua paspor dan beberapa kartu identitas pada Alexey.

"Semuanya sudah siap," ucapnya sambil memasukkan tangan kembali ke saku. "Paspor dan identitas palsu kalian."

Alexey menerima dokumen tersebut dan membuka salah satunya sambil memeriksa isinya.

"Ini identitas yang akan kita pakai selama di Rusia," jelasnya pada Haerim sambil menyerahkan satu set dokumen padanya. "Hafalkan namamu yang baru."

Haerim membuka paspor dan membaca namanya dengan mata melebar. Namun seketika senyum lebar tersungging di wajahnya.

"Kim Ji-won..." bacanya pelan, lalu matanya turun ke bagian status. "Dan... istri dari Sebastian?!"

Ia melirik Alexey sambil tersenyum jahil.

"Wah, Alexey~ ternyata kamu mau segera nikah sama aku ya?" godanya sambil mengedip-ngedipkan mata. "Romantis banget sih bikin identitas pasangan suami istri..."

Alexey yang tidak terbawa suasana langsung menarik lengan Haerim.

"Cepat," ucapnya datar. "Kita harus sampai di Moskow malam ini."

"Huh... nggak seru..." gerutu Haerim kesal karena godaannya tidak berhasil.

Sebelum menaiki jet pribadi, Alexey berbalik ke Hunter sambil menatapnya serius.

"Hunter, awasi Minsook," perintahnya dingin. "Begitu dia berhasil menjalankan bagiannya, kamu langsung jalankan tugasmu. Jangan sampai gagal."

"Understood, Tuan Muda," jawab Hunter sambil mengangguk tegas. "Saya akan pastikan semuanya berjalan sesuai rencana."

Alexey mengangguk singkat lalu berbalik dan mengikuti Haerim masuk ke dalam jet pribadi yang sudah siap lepas landas.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!