NovelToon NovelToon
Kaya Dengan Pohon Uang

Kaya Dengan Pohon Uang

Status: tamat
Genre:Action / Sistem / Tamat
Popularitas:141.4k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Amirul, yang dikira anak kandung ternyata hanyalah anak angkat yang tak sengaja tertukar pada saat bayi.

Setelah mengetahui jika ia anak angkat, Amirul di perlakukan dengan kasar oleh ibu angkat dan saudaranya yang lain. Apa lagi semenjak kepulangan Aris ke rumah, barang yang dulunya miliknya yang di beli oleh ibunya kini di rampas dan di ambil kembali.

Jadilah ia tinggal di rumah sama seperti pembantu, dan itu telah berlalu 2 tahun lalu.

Hingga akhirnya, Aris melakukan kesalahan, karena takut di salahka oleh ibunya, ia pun memfitnah Amirul dan Amirul pun di usir dari rumah.

Kini Amirul terluntang lantung pergi entah kemana, tempat tinggal orang tuanya dulu pun tidak ada yang mengenalinya juga, ia pun singgah di sebuah bangunan terbengkalai.

Di sana ada sebuah biji yang jatuh entah dari mana, karena kasihan, Amirul pun menanam di sampingnya, ia merasa ia dan biji itu senasib, tak di inginkan.

Tapi siapa sangka jika pohon itu tumbuh dalam semalam, dan hidupnya berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

...happy reading...

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

Amirul berjalan ke kantin dengan langkah yang santai, mencoba untuk tidak terlalu memperhatikan pandangan orang-orang di sekitarnya. Ia tahu bahwa ia tidak disukai oleh banyak orang di sekolah itu, terutama oleh keluarga Dinata yang telah mengangkatnya sebagai anak.

"Ah, perutku lapar, aku harus ke kantin dulu," kata Amirul pada dirinya sendiri, mencoba untuk mengalihkan pikirannya dari perasaan tidak enak itu.

Saat ia tiba di kantin, Amirul memesan makanan dan duduk di kursi kosong. Ia mencoba untuk tidak terlalu memperhatikan pandangan orang-orang di sekitarnya, tapi ia tidak bisa tidak mendengar bisikan-bisikan mereka.

"Lihat, itu anak angkat Dinata..."

"Ya, aku dengar dia tidak disukai oleh keluarga Dinata..."

"Kata Anak kandungnya, anak angkat ini telah di usir karena tidak tau diri di rumahnya, kenapa dia di sini?"

Amirul mencoba untuk tidak terlalu memperhatikan bisikan-bisikan itu, tapi ia tidak bisa tidak merasa sakit hati. Ia tahu bahwa ia tidak memiliki hubungan yang baik dengan keluarga Dinata, tapi ia tidak pernah berpikir bahwa orang-orang di sekolah itu juga akan membicarakan tentangnya.

Amirul mencoba untuk fokus pada makannya, tapi ia tidak bisa tidak merasa tidak enak. Ia merasa seperti ia tidak memiliki tempat di sekolah itu, seperti ia tidak memiliki hak untuk berada di sana.

Lagian, Ia punya waktu 6 bulan lagi sekolah di sana, setelah ini Ia akan tamat sekolah.

Saat sedang menyantap makanan, Aris datang bersama kedua temannya, wajahnya merah dengan amarah. "Oh, kau berani datang ke sekolah rupanya?" tanya Aris menggebrak meja Amirul, membuat beberapa orang di sekitarnya menoleh ke arah mereka.

Amirul menatap Aris tajam, matanya berkedip-kedip dengan intens. Mungkin jika dulu waktu ia tinggal di rumah Aris, ia akan takut pada Aris, tapi sekarang ia telah lepas dari keluarga Dinata, jadi sekarang ia tidak perlu takut lagi. Selama 2 tahun ini, ia juga di perlakuan bukan seperti manusia oleh Keluarga Dinata, membuatnya menjadi lebih kuat dan tidak takut lagi.

"Kenapa aku tidak berani? Ini sekolah umum, bukan sekolah pribadi," kata Amirul dengan nada yang tenang dan percaya diri.

Aris tertawa sarkastis. "Sejak kau di usir dari rumah, kau sekarang sudah pandai melawan ya? Apa kau tidak ingat selama ini kau menjadi babuku? Dan sekarang kau tidak tahu balas budi!" kata Aris, suaranya semakin keras dan agresif.

Amirul tersenyum, sebuah senyum yang tidak mencapai matanya. "Aku tidak pernah menjadi babumu, Aris. Aku hanya menjadi korban dari kekejaman keluargamu. Dan aku tidak akan pernah melupakan itu," kata Amirul dengan nada yang dingin.

Aris semakin merah dengan amarah, tapi Amirul tidak menunjukkan tanda-tanda takut. Ia berdiri tegak, menatap Aris dengan mata yang tidak berkedip.

"Kau tahu, Aris, aku tidak akan pernah menjadi seperti kamu. Aku tidak akan pernah menjadi orang yang kejam dan tidak berperasaan seperti kamu," kata Amirul dengan nada yang tegas.

Aris mengangkat tangannya, siap untuk memukul Amirul, tapi tiba-tiba ada seseorang yang melerai mereka. "Cukup, Aris! Jangan membuat keributan di sini!" kata seseorang dengan nada yang tegas.

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

1
Elok Fauziah
Gangguan jiwa anak ini.
Elok Fauziah
3 + 8 = 11 Dong🤔
Jacky Hong
kasian amat Thor dah jatuh pas naiknya bisa ketemu ibu kandung eh rupanya cuma mimpi
pas bab terakhir pula
yang sabar y amirul si author lagi mengujimu kawan🤭
Ari Anto
dancok tiwas serius leh ku moco 😭😭😭😭😭🤣😁😁☺🥲
Ambu Rinddiany Thea
iish ending menyebalkn aaaah .. tiiiddaaaaaaaakk
Ambu Rinddiany Thea
mangga mamam tuh anak kebamggaan kalian ,
Tio Kusuma
hemmmmm.....mimpi EMG enk bnget....
less22: prit prittt, kartu merah
total 3 replies
we
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 mimpi
less22: kasihan deh🤣
total 1 replies
Wega Luna
ternyata hiasan mimpi yah thor🙈
Wega Luna: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣ku menangis 🤣🤣🤣🤣🤣 Rita ini baru permulaan
Dewiendahsetiowati
ealah Thor ternyata Amirul mimpi to selama ini hadeh kena prank othor.. terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu karya selanjutnya
less22: asiapppp, Terima kasih sudah mampir🥰🥰
total 1 replies
Wulan Sari
lha Tamat? dan ternyata semuanya hanya impian kasihan sekali tapi cip 👍 banget critanya membuat yang baca melongo akh si Author emang the best di kibulin yak 🤣🤣🤣
trimakasih Thor semangat 💪 salam sukses selalu ❤️👍💪🙏
Wulan Sari: sama2 ❤️
total 2 replies
Wulan Sari
cerdas Amirul semoga berhasil semangat 💪 lanjut
Wulan Sari
lanjut ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Wulan Sari
semoga walau dalam mimpi Amirul bisa ketemu ayah kandungnya ya...
semangat 💪 Thor salam ❤️
Darmono
lanjutkan thorrr 👍🙏
Ambu Rinddiany Thea
kenapa.ga bikin melayang ajantuh s aris arwah nya , tanggung d bikin pingsan mah , para readers udh kecewa berat soalnya. mu doain yg baik juga udh ga minat , maaf ya ris mening end aja lah klo cangkem sama polah mu trs2an gt mah , ajak sekalian emak bapak mu .. karma buat sekeluarga tuh , tunggu kebangkrutan mu
Wulan Sari
kasihan ibu kandungnya Aris nt malah di kira ibu tirinya Aris di tuduh ga bisa mendidik Aris yaaa
Ambu Rinddiany Thea: /Sneer/
total 3 replies
Wega Luna
mampus kau Aris🤣🤣🤣🤣
Wega Luna: banget puas nya🤣
total 2 replies
Darmono
lanjutkan thorrr 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!