NovelToon NovelToon
Accidentally Wedding

Accidentally Wedding

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kunay

Berawal disalahpahami hendak mengakhiri hidup, kehidupan Greenindia Simon berubah layaknya Rollercoaster. Malam harinya ia masih menikmati embusan angin di sebuah tebing, menikmati hamparan bintang, siangnya dia tiba-tiba menjadi istri seorang pria asing yang baru dikenalnya.

"Daripada mengakhiri hidupmu, lebih baik kau menjadi istriku."

"Kau gila? Aku hanya sedang liburan, bukan sedang mencari suami."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kunay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Pernikahan Main-main

Pagi itu, setelah kekacauan emosional semalam, Greenindia memutuskan untuk mengambil libur dari semua pekerjaannya. Trauma bertemu ibunya dan konfrontasi dengan Chester benar-benar menguras energinya hingga ke titik terendah. Dia kembali ke apartemennya yang sunyi.

​Saat Greenindia membuka pintu, dia langsung terkejut. Apartemen kecilnya tampak seperti terkena badai e-commerce. Ada kotak-kotak besar yang tersebar di ruang tamu, dan di tengah kekacauan itu, Antonio sedang menyusun beberapa barang baru di dapur kecilnya. Rex, yang masih duduk di kursi roda, mengawasi dengan ekspresi puas.

​"Apa yang sedang kalian lakukan?" tanya Greenindia, menunjuk tumpukan kotak dengan bingung.

​Rex menoleh, wajahnya berseri-seri seolah baru saja melakukan perbuatan mulia. "Ah, Green, kau sudah kembali? Bagus. Kami baru saja selesai memasang beberapa hal penting."

​"Memasang apa? Ini apartemenku, Rex! Aku bahkan tidak memesan apa-apa!" protes Greenindia, berjalan melewati kotak berisi label peralatan dapur mewah.

​Rex menghela napas, seolah Greenindia baru saja menanyakan pertanyaan paling bodoh di dunia. "Ini bagian dari perjanjian, Green. Kau adalah istriku. Dan aku menuntut lingkungan yang layak untuk istriku, dan juga untukku. Aku tidak nyaman tinggal di tempat yang kekurangan fasilitas dasar."

​Antonio menyela dengan sopan, sambil memegang kotak mesin kopi. "Nona, Tuan Rex membeli mesin kopi espresso premium, pemanas air yang bagus untuk kamar mandi Anda, dan penghangat ruangan yang efisien. Tuan Rex khawatir Anda kedinginan lagi."

​"Apartemen ini kecil, Antonio. Tidak butuh penghangat ruangan sebesar itu! Dan aku tidak minum espresso mahal!" balas Greenindia, kepalanya mulai pusing.

​Rex mengangkat tangan. "Ini bukan negosiasi, Green. Aku tidak akan membiarkan istriku tinggal di tempat yang kekurangan fasilitas. Anggap saja ini sewa apartemen yang kubayar untuk waktu yang lama. Semua ini adalah bagian dari tanggung jawab yang kau sebut-sebut."

​Greenindia tahu tidak ada gunanya berdebat. Rex akan selalu memenangkan pertengkaran verbal karena ia didukung oleh logika 'tanggung jawab' yang absurd.

​"Terserah," desah Greenindia, lalu dia segera masuk ke dalam kamar, membanting pintu, dan menuju kamar mandi untuk merendam tubuh dan menenangkan pikirannya yang kalut.

​Setelah pintu kamar tertutup, Antonio mendekati Rex. "Tuan Rex, laporan investigasi terbaru."

​Rex mengangguk, matanya kembali tajam dan fokus. "Bicaralah."

​"Tentang keluarga Anderson, kami mengonfirmasi bahwa Tuan Besar Anderson meninggal karena serangan jantung di tebing yang sama dengan tempat Anda bertemu Nona Greenindia, tiga tahun lalu," jelas Antonio, suaranya pelan.

​Rex mendengarkan dengan serius. "Lanjutkan."

​"Nyonya Anderson segera mengambil alih semua bisnis setelah insiden itu, dibantu oleh putra sulungnya, Jeremy. Namun, terkait Nona Muda Anderson, informasi masih sangat samar. Semua data resmi mengarah pada dia sudah tinggal di luar negeri selama bertahun-tahun. Tidak ada catatan kehadirannya di acara publik keluarga, atau data yang jelas di dalam negeri," Antonio merangkum.

​Rex merenung sejenak, menatap pintu kamar mandi yang tertutup. Apakah dugaanku salah? Apakah Greenindia bukan Nona Muda Anderson yang dituduh itu? Tapi semuanya terlalu kebetulan. Ini...

“Mengenai hubungannya dengan Chester, dua tahun lalu mereka pernah bekerja sama dalam produksi iklan. Nyonya ikut terlibat sebagai tim.”

“Hanya itu?”

Rex mulai terlihat bingung. Dia mencoba menarik benang merah antara Green dan Chester tapi semua selalu menemui jalan buntu.

Kalau memang Green bagian dari keluarga Anderson, lalu kenapa dia tidak menggunakan nama Anderson? Jelas di Kartu Identitas namanya adalah Greenindia Simon.

​Antonio kemudian mengeluarkan amplop berwarna krem tebal yang elegan.  "Ini adalah undangan dari Keluarga Anderson. Jamuan Makan Malam untuk menyambut kepulangan cucu keluarga Anderson dan sekaligus Pesta Bisnis untuk membuka kemitraan besar."

​"Nyonya Besar Carson menghubungi saya pagi ini," lanjut Antonio. "Beliau sangat ingin Anda datang. Apalagi AR.N Global Group adalah perusahaan multinasional yang sedang berkembang sangat pesat, dan nenek ingin kita ikut mengajukan kerja sama. Nyonya Anderson ingin bermitra dengan perusahaan berskala internasional."

​Rex mengambil amplop itu, tatapannya langsung menajam. "Baik. Aku akan datang. Aku akan membawa istriku."

​"Saya sudah menyiapkan pakaian yang layak untuk Nona Greenindia, Tuan," ujar Antonio.

​Setelah menyelesaikan laporannya, Antonio pamit untuk mengurus logistik Rex.

​Greenindia keluar dari kamar setelah mandi. Aroma disinfektan di kamar mandi sekarang bercampur dengan bau kopi mahal dan kayu baru dari perabotan Rex. Antonio sudah pergi.

​Greenindia melihat Rex masih duduk di kursi roda di ruang tamu. Dia menyilangkan tangan di dada, ekspresinya tegas.

​"Kau serius akan tinggal di sini selamanya, Rex?" tanya Greenindia, menatap kursi roda itu dengan jijik.

​Rex membalas tatapannya. "Selama kau ingin tinggal di apartemen ini, aku akan tinggal. Kecuali kau setuju pindah ke rumahku. Itu pilihanmu, Green."

​Greenindia mendengus. "Jangan konyol. Kita menikah hanya sampai kakimu sembuh. Setelah itu, selesai. Kau kembali ke kehidupan elitmu, dan aku kembali ke hidupku yang tenang."

​Mendengar itu, ekspresi Rex berubah drastis. Senyumnya hilang, dan matanya memancarkan kemarahan dingin. Dia menggerakkan kursi rodanya mendekat, memaksa Greenindia mundur selangkah.

​"Dengar, Greenindia Simon," kata Rex, suaranya rendah dan penuh tekanan. "Aku mungkin memaksamu menikah karena luka di kakiku, tetapi aku tidak pernah main-main dengan pernikahan kita. Nama di catatan sipil itu nyata. Dan sampai aku memutuskan untuk melepaskanmu, kau adalah istriku. Jangan pernah katakan lagi kalau pernikahan ini hanya 'sampai kakiku sembuh'."

​Greenindia terdiam, terkejut melihat Rex yang tiba-tiba marah dan sangat serius. Tatapan mata Rex menunjukkan bahwa ia benar-benar tidak bercanda. Kekuatan Rex bukan hanya terletak pada kekayaan atau ancaman, tetapi juga pada tekadnya.

​Apa yang dia rencanakan? pikir Greenindia, rasa takut perlahan merayapi hatinya.

​"Baiklah," jawab Greenindia akhirnya, suaranya nyaris berbisik. "Terserah padamu. Tapi aku tidak akan pernah setuju pindah dari sini."

 

1
Fera Susanti
kasihan banget..up lagi dong..
hasatsk
ada ya, seorang ibu kandung seperti itu kepada anaknya😭
Fera Susanti
othor..up lagi
momski
keren thor....makasih udah crazy up 🙏😍
Fera Susanti
kpn green ketemu ibunya??..
Fera Susanti
iya Thor..crazy up nya d tunggu
momski
crazy up thor jgn digantung pas lg seru 😄
Kunay: siap. ditunggu. direview satu-satu
total 1 replies
Fera Susanti
oke othor aku tunggu mereka saling jatuh cinta 🤭..
semangat up
momski
gpp thor tp syukur2 crazy up 😍
hasatsk
perjalanan Rex untuk mendapatkan greenidia tidak mudah,harus menembus benteng pertahanan Chester....
Fera Susanti
aku juga memantau mu thor🤭😬
hasatsk
tantangan Rex meluluhkan hati Chester untuk bisa menemukan greenidia...
Fera Susanti
makin seru..
Fera Susanti
serruuuu... lanjut
momski
keren.... 👏👏👏👏
Fera Susanti
Aya dong Chester,.cepat ikut mencari green..dia lagi terpuruk..jgn sampe Rex yg menemukan green lebih dulu..mau nya keluarga nya yg lebih dulu menemukan green
Fera Susanti
apa maksud dari mewujudkan permainan dengan tuan Anderson untuk terakhir kali nya??...
Kunay: tipo kk. maksudnya, permintaan. sudah diperbaiki tapi masih review. terima kasih sudah diingatkan🤭😍
total 1 replies
Fera Susanti
dih nenek2 nech cari masalah
momski
go... go.... go..... up thor
hasatsk
Lauren,bisa memanfaatkan neneknya Rex untuk menghancurkan pernikahan Rex dan greenidia..nenek Lauren menginginkan cucunya menikah dengan orang yang statusnya setara 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!