Persahabatan antara laki-laki dan perempuan apakah benar-benar murni? ataukan sebenarnya salah satu atau bahkan keduanya saling menyembunyikan perasaan satu sama lain untuk sebuah ikatan yang dinamakan Persahabatan. Sandra Dinata seorang dokter yang memiliki sahabat yang sangat ia cintai dan sayangi siapa lagi kalau bukan Dave Samudra. Persahabatan mereka terjalin sejak TK, dan bahkan hingga bekerja pun mereka bekerja ditempat yang sama. Dave selalu ada untuk Sandra begitupun sebaliknya. Hingga suatu ketika mereka mereka dihadapkan pada suatu keadaan yang membuat persahatan mereka menjadi renggang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Namuseo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16.Pantai
Karena sudah waktu nya untuk pulang, Bryan pun mengantar Friska untuk pulang. Saat keluar ruangan, sekretaris Friska menanyakan pada atasannya tersebut sudah bertemu dengan dr. Dave atau belum,pasalnya tadi dr. Dave datang untuk bertemu dengan nya.
Friska yang mendengar pertanyaan dari Sekretarisnya pun terkejut.
"Dave kesini?"tanya Friska pada sekretarisnya
"Iya Nona, tadi dr. Dave datang mau menemui Nona Friska. Saya tidak sempat mengantar dr. Dave ke ruangan Nona, karena saya sudah ditunggu team Produksi di ruang meeting. Jadi tadi dr. Dave ke rungan Nona sendiri. Apa Nona Friska tidak bertemu dengan dr. Dave?" Tanya Sekretaris nya lagi
"Tidak... kira-kira jam berapa Dave kesini?"tanya ulang Friska dengan raut wajah cemasnya
"Satu jam yang lalu Nona."Jawab sekretarisnya.
Bryan yang mengetahui kecemasan kekasihnya itu pun mencoba untuk menenangkan nya.
"Sudah lah tidak usah dipikirkan, kalau pun Dave tau tentang kita itu memang sudah waktunya. Bukan kah kita sudah sepakat untuk menghadapi segala sesuatu yang ada didepan bersama-sama hemm?"ujar Bryan sambil pengusap kepala Friska
"Kita pulang sekarang ya?"tanya Bryan yang dibalas anggukan oleh Friska
Akhirnya Bryan pun mengantarkan Friska untuk pulang. Selama perjalanan Friska hanya diam saja. Dia memikirkan Dave, dia merasa begitu bersalah dan jahat pada Dave. Padahal selama ini Dave selalu tulus mencintai nya.
Bahkan dia rela mengorbankan persahabatan nya dengan Sandra hanya untuk dirinya. Namun kini apa balasan yang dia berikan pada Dave. Tapi dia juga tidak bisa memungkiri bahwasanya cinta nya pada Bryan jauh lebih besar dari pada cinta nya pada Dave.
Bryan yang melihat Friska merenung dari tadi pun kini berbicara
"Lebih cepat dia tau akan lebih baik."Ucap Bryan dengan nada tegas
Friska yang mendengar ucapan Bryan pun hanya bisa diam.
Sedangkan ditempat lain ada seseorang yang sedang menikmati rasa sakitnya.
Pantai...
Ya.... Pantai adalah tempat yang Dave datangi saat ini untuk melepas kesakitannya. Rasa sakit karena penghianatan dari seseorang yang sangat dia cintai.
"Kenapa Friska???Kenapa????"
"AAAAHHHHH"Dave teriak sekeras mungkin
Hanya deburan ombak dan angin yang menemaninya malam ini. Untung saja suasanya pantai dimalam hari terbilang sepi jika tidak mungkin orang-orang kan mengira dia orang gila. Setelah lelah berteriak Dave pun duduk dipinggir pantai.
Ombak yang datang menyapu tubuh nya tak terasa olehnya. Mungkin karena sakit hati yang begitu dalam dia rasa.
Dikejauhan nampak seorang wanita yang tengah menikmati suasana pantai di malam hari.
Saat berjalan menyusuri pantai sang wanita seperti mengenal laki-laki yang sedang duduk di pinggir pantai tersebut.
"Laki-laki itu seperti Dave."Gumam Sandra
"Ahhhhh tapi apa mungkin itu Dave? Mungkin halusinasi ku saja karena terlalu merindukan Dave." Ucap Sandra.
Sandra saat ini memang sedang merindukan Dave, oleh sebab itu dia pergi ke pantai. Karena pantai adalah tempat favorit dirinya dan juga Dave.
"Tapi itu benar Dave." Ucap Sandra yang merasa yakin kalau laki-laki tersebut adalah Dave.
Sandra berjalan mendekat ke arah Dave. Dave yang tidak mengetahui ada orang yang mendekat ke arahnya pun masih saja menundukan kepalanya. Saat sudah berada disamping Dave, Sandra mendengar suara isakan tangis Dave.
"Dave...."Panggil Sandra
"Dave..." Sandra kembali memanggil Dave
Dave menoleh kearah seseorang yang memanggilnya.
Dan ketika dia melihat siapa yang yang memanggilnya dia langsung saja memeluk orang tersebut
"Sandra Hiks..Hiks..."Ucap Dave sambil terisak
Sandra pun memeluk sahabat nya tersebut dengan erat seolah tau bahwa sahabatnya tersebut sedang tidak baik-baik saja.