NovelToon NovelToon
Ghost Detective

Ghost Detective

Status: tamat
Genre:Hantu / Cinta Seiring Waktu / Mata Batin / Roh Supernatural / Spiritual / Horor / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Hana Reeves

Kisah dua orang Indigo

Lachlan Lexington de Luca memiliki kekuatan di luar Nurul para sepupunya ... L biasa dipanggil, memiliki sixth sense yang bisa berkomunikasi dengan hantu. Kali ini liburan L ke Jakarta menjadi berbeda karena dia harus membantu empat hantu gentayangan untuk bisa ke alam baka... Dengan syarat harus berbuat baik baru bisa dipertimbangkan masuk surga atau neraka. Di perjalanan membantu, L bertemu dengan seorang gadis yang takut hantu tapi punya kemampuan yg sama dengan L.

Nareswari adalah seorang gadis berprofesi sebagai konsultan gizi di rumah sakit tapi dia juga punya kemampuan bisa melihat hantu. Nareswari super takut dengan mereka sampai dirinya bertemu dengan Lachlan yang memiliki kemapuan sama. Keduanya membantu empat hantu yang rusuh minta kembali ke habitatnya... Eh alamnya. Bagaimana ceritanya? Menyambut Halloween... FYI ini horor unfaedah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kasus Dingin

AJ Corp Solo

Ketiga bersaudara itu melihat bagaimana seorang kyai dan beberapa santrinya ikut membantu menyadarkan pak Choirul yang pingsan. Freya sudah tahu bahwa akan seperti ini kejadiannya jadi Oma nyentrik itu meminta bantuan pada kyai sebuah pondok pesantren yang selama ini mendapatkan sumbangan dari keluarga Pratomo untuk ikut berada di acara itu guna menjaga semua orang dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Setengah jam kemudian, Pak Choirul pun bangun dari pingsannya dan pak kyai menepuk-nepuk punggung pria itu. "Alhamdulillah, pak Choirul sudah bisa kembali normal. Eyang sampeyan sudah kembali ke alamnya..." ucap pak Kyai itu.

"Rasanya badanku seperti dilolosi. Capeeekk sangat..." Wajah pak Choirul yang awalnya memucat, sudah kembali merona dan tidak layu seperti tadi.

"Wajar pak, wong dimasuki arwah yang pasti menyedot energi sampeyan. Tapi saya salut lho, pak Choirul termasuk kuat menerima arwah pak Bambang Hardian..." senyum Kyai itu sambil terus menepuk pelan punggung pak Choirul. "Mungkin karena rasa baktinya beliau ke almarhum eyangnya dan melakukan sesuai dengan permintaan sebelum kembali ke alamnya..."

"Sudah saya niati, pak Kyai. Insyaallah saya kuat tapi begitu selesai semuanya ... Langsung legrek ( capek ) badan saya..."

"Yang penting, semua sudah selesai pak Choirul. Insyaallah pak Bambang damai disana" senyum Freya.

"Aamiin. Insyaallah Bu Freya."

***

Kediaman Keluarga Pratomo di Manahan Solo

"Kita pulang ke Jakarta nanti sore ?" tanya Lachlan.

"Yup." Freya menatap ke ketiga cucunya. "Jadi sekarang, kalian sholat subuh dulu. Ini sudah jam setengah lima dan sudah adzan. Setelahnya kalian tidur meskipun tidak patut tidur setelah subuhan tapi ini kondisinya kita semua lelah."

Ketiganya pun mengangguk. Lachlan pun menjadi imam buat Oma dan kedua sepupunya saat mereka melaksanakan ibadah subuh berjamaah. Sagara pun langsung masuk ke dalam kamar bekas Nathan masih remaja dulu dan disana masih ada beberapa foto Savitri, Jaehyun dan Nathan.

Sagara pun mengambil foto opa dan Oma buyutnya. "Oma Savitri, Opa Jaehyun, kenapa Gara susah ya meyakinkan Khadijah... Gara beneran suka sama dia, Gara bukan playboy macam bokap dulu... " keluh Sagara. "Apa gini ya rasanya jatuh cinta..."

Putra Dewa Hadiyanto itu pun langsung merebahkan tubuhnya dan tak lama dirinya terlelap.

***

PRC Group Hospital Jakarta

Nareswari melongo saat melihat seorang anak remaja datang bersama Nonik Belanda disaat dia sedang bekerja di rumah sakit di hari Minggu ini.

"Ada apa Nonik?" bisik Nareswari agar tidak terlihat bicara sendirian.

"Kak Nyes. Kakak ini ingin segera dikuburkan dengan layak. Nama kakak ini Aundria dan dia bilang dibunuh sama ayah angkatnya..." ucap Nonik Belanda itu.

Nareswari menatap wajah pucat hantu yang dia perkirakan sekitar 13-14 tahun itu. "Kalian tunggu di taman. Sebentar lagi kakak selesai."

***

Nareswari memasang iPadnya dan menyetel drama Korea lalu memakai airpodsnya yang tidak dia koneksikan ke gadgetnya. Mata coklat gadis itu menatap Nonik Belanda dan Aundria.

"Oke, ceritakan padaku, bagaimana kronologis nya?" Nareswari menatap kedua hantu perempuan itu.

"Aku dulu dibuang ke panti asuhan dan diangkat anak oleh keluarga Bomen di usia aku 21 bulan. Dan saat aku berusia lima tahun, aku mulai dilecehkan oleh ayah angkatku..." jawab Aundria yang mendapatkan tatapan sedih Nareswari.

"Ya Allah... " ucap ahli gizi itu. "Lalu?"

"Aku memberitahukan ibu angkatku tapi dia nggak percaya. Dan pelecehan itu berlangsung hingga aku usia 14 tahun..."

Nareswari mengangguk karena itu adalah kasus klasik yang banyak terjadi di masyarakat. "Apa yang terjadi?"

"Guru-guru aku mulai melihat bagaimana aku berubah dan mereka hendak mengkonfirmasi ke kedua orang tua ku. Saat aku pulang ke rumah, aku bilang pada ayah angkatku kalau ada guru mau ke rumah. Ayahku itu menarik tanganku dan menyeretku ke kamarku lalu dia... Memperko*saku lagi dan kali ini dia mencekik ku hingga tewas. Dia memasukkan semua baju-baju ku, sepatuku, seolah-olah aku minggat padahal ada di bagasi mobilnya..."

Nareswari dan Nonik Belanda itu sampai menahan nafas saat mendengar cerita Aundria. "Astaghfirullah Al Adzim... Ayahmu memang b@jing@n !" umpat Nareswari.

"Roh aku masih ada di rumah itu dan saat ibuku pulang, ayah bilang kalau aku minggat sambil mencuri uang di dompetnya. Dan saat guru-guru aku datang, ayah mengatakan hal yang sama ... "

"Dimana kamu dikuburkan?" tanya Nonik Belanda.

"Di tembok yang dipakai untuk membangun pembatas baru. Ayahku sendiri yang membangunnya karena dia seorang kontraktor..."

Nareswari tercekat. "Sudah berapa lama kamu disana?" tanyanya pelan-pelan.

"Hampir .. 30 tahun..."

Nareswari dan Nonik Belanda melongo. "Ya Allah... Jangan-jangan kamu salah satu kasus dingin yang dipegang oleh Eyangku ..." ucap Nareswari tertahan. "Sebentar, aku telepon eyangku dulu."

Nareswari lalu menghubungi Irjen Purn Kosasih. "Assalamualaikum Eyang Kakung... Eyang, apakah eyang menghandle kasus hilangnya seorang anak remaja bernama Aundria Bomen?"

"Wa'alaikum salam. Nyes, kenapa kamu tanya kasus yang sudah lama? Tapi iya, eyang merasa frustasi tidak bisa memecahkan hilangnya anak itu. Apakah kamu mendapatkan informasi, Nduk?" Ucap Eyang Kosasih.

"Eyang, kan eyang tahu aku punya sixth sense..."

"Nyes..."

"Hantunya Aundria datang kepadaku dan dia bilang dimana dia dikuburkan. Eyang, aku kan tidak tahu soal kasus-kasus eyang tapi eyang pernah bilang ada banyak kasus dingin yang ingin dipecahkan. Mungkin ini salah satunya, Eyang..." Nada suara Nareswari tampak bersemangat.

"Nyes, masalahnya, ayah dari Aundria sekarang dipenjara karena kasus pembunuhan yang berbeda ... Dia sudah dipenjara hampir 25 tahun..." ucap Eyang Kosasih.

"Maka tugas Eyang membuat dia mengaku."

Kosasih tersenyum. Sudah lama dirinya tidak mengusut kasus kriminal dan berita dari cucunya membuatnya semangat lagi.

"Kamu nanti malam ke rumah. Kita ngobrol banyak tapi jangan bawa teman-teman aneh kamu ya!"

Nareswari terbahak. "Njih eyang." Gadis itu memutuskan panggilannya. "Nanti malam aku ke rumah eyang. Rupanya kasus kamu menghilang itu diusut oleh eyang Kakung aku dan kami hendak membuat ayahmu mengaku juga membunuh kamu."

"Mengaku membunuh juga? Maksudnya bagaimana kak Nyes?" tanya Nonik yang bingung mendengarnya.

"Rupanya setelah membunuh Aundria, ayahmu membunuh seorang wanita lain dan akibatnya dipenjara hampir 25 tahun lalu..." jawab Nareswari.

"Astagaaaa... Ayahmu memang jahat !" umpat Nonik Belanda.

"Jadi, aku dan eyang Kakung akan membuat ayahmu mendapatkan tambahan hukuman kasus kamu..." senyum Nareswari.

Aundria tersenyum lega. "Terima kasih kak Nyes."

"Kan aku sudah bilang, kak Nyes baik dan akan membantu kamu..." ucap Nonik Belanda itu sambil menyangga lehernya.

***

Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Marsiyah Minardi
Mampir lagi aku Thor ,kangen serial ini dari awal dulu kalaaa ...
Setidaknya baca novelmu lebih menghibur ,meski bacaku ngacak sana sini ,daripada nonton berita cuma bikin pusing
Bla_bla_bla
Thor sy mampir buat baca lagi🙏🙏
Bla_bla_bla: okeyyy
total 2 replies
Nia Risma
mampir AQ thor
al thania
ah ternonik Nonik
gading_17
baru nemu novel ini, terlihat menarik sekali ceritanya
Hana Reeves: terima kasih. semoga suka
total 1 replies
Ira Resdiana
ada tuh kayaknya, yg pacarnya dibunuh ma kembarannya ...
Ira Resdiana
ebuset .. berani bener ni pak rayyan bilang begini... /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ira Resdiana
ah ya... enak itu lemper nya Holland Bakery.. /Hunger/
Ira Resdiana
ataahh.. bener kata nonik... /Drool/
Ira Resdiana
yaoloooh kok ganteng² banget... #sambil siapin karung buat mereka berdua /Tongue/
Ira Resdiana
oohh kejedot tu dari bhs belanda ga je dood gt kali ya... wkwkwkwk /Tongue/
Hana Reeves: dut mbak yg jadinya mati dari dood. kejedot itu kata informal dalam bahasa Indonesia yang berarti terbentur atau terantuk. aslinya dari bahasa Betawi dari kata jedot.
total 1 replies
jenny winduria
💯
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Jieyy Angoh II
logat Malaysia harus begini." Matilah awak , tak boleh cakap bahasa mandarin lah ye"
Hana Reeves: ah maap yaaa kalau salah 🙏🙏🙏
total 1 replies
Jieyy Angoh II
pembaca dari Malaysia hadir/Chuckle/
Ninik Rochaini
waduh...rusak maning🤣🤣
Ninik Rochaini
yaaaahhh...Nonik plg😭
Ninik Rochaini
Lhaaa malah pingsan...🤦🤣
Ninik Rochaini
Nonik yg gk asyik...jgn buru2 donk nakuti yg seram jd ny pingsan deh🤭
Ninik Rochaini
ancen wong celutak
Ninik Rochaini
Oohhh mrk ini kah yg bikin amburadul silsilah klrg...tp Ratimaya emang kocak membagongkan pula🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!