NovelToon NovelToon
MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:338.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: JE270608

Ernest Anzo merupakan pengawal pribadi dari seorang raja muda dari kerajaan Gracetian, sebuah kerajaan di jaman modern yang masih menganut sistem pemerintahan monarki absolut. Laki-laki tampan dengan status knight (tingkat kebangsawanan paling rendah di kerajaan Gracetian yang biasanya diberikan kepada orang yang memiliki banyak jasa dalam bidang ketentaraan) memiliki saudara kembar dengan wajah bak pinang dibelah dua bernama Erich Anzo, yang memiliki sifat berbanding seratus delapan puluh derajat dengan Ernest.
Tira Lennan adalah seorang putri cantik dari Gracetian yang merupakan saudara sepupu dari Alvero Adalvino, raja Gracetian. Karena kecantikan dan juga sifat lemah lembutnya, Tira membuat banyak pria tertarik dan jatuh cinta padanya, termasuk seorang psikopat yang berusaha untuk mendapatkan Tira dengan cara apapun dan seringkali melakukan teror kepada Tira, bahkan mengejar Tira sampai ke Amerika tempat dimana Tira kuliah.
Dengan sifat Ernest yang selalu ramah, supel dan perhatian dengan orang lain, membuat Alvero sebagai raja Gracetian memutuskan untuk menempatkan Ernest sebagai pengawal pribadi Tira untuk sementara waktu agar dapat melindunginya, sampai peneror Tira diketemukan dan ditangkap.
Pada akhirnya mereka berdua saling jatuh cinta, sayangnya perbedaan status sosial membuat banyak orang menentang hubungan mereka termasuk orangtua Tira dan juga Erich, saudara kembar Ernest dan menjadi penghalang besar untuk bersatunya cinta mereka.
Bagaimanakah kisah cinta mereka? Apakah akan berakhir bahagia seperti kisah cinta romantis lainnya? Selamat menikmati novel My Beloved Knight, semoga suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JE270608, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KUNJUNGAN ORANGTUA TIRA

“Wuih, sebegitu banyaknya kado yang kamu dapat, apa tidak lebih baik kita sumbangkan saja ke orang lain?” Anna berkata sambil memasukkan benda-benda yang merupakan kado dari orang tidak dikenal itu ke dalam kardus berukuran sedang.

“Aku sedang memikirkannya, yang penting singkirkan dulu dari kamar tamu.” Tira berkata tanpa menoleh ke arah Anna.

“Tolong pisahkan barang yang bagus dan pantas diberikan pada orang lain, dan barang yang harusnya dibuang.” Tira berkata seperti itu, karena baginya ada beberapa barang yang terlihat cukup mengerikan, dan tidak selayaknya itu diberikan kepada orang lain.

Kalau Anna sedang sibuk memasukkan kado-kado itu ke dalam kardus, Tira sibuk mengeluarkan semua kartu ucapan yang biasanya datang bersamaan dengan kado[kado itu, dan selama ini dia simpan dalam laci di laci nakas yang ada di kamar ruang tamu juga.

“Melihat benda-benda ini, sepertinya yang memberimu kado bukan orang sembarangan, dia pasti memiliki cukup banyak uang untuk bisa membeli semua kado-kado yang tidak murahan ini.” Anna berkata sambil menelisik kembali satu persatu benda yang sedang dibereskannya sekarang, meskipun sebenarnya setiap kali Tira mendapatkan kado-kado itu, dia akan memberitahukannya kepada Anna dan membiarkan Anna untuk melihatnya.

Bahkan kadang Tira sengaja menunggu Anna untuk membukanya bersama-sama dengan sahabatnya itu.

“Kita bisa mulai memikirkan, siapa kira-kira orang di sekitarmu yang memiliki cukup banyak uang. Kita mulai dari….”

“Apa yang kamu maksudkan Anna? Siapa nama yang mau kamu sebut? Orang yang aku kenal adalah orang-orang di lingkungan kampus. Dan kamu tahu, baik dosen ataupun mahasiswa di tempat ini, rata-rata berasal dari keluarga kaya.” Tira langsung menanggapi perkataan Anna yang hanya bisa menghela nafas panjang.

“Benar juga….. Lalu darimana kita bisa mulai darimana untuk menyelidiki siapa pelaku teror yang sebenarnya?" Anna berkata seolah bertanya pada dirinya sendiri yang sampai detik ini, belum terbayang siapa sosok yang mungkin melakukan teror pada Tira itu.

"Untuk sekarang aku tidak mau memikirkannya, karena kita bukan detektif….”

“Eh, Tira, bagaimana kalau kita menyewa detektif untuk menyelidiki siapa orang gila yang sudah menerormu itu?” Seolah mendapatkan pencerahan, Anna langsung mengajak Tira untuk mencari detektif untuk menyelesaikan masalahnya.

“Tidak mau. Lebih baik aku meminta bantuan kak Alvero daripada detektif. Daripada nanti justru masalah akan semakin bertambah runyam, apalagi kalau detektif itu tahu aku adalah putri Gracetian, takutnya dia mengambil keuntungan dengan menjadikan masalah ini sebagai bahan untuk mendapatkan uang dengan memberitakannya di media.” Tira langsung menolak ide Anna.

“Bagaimanapun, ini di Amerika, bukan di Gracetian, yang sepenuhnya bisa berada dalam kendali orang-orang di keluargaku. Kamu tahu kehidupan para bangsawan di Gracetian, terutama keluarga istana selalu menjadi sorotan duni yang begitu penasaran dengan kami. Aku tidak mau mengambil resiko yang tidak jelas seperti itu.” Tira kembali menjelaskan alasannya untuk tidak mau menyewa detektif di Amerika.

Bukan karena dia tidak percaya dengan kemampuan para detektif itu, tapi dia harus memikirkan statusnya sebagai putri Gracetian yang rentan diserang gosip bagi orang-orang yang ingin mendapatkan berita.

“Benar juga… aku ingat betul bagaimana hebohnya dunia maya ketika pernikahan putra mahkota Gracetian dengan putri Deanda, dan tidak lama kemudian disambung dengan berita heboh pernikahan duke Evan dengan putri Alaya.” Anna berkatasa sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Memang sampai saat ini, boleh dikata, negara dengan sistem pemerintahan absolut yang paling besar, sukses, dan kaya adalah negara Gracetian. Negara dengan sistem kerajaan yang masih menganut dengan taat semua aturan baku tata cara hidup jaman kerajaan kuno, tapi tetap mengikuti kemajuan jaman. Tidak heran orang-orang seperti kami, yang ada di luar Gracetian begitu penasaran dengan kehidupan kalian.” Anna mencoba memberikan pemikirannya tentang hal itu.

“Karena itu lebih baik aku menyelsaikan masalah ini bersama dengan kak Alvero. Dia pasti punya solusi terbaik tanpa harus membuat masalah ini terekspos.” Tira berkata sambil mengangkat karton yang sudah di tutup rapi oleh Anna.

“Aku akan menyimpannya di gudang. Kalau ada waktu luang, aku akan menyumbangkannya ke panti asuhan.” Tira berkata sambil berjalan ke arah salah satu ruangan kecil di bagian belakang apartemennya untuk menyimpan karton berisi hadiah-hadiah dari penerornya itu.

“Oke. Aku akan membuang bagian yang tidak ingin kamu simpan ini.” Anna menanggapi perkataan Tira sambil mengambil kantong plastik berisi beberapa kado yang bagi Tira tidak layak untuk diberikan orang lain, dan memasukkannya ke tempat sampah yang ada di ujung lorong bangunan apartemen itu.

# # # # # # #

“Anna! Waktunya kita berangkat ke bandara.” Tira yang melihat sosok Anna baru keluar dari toilet kampus langsung memanggil temannya itu.

“Oke… tunggu sebentar.” Anna yang hari ini memang berjanji untuk mengantar Tira menjemput kedua orangtua Tira langsung menjawab.

“Janetta, tolong kembalikan buku ini ke perputaskaan supaya bisa kamu pinjam atas namamu.” Anna berkata sambil menyodorkan buku yang dia pinjam di perpustakaan dan saat ini Janetta membutuhkan buku itu untuk mengerjakan tugas kuliahnya.

“Oke Anna, aku akan mengurusnya hari ini.” Sebuah tepukan pelan di bahu Anna dilakukan Janetta sebelum dia pergi menjauh.

“Ayo kita pergi sekarang. Rasanya tidak sabar bertemu dengan kedua orangtuamu. Beruntungnya aku bisa menjadi orang yang bisa bertemu dengan dua orang penting dari Gracetian.” Anna berbisik pelan sambil menggamit lengan Tira menuju tempat parkir.

# # # # # # #

“Apa kabarmu nak?” Begitu bertemu dengan Tira, Ava Adalvino, adik kandung Vincent yang merupakan ibu kandung dari Tira langsung merentangkan tangannya dan begitu Tira mendekat ke arahnya, sebuah pelukan erat dan hangat langsung dilakukan oleh Ava, dan menghujani Tira dengan ciuman dengan penuh rasa rindu.

1
Susan Dewi Susanti
Alhamdulillah...
ciyeeee Ernest... Prikitiwww.. ❤❤❤
Susan Dewi Susanti
Wooww...
Ernest is the Hero..
Nooh.. Pangeran Victor.. calon mantu mu.. 😏
JE270608: calon mantu idaman
total 1 replies
Susan Dewi Susanti
pelaku utama nya s Luis deh
Susan Dewi Susanti
Good.. emang hrs teges sm ernest mah Tir.. ❤
Susan Dewi Susanti
iih... ernest... Gumushhh..
Susan Dewi Susanti
Lumayan
Susan Dewi Susanti
luis kyknya
scorpio.girl🦂
bucinnya sudah tidak bisa diselamatkan klo ad mah wkwkwk
JE270608: 😁😁😁😁😁😁
total 1 replies
scorpio.girl🦂
sad☹️
JE270608: tenang.... gak jadi pulang 😁
total 1 replies
scorpio.girl🦂
aduuh ceroboh bgt bisa menggagalkan rencana
JE270608: 😥😥😥😥😥
total 1 replies
scorpio.girl🦂
serem amat si luis ini
JE270608: bangetttttt
total 1 replies
scorpio.girl🦂
aduhh pasangan yg sedang dimabuk cinta😚🤭
Anisah Muhdhor
Kecewa
JE270608: jelek banget ya kak novelku yang ini? 😢😢😢😢😢
total 1 replies
Anisah Muhdhor
Buruk
scorpio.girl🦂
haiisssh cari aman si uler
JE270608: hehehehehe
total 1 replies
scorpio.girl🦂
aaahh ketauan duke evan deh🙈keren ko bisa tau tajem nih pengamatan suaminya alaya😚
JE270608: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
scorpio.girl🦂
steven mungkin ya thor klo vincent bpknya my al🤭
JE270608: aduhhh. salah lagi. makasih koreksinya
total 1 replies
scorpio.girl🦂
aduuh gemashnya couple baru ini😚
scorpio.girl🦂
klo erich udh curiga repot dah urusannya wkwwk
JE270608: betullllll
total 1 replies
scorpio.girl🦂
🙈🙈🙈
JE270608: 😁😁😁😁😁😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!