NovelToon NovelToon
Cinta Dan Masa Lalu

Cinta Dan Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Ketos / Percintaan Konglomerat / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Susanti 31

Jangan lupa follow akun dedek, kalian bakal nemuin visual di sana🤗🤗
- Instagram @Tantye005

Dia adalah Avegas. Geng motor yang terdiri 200 anggota dipimpin 6 pria tampan penuh tanggung jawab. Menjadi raja jalanan membuatnya mempunyai banyak musuh.

Persahabatan indah mereka harus di uji karena kehadiran satu perempuan yang tidak sengaja masuk ke kehidupan mereka.

Konflik antara ketua dan wakil, mulai terjadi sebab mencintai orang yang sama, membuat musuh mempunyai peluang untuk menyerang dan mengalahkan mereka.

Apakah Avegas akan hancur karena cinta? Ataukah salah satu dari mereka akan mengalah demi keutuhan persahabatan?

Simak kisahnya hanya di sini👇

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susanti 31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15

Jam sekolah telah berakhir 30 menit yang

lalu. Namun, Salsa belum juga pulang, karena menunggu jemputan yang tak kunjung datang.

Salsa menghela nafas kasar setelah mendapat pesan dari Mama nya bahwa mang Didi tidak bisa menjemputnya karena tiba-tiba mendapat musibah. Dengan langkah malas dia berjalan menuju Halte depan, menunggu Taksi atau  apalah yang bisa membawanya pulang kerumah.

Langit mendung, membuat suasana halte semakin mencekam, mana ia seorang diri di sana. Lamunannya buyar kala mendengar suara motor besar berhenti tepat di depannya. Di perhatikannya motor sport tersebut, sepertinya ia mengenal pengendaranya.

"Mau sampai kapan lo di situ?" tanya pemilik motor sport tersebut.

Karena tak yakin bahwa yang di ajak bicara adalah dirinya. Ia mengedarkan pandangannya, tapi di sini hanya ia sendiri, apa benar ketua geng yang terkenal berandal itu sedang mengajaknya bicara?

"Lo budek!" suara berat itu kembali terdegar.

"Lo ngomong sama gue?" tanya Salsa, sebab ini pertama kalinya Azka mengajaknya bicara setelah masa hukumannya berakhir, padahal mereka sering bertemu mau itu makan siang atau acara apapun karena Alana selalu mengajaknya.

"Nggak!"

"Oh," sahut Salsa mengerti, membuat Azka mengeram kesal, baru kali ini ia di cuekin oleh Cewek, biasanya ia yang selalu bersikap acuh.

"Gue antar pulang!" ujar Azka penuh tekanan.

Hening, tak ada jawaban dari gadis berambut sebahu itu membuat Azka kembali bersuara.

"Terserah lo. Gue cuma mau ngingetin, jam-jam segini nggak bakal ada kendaraan yang lewat, apa lagi mau hujan."

Lagi-lagi tak ada jawaban dari Salsa.

"Gue nggak makan orang asal lo tahu. Buru naik sebelum masa kebaikan gue habis." Kesabaran Azka mulai hilang, kalau saja ini bukan tanggung jawabannya, ia tidak akan rela membuang-buang waktunya mengantar seorang gadis pulang.

Cukup lama Salsa berfikir hingga ia memutuskan ikut dengan Azka, ia juga sebenarnya takut seorang diri di Halte, bukan takut pada preman atau apalah, yang ia takutkan adalah makhluk tak kasat mata.

Sepanjang jalan, hanya suara deruman motor dan mobil bersahut-sahutan menemani keheningan di antara mereka berdua hingga motor sport merah tersebut berhenti tepat di depan pagar rumahnya.

"Makasih," ujar Salsa sembari mengembalikan helm yang di pakaiannya.

"Hm," gumam Azka menerima helm itu lalu menggantung di lengannya.

Baru saja akan membuka pagar suara Azka kembali terdengar di telinga Salsa.

"Gue lupa naro ponsel di mana," ujar Azka tanpa menatap Salsa.

Salsa mengernyit, terus urusannya sama ia apa? kenapa tingkah ketua geng terkenal kejam ini terlihat aneh di matanya? tiba-tiba baik ingin mengantarnya pulang, dan sekarang tanpa di tanya cowok itu memberitahunya bahwa dia lupa menyimpan ponselnya di mana.

"Terus?"

"Pinjam ponsel lo."

Tanpa banyak tanya Salsa memberikan ponselnya pada Azka. Detik berikutnya Salsa mendengar suara ponsel berdering dari kantong celana cowok tersebut.

Azka kembali menyerahkan ponsel Salsa,

kemudian menstater motor sport miliknya. Sebelum pergi Azka menyempatkan mengatakan sesuatu yang membuat Salsa melongo.

"Sv no Gue!" ujar Azka sebelum melesat pergi.

Sesampainya di kamar, dia meng Save no Azka sesuai permintaan pemiliknya. Tunggu, Salsa baru sadar akan satu hal. Dari mana Azka mengetahui alamat rumahnya, sedangkan dia belum memberitahu apapun pada cowok tersebut, karena sibuk diam sepanjang jalan.

...****************...

Jangan lupa like, komen dan vote.

1
Ais NSP
kisah AzkaSalsa penuh liku tarik ulur cerita unsur kekerasan tapi dekat dengan kehidupan nyata di sekitar kita dan berakhir so sad.
makasih kak othor semoga makin sukses dengan semua karyamu/Good//Heart//Rose/
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
😍😍😍😍
Siti Nina
Nah lhooo
Siti Nina
Ada" aja si salsa pake ngomong unboxing sgala maka nya si azka salah paham 😄😄😄
Siti Nina
Biar mampus sekalian tuh ans 😡
Siti Nina
Cinta rio sangat tulus jadi trhura 😭😭😭
Siti Nina
Paling ulah si ans berengsek nyuruh si salsa ninggalin si azka dgn ancaman
Siti Nina
Bisa banget thor bikin pembaca nangis kejer 😭😭😭😭😭
Siti Nina
Mewek deh gue 😭😭😭
Siti Nina
Sudah gila tuh si ans cemburu sama anak sendiri dasar sinting
Siti Nina
Biadab orang tua kaya gitu hewan saja slalu sayang sama anak nya
Siti Nina
Sayang cuma di dunia novel ada cowok kaya gitu nyerahin dompet nya sama pacar
Siti Nina
Ya ampun ngeri banget punya pacar kya azka salah dikit bisa spot jantung
Siti Nina
oke ceritanya 👍👍👍
Siti Nina
Apaan tuh yg kesenggol 🙈
Siti Nina
Good salsa jgn kembali lagi sama si pengecut dah terima aja rio cinta tulus sama lo
Siti Nina
Makin ilfil gue sama si azka oon nya dah ga ketulungan 😏😏
Siti Nina
Si azka makin goblok aja sih amit" seharusnya si salsa jgn peduliin dia lagi bodo amat mau mampus ke
Sri Ariyanti
tq othor karyamu ok. ini bacaan 1 karyamu.
Audiyah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!