" Aku akan menerimamu setelah empat bulan masa idda ku mas!"
Fira, seorang gadis berusia 23 tahun yang sudah menyandang status sebagai janda setelah kematian suaminya.
Dia terpaksa menikah lagi dengan Kakak Sepupuh suaminya bernama Fahri, sesuai permintaan terakhir suaminya.
Sifat asli Fahri yang dingin, cuek dan pemarah membuatnya harus menahan sakit hati setiap harinya. Belum lagi aturan - aturan yang mengikatnya semakin membuat Fira kesal.
Namun, semua itu cepat berlalu. Sikap Fira yang murah senyum, sabar dan telaten menghadapi Fahri, sedikit demi sedikit membuat hati Fahri luluh dan mau membuka hatinya.
Tapi kenapa Rangga mantan suami Fira meminta Fahri yang menikahi Fira??
Apa yang sebenarnya terjadi dengan gadis itu?
.....
Mari kita simak bersama - sama yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini rosyida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Kamu
HAPPY READING....
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sudah 30 menit berlalu, Fira membangunkan Fahri dan segera bersiap berangkat menuju hotel tempat keluarga besar Mereka menginap, sebelum pergi Fira dengan cepat memberitahu beberapa order online yang masuk ke hp tadi untuk segera diproses...
" Maaf ya..baru kasih info segini banyak!! tadi Hp dipegang Mas Fahri terus..!" ujar Fira pelan pada Sari dan Nita, Mereka berdua tersenyum paham
" Sepertinya Mas ganteng itu lebih manja dari Mas Rangga ya Mbak?hihihi..jiwa jomblo kita jadi meronta - ronta.." celoteh Nita
" Hushh...itu namanya falling in love !" tambah Sari dengan wajah meledek
" Mas Rangga paling Top!" ujar Fira sambil beranjak pergi karena Fahri sudah menekan tlakson motor berkali - kali
Sepanjang perjalanan Fahri tidak banyak bicara, hanya berpesan seperti kemaren untuk mengikuti gaya bunglonnya, Fira tidak ada pilihan selain menuruti perintah suaminya itu, bagaimanapun Dia tidak mau kedua mertuanya khawatir tentang kondisinya.
Sesampainya di hotel, Fahri menitipkan motor Fira disana sampai Mereka kembali karena perjalanan ke bandara semua ikut naik mobil yang sudah disewa Fahri. Semua orang menyambut kedatangan Mereka dengan senyum hangat, Mia segera menghampiri Fahri dan Fira, memeluk erat tubuh kecil Fira dan Fahri bergantian. Mereka berfoto sejenak didepan hotel sebagai kenang - kenangan, karena akan berpisah lama dan baru bertemu lagi saat lebaran tiba, setelah berfoto Mereka berangkat menuju Bandara...
Bisa kalian tebakkan bagaimana akting Fahri...
" Fahri... ibuk nitip menantu kesayangan ibuk ini ya nak..! Ibuk percaya Kamu bisa menjaga Fira dengan sangat baik..!" ujar Nani sambil meneteskan air mata, kemudian memeluk Mereka berdua dengan penuh kasih sayang
" Jika dalam hati kalian masih belum mencintai seutuhnya, setidaknya belajarlah untuk menerima dahulu.." tambah Nani
" Iya buk..ibu jangan khawatir, jaga kesehatan ya! kabari Fira tentang keadaan Rani esok..!" balas Fira, Fahri mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan istrinya
Mia muncul dari belakang Fahri dan memukul keras tangan putranya itu yang daritadi seolah mengikat istrinya,
plakkkk...
" Aw aw...Mama !! ada apa Ma?" teriak Fahri kaget, Fira langsung membalikkan badannya dan langsung berdiri disamping mertuanya itu dengan setengah memeluk
" Jangan ikat istrimu terus Fahri ! Dia juga milik kita semua, daritadi nempel terus !" protes Mia sambil membalas pelukan menantunya, Ayah Fahri dan yang lainnya tertawa kecil melihat ulah ibu dan anak ini
"Tidak Ma, Dia milikku saja!" balas Fahri menggoda ibunya dengan menarik tubuh Fira kedalam pelukannya, Fira terkejut dan jujur bertambah kesal pada suaminya
Astaga....
Lagi - lagi semua orang tertawa keras melihat ulah Fahri seperti anak kecil yang tidak rela barang miliknya dipinjam temannya,
" Fira kalau Dia macam - macam telfon Mama saja!" ancam Mia
" Mama gak liat Aku meluk istriku gimana, bagaimana mungkin Aku aneh - aneh !" balas Fahri mempererat pelukannya, Fira menyembunyikan wajahnya didada Fahri karena malu bukan main,
" Aku bersyukur Mas Rangga memilihkannya untukku..!" kecupan mendarat dipuncak kepala Fira
Ya Tuhan...apa yang suamiku ini lakukan...
" Fir... maafkan kelakuan Fahri ya nak, Dia tidak pernah berpacaran sebelumnya, jadi Kau harus sabar menghadapi ulah kekanakannya ya...!" ujar Mia seraya menarik Fira dari pelukan Fahri,
" Mama...!" sahut Fahri yang tidak membiarkan ibunya membawa istrinya itu
Untuk terakhir kalinya Mereka berfoto lagi sebelum semua orang masuk kedalam ruang tunggu, Mia dan Nani mencium kening Fira bergantian, kemudian Mereka berjalan masuk kedalam...
" Daaa.....daaa...ati - ati...love you..!" ujar Fira sambil melambaikan tangan dan senyum manisnya kearah Mereka
" Eh..Mas bentar!" ujar Fira kaget ketika Fahri menarik tangannya
" Aku mau ke Alfamart disini, ada mie soba buat camilan!" tambah Fira dengan mata merayu
Owh...jadi ini mata sayunya yang bisa membuat orang berdebar...FAHRI
"Oke! cepetan ..!"
Fira langsung berlari menuju alfamart dan segera kembali setelah membeli 4 pack mie soba favoritnya, Fahri mendengus melihat Fira yang sudah dihadapannya dengan nafas ngos - ngosan, Dia tidak berani telat, bisa - bisa serigala berbulu domba ini akan menghukumnya,
" pelan - pelan minumnya Lo !" ucap Fahri yang beranjak berdiri dan mau berjalan, tapu terhenti ketika tangan Fira menahan langkahnya
" Apa?"
" Mas, Fira boleh minta sesuatu?"
" Apa? makan jajan disini?"
" Mas ganti sebutan Aku Kamu dong, jangan Lo Gue lagi, kitakan suami istri ..!" pinta Fira pelan penuh harap
" Hmm....Oke!"
Alhamdulillah gak protes...
" Tapi malam ini Kamu harus merapikan baju dan kamarku lagi !" pinta Fahri meminta imbalan
" Iya..iya ...!" jawab Fira lemas