Aku seorang Kapiten! Mempunyai pedang panjang! Kalau berjalan prok prok prok....
Aku seorang Kapiten!
-Albert Anderson-
*****
Nana menikah dengan Albert tapi pernikahan itu ditentang oleh keluarga besar Albert hingga rencana besar disusun mereka untuk menyingkirkan Nana.
Mereka membuat Nana kecelakaan hebat hingga Nana dinyatakan meninggal.
Tapi tanpa mereka tahu jika Nana selamat dan ditolong oleh seorang pria bernama Kevin.
Saat Nana membuka mata ternyata dia mengalami amnesia dan lebih parahnya dia tengah mengandung anak Albert.
Hingga drama pernikahan palsu dibuat Kevin untuk melindungi Nana dan bayinya.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Janji Albert
🍂🍂🍂
"Jadi gak dapat rendang lagi ini?" tanya Tejo didalam perjalanan.
"Lagi apes! Oh iya... cara buat nasi goreng ikan asin gimana ya? Aku ingin buatkan istriku tapi gak tau caranya," ucap Albert yang duduk dibelakang.
Seketika Tejo langsung menghela nafasnya panjang mendengar itu.
"Yakin kalau aku kasih tahu kau bakal bisa bedakan yang namanya bawang merah sama bawang putih yang mana? tahu yang namanya garam sama gula? yang paling penting kau tahu tidak cara menyalakan kompor?" cecar Tejo kemudian pada manusia yang tidak tahu apa-apa itu.
Albert terdiam sejenak lalu menjawab. "Tidak!"
"Sudah kuduga!" sahut Tejo cepat.
Sesampainya di kontrakan, Albert tidak menyerah dia ingin membuat istrinya tersenyum lagi dan tidak bersedih.
Dia menonton video youtube tutorial cara menyalakan kompor. Setelah itu dia belajar mengenai bumbu-bumbu dapur.
Setelah dirasa paham, Albert segera memulai sesi masak nasi goreng ikan asinnya.
Hampir dua jam dia berkutat di dapur sampai akhirnya nasi goreng buatannya itu jadi juga.
Albert tersenyum puas lalu membangunkan istrinya yang tertidur untuk mencoba masakannya.
"Dhe..," panggil Albert dengan menggoyangkan tubuh Nana.
Nana melenguh saat membuka mata wajah tampan suaminya yang dia lihat.
"Abang, tadi kemana? Apa Abang datang ke mansion?" tanya Nana penuh selidik.
"Jangan bahas itu lagi, Dhe! Kalau mereka macam-macam lagi kasih tahu Abang!" sahut Albert dengan membelai wajah istrinya penuh kasih sayang.
Albert dengan romantisnya menggendong Nana ala bridal menuju meja makan. Nana terkejut bukan main ada sepiring nasi goreng di meja makan itu, dia langsung menatap suaminya penuh pertanyaan.
"Abang beli dimana?" tanya Nana karena melihat nasi goreng itu bentuknya tidak karuan, dia takut suaminya ditipu.
"Ya bikin lah! Untuk menghasilkan satu piring nasi goreng itu aku butuh waktu dua jam, Dhe!" jelas Albert.
Nana ragu saat akan memakannya tapi untuk menghargai suaminya, dia tetap menyuapkan nasi goreng itu ke mulutnya.
"Buh!" Nana menyemburkan nasi goreng itu.
"Ini asin banget, Bang!" pekik Nana.
Albert malah cengengesan disana. "Tadi Abang mau buat nasi goreng ikan asin, Dhe! Tapi ikan asinnya gak ada jadi ya banyakin garamnya aja pengganti ikan asin!" jelas Albert bangga.
"Ampun bang jago deh aku, Bang!" ucap Nana dengan geleng kepala.
Nana melangkahkan kakinya ke dapur lalu membuat dua bungkus mie instan indomie rasa kari ayam. Nana menambahkan irisan sayuran dan bumbu tambahan serta saos kecap. Terakhir dia peras jerus nipis lalu menambahkan telur setengah matang.
Setelah selesai Nana membawa mie itu ke meja makan.
"Sepiring berdua ya, Bang!" ucap Nana.
Albert awalnya mengernyit melihat mie instan yang dimasak Nana tapi saat mencobanya dia begitu menikmatinya.
"Astaga Dhe! Kayanya kita harus buat usaha warung deh, masakanmu mamamia lezatos!" ucap Albert disela makannya.
Nana terkekeh mendengarnya sambil merasakan betapa bahagianya rumah tangga yang dia jalani bersama Albert sekarang.
"Aku cinta Abang!" ucapnya kemudian.
Albert yang mendengar itu langsung menghentikan makannya dan menatap wajah sendu istrinya.
"Maafin aku yang belum bisa membuatmu bahagia, Dhe! Bahkan aku hanya bisa menyakitimu karena perlakuan keluargaku," lirih Albert.
"Siapa bilang aku tidak bahagia? Aku bahagia kita selalu bersama seperti ini. Berjanjilah Abang akan selalu mencintaiku apapun yang terjadi," ucap Nana.
Albert mendekat dan mencium bibir Nana sejenak. "Aku berjanji akan selalu mencintaimu, Nana!"
🍂🍂🍂
❤❤❤❤
yg ada pas lahir..
palanya kotor parahhh..
❤❤❤❤❤