Seorang putri dari keluarga Malik Kusuma dijodohkan dengan seorang CEO tempat dimana dia bekerja, CEO dingin.
Rayna yang kaget ternyata dijodohkan sama CEO di tempat nya bekerja, begitupun dengan Keanu Austin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 15.BERI AKU WAKTU
Apa maksudmu?" tanya Rayna polos masih berontak ingin lepas dari pelukan Keanu.
Bukannya melepaskan, Keanu malah mengukung Rayna dan bertumpu pada kedua sikunya agar tubuhnya tidak benar-benar menindih tubuh istrinya itu.
"A-apa yang k-kau lakukan?" pekik Rayna tertahan.
"Sudah kuperingatkan untuk diam, tetapi kamu malah semakin bergerak sehingga memberikan sinyal pada adikku untuk bangun," sahut Keanu.
"Adikmu? Kau punya adik? Dia ada di sini?" cerca Rayna lagi membuat Keanu semakin ingin menggodanya.
"Polosnya istriku," batin Keanu.
Dia adikku," ujar Keanu menekankan bagian tubuhnya yang menegang pada perut Yasmin, membuat wanita itu melototkan matanya.
"Aaaa, dasar mesum!" teriak Rayna memukul dada Keanu . "Minggir!" tambahnya lagi, tetapi suaminya itu tak bergeming, dia malah semakin gencar menggoda Rayna .
"Kamu harus bertanggung jawab, Sayang," ujarnya kembali menekankan adik kecilnya. "Kamu harus membuatnya kembali tidur," bisik Keanu tepat di telinga Rayna .
"Mesum, mesum, mesum!" pekik Rayna kembali memukul dada suaminya.
Kurasa mesum dengan istri sendiri tidak salah," sahut Keanu.
"Minggir, atau aku akan teriak!" ancam Rayna.
"Silahkan saja, palingan mereka mengira kamu sedang menikmati pagi yang penuh gairah bersama suamimu," balas Keanu acuh.
"Minggir, tubuhmu berat," ujar Rayna beralibi.
"Berikan aku morning kiss dulu," ujar Keanu memberikan tawaran.
"Gak," sahut Rayna cepat.
"Kalau begitu, aku akan ...." ancam Keanu dengan menaikkan turun alisnya.
Cup, satu kecupan Rayna layangkan di pipi kiri Keanu.
Itu ciuman anak kecil, aku maunya di sini," ujar Keanu menunjuk bibirnya.
Rayna menghela nafas, menahan kekesalannya agar tidak naik ke ubun-ubun dan dengan sangat terpaksa dia mendaratkan bibirnya tepat di bibir Keanu.
Mendapati bibir Rayna mendarat di bibirnya, Keanu tak membuang-buang kesempatan emas, ia langsung menyelipkan tangannya di tengkuk Rayna dan menahan tengkuk istrinya. Dia tak ingin Rayna mengakhiri kecupan itu begitu saja hingga kecupan yang semula singkat berubah menjadi *******-******* yang membuai dan memabukkan.
Keanu segera menghentikan aksinya saat merasakan dirinya dan Rayna membutuhkan oksigen dan akal sehat pun kembali menguasai dirinya.
Morning kiss yang benar, Sayang," ujarnya mengelap bibir Rayna dari sisa-sisa pagutannya.
"Kau sudah menodai bibirku yang suci ini," ujar Rayna cemberut.
Ucapannya itu sontak membuat Keanu tergelak, tawa yang sejak tadi ditahannya akhirnya lepas sudah. "Bibirmu itu sudah tidak suci sejak di kantor kemarin, dan sebentar lagi seluruh tubuhmu ini akan aku nodai!" sahut Keanu menatap Rayna dengan kerlingan nakalnya.
"Ja-jangan gila!" seru Rayna terbata menatap Keanu tajam.
"Aku gila karenamu, Sayang," sahut Keanu mengecup singkat bibir Rayna yang sudah menjadi candu untuknya.
"A-awas a-aku mau buang air," ujar Rayna. Dadanya bergemuruh akibat degupan jantungnya yang berdetak tak normal, belum lagi pipinya yang memanas dan memerah.
Keanu menggeser tubuhnya dari Rayna , dengan menahan bibirnya agar tidak tersenyum.
Setelah berhasil lolos dari cengkraman Keanu , Rayna langsung ngacir lari ke kamar mandi dengan mulutnya tidak berhenti mengutuk Keanu -suaminya yang kembali tergelak karena umpatan dan kepolosan istrinya itu.
"Aduh, aku lupa bawa handuk. Gimana nih? Gak mungkin kan aku minta ambilin handuk sama Keanu ? Semoga saja dia tidak ada di kamar," gumam Rayna dari dalam kamar mandi.
Perlahan Rayna membuka pintu kamar mandi dan melongok kan sedikit kepalanya keluar untuk mencari sosok suaminya. "Dia tidak ada.
Baru saja dia ingin keluar, pintu kamarnya terbuka dari luar dan Rayna segera menutup kamar mandinya ketika melihat suaminya masuk ke dalam.
Tok tok tok
Keanu mengetuk pintu kamar mandi saat merasa baru saja pintu itu terbuka lalu tertutup kembali.
"Rayna , ada apa?" tanya Keanu yang merasa aneh dengan istrinya karena tak kunjung keluar dari kamar mandi.
"Aku lupa bawa handuk," jawab Rayna dari dalam.
Tanpa mengatakan apa pun lagi, Keanu mengambil handuk Rayna yang tergantung di pintu kamar Rayna.
Tok tok tok
Keanu kembali mengetuk pintu kamar mandi. "Ini handukmu," ujarnya dari balik pintu.
Rayna membuka sedikit pintu kamar mandi lalu dari celah pintu dia meraih handuk yang di pegang Keanu , "Makasih," ujarnya kemudian langsung menutup pintu.
"Keanu ," panggil Rayna dari dalam kamar mandi.
"Ada apa?" sahut Keanu.
Ra terkejut mendengar suara Keanu yang begitu dekat dengannya, dia pikir Keanu sudah tidak berdiri di depan pintu kamar mandi lagi.
"Bisakah kamu keluar dari kamar ini dulu?" tanya Rayna
"Kenapa?" heran Keanu.
Aku mau keluar."ucap Rayna.
"Keluar ya keluar saja, kenapa aku harus keluar dari kamar ini?"
jawab Keanu.
"Aku mau memakai pakaianku, jadi kamu tolong keluar dulu."pinta Rayna.
"Pakai saja, apa masalahnya jika aku berada di kamar ini?"ucap Keanu.
"Kalau kamu di dalam kamar ini, aku mana bisa keluar dari sini dan memakai pakaianku?"
"Kenapa begitu?"ketus Keanu.
Rayna menghela nafasnya merasa kesal dengan jawaban Keanu yang terdengar ngeyel, "Aku malu jika kamu masih ada di sini, mengertilah!" teriak Rayna membuka lebar pintu kamar mandi.
Melupakan kalau tubuhnya hanya terbalut handuk yang menutupi bagian dada hingga atas lututnya.
Keanu menelan ludahnya menatap lekat pada tubuh putih dan mulus Rayna yang masih sedikit basah, "Ekhem," Keanu berdehem untuk mengontrol dirinya.
"Apa sekarang sudah tidak malu lagi?" tanya Keanu menaikkan sebelah alisnya.
Rayna baru tersadar dengan apa yang sudah dilakukannya, ia segera menyilangkan kedua tangannya di depan dada, menghalangi pemandangan Keanu dari bagian tubuhnya yang terekspos.
"Jangan lihat aku seperti itu," ujar Rayna menerobos tubuh Keanu. mengabaikan rasa malunya.
Rayna berjalan ke arah lemari pakaiannya lalu mengambil pakaian yang ingin dipakainya kemudian kembali masuk ke kamar mandi.
"Apa kamu sudah sarapan?" tanya Rayna saat keluar dari kamar mandi melihat suaminya duduk bersandar di atas kasurnya dengan tangan yang tampak sibuk mengutak-atik ponselnya.
"Belum, nunggu kamu," sahut Keanu tanpa menoleh ke arah Rayna.
"Ayo sarapan," ajak Rayna, namun Keanu masih tak bergeming. Suaminya itu masih sibuk dengan benda pipih di tangannya itu.
Rayna menghelas nafasnya lalu keluar dari kamar menuju dapur dan mengambil makanan untuk dirinya dan Keanu santap sebagai menu sarapan pagi.
Ayo sarapan," ajak Rayna meletakkan nampan yang berisi makanan ke atas nakas.
"Kamu denger gak sih aku ngajak kamu sarapan dari tadi?" ujar Rayna dengan kesal berkacak pinggang di depan suaminya.
Keanu menatap Rayna dengan wajah tanpa dosanya. "Aku gak tau kamu ngajak aku sarapan," jawab Rayna.
"Dari tadi aku ngajak kamu sarapan, tapi kamu masih sibuk dengan Hp-mu itu. Dan setelah aku membawa makanan ke sini kamu juga masih berkutat dengan ponselmu, mengabaikan aku," gerutu Rayna .
"Kamu gak manggil aku, kamu cuma bilang 'ayo sarapan,' memangnya siapa yang kamu ajak sarapan?"ketus Keanu.
"Ya kamulah, siapa lagi makhluk yang ada di kamar ini selain kamu, Keanu ?" ketus Rayna.
"Siapa kamu manggil aku?"marah Keanu.
"Keanu."jawab Rayna.
Bisakah tidak memanggilku dengan sebutan nama seperti itu? Kita sekarang suami istri, rasanya tidak enak didengar jika kamu hanya memanggilku dengan namaku tanpa embel-embel."
"Mau dipanggil apa, memangnya? Mas?"
Keanu tampak berpikir sebelum berujar, "Dengan sebutan apa kamu memanggil mantanmu?"
"Mas," sahut Rayna singkat.
"Kalau gitu, aku gak mau dipanggil dengan sebutan Mas. Aku mau kamu memanggilku dengan panggilan kesayangan, spesial untukku," ucap Keanu .
"Panggilan kesayangan? Ada apa dengannya?" gumam Rayna di dalam hatinya sambil menatap Keanu dengan pandangan heran.
Panggilan kesayangan? Ada apa dengannya?" gumam Rayna di dalam hatinya sambil menatap Keanu dengan pandangan heran.
"Bisakah berikan aku waktu dulu untuk berpikir panggilan apa yang cocok untukmu? Dan untuk saat ini kita sarapan dulu karena aku sudah sangat kelaparan," ucap Rayna dengan puppy eyesnya menatap Keanu penuh harap.
"Baiklah," pasrah Keanu yang tidak bisa mengabaikan permintaan istrinya apalagi dengan wajah begitu menggemaskan.
👋🙋Haii readers,
Happy reading and nice day,
Semoga suka dengan ceritaku,
Tinggalkan jejak like dan koment bawelnya.
SEE YOU😍😍🥰