NovelToon NovelToon
The Promise

The Promise

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: DHEVIS JUWITA

🌺 Arsenio Putra Atmadja * Bianca Mahendra 🌺

Judul sebelumnya "Aku Ingin Hidup Sekali Lagi!"

Sebuah janji sepuluh tahun lalu membawa Bee dan Arse bertemu kembali dalam situasi rumit.

Bee yang menjadi arwah karena koma mencari cara untuk kembali ke tubuhnya dan mempertemukannya dengan Arse sang penyelamatnya yang dianggapnya sebagai jodohnya kelak.

Hingga akhirnya Bee menyadari cara kembali ke tubuhnya adalah dengan menyadari perasaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memastikan

...

Bianca berlari sekuat tenaga meninggalkan kamar Arse sambil menggerutu dalam hati bisa bisanya Arse begitu mesum padanya. Dia pun berhenti di sebuah taman di belakang mansion. Ada untungnya juga jadi arwah dia tidak merasakan kelelahan saat habis berlari seperti sekarang.

"Bule Cabul! Bule Mesum!" teriak Bianca.

Dia berteriak untuk mengeluarkan amarahnya, toh tidak ada juga yang mendengarnya meski ada beberapa pelayan yang lalu lalang dan pengurus taman sedang melakukan pekerjaan mereka.

"Hah.. Aku memang tidak kelihatan oleh mereka ya?" desah Bianca saat melihat sekelilingnya yang tidak terganggu dengan teriakannya.

"Kenapa harus Bule Cabul itu sih yang bisa melihatku?" gerutunya lagi.

Sementara itu dikamar setelah menyelesaikan ritual mandinya Arse langsung merebahkan badannya diatas kasur ukuran king size miliknya. Dia ingin mengistirahatkan tubuhnya barang sejenak saja. Pekerjaan dan kecelakaan Bellena tadi siang membuatnya begitu kelelahan tanpa menunggu waktu lama dia pun sudah melayang ke alam mimpi.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Arse mulai membuka matanya perlahan diregangkan otot otot tubuhnya. Tanpa dia duga sosok Bianca sedang menatapnya dan berada tepat di samping dia berbaring. Sontak itu membuat Arse kaget bukan main.

"Kya! Hantu gila!" teriak Arse, dia langsung melompat dan berlari keluar kamarnya.

Bianca hanya geleng geleng melihat Arse berlari keluar. "Nyalinya tak sebesar badannya," desah Bianca. Dia pun ikut berjalan keluar kamar untuk mencari Arse dan ingin membicarakan ide yang Arse buat untuk membantunya.

Arse berlari keluar dari kamarnya membuat para nelayan keheranan tidak biasanya Tuannya berlarian seperti itu.

"Tuan, kenapa?" ucap Mila kepala pelayan di mansion Arse.

"Ada.. " ucapan Arse tergantung kalau dia memberitahu Mira apakah dia akan percaya?

"Ah.. Lupakan! Tidak ada apa apa."

"Baiklah Tuan, makan malam sudah siap! Tuan bisa segera makan malam," ucap Mila.

"Hem," Arse mengubah wajah sok cool dan berjalan menuju ruang makan. Dia makan begitu lahap karena dari tadi siang perutnya belum terisi.

"Rupanya kau disini," tiba tiba Bianca duduk disebelah Arse yang sedang terlihat makan steak daging favoritenya.

Arse pun enggan berbicara pada Bianca karena tengah asyik menyuapkan makanan dimulutnya.

"Aku menunggumu bangun untuk membicarakan ide yang kau bilang di mobil tadi."

"Tunggu aku selesai makan!"

"Baiklah akan ku tunggu kau selesai makan."

Bianca dengan sabar menunggu Arse makan disampingnya. Dia melihat makanan yang dimakan Arse sepertinya begitu enak tapi dia tidak merasakan lapar sama sekali. Mungkin dalam keadaan normal melihat apa yang dimakan Arse sekarang dia akan langsung menyambar makanan itu dengan rakus. Arse mengernyit melihat Bianca yang terus memandanginya.

"Kau lapar? Mau makan? Akan ku minta pelayan membuatkanmu makanan," Arse merasa tak enak dipandangi terus oleh Bianca sorot matanya begitu nanar memandangi makanan yang dimakannya sejak tadi.

"Tidak.. Aku hanya sedih saja melihat makananmu."

"Why?"

"Aku tidak bisa merasakan lapar."

"Puft! Really?" Arse tampak sedang menahan tawanya.

"Heh.. Bule Sengklek! Apanya yang lucu? Semenjak gentayangan aku tidak bisa merasakan mengantuk, lapar dan kelelahan bukannya prihatin kau malah tertawa."

"Baguslah.. Aku tidak perlu repot repot memberimu makan tapi tunggu dulu kau bilang tidak pernah mengantuk? Jadi kau akan terjaga sepanjang hari?"

"Iya begitulah yang ku alami selama berminggu minggu."

"Whats?" Arse tampak terkejut jadi Bianca akan terus mengganggunya sepanjang hari, ini tidak bisa dibiarkan dia harus cepat menjalankan rencananya.

Sementara itu para pelayan yang melihat Tuannya itu tampak berbisik antara satu sama lain."Kenapa Tuan Muda berbicara sendiri? Apa dia sudah gila? " begitulah kira kira pembicaraan mereka.

Selesai makan Arse buru buru masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil ponsel yang dia ingin lakukan pertama kali adalah menghubungi orangtuanya untuk memastikan apakah dirinya benar benar mempunyai indra keenam.

"Halo Son.. " suara wanita diujung telepon saat panggilan sudah tersambung.

"Halo Mom.. Bagaimana kabarmu dan Daddy?"

"Tentu kami baik, kami ada di Maldive sekarang Son."

"Ck! Bukankah kalian kemarin masih di Swiss?" Arse tampak bingung dengan kelakuan orangtuanya setelah pensiun Mommy dan Daddy nya menghabiskan waktu berlibur berdua berpindah pindah dari negara satu ke negara yang lain untuk berkeliling dunia bersama. Meski sudah tua mereka tetap kelihatan seperti baru saja menikah. Mereka akan pulang ke Indonesia biasanya dua bulan sekali.

"Ya begitulah Son, kami ingin menikmati hidup kami. Kau sekarang sudah menjadi CEO dan juga sudah bertunangan sebentar lagi akan menikah jadi tidak ada lagi yang perlu Mom dan Dad khawatirkan."

"Kalian tidak merindukanku?"

"Cepatlah menikah dan beri kami cucu maka kami akan stay di Indonesia bersamamu."

"Itu pasti.. Oh iya Mom ada yang ingin ku tanyakan."

"Apa itu Son?"

"Apakah aku mempunyai six sense?"

"Six sense? indra keenam maksudmu?"

"Ya begitulah"

"Kau percaya hal begitu memang ada Son? Ada apa denganmu? Are you okay?"

"Lupakan Mom.. Bye! Jaga diri kalian, I Love you."

"Love you too Son, minggu depan kita pulang.. Miss you."

"Miss you too Mom."

Tut.. sambungan telepon terputus dari respon Mommy nya sepertinya memang dia tidak mempunyai six sense terbukti selama ini dia tidak pernah melihat hal mistis lainnya disisi lain dia juga tidak percaya dengan hal hal seperti itu. Lalu kenapa dia sekarang bisa melihat sosok seperti Bianca?

...

1
comcom
ngakak malam malam
retno❤️
Ternyata aq ketinggalan ya Thor... anak cucunya sdh aq baca dati lama tapi baru baca yg ini... mantaap ceritanya... mau lanjut cari cerita yg blm kubaca... semangat trs berkarya ya Thor... sukses selalu 👍🏻🙏🏻🥰
Mulis Mida
alasan klise,menyembunyikan sesuatu dg dalih utk kebaikan. padahal jelas malah bikin ketidakbaikan
Nur Aqilah
Lumayan
Arie
Luar biasa
Win wina
kau tau saja Thor pikiran kami😅
Miya
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
10M dianggap kayak uang receh aja
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
makin kesini makin kesana
dewi kepakisan
ternyata harus baca ini dulu sebelum baca " oh my bee"..tapi tetap mengerti cerita awalnya di "oh my bee"...kamu memang keren,thor
Har Tini
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
ceritanya bagus banget kak..
endingnya bikin termehek-mehek.. 😭😭😭
wes g usah banyak komen, intinya cerita ini luar biasa banget..
jangan dilewatkan untuk dibaca.. 🥰🥰🥰

sehat2 terus ya kak..
jgn capek untuk terus berkarya...
mau lanjut baca oh my bee😘😍🤩🥰
Deistya Nur
keren 👍
Naurah Naurah Maryanti
/Heart/
Pepe Black Street
jodohnya
Riswandi Andi
Luar biasa
Surya
😍
Siti Shiro
kenapa dibuat sedih gini thorr
Siti Shiro
Luar biasa
Siti Shiro
namanya susah amat ya Thor 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!