Sequel Novel Menikah dengan sepupu kekasihku
SEASON 1
Rain bartender cantik, yang awalnya menjadi pasangan pura-pura hanya karena kasian dengan Radit karena ditinggal mantannya menikah dengan sepupunya kini terjerat dalam hubungan yang lebih dalam.
Mungkinkah mereka akan bersatu, Radit yang selalu menyangkal perasaannya dan Rain yang mencintai dalam diam.
SEASON 2
Ayah bilang, "Jangan menggantungkan cinta dan hatimu hanya untuknya, cintai dirimu sendiri."
Maura, gadis cantik yang menjelma menjadi gadis cupu berkaca mata kuda, memiliki kekasih bernama Reynan. Namun, seketika hatinya merasakan kecewa luar biasa, ketika cinta yang tlah ia rajut, tak berakhir sesuai ekspetasi.
Zain, si penyelamat hati, Jodoh sejak lahir kata sang ayah.
Akankah Maura memilih bertahan dengan Reynan, ataukah Tuhan mengizinkan cinta Zain bersemayam? Kuy baca🍉🍉
Happy readingg yeahhh!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mimah e Gibran, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perasaan
"Rain..." panggil Radit.
Namun hening tak ada jawaban.
Radit menghampiri Rain di ruang kerjanya, namun gadis itu ternyata tertidur di kamar istirahatnya.
Ia mendekati Rain yang tertidur pulas dengan posisi yang menurutnya tak nyaman, bahkan ponselnya masih menyala memperlihatkan drama korea yang gadis itu tonton lewat aplikasi yutub.
Radit mendesah berat, Rain mengingatkannya dengan sosok Kenia.
Bagaimana kabar wanita yang pernah mengisi hatinya dulu, akhir- akhir ini dunia Radit teralihkan oleh sosok Rain yang hadir dalam hidupnya.
Ia bahkan sudah melupakan kepatahannya yang sempat membuat ia menyesal.
Tidak, tapi saat ini Radit justru bersyukur, ada Rain disisinya. Meski ia belum mengungkapkan perasaannya.
Radit mematikan ponsel Rain, lalu membenarkan posisi gadis itu agar lebih nyaman tidurnya. Kemudian ia memilih menunggu di sofa sembari memejamkan matanya.
"Mas Radit...." panggil Rain.
Belum juga Radit tertidur, Rain sudah bangun.
Padahal saat Radit membenarkan posisinya. Rain masih begitu pulas.
"Kamu sudah bangun,hmmm?"
Radit membuka matanya menatap Rain yang sudah berubah posisi menjadi duduk.
"Jam berapa mas Radit pulang, aku tertidur cukup lama rupanya." Rain menguap namun segera ia menutup mulutnya.
"Ini bahkan sudah menjelang makan siang, dan kamu tertidur cukup lama tadi. Kamu mau makan??" tawar Radit.
"Makan dimana?" tanya Rain.
"Di kantin rumah sakit gimana?" ajak Radit.
"Boleh mas."
Rain turun dan toilet mencuci mukanya, kemudian merapikan tampilannya yang sedikit acakan karena tidur dan tak lupa memoles tipis wajahnya.
"Ayo mas." Ajak Rain antusias, mungkin karena lapar.
Mereka berdua pun memutuskan untuk makan di kantin, Rain tampak semangat. Meski bukan kali pertamanya ia berkunjung ke rumah sakit milik Radit.
Gadis itu sangat mengagumi rumah sakit besar Hermina itu.
"Mas Radit luar biasa, mas Radit hebat bisa mempunyai rumah sakit sebesar ini." Rain berdecak kagum.
"Kamu terlalu memujiku Rain." ujar Radit.
"Aku serius mas, pasti banyak wanita di luar sana yang mengagumi mas Radit." Tiba- tiba wajah Rain berubah sedih.
"Ayo duduk, aku akan pesankan makanan." titah Radit memilihkan meja kosong untuk dirinya dan Rain.
Setelah memesan makanan, Radit kembali duduk di kursi depan Rain.
" Aku memesan bakso untukmu, apa kamu tidak keberatan?" tanya Radit.
Rain menggeleng tersenyum, "Apa yang mas Radit suka, aku pasti juga menyukainya."
"Rain.."
Rain mendongkak, namun seketika pipinya memerah kaka Radit menggenggam tangannya dan menatapnya begitu intens.
"Iya mas."
"Aku mendengar obrolan kamu dan Angga waktu itu, katakan sejujurnya Rain. Apa....?" Radit berhenti, ucapannya seperti tercekat di tenggorokan.
Pov Radit
Aku hampir saja jujur dengan perasaanku, perasaan aneh yang akhir-akhir ini menggelitiki hatiku.
Hya, aku mungkin terlalu gengsi untuk mengatakan aku sudah jatuh cinta.
Jatuh cinta pada seorang gadis cantik yang berprofesi sebagai bartender di club malam.
Sangat bertolak belakang dengan seleraku yang awalnya adalah Kenia.
Kenia itu lebih dari segalanya sebelum pada akhirnya kami memilih jalan masing-masing.
Awalnya aku menjadikan Rain sebagai pacar pura-pura. Konyol kan? aku sendiri juga heran.
Padahal aku mohon- mohon sama dia buat jadi pasangan ku di pernikahannya Shaka dan Kenia.
Dan dia, Rain Anastasya..
Gadis cantik itu bahkan membantuku cuma-cuma, tidak minta uang atau apapun itu sebagai imbalan nya.
Sejak saat itu aku merasa ingin selalu di dekatnya, menemaninya, dan melindunginya.
Tak pernah terfikir akan sejauh ini hubungan kita, hubungan yang masih tanpa status jelas karena aku selalu menampik perasaan yang ku punya.
Rain..
Andai aku bisa mengungkapkan perasaanku sekarang, aku bukan hanya ingin menjadi pelindungmu tapi juga cinta dalam hidupmu.
Tapi untuk mengungkapkan itu aku masih belum bisa, rasanya susah! suaraku seperti tercekat di tenggorokan.
Antara jantungku yang berdetak cepat dan dadaku yang selalu sesak, karena setiap dekat denganmu, aku seperti kekurangan oksigen.
Maafkan aku yang masih belum bisa menetralkan perasaanku, maaf.
"Mas Radit." Rain melambaikan tangannya ke wajah Radit yang justru malah melamun.
"Ha.. iya Rain." Radit gugup.
Rain tersenyum manis, "Ayo makan. Makanannya sudah datang mas Radit malah melamun, ntar keburu dingin."
"Maaf Rain, aku jadi mengabaikan mu." ujar Radit.
"Tak apa mas, ayo makan." titah Rain.
Radit mengangguk kemudian mulai menyentuh baksonya.
"Maaf mas aku sengaja mengalihkan pembicaraan, aku yakin kamu mau menanyakan soal aku waktu itu yang menjadikanmu alasan meninggalkan Angga." Batin Rain menatapi Radit
NOVEL KARYA MIMAH ASYIK DN ENAK, SYANG DI NOVEL INI MAUPN SBELUM NYA TRLALU MNDEWAKN MINUMAN ALKOHOL (WINE), PADAHAL TOKOH2NYA MUSLIM, YG MNA MINUMA KHMER/ALKOHOL ITU DIHARAMKN DLM ISLAM, TTPI MUDHNYA MRK MMINUMNYA, MSKIPUN INI HNY DUNIA HALU, YAA PLING TIDAK, TUNJUKKN SISI MUSLIM MRK...🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
TPI BAGUSLH, KRN MAURA MMG JODOHNYA ZAIN...