NovelToon NovelToon
Sistem Permintaan Tak Terbatas

Sistem Permintaan Tak Terbatas

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:83.1k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Alex hanyalah karyawan biasa—bekerja keras, sering diinjak, dan tidak pernah dianggap. Sampai suatu malam, hidupnya hancur dalam sekejap oleh orang-orang yang seharusnya dia percaya.

Di titik paling rendah dalam hidupnya, Alex menemukan sesuatu yang mengubah segalanya: sebuah sistem misterius yang bisa mengabulkan permintaan apa pun.

Tidak ada batas kekayaan. Tidak ada batas kekuatan. Hanya satu syarat—dia harus terus menyelesaikan misi untuk mendapatkannya.

Namun kekuatan tanpa batas punya harga yang tidak terlihat. Perlahan, pria yang dulu selalu menunduk itu mulai berubah menjadi seseorang yang bahkan tidak dia kenali sendiri.

Dan orang-orang yang pernah menghancurkan hidupnya akan segera tahu, bahwa yang mereka injak dulu... tidak akan pernah lagi bisa mereka injak sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Hari peluncuran tiba dengan langit cerah yang jarang terjadi di kota itu selama musim hujan. Halaman depan gedung perusahaan Alex dipenuhi dekorasi sederhana namun elegan—panggung kecil, spanduk bertuliskan "Renata: Perawatan Kulit untuk Semua", dan puluhan undangan media yang sudah duduk rapi menunggu acara dimulai.

Alex berdiri di belakang panggung, mengenakan kemeja putih bersih yang sudah dia setrika sendiri pagi itu, mengintip dari balik tirai ke arah kerumunan yang mulai memenuhi kursi-kursi yang disediakan.

"Gugup, Pak?" Bima muncul di sampingnya, membawa map berisi susunan acara.

"Sedikit," Alex menjawab jujur, sesuatu yang jarang dia akui belakangan ini.

'Bukan gugup soal produknya. Aku yakin produk ini bagus. Tapi soal apa yang akan terjadi setelah ini.'

Reina mendekat dari sisi lain, membawa nampan berisi beberapa botol Renata yang sudah dikemas rapi untuk dibagikan kepada media. "Semua sudah siap, Pak. Tinggal Bapak yang naik ke panggung."

Alex menarik napas dalam, melangkah keluar dari balik tirai menuju panggung kecil yang sudah disiapkan. Sorak tepuk tangan pelan menyambutnya dari para karyawan yang berdiri di sisi kanan halaman, sementara wartawan di kursi depan mulai mengangkat kamera mereka.

"Selamat pagi," Alex membuka sambutannya, suaranya lebih tenang dari yang dia kira sendiri. "Tiga puluh hari lalu, perusahaan ini bahkan belum punya satu pun kursi di dalamnya. Hari ini, kami meluncurkan produk pertama kami—Renata, serum wajah dengan kualitas setara produk premium, tapi dengan harga yang bisa dijangkau siapa saja."

Dia mengangkat salah satu botol Renata, membiarkan cahaya matahari pagi memantul dari kemasannya yang berwarna hijau lembut.

"Kami percaya, perawatan kulit yang baik bukan hanya untuk mereka yang mampu membayar mahal. Renata untuk semua orang, tanpa terkecuali."

Tepuk tangan lebih meriah terdengar, beberapa wartawan mulai mengajukan pertanyaan begitu sesi tanya jawab dibuka. Alex menjawab setiap pertanyaan dengan tenang, sesekali melempar senyum tipis yang membuat beberapa wartawan perempuan di barisan depan saling berbisik.

Salah satu wartawan dari media bisnis ternama mengangkat tangan, mikrofon kecil sudah siap di depan mulutnya. "Pak Alex, banyak yang bilang perusahaan ini didirikan untuk menyaingi Hartono Group. Apa benar begitu?"

Ruangan sedikit riuh, beberapa wartawan lain langsung mengarahkan kamera lebih dekat menunggu jawaban.

Alex tersenyum tenang, tidak sedikit pun terburu-buru menjawab. "Kami tidak pernah bilang begitu. Kami cuma ingin membuat produk yang bagus, dengan harga yang masuk akal. Kalau ternyata itu dianggap sebagai saingan oleh perusahaan lain, mungkin itu karena mereka sendiri yang merasa perlu khawatir."

Jawaban itu disambut tawa kecil dari beberapa wartawan, sementara yang lain sibuk mencatat kalimat itu di buku catatan masing-masing.

Acara berlangsung hampir dua jam, diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh karyawan di depan spanduk besar bertuliskan nama produk mereka.

Setelah kerumunan mulai bubar, Alex berdiri sendirian di halaman yang mulai sepi, memperhatikan karyawannya yang masih sibuk membereskan dekorasi sambil tertawa satu sama lain, lega karena hari yang mereka persiapkan selama sebulan penuh akhirnya berjalan lancar.

Ponselnya bergetar, pesan dari tim pemasaran yang melaporkan bahwa dalam dua jam sejak peluncuran, pre-order daring Renata sudah menembus angka yang jauh melampaui target awal mereka.

Alex tersenyum membaca pesan itu, memasukkan ponselnya kembali ke saku. Di kejauhan, dia melihat Reina sedang tertawa lepas bersama beberapa anggota tim risetnya, saling berpelukan merayakan hasil kerja keras sebulan penuh, sementara Bima sibuk berjabat tangan dengan salah satu wartawan yang tampak tertarik untuk meliput perusahaan mereka lebih dalam lagi minggu depan.

Sebuah panel muncul melayang di hadapannya, cahayanya sedikit lebih terang dari biasanya, seolah ikut merayakan momen itu bersamanya.

[Misi "Langkah Pertama Menuju Puncak" berhasil diselesaikan.]

[Hadiah: +2 Permintaan.]

[Total Permintaan: 2.]

Alex menatap tulisan itu lama, dadanya terasa hangat oleh sesuatu yang lebih dari sekadar kepuasan biasa.

'Bukan cuma sistem yang membuat ini berhasil.'

Dia menoleh ke arah karyawannya yang masih tertawa riang di halaman, Reina yang sedang merapikan sisa sampel produk, Bima yang sibuk mengecek laporan media sambil sesekali tersenyum sendiri.

'Kali ini, aku yang buat ini berhasil. Mereka yang membantuku.'

Alex mendongak menatap langit sore yang perlahan berubah jingga, senyumnya masih terpasang, meski di balik ketenangan itu, dia tahu satu hal dengan pasti.

'Ini baru langkah pertama dan Hartono Group akan segera merasakan, betapa besar kesalahan mereka meremehkan orang yang mereka buang.'

1
Narenda
baru kali ini nemu kek beginian kek agk gimana-gimana ya aduh pusing, bener bener gk rekomen deh nih cerita
Sri rahayu
orang jahat selalu ada cara untuk menjatuhkan orang lain
✍️⃞⃟𝑹𝑨Han Boshalvaya🍤
Kebanyakan yang baca bocil sih ini 🤣
Istirahat sampai 2027: mangkanya gak aku turutin 8⁠-⁠)
total 7 replies
Night Watcher
lah, bukannya danil sdh nelpon alek soal perusahaan itu?
kok masih terkejut oleh laporan stafnya?
Night Watcher
sistemnya kelamaan...
satu misi satu bulan..🤦
Angga Ksatria Maulidyo
emang Alex punya modal uang buat produksi dan operasi pabrik dll walaupun bahan bakunya sudah disiapkan oleh sistem...mobil operasional aja apa ia punya...jangan2 dia naik angkot atau taxi lagi...? sementara dia cuma megang cash cuma 10 juta yg sebagian udah kepake..
pauzi aja
ini yg buat novel niat kh,ko pendek betul setiap banya ega sampai 50kata.kalai ega niat ega usah buat novel dasar bego
Istirahat sampai 2027: itung kak kalau iya 50 kata ku kasih uang deh
total 1 replies
Wk Annuar
serious lawaknya 🤣🤣🤣🤣
Reed
Kok tamat Kak, seharusnya kamu harus menambahkan Jungkook Kak /Whimper/
Istirahat sampai 2027: /Curse//Curse//Curse/Tidka ada
total 1 replies
Wk Annuar
👍👍👍💪💪😍
Wk Annuar
💪💪💪👍👍
Wk Annuar
🤭🤭🤭💪💪
Wk Annuar
uhukk uhukk.. semuanya harap pada sistem ye.. he he
Wk Annuar
💪💪💪💪😍😍🤭🤭👍
Wk Annuar
💪💪💪💪😍😍
Wk Annuar
🤣🤣🤣🤣😍😍😍🤭
Wk Annuar
💪💪💪👍👍
Wk Annuar
😍😍😍👍
Wk Annuar
cobaan.. cobaan..💪💪
Wk Annuar
betul.. betul.. betul..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!