NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Tuan CEO

Pernikahan Rahasia Tuan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / CEO
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Melania-1623

Jika kau jatuh cinta padaku selama dua tahun ini, kau tidak akan mendapatkan satu sen pun saat bercerai nanti."

Demi membiayai operasi sumsum tulang belakang adiknya, Aura Dania terpaksa menandatangani perjanjian pernikahan kontrak dengan Evan Adijaya seorang CEO dingin dan kejam yang hanya memanfaatkan Aura untuk merebut takhta perusahaan keluarga.

Di atas kertas, mereka hanyalah orang asing. Tanpa cinta, tanpa sentuhan, dan tanpa pesta. Tugas Aura sederhana: berpura-pura menjadi istri yang manis di depan kakek Evan yang sedang sakit.

Namun, ketika mantan kekasih Evan kembali membawa niat jahat dan rahasia besar terungkap, pernikahan rahasia mereka berubah menjadi pusaran rasa sakit dan hasrat. Bisakah Aura bertahan tanpa menyerahkan hatinya pada sang CEO berdarah dingin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melania-1623, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15: Ancam Malam Kelam

Selamat membaca...

Malam kian larut, namun gelisah tak jua mengizinkan Aura memejamkan mata. Di dalam kamar utama yang luas, Evan sudah tertidur lelap di sisinya setelah seharian melelahkan mengurus berkas kantor. Aura menatap wajah suaminya yang tampak tenang dalam lelap, mengusap pelan kening pria itu dengan perasaan campur aduk.

Ting!

Suara getar dan denting samar dari ponsel Aura di atas meja nakas memecah keheningan. Aura dengan cepat meraih ponselnya, khawatir suaranya akan membangunkan Evan.

Sebuah nomor tak dikenal mengirimkan beberapa pesan gambar dan teks melalui aplikasi percakapan instan. Aura mengerutkan kening, membuka pesan tersebut.

Detik berikutnya, napas Aura seakan berhenti. Wajahnya pucat pasi, seluruh persendian tubuhnya mendadak lemas bagai lolos dari raga.

Di layar ponselnya, terpampang jelas foto lembaran dokumen Surat Perjanjian Pernikahan Kontrak 2 Miliar Rupiah lengkap dengan tanda tangan dan meterai atas namanya dan nama Evan.

____________________________________________________________________________________________

[Nomor Tak Dikenal]: "Foto yang sangat indah\, bukan? Pernikahan dua miliar rupiah... Kau sangat murah sekaligus mahal di saat yang sama\, Aura."

[Aura]: "Siapa kau?! Dari mana kau mendapatkan foto ini?!"

[Nomor Tak Dikenal]: "Kau tidak mengenali gaya bicaraku\, Aura? Ini aku\, Aris."

[Aura]: "Aris?! Kau... kau menyusup ke rumah keluarga Adijaya?!"

[Aris Pratama]: "Rumah itu punya banyak celah. Sama seperti pernikahan palsumu dengan Evan."

[Aura]: "Kembalikan foto itu dan hapus sekarang! Ini urusan pribadiku dan Evan\, tidak ada hubungannya                               denganmu!"

[Aris Pratama]: "Pribadi? Hahaha! Bagaimana kalau besok pagi foto ini mendadak viral di media massa?                                         Bagaimana kalau Kakek Surya membaca lembaran dua miliar ini di koran pagi saat sarapan?                                     Bayangkan reaksi jantungnya\, Aura..."

[Aura]: "Jangan berani-berani kau menyentuh Kakek Surya\, Aris! Dia sedang sakit! Kau sungguh iblis!"

[Aris Pratama]: "Aku bukan iblis. Aku hanya pria yang menginginkan hakku kembali. Aku beri kau waktu sampai                                  besok siang. Tinggalkan Evan\, batalkan laporan investigasi keuangan perusahaan ku\, dan datang                              padaku. Jika tidak... surat kontrak ini akan jadi hadiah ulang tahun kehancuran Adijaya Group."

____________________________________________________________________________________________

Aura meremas ponselnya dengan tangan yang gemetaran hebat. Air mata ketakutan mulai menetes membintangi pipinya. Ia memandangi Evan yang masih tertidur di sampingnya. Pikiran Aura kalut ia tidak bisa membiarkan Kakek Surya terkena serangan jantung, dan ia tidak ingin menjadi penyebab kehancuran karier pria yang sangat dicintainya ini.

Aura melangkah keluar kamar dengan berjinjit, membawa ponselnya menuju ruang balkon yang dingin. Dengan jemari membeku, ia mengetikkan pesan balasan.

_________________________________________________________________________________________

[Aura]: "Apa yang kau inginkan sebenarnya dariku\, Aris?!"

[Aris Pratama]: "Aku menginginkanmu\, Aura. Hanya kau. Hancurkan reputasi Evan dari dalam\, atau biarkan aku yang menghancurkannya bersama dengan kesehatan Kakeknya."

_________________________________________________________________________________________

Tiba-tiba, sebuah tangan kokoh dan hangat merengkuh pinggang Aura dari belakang, membuat Aura tersentak kaget hingga hampir menjatuhkan ponselnya.

"Kenapa belum tidur dan berdiri di luar dingin-dingin begini, hmmm?" suara serak khas bangun tidur milik Evan terdengar lembut di telinga Aura.

Aura dengan cepat mematikan layar ponselnya, menyembunyikannya di balik lipatan gaun tidurnya. Ia berusaha mengukir senyum manis, meski matanya yang sembap tak sanggup membohongi Evan.

Evan menyadari perubahan raut wajah istrinya seketika. "Aura... kau menangis? Ada apa?"

"T-tidak, Evan," kilah Aura terbata-bata. "Aku hanya... mendadak teringat Laras di rumah sakit."

Evan menatap lekat iris mata Aura, lalu pandangannya turun pada tangan Aura yang gemetaran meremas ponsel di balik gaunnya. Insting tajam sang CEO seketika bergetar ia tahu ada hal besar dan berbahaya yang sedang disembunyikan oleh istrinya.

Terima kasih sudah membaca. Jangan lupa tinggalkan Like & Komen...

1
Orang
Kerenn...
Orang
/Drool/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!