Jumpa lagi di novel baru ku ,terima kasih masih stay di sini ya.
Deskripsi
"Tolong jangan masukan ayah ku ke penjara,aku akan melakukan apa pun om " ucap Kia dengan air mata yang sudah mengalir di pipi nya, Burhan terkejut di panggil om tapi dia hanya bisa melotot dengan tajam
"Kau akan melakukan apa pun ?" tanya burhan dan Kia mengangguk saja
"aku akan merawat om sampai sembuh " jelas kia yang memang tak memiliki uang untuk mengganti motor sport mahal dan biaya pertanyaan Burhan
Bibir Burhan terangkat sedikit ,dia memikirkan ucapan mama nya yang sangat ingin dia menikah dan memiliki anak. Kia adalah wanita yang cocok untuk nya ,dia akan memanfaatkan kesempatan ini .
Mau tau bagaimana cerita selanjut nya ? Yuk....langsung rebahan manis sambil ngemil ,baca novel ku . Makasih sebelum nya 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
OB( Jodoh burhan)
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
"Ssshhhtttt......"
Burhan meringis, memejamkan mata nya . Merasakan sakit di bagian paha nya ,benar benar sakit. Mungkin tulang nya kembali bergeser ,tapi kemudian dia membuka mata nya. Kedua mata nya menatap ke arah wajah Kia yang sudah di penuhi air mata ,dia pun menghapus air mata Kia yang mengalir di pipi nya.
"Jangan menangis ,mama tidak tau keadaan nya . Kamu tenang saja ,ayah kamu ngak akan di penjara. Aku jamin ,selama kamu mau menuruti apa yang aku ingin kan " jawab Burhan dan Kia pun mengangguk, dia melirik ke arah wanita paruh baya yang masih diam dan terlihat sedikit shock.
"Ma....Jangan bicara sembarangan, ayah kia ngak sengaja. Aku akan memaafkan nya ,biar semua nya aku yang urus " ucap Burhan sambil menatap ke arah mama nya yang masih terlihat terkejut.
"Ma....mama,ini Kia. Anak nya pak Kardi" ucap Burhan dan melati pun menangguk, dia sudah memahami situasi nya.
Kia masih menangis sambil menundukan kepala nya ,sebagai anak dari ayah nya . Kia takut jika nanti nya ayah nya di tahan ,dia merasa bingung dan terus menangis hingga akhirnya Burhan menarik nya lalu memeluk tubuh kia membuat Melati semakin melotot.
Tapi senyuman melebar di bibir nya ,Melati senang karena akhirnya Burhan memiliki wanita yang bisa tatap,di sentuh dan di peluk. Dia bersyukur anak nya tak jadi gay, atau menyukai sejenis karena rasa trauma nya terhadap wanita akibat kekasih nya selingkuh.
"Jadi ini anak pria yang nabrak kamu ?" tanya Melati, dia menatap ke arah Kia yang masih menangis .
Burhan mengangguk, dia masih berusaha menenangkan kia sambil memeluk dan mengelus punggung belakang milik Kia dengan lembut. Kia malah membalas pelukan dari Burhan dengan melingkari kedua tangan nya di pinggang burhan tapi baru beberapa menit, kia sadar sambil mendorong tubuh Burhan dengan pelan.
Burhan merasa kehilangan ,sudah lama sekali dia tak mendapatkan pelukan kenyamanan . Dia ingin sekali memeluk tubuh kia lagi, tubuh yang pas di dalam pelukan nya . Tapi hal itu ngak mungkin dia lakukan, mengingat mereka tak sedekat itu
Apalagi wajah Kia yang memerah ,Burhan yakin kalau Kia merasa malu karena pelukan dadakan yang dia lakukan. Kini kia tertunduk malu,dia merasa bingung dan benar benar malu.
"Ma...maafkan ayah saya nyonya, saya yang akan menanggung semua kesalahan ayah saya hiks....hiks" ucap Kia dengan pelan ,dia masih menunduk karena tak sanggup menatap kedua mata Melati yang terlihat tajam .
"Kamu yakin kamu bisa menanggung kesalahan ayah mu ?" tanya Melati dengan serius membuat Burhan berdecak,dia melirik mama nya yang kini tersenyum tipis.
Jelas sekali kalau mama nya itu sudah merencanakan sesuatu ke depan nya,dengan cepat Burhan melotot ke arah mama nya . Dia tak ingin mama nya membuat Kia takut, dia ingin memberikan kenyamanan pada Kia juga bukan paksaan
"Kalau begitu,kamu harus menikah dengan Burhan . Kami akan menganggap semua nya selesai ,ayah mu ngak akan masuk ke penjara dan kamu juga bisa hidup dengan baik bersama kami" ucap Melati dengan santai, senyuman lebar sudah menghiasi bibir nya
Seketika Burhan dan Kia melotot, mereka terkejut karena memang tak menyangka kalau akhirnya mereka harus menikah. Kia melirik ke arah Burhan,berharap burhan bisa menolak nya. Dia tak ingin berurusan dengan keluarga kaya ,karena dia tau siapa dirinya.
"Mama.....jangan bicara yang ngak ngak ah ,jangan nakutin kia " ucap Burhan dengan nada sedikit kesal ,dia tak percaya jika mama nya langsung mengatakan mengenai pernikahan.
"Memang nya kenapa ? Kamu butuh perawat yang bisa selalu sedia setiap saat ,dua puluh empat jam jadi wajar kan kalau mama bilang lebih baik kalian menikah saja" jelas Melati dengan santai sementara kia yang masih terkejut, kini menarik tangan Burhan tanpa sadar . Berharap burhan menolak nya ,dia belum ingin menikah.
Mengingat dirinya baru saja bertemu dengan pria dewasa didepan nya, apalagi usia mereka pasti nya berbeda jauh sekali. Kia juga tak pernah dekat dengan pria mana pun,sehingga dia tak tau cara berhubungan dengan pria secara dekat .
Tidak tau rasa nya pendekatan ,pacaran bahkan menikah. Kia masih bingung dengan keadaan yang ada ,dia memang ingin bertanggung jawab dan menggantikan hukuman ayah nya tapi tidak untuk menikah dengan pria yang baru dia kenal .
Apalagi kia bisa melihat siapa Burhan, pria yang berasal dari keluarga kaya . Tapi kemudian dahi nya mengernyit cukup dalam, dia menatap ke arah nyonya besar didepan nya dengan tatapan mata bingung
Biasa nya nyonya besar keluarga terpandang pasti akan memilih untuk menikah dengan sesama nya, selevel atau mungkin pernikahan aliansi . Saling menguntungkan bukan seperti dirinya yang hanya seorang wanita biasa dan miskin,dia yakin kalau ada udang di balik rempeyek .
Tapi mendengar ucapan nyonya besar keluarga itu, Kia tau kalau dirinya hanya di anggap sebagai perawat saja . Mungkin lebih baik seperti ini, Kia yakin kalau mama nya Burhan ingin yang terbaik untuk anak nya. Dia akan di suruh menikah karena tak ingin aib anak nya di ketahui orang lain ,dia juga pasti ingin membuat sesuatu yang lain .
"Mama ngak ingin perawat yang mengurus mu ,lebih baik istri mu sendiri kan. Lagi pula, kita buat kontrak pernikahan. Setelah kamu sembuh, pernikahan mu dan dia berakhir " ucap Melati, dia sengaja mengatakan hal itu di depan kedua nya .
Biar lah dirinya di anggap jahat ,Melati akan tetap menjadikan Kia sebagai menantu nya . Sikap Kia yang mementingkan orang tua dari pada dirinya membuat Melati yakin kalau Kia adalah wanita yang baik ,wanita yang bisa membahagiakan anak nya dan keluarga nya .
Selama pernikahan itu, Melati akan membuat Kia dan Burhan saling mencintai. Melihat dari cara Burhan yang melindungi Kia ,sebagai ibu. Dia tau kalau hati putra nya sudah mulai terbuka untuk Kia, ada rasa senang di hati nya karena putra nya akan kembali menyukai wanita.
"Tapi ma ,aku ngak mau memaksa Kia . Lagi pula, ini bukan kesalahan ayah nya Kia saja . Aku juga salah ,kayak nya aku melamun jadi ngak liat angkot yang di bawa oleh ayah nya Kia " ucap Burhan dengan pelan ,dia malah menggenggam tangan nya Kia dengan erat .
Melati pun tersenyum, tatapan mata nya jelas ke arah genggaman tangan Kia dan Burhan . Dia senang karena anak nya sudah mulai membuka hati nya ,apalagi baru ini Melati melihat sikap Burhan yang berbeda .
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘
Love sekebon untukmu author