Alundra Kylie patah hati saat mengetahui Arsenio Ghaisan, cinta pertamanya, ternyata dijodohkan dengan sepupunya, Alora Eleandra.
Untuk melupakan cinta pertamanya itu, Alundra memutuskan untuk kembali ke luar negeri menyusul orang tuanya yang menetap di sana. Namun, saat perjalanan menuju bandara, Alundra tidak sengaja menabrak seseorang hingga mengalami koma.
Masalah kian rumit saat orang yang Alundra tabrak ternyata adalah kekasih Qireia Zhavara, seorang Nona kaya yang terkenal arogan.
"Aku akan mengampunimu, tapi dengan satu syarat, kamu harus menggantikanku menemui calon tunanganku. Kamu harus berpura-pura menjadi aku." Qireia Zhavara.
Apa yang akan terjadi, jika tunangan Qireia tahu Alundra menyamar sebagai Qireia?
Apa yang akan Alundra lakukan saat mengetahui tunangan Qireia ternyata dosen killer baru di kampusnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 15
"Aku yakin, aku hanya mencintai Alora. Dan aku tidak memiliki perasaan apa pun pada Alundra," ucap Arsenio dengan tegas.
Selama 4 tahun ini Arsenio sudah berusaha mencintai Alundra, namun tetap saja yang ada dalam pikirannya hanya Alora. Arsenio sebenarnya ingin jujur pada Alundra, tentang perasaannya yang bukan untuk Alundra.
Namun, Alora tidak pernah mengizinkannya, dia selalu mengancam akan bunuh diri setiap kali Arsenio membicarakan tentang hal itu.
Lebih baik aku mati, daripada harus dibenci Alundra, ucap Alora kala itu. Dan ancaman wanita itu selalu berhasil membuat Arsenio luluh.
Dan saat ini, adalah saat-saat yang sangat ditunggu-tunggu oleh Arsenio. Karena pada akhirnya, ia dan Alora akan bersatu, tanpa harus menyakiti Alundra.
Dan tentang perasaan anehnya akhir-akhir ini, mungkin itu hanya sesaat karena selama ini Arsenio sudah terbiasa dengan Alundra. Jadi, rasa kehilangan itu wajar, karena kebersamaan mereka tidak sebentar.
Ya, aku yakin. Ini hanya perasaan sesaat, batin Arsenio. Pria itu berusaha meyakinkan dirinya sendiri.
"Kalau begitu, bagaimana kalau kamu segera resmikan saja hubunganmu dengan Alora? Bukankah kamu bilang mencintai Alora?"
"Maksud Daddy apa?" Tanya Arsenio. Ia benar-benar terkejut mendengar perkataan daddynya.
"Sebaiknya, kamu segera bertunangan dengan Alora. Atau kamu mau langsung menikah saja?"
Arsenio semakin tercengang, ia tidak menyangka Daddynya akan berkata seperti itu. Padahal beberapa saat lalu pria paruh baya itu memintanya untuk memperjuangkan cintanya pada Alundra.
"Gak secepat itu juga, Dad. Apa yang akan Alundra pikirkan nanti? Kita baru saja putus," gumam Arsenio.
Bertunangan dengan Alora bukan hanya impiannya, tapi juga, doa yang selalu Arsenio langit kan di setiap malam. Tapi hari ini, saat kesempatan itu muncul di depan mata, Arsenio justru memikirkan perasaan Alundra.
"Kalau begitu, biar Daddy yang akan bicara pada Roland," ucap Daddy Ardy.
"Tapi, Dad---"
"Tidak ada tapi-tapian, harusnya kamu senang karena sebentar lagi kamu akan bersatu dengan Alora," potong Ardy.
"Kenapa Daddy tiba-tiba setuju? Bukannya Daddy mau Alundra yang jadi menantu Daddy?" Tanya Arsenio keheranan.
Pertanyaan yang sejak tadi Arsenio tahan, akhirnya terucap juga. Daddynya tiba-tiba bersikukuh untuk meresmikan hubungannya dengan Alora. Bagaimana Arsenio tidak heran, jika sebelumnya Daddynya lah yang paling menentang hubungannya dengan Alora, karena Alundra yang dianggap paling cocok menjadi menantu keluarga Ghaisan.
"Dad-daddy hanya memikirkan kebahagiaanmu, itu saja. Lagipula, Alora juga wanita yang baik," ucap Daddy Ardy.
Awalnya Ardy memang sangat kecewa dengan keputusan Arsenio yang mengakhiri hubungannya dengan Alundra. Tapi, setelah dipikir-pikir lagi, Alora juga terlahir dari keluarga Aldero. Hanya saja, Ardy lebih menyukai Alundra yang memiliki darah Rigel Alaska.
Roland Aldero dan Rigel Alaska sama-sama pengusaha sukses yang memiliki perusahaan besar. Cabang perusahaannya hampir di setiap penjuru negara.
Akan tetapi, Rigel Alaska bisa dikatakan lebih hebat dari Roland Aldero, karena perusahaan Alaska bukan hanya bergerak di satu bidang saja, tapi diberbagai jenis bidang, seperti: perhotelan, furniture, periklanan, fashion, teknologi (IT) dan Real Estate.
Sementara perusahaan Aldero hanya bergerak di satu bidang saja yaitu Real Estate. Namun, Aldero adalah perusahaan yang sangat besar dan memiliki 2 kepemilikan, Aldero Corp milik Roland, sementara Aldero Grup milik Gefanda yang telah diwariskan pada Kalea. Dan saat ini berada di bawah kendali Rigel Alaska yang merupakan suami Kalea Gefanda Aldero.
"Tapi---"
"Sudahlah, kamu jangan terlalu banyak berpikir. Biar Daddy yang akan mengurus semuanya," ucap Ardy.
...----------------...
"Katakan!"
"Namanya Alundra Kylie Alaska, putri Tuan Rigel Alaska dan Nyonya Kalea Aldero."
Mencari latar belakang seseorang, bukanlah hal yang sulit untuk Sabiru. Sebagai pemegang estafet kepemimpinan klan Pegasus, Sabiru hanya perlu menjentikkan jari saja.
Namun, ia sedikit kesusahan mencari tahu latar belakang Alundra, karena ternyata, wanita cantik itu bukan dari keluarga sembarangan.
Tentu saja, Rigel Alaska sangat menjaga privasi keluarganya. Rigel tidak pernah membiarkan keluarganya menjadi bahan konsumsi publik. Walaupun tetap saja pada akhirnya Sabiru bisa menembus keamanan pengawasan Rigel Alaska.
"Pantas saja tidak mudah mendapatkan informasi tentangnya," gumam Sabiru. Pria tampan itu menatap foto Alundra yang beberapa waktu lalu berhasil ia dapatkan.
"Lalu, apa hubungannya dia dengan Qireia? Apa dia juga terlibat dengan kematian Jennie?" Tanyanya lagi.
Andai Alundra terlibat dengan tragedi kematian Jennie, Sabiru tidak akan segan-segan menghancurkan keluarga Alaska.
"Sebenarnya...."
Anak buah Sabiru pun menceritakan tentang Alundra yang tidak sengaja menabrak mobil Qireia, hingga akhirnya Alundra terjebak dalam permainan Qireia.
Dan entah kenapa, Sabiru merasa lega saat anak buahnya mengatakan, jika Alundra tidak ada kaitannya dengan kematian Jennie.
"Di mana Alundra sekarang?"
Anak buah Sabiru yang bernama Ale itu mengernyitkan keningnya. Pasalnya, tiba-tiba saja bosnya itu menanyakan keberadaan Alundra. Bukankah harusnya Sabiru memberikan pelajaran pada Qireia? Karena sudah jelas Alundra juga korban permainan Qireia, pikir Ale.
"Kenapa Anda---"
"Sejak kapan kamu diperbolehkan bertanya?"
Seruan Sabiru itu berhasil membuat Ale bungkam. Pria itu merutuki kebodohannya karena tidak bisa menahan rasa ingin tahunya.
"Maaf, Tuan," ucap Ale penuh sesal. "Nona Alundra saat ini berada di luar kota bersama Tuan Gefanda. Sepertinya dia juga akan menetap di sana, dan melanjutkan kuliahnya di sana juga."
Sabiru tersenyum smirk, entah apa yang pria tampan itu pikirkan.
"Cari tahu tempat wanita itu berkuliah!"
To be continued
sementara alundra sedang berada diambang menuju ke move on an dari arsenio karena dia GK bakal sempet mikirin masa lalu kalo udh mulai dipepet SM pk dosen 🤣
ayo pk dosen jerat pak jerat biar alundra cepet move on dari si kadal buntung itu 🤣
ayo land bilang ke anakmu itu sebabnya krna alundra udh tau kebohongan mereka gtu 🙄