Seorang ilmuan jenius yang meninggal di usia muda akibat kelelahan, karena memiliki tubuh yang lemah. Tidak disangka jiwanya merasuk pada seorang pria desa yang hidup sebagai petani miskin.
Orang tua baru saja mati dan dia mendapatkan jatah tanah warisan paling sedikit?
Dikenal orang yang pasif karena tidak pernah melawan?
Namun dia tidak mengeluh, dengan melihat tubuhnya yang kuat dan sehat saja dia sudah sangat bersyukur.
[ Selamat! Kamu telah terikat pada sistem Sugar Daddy ]
"Ha?!"
Dengan sistem yang aneh ini, Lin Chen mendadak menjadi Sugar Daddy zaman kuno.
"Suami, carilah istri lagi... Kami tidak kuat, huhuhu..." Istri pertama mengumpulkan keberanian nya dan menyuarakan suara hati para istri.
***
Kembali lagi di cerita author RAS(BY/AR)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
"Zhi Zhilan belum selesai mandi juga? Apakah terjadi sesuatu? Aku akan memeriksa nya."
Setelah menghabiskan makanannya, Chi Yao akhirnya khawatir dengan kondisi Zhi Zhilan. Gadis ini memang suka air dan sering menghabiskan waktu lama di kamar mandi, tapi tidak pernah selama ini.
"Aku saja" Bai Xue langsung menyahut, membuat Chi Yao yang tidak sempat melangkah akhirnya berhenti.
"Kalian sebaiknya tidur saja, bukankah ada dua kamar? Biarkan kalian berdua tidur bersama dan aku akan tidur dengan Zhi Zhilan."
"Baiklah, aku akan mencuci mang--"
"Tidak perlu, biar aku saja. Aku masih makan" potong Bai Xue dengan wajah datar, pandangan fokus ke makanan dan bibir mengunyah.
Melihat keduanya masih terlihat ragu ia kembali berbicara. "Kalian yang paling bisa bekerja, besok sepertinya kita harus bekerja keras menata rumah dan melakukan pekerjaan. Jadi istirahat lah, jangan bergadang." Bai Xue melihat mereka.
"Atau, kalian ingin menunggu suami pulang untuk melakukan malam pertama?"
Wajah Chi Yao dan An Roro seketika berubah merah. "Astaga, apa yang kamu katakan. Baiklah, jangan lupa cek Zhi Zhilan ya."
Chi Yao langsung menarik tangan An Roro, keduanya berjalan tergesa-gesa ke dalam kamar mereka.
Bai Xue menyunggingkan senyum di ujung bibir kanan nya, ketiga orang ini... Sepertinya di permainkan oleh suami mereka. Dia pikir menjadi istri seorang petani maka akan menjalani kehidupan monoton yang melelahkan.
Namun ternyata suami nya memiliki banyak rahasia, di wajah lembut penuh kebajikan ternyata ada binatang buas yang siap memangsa dan memperdaya istri-istrinya. Di balik identitas petani ternyata ada kekayaan yang di milikinya. Di balik sebutan nya sebagai orang kasar ternyata menyimpan pikiran yang begitu matang dan pintar.
Jantung nya jadi berdebar kencang, dia jadi ingin melihat bagaimana cara suaminya menangani nya nanti untuk mengajak nya tidur.
Bai Xue menatap makanan yang tersisa dia dalam panci dan mangkuk, lalu mengusap perutnya. "Sepertinya mereka tidak akan makan malam."
Dengan tersenyum dia langsung melahap semua makanan yang tersisa, setelah itu masuk ke kamar sebelah tanpa beban. Tidak peduli pada mangkuk dan cucian, dia pikir suaminya berhutang padanya. Biarkan dia yang melakukan nya.
Sementara itu, atmosfer di dalam kamar mandi tidak lagi terasa dingin. Suhunya mulai naik seiring dengan peningkatan suhu di badan mereka berdua.
Zhi Zhilan mulai merasakan lagi sensasi kenikmatan yang akan datang itu, sesuatu yang akan keluar seiring dengan belalai itu menggesek lu-bang dagingnya dengan cepat.
"Sayang, aku akan keluar~ " Suara Lin Chen terdengar berat dan bergetar, begitu memanjakan telinga. Membuat sesuatu di sana semakin berkedut-kedut.
"Mngh~ Suami, aku juga..."
"Bersama-sama, Ahhh... Zhilan!!!"
Lin Chen akhirnya keluar sambil menyerukan namanya, bersamaan dengan itu. Tangan nya semakin keras meremas gunung kembar itu, membuat Zhi Zhilan tanpa sengaja mengeluarkan suara lenguhan keras.
Dua jari Lin Chen tiba-tiba langsung langsung masuk dan meng*Cok area itu. Zhi Zhilan yang merasa kenikmatan nya tidak sampai kini merasa hal itu akan sampai pada puncak nya, seiring dengan intensitas jari itu... Dia pun keluar dan langsung menyembur ke tangan Lin Chen dan jatuh ke bawah.
"Ehehe, aku sepertinya terlalu cepat. Tapi istriku akhirnya keluar juga, apakah enak?"
Zhi Zhilan mengatur napasnya, dia mengangguk lemah. Sambil kepalanya bersandar di dada Lin Chen.
Hingga setelah istirahat beberapa saat, tangan Lin Chen akhirnya tidak tahan lagi dan mulai meraba. Namun Zhi Zhilan langsung menahannya, "suami... Kita sudah terlalu lama. Mungkin semuanya menunggu kita"
Kali ini Zhi Zhilan memiliki alasan yang bisa membuat Lin Chen berhenti, dia sebenarnya merasa agak bersalah pada yang lainnya. Mungkin mereka menunggu nya makan sementara dia malah... Melakukan hal seperti ini dengan suami.
Entah kenapa perasaan nya sekarang terasa seperti wanita yang selingkuh dengan pria beristri.
Lin Chen menyugarkan rambutnya ke belakang, menenangkan dirinya selama beberapa detik hingga akhirnya mengangguk. "Baiklah, ayo bersihkan diri dulu sebelum keluar."
Zhi Zhilan akhirnya bisa berbalik menghadap suaminya, meskipun agak remang. Dia bisa melihat keseluruhan tubuh suaminya dengan jelas, dada yang bidang itu, perut yang keras itu dan... Sesuatu yang panjang itu... Benar-benar membuat wajahnya terbakar sampai memerah.
Lin Chen juga melihat tubuh istrinya, setelah melihatnya dengan seksama. Benda kembar itu ternyata tidak sekecil yang di rasakan, saat melihatnya dengan mata. Nyatanya itu terlihat pas dan menggoda di tubuh yang proporsional itu. Kulit mulus putih tanpa goresan, tubuh lembut dan harum khas gadis. Benar-benar tubuh penggoda kualitas unggul!
Setelah berpakaian, Lin Chen melihat area dapur dan kemudian keluar pertama lalu di susul Zhi Zhilan. Dia pikir dia akan melihat ketiga istrinya menunggu makan di meja makan, namun ternyata mereka tidak ada.
"Eh, kemana yang lainnya?"
Panci besi dan peralatan makan sisa masih terlihat baru, sepertinya mereka baru saja makan. Namun masakan nya habis, apakah mereka makan lebih dulu dan tidak menyisakan nya?
[ Tuan, berterimakasih lah pada Bai Xue ]
Lin Chen menaikan alisnya.
[ Dia sepertinya menyadari apa yang kalian lakukan di kamar mandi dan memberikan mu waktu lebih banyak. Dia membuat alasan agar An Roro dan Chi Yao makan lebih dulu, setelah itu membuat pengaturan agar mereka cepat tidur. Dia menghabiskan semua makanan berpikir kamu masih sibuk dengan apa yang kamu lakukan sehingga tidak butuh makan. Sisa peralatan kotor ini, dia ingin kamu mencucinya ]
Setelah mendengar penjelasan sistem, Lin Chen tidak habis pikir. Namun tetap merasa berterimakasih dan sedikit geli mendengar kelakuan nya. Bai Xue yang dingin ini ternyata bisa seperti ini? Menarik juga.
"Zhilan" Lin Chen menatap Zhilan, menggenggam tangan nya lalu mengecupnya. "Apakah kamu lapar"
Wajah bingung itu seketika memerah dengan jantung yang berdebar. "S-sepertinya tidak lapar, aku masih kenyang setelah makan kue"
Lin Chen mengangguk, lalu menarik nya ke dalam pelukan nya. "Sepertinya semuanya sudah tidur, dan hanya tinggal kita berdua. Ayo, lanjutkan yang tadi"
"E-eh,, suami!"
Tanpa menunggu persetujuan Zhi Zhilan, Lin Chen langsung menarik tubuh Zhilan masuk ke kamarnya.
Ciuman lembut dan pemanasan role play di lakukan terlebih dahulu sebelum berhubungan, Lin Chen kembali memainkan pengalaman nya dengan baik. Membuat Zhilan terkejut dengan kelakuan ini namun juga tidak bisa menolak, rasa nya benar-benar enak!
Dirinya di gigit, namun rasa sakit itu entah kenapa malah bercampur dengan rasa kenikmatan. Rasa ini mulai menjadi candu yang membuat nya tenggelam ke dalam kegagahan dan keagresifan suaminya.