NovelToon NovelToon
Hanya Mempelai Pengganti

Hanya Mempelai Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rina kim

Pernikahan bisnis yang sudah di rancang sedemikian rupa terancam batal hanya karna mempelai wanita kabur di hari pernikahan. Bintang, selaku kakak yang selama ini selalu di sembunyikan terpaksa harus menggantikan Lidya.
"Yang ku inginkan adalah Lidya! Kenapa malah dia yang menjadi mempelainya?!" Pekik Damian pagi itu.
"Kita tidak punya pilihan, hanya ada dia."Jawab sang ayah.
Damian menatap Bintang dingin, "Baiklah, akan ku perlihatkan padanya apa yang namanya pernikahan itu."Balasnya dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Berpengalaman

Jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari ketika Bintang sama sekali tidak bisa memejamkan matanya, setelah membuat kesepakatan itu mereka berpisah dengan Bintang yang memutuskan untuk tidur di ruang tamu sementara Damian kembali ke kamar tidurnya.

"Stop mikirin yang nggak nggak, Bintang. Ini di buat untuk kesepakatan."Ujar Bintang. Akibat dari perjanjian itu, dia jadi penasaran dengan bagaimana rasanya berciuman dan berhubungan dengan seorang pria. Selama ini dia tidak pernah berada di dalam hubungan yang romantis, jadi rasa penasaran ini sangat sulit untuk di tepisnya.

"Argh nggak nggak, lebih baik aku tidur."Ujar Bintang sekali lagi, setelah mengatakan itu dia pun menarik selimut tebal itu hingga ke kepala dengan harapan jika hal itu akan membuang bayangan liarnya terhadap Damian.

Sama halnya dengan Bintang, Damian juga terlihat sama sekali tidak bisa memejamkan matanya, sepasang benda itu nampak sangat sulit untuk di pejamkan. Setelah membuat kesepakatan tentang melahirkan anak, otak Damian spontan langsung membayangkan tentang lekuk tubuh Bintang. Meskipun gadis itu mungil, tapi bentuk tubuhnya lumayan menggairahkan.

"Apa yang kau pikirkan, Damian! Ini hanya sebatas kesepakatan, nggak lebih."Ujar Damian, mencoba untuk mengontrol pikirannya yang terus berpikiran liar tentang Bintang. Bahkan bagian bawahnya sangat sulit untuk turun hanya karna membayangkannya.

"Aku kan pria normal, jelas saja aku akan terangsang jika berada di ruangan yang sama dengan seorang gadis. Ini hanya naluri pria, tidak lebih."Damian kembali meyakinkan dirinya sendiri, perlahan lahan  tangannya terangkat untuk meraba bagian pribadinya sendiri.

Sejak dia mendapatkan hilal akan menikahi Lidya, dia menghentikan kebiasaan buruknya yang hobi bergonta ganti pasangan dengan harapan dirinya ingin setia kepada sang pujaan hati. Jadi sudah lama pula bagian ini tidak tersentuh oleh liang hangat seseorang, membuat keinginannya terhadap Bintang semakin menggebu.

"Sialan, apa aku harus melakukan ini hanya karna gadis lusuh itu?"Gumamnya dengan nada tak terima. Dia baru saja menarik turun celananya hingga pinggang saat tiba tiba saja Bintang mengetuk pintu kamarnya.

"Tuan."Panggil gadis itu dengan nada pelan, membuat Damian seketika menghentikan kegilaannya dan segera bangkit dari tempat tidurnya.

"Ada apa?"Tanya Damian dengan nada dinginnya.

"Ada yang ingin saya katakan."Ujar Bintang, membuat Damian mau tidak mau langsung bangun dari tempat tidurnya untuk menghidupkan lampu dan mendekat ke arah pintu kamarnya.

"Apa yang ingin kamu katakan?"Tanya Damian setelah pintu kamarnya di buka, dia menatap Bintang yang nampak berdiri canggung di hadapannya.

"Tuan, perjanjiannya menuliskan jika aku bisa pergi setelah melahirkan, benar? Maksudku, di sana memang tertera beberapa tahun tapi jika aku bisa melahirkan lebih cepat, maka aku bisa segera pergi?"Tanya Bintang dengan nada penasaran.

Damian diam, semuanya memang tidak tertuliskan seperti itu tapi maksud Damian memang seperti itu.

"Benar."Balas Damian dengan nada pelan.

"Kalau begitu, ayo kita lakukan sekarang agar aku bisa lebih cepat hamil dan lebih cepat melahirkan."Ujar Bintang dengan nada yang malu malu. Tadi dia sudah memikirkan segalanya, selain dia memang penasaran dengan bagaimana rasanya berhubungan dengan pria, dia juga ingin semua masalah ini segera berlalu dan mengembalikan Lidya ke sisi Damian. Setelah itu, dia akan pergi dengan tenang untuk menikmati hidupnya.

Damian membelalakkan matanya saat mendengar permintaan Bintang, tapi hanya beberapa detik karna di detik selanjutnya dia hanya menganggukkan kepalanya mengerti.

"Ternyata kamu memang murahan ya, hanya karna ingin mendapatkan uang itu kamu ingin segera tidur denganku."Ujar Damian dengan nada yang menghina.

Bintang tak menjawab, toh sebelum mengatakan ini dia juga tahu konsekuensinya dan benar yang dia pikirkan sebelumnya, Damian memang akan mengatakan hal hal seperti ini. Tapi Bintang tidak peduli, ini lebih baik daripada dia harus bertahan lebih lama lagi di sisi Damian yang perlahan lahan akan melahap jiwanya.

"Terserah apa yang tuan pikirkan."Ujar Bintang, dengan keberanian yang sudah dia kumpulkan dari ujung kepala hingga ke ujung kakinya. Bintang pun langsung mendorong Damian hingga ke kasur, bermodalkan dengan drama Korea dan China yang dia tonton diam diam, gadis itu pun langsung mendaratkan ciumannya di atas bibir Damian.

Mendapati perlakuan itu, Damian sama sekali tidak menolak tapi apa yang di rasakannya benar benar tidak sesuai espektasi, gadis itu sangat kaku seolah olah ini adalah ciuman pertamanya.

'Bagaimana cara melakukannya? Apa aku harus membuka mulutnya dengan tanganku?'Batin Bintang bergejolak, dia bingung dan tidak bisa melakukan apa apa selain menempelkan bibir mereka.

'Apa aku harus menggigitnya?' Bintang kembali membatin.

'Tidak tidak, jika aku melakukan itu mungkin dia akan berteriak.'Gumamnya di dalam hati.

Tak tahan lagi, Damian pun langsung mendorong wajah Bintang dan meletakkan kedua tangannya di kedua pipi gadis itu.

"Apa ini? Jangan katakan jika ini adalah ciuman pertamamu? Jangan berakting, tidak mungkin jika ini adalah ciuman pertamamu."Ujar Damian, dia nampaknya tidak bisa mempercayai apa yang baru saja di lakukan oleh Bintang.

Gadis itu tidak menjawab, dia hanya menggeleng gelengkan kepalanya.

"Kamu tidak bisa? Sungguh tidak bisa?"Tanya Damian tidak percaya.

"Aku tidak pernah pacaran sebelumnya, aku sibuk mengurus rumah dan Lidya jadi tidak ada waktu."Balas gadis itu dengan malu malu.

"Sh*t! Jadi kamu benar benar tidak pernah ciuman?"Tanya Damian kembali memastikan.

"Belum."Balasnya singkat.

dengan perasaan yang tidak sepenuhnya yakin, Damian pun langsung membalikkan keadaan mereka dengan Bintang yang berada di bawah kukungannya. Dia sama sekali tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Bintang, tapi dia akan mengetahui ini sebentar lagi karna jika memang benar apa yang di katakan oleh gadis itu maka dia pasti masih per*wan.

"Kalau begitu biar aku yang ambil alih."Ujar Damian, dia juga sudah tidak tahan lagi ingin mencicipi bagaimana rasa tubuh Bintang yang sejak tadi mengganggunya.

Bintang hanya menganggukkan kepalanya, kemudian dia pun menyerahkan segalanya kepada Damian yang sudah pasti memiliki pengalaman.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Bintang, Damian pun langsung memulai aksinya dengan membubuhkan ciumannya di bibir Bintang. Ciumannya tidak terburu buru, sangat lembut sampai Bintang memejamkan matanya menikmati setiap gerakan yang di buat oleh pria itu.

Melihat bagaimana kakunya Bintang dalam kecupan mereka, perlahan lahan Damian mulai menyadari jika apa yang di katakan oleh gadis itu adalah benar adanya. Bintang memang terlihat sangat tidak berpengalaman membuat Damian agak sedikit takut untuk  melanjutkan permainan ini.

"Kamu yakin nggak akan nyesal?"Tanya Damian dengan nada penasaran.

"Lanjutin, tuan."Balas Bintang dengan nada yang yakin, dia harus melakukan ini agar segera bisa pergi dari pernikahan main main yang terjadi di antara dirinya dan juga Damian.

1
Wirda Wati
ntar kamu kehilangan bintang baru tau rasa.
Reni Anjarwani
orang kok kejam bgt damian , makanya slidiki benar kemana larinya kekasihmu jangan asal nuduh bintang yg tdk2 katanya orang kaya nyari bukti kaya gitu kok goblok bgt yaa
Dymas mulya
mulutnya lemes amat
Haikal Jibran alkhalifi
jangan biarkan bintang mempunyai perasaan suka sama Damian Thor, biar Damian aja yg cinta sendiri, buat karakter bintang kalem,tapi tegas
Wirda Wati
semakin seruuuu👍
Wirda Wati
Semoga kamu menyesal Damian nantinya
Wirda Wati
Hempaskan bintang
Wirda Wati
semoga bintang sehat bisa balas dendam sama damian🤣
Wirda Wati
Damian memang bodoh
partini
ini novel ada di sebelah juga ya Thor
pinkeu_gongju: bukan kaka, terimakasih dukungannya ya ka😍
total 3 replies
Dymas mulya
lanjut thor
Dymas mulya
gemes banget sama yang honeymoon kedua🤣🤭
Dymas mulya
Penasaran sama alurnya, semangat thorr
pinkeu_gongju: jangan lupa kepoin terus ya kaka
total 1 replies
Dymas mulya
Lanjut kaka🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!