NovelToon NovelToon
Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: zhin

manaf yang cuek dengan lingkungan sakitar mulai merasa kan perasaan aneh yang tidak pernah bisa dia uraikan.
bertemu dengan alwi dalam sebuah kecelakaan membuat dia banyak berkorban dan menutupi jati dirinya.
apa manaf akan dapat mengungkapkan perasaanya. dan tetap kokoh dengan prisipnya yang tidak akan pacaran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zhin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nafik Akirnya Pulang

Pandangn sendu seorang gadis duduk di atas tempat tidurnya. degan sibuk memainkan hpnya membuka akun sosial kedia mencoba mengecek sesuatu disana. walo sebenarnya hal itu jarang ia lakukan. mengingat hal seperti itu di larang di pondok. sebab lain adalah dia tidak begitu antusias dengan dunia maya.

"lia........" panggil bunda

"iya........." jawab sang putri dari dalam.

"ayo sarapan.... dari semalam kamu belom makan" ajak bunda setelah membuka pintu. di lihatnya sang putri masih duduk santai di ranjang.

"iya bunda......" jawab nafik sambil turun

gadis yang di pangil lia itu keluar dari kamar meningalkan hanpone dan turun segera duduk manis di meja makan melihat beraneka masakan. bundanya air liurnya pon menetes.

"ayah dan kak alim kemana bun?" tanya nafik.

"ayahmu kekebun..... dan kakakmu menyiapkan alat tour nya" jawab sang bunda yang duduk menemani sang putri yang sangat jarang pulang ke rumah.

jadi ini momen yang menyenangkan untuk ke duanya bisa sarapan bersamama.

nafik..... ya gadis cantik berbaju pink itu dia. dia menyempatkan pulang sebelom pergi lomba di luar kota.

lalu datanglah pemuda tampan dan tiba2 mencium pipi gebul nan mulus milik nafik dengan penuh kasih sayang. tapi mimik wajah ayu itu berubah menjadi garang sambil mendorong tubuh pemuda itu. melihat respon sang adik alim malah tertawa puas. sudah jahil pada adik nya yang manyun.

"awas ya kalo kakak mengulangi lagi....." ekpresi nafik penuh amarah

"memang kenapa ...la cium adik sendiri." alim masih menggoda sang adik.

"lia tak suka.... lia sudah besar" protes sang adik.

"aduh...aduh...sebesar apakah adik kakak ini." alim kembali mencibit pipi.

tiba tiba ruang makan itu menjadi rame dan terdengar candaan gurauan antar saudara. sampai sang ayah datang. tiba tiba suasana jadi tenang dan kaku. sangat sepi tidak tidak ada yang berani bicara.

"lia kapan kamu lombanya....?" suara barton itu sebenarnya ia rindukan . tapi karena sebuah kesalah pahaman kecil membuat hubungan ayah anak jadi kaku dan rengang.

"besok ayah langsung menuju lokasi" jawab nafik

"kamu sediri.....?" tanya bunda kawatir

"tidak bunda. ...banyak anak2 lain juga kok" nafik berusaha manenangkan diri.

"ya sudah.... semoga sukses ya nak" ungkapan sang ayah lembut. sambil membelai pucuk kepala sang putri

"amin.... makasih yah....." jawab nafik senang

"jadi kapan kamu berangkal lim......?".

ganti pada sang putra. sang ayah menanyakan kegiatan anak anak nya.

"besok yah......" jawab alim di sela sela kunyahannya.

"kenpa tak kau ajak adikmu....!" slidik ayah

"memang kakak tour ke mana?" nafik penasaran dan di tatap kakaknya

"bandung.....". jawab alim seketika.

"serius...." nafik menagih jawaban.

"iya.... kamu ikut saja..... nanti besoknya kakak bisa temenin kamu." ide alim nampak nafik sedang berfikir mendengar ide ayahnya.

"boleh.... sekalian liburan. kan lia sudah lama tak menghadiri acara seperti itu" nafik mampak setuju.

"nah kalo begitu.... ayah dan bunda bisa tenang sekarang." jawab bunda.

acara sarapan yang penuh keakraban. padahal dari tadi nafik nampak gelisah. takut sang ayah akan mengungkit hal itu lagi. hal yang membuat gadis manis itu memilih untuk tinggal di pondok dari pada di rumah. hal yang mengusik pikiran nafik lalu akan membuatnya marah.tapi kekhawatirannya pun hilang melihat sikap hangat ayahnya kembali.

"AKU TIDAK AKAN MENYAKITIMU NAK.... SEMUA YANG AYAH LAKUKAN ITU DEMI KEBAIKANMU DI MASA DEPANMU"

ungakap ayah dalam hati. Beliau bangga melihat anak anak kecil nya kini tumbuh menjadi orang orang hebat.

.

.

.

.

.

.

1
Mas Slamet Amet
Lumayan
Mas Slamet Amet
Buruk
Mami Pihri An Nur
Aku suka critanya tp sulit tuk difahami bnyk kalimat atau kta2 yg Salah jd aku ngebleng heehee
Mami Pihri An Nur
Bnyak kata2 yg tak aku fahami, krn tulisanya bnyk yg Salah,, maaf ya ka
Tatik Roviani
aku bahagia bacanya Thor 😂😂
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻
Bagus
⚔️👑21N
cie cie
Devi Handayani
ngidam thor😊😊
Devi Handayani
reader ya mba.... maaf raidder nya dikoreksi😊😊
Devi Handayani
jodohin aja amar dan ida thor😍😍😍
Devi Handayani
walaupun typo mu masi bertebaran thor tapi aku masi memberikan penilaian obyektif bahwa secara alur cerita karyamu ini sangat bagus mengangkat tema percintaan yg terjadi di lingkungan pesantren sungguh sangat menambah wawasan tentang adab tata pergaulan dan juga cara percintaan yg dicintai Allah SWT..... selamat thorrr kamu hebat👏👏👏👏😍😍😍😍😍😍😍😍
Devi Handayani
ya ampun sedih juga bacanya😥😥😥😥
Devi Handayani
moso hanya tidur seranjang saja.... itu nama nya tidak ber prisuamian hahahahaha😂😂😂😂😂😂😂😂
Devi Handayani
tuh kan bener suruh ngaji😌😌😌
Devi Handayani
maskawin suruh tes ngaji aja si ammar bisa ga 😁😁😆😆
Devi Handayani
nah lohhh😳😳😳😳😳😳😳
Devi Handayani: hehehehe😁😁😁😁
total 2 replies
Devi Handayani
cie cie ketemu lagi ama pujaan hati... emang klo jodoh ga bakal kemana nafik😌😌😌😌
Devi Handayani
wahh jangan jangan Alwi nih yg mau dijodohkan buat nafik🤔🤔🤔🤔
Devi Handayani
tuh kan bener..... dugaan kuu😌😌😌
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻: menduga duga
total 1 replies
Devi Handayani
mau dijodohin ya nafik nya thor🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!