NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:19.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ayuni

Sifa tidak pernah menyangka dengan nasib nya, ia harus menjadi Pengantin Pengganti, Kakak kandung nya sendiri yang tiba-tiba kabur di hari pernikahan nya sendiri.

Bagaimana Kisah nya.. hanya di Novel Pengantin Pengganti


Follow Me :

Ig : author.ayuni
Tiktok : author.ayuni

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Sifa sedang dalam perjalanan menuju rumah kedua orangtuanya, setelah tadi pulang kuliah ia pulang dulu ke rumah Revan untuk membawa perlengkapannya untuk beberapa hari karena ia akan menginap di rumah orangtuanya, karena tadi Revan pun mengijinkan.

Sekitar 45 menit perjalanan, akhirnya ia sampai di kediaman kedua orangtuanya.

Ia sudah disambut oleh Bi Ijah, asisten rumah tangga yang sudah puluhan tahun bekerja di keluarga Sifa.

" Non Sifa " ucap Bi Ijah menghampiri Sifa yang berdiri di depan teras rumah.

" Bi Ijah.. Apa kabar ? " Sifa melepaskan tas yang ia bawa lalu memeluk Bi Ijah, ia merasa Bi Ijah seperti orangtuanya sendiri karena sedari kecil ia diasuh oleh Bi Ijah.

" Alhamdulillah Non, Non Sifa kok sendiri ? Mas nya mana ? Terus.. Kok bawa tas besar gini " Tanya Bi Ijah memperhatikan anak majikannya.

" Iya Bi, aku mau nginep disini beberapa hari, Mas Revan lagi ada pelatihan, aku gak mau di rumah sendiri " ucap Sifa.

" Oh begitu, kirain Bibi ada apa " Bi Ijah menaruh curiga, namun kecurigaannya langsung terpatahkan setelah mendengar penjelasan dari Sifa.

" Ayo Non, Bibi bawakan tas nya " susul Bi ijah.

" Makasih ya Bi " Sifa lalu berjalan masuk kedalam rumah.

" Assalamu'alaikum.. Ibu.... " panggil Sifa seperti biasanya.

Tidak ada jawaban disana.

" Kayanya Ibu dihalaman belakang deh " gumam Sifa.

" Non, tas nya Bibi simpan di kamar ya " ucap Bi Ijah.

" Oh iya Bi, aku mau ke halaman belakang dulu "

Ia lalu berjalan menuju halaman belakang, karena ia sudah tahu jika Ibunya sangat suka dengan tanaman. Pasti Ibu nya akan berada disana.

Benar saja Ibu nya sedang menggunting daun-daun yang sudah layu, pada tanaman hias.

" Assalamu'alaikum Ibu " ucap Sifa.

" Wa'alaikumusalam Dek.. " Ibu langsung menghampiri putri bungsunya.

Sifa langsung memeluk Ibu nya.

" Sama siapa kamu ? Nak Revan mana ? " tanya Ibu terlihat celingak-celinguk seperti mencari seseorang.

" Aku sendiri Bu " ucap Sifa.

" Kok sendiri, suami mu gak ikut ? " tanya Ibu lagi.

" Nggak Bu, Mas Revan pelatihan selama 2 minggu, aku gak mau dirumah Mas Revan sendiri, sepi Bu " jawab Sifa.

" Tapi kamu sudah minta ijin suamimu, kalau kamu kesini ? "

" Udah kok Bu, Mas Revan tahu kok, malah dia yang nyuruh Sifa Bu " ucap Sifa menjelaskan.

" Hmm.. Syukurlah kalau suami mu tahu dan mengijinkan, karena memang sudah seharusnya kalau kamu mau kemana-mana apalagi jika suami sedang tidak ada di rumah kamu harus meminta ijin dulu " ucap Ibu.

" Iya Bu " Sifa bergelayut manja kepada Ibunya.

Sifa memang cukup dekat dengan kedua orangtuanya, mungkin karena ia anak bungsu, jadi semua tertuju kepada dirinya, berbeda dengan Sita, Sita di didik untuk lebih mandiri dibandingkan Sifa. Bukan tanpa alasan karena Sita anak pertama, ia harus memberikan dan menjadi contoh yang baik untuk adiknya.

" Untung kamu kesini, ada yang ingin ibu bi...... " belum selesai Ibu berbicara, ucapan terpotong saat Sita datang menghampiri Ibu dan Sifa.

" Dek ? " ucap Sita kepada adiknya ia sedikit membulatkan matanya, tidak menyangka adiknya akan datang hari ini.

" Hai Kak " balas Sifa sedikit malas dengan senyum yang dipaksakan.

Memang hubungan antara kakak beradik ini belum sepenuhnya membaik, walaupun kejadian kaburnya Sita di hari pernikahan nya sudah berlalu beberapa bulan, namun itu tidak membuat hubungan Sita dan Sifa membaik.

Jika bertemu seperti ini mereka hanya berbicara seperlunya, kehangatan yang dulu ada belum tercipta kembali.

" Kamu sendirian ? " tanya Sita.

" Kenapa ? Mau nyari Mas Revan ? " tanya Sifa balik.

" Bu aku ke kamar dulu ya " ucap Sifa kepada Ibunya, ia tidak menunggu jawaban dari kakaknya, ia berlalu meninggalkan Ibu dan kakaknya yang masih berdiri di posisinya.

Ibu menghela nafas dalam.

" Kamu yang sabar ya, Sifa seperti ini juga karena awalnya ulah kamu " ucap Ibu berlalu menyusul Sifa masuk kedalam rumah meninggalkan Sifa sendiri.

" Hah... Semua nyalahin Gue sih ? Harusnya yang salah ini Ayah dan Ibu dong.. Kok Gue ? Udah untung Gue balik ke rumah ! Ck " Sita bergumam, ia sedikit kesal dengan sikap Ibu dan juga adiknya.

Ia pun masuk kedalam rumah, kembali ke kamarnya.

***

Ibu dan Sifa sedang berada di kamar Sifa, Ibu pun sebenarnya tidak ingin kedua anaknya menjadi seperti ini.

" Bagaimana kamu dengan Nak Revan, Dek " tanya Ibu.

" Baik-baik aja Bu " jawab Sifa, walaupun sebelumnya mereka berdua pun sempat bersitegang.

" Syukurlah, Nak Revan baik kan ? " tanya Ibu lagi.

Sifa hanya tersenyum kecil.

" Ibu yakin, dia itu baik, dari keluarga yang baik-baik juga, mungkin lama-kelamaan kamu merasakan kan ? Bagaimana Keluarga Pak Tony memperlakukan kamu " ucap Ibu lagi.

Benar, Sifa pun merasakan kebaikan dari Mama dan Papa mertuanya.

" Bu, Sifa masih tanda tanya banget deh, apa alasan Kak Sita kabur, sampe sekarang aku masih gak ngerti alasannya " Sifa memberanikan diri.

Ibu menghela nafas dalam.

" Sudahlah Dek, lagipula kamu kan sudah bahagia dengan suamimu, Kakakmu juga sudah kembali ke rumah, sudah ya.. Kita tutup yang lalu "

" Tapi Bu, Kak Sita masih sama pacarnya yang gak jelas itu ? " tanya Sifa.

Ibu hanya mengangguk.

" Ayah akhirnya merestui hubungan Sita dan Leon, makanya Kak Sita mau kembali pulang " ucap Ibu.

" Ck.. Pantesan " Sifa berdecak.

" Sudah ya, kamu juga jangan terlalu begitulah ke kakakmu, kalian kakak beradik cuma berdua gak ada lagi " susul Ibu.

" Mana ada kakak yang mau jerumusin adiknya " balas Sifa ia kembali merasa kesal jika ingat beberapa bulan lalu.

Ibu hanya memperhatikan ia membebaskan Sifa jika ingin mengeluarkan unek-unek nya.

" Bu, untuk sampai di posisi ini itu butuh perjuangan Bu, gak gampang buat Sifa sampai sekarang, Sifa udah mau nyerah, tapi Sifa inget Ayah dan Ibu, Sifa udah mulai lupain masa lalu Sifa " ucap Sifa.

" Ibu ngerti, Ibu paham.. Udah ya sayang.. Oya gimana kuliah kamu, Ayah bilang kamu sudah lama gak minta uang kuliah ke Ayah " Ibu mengalihkan pembicaraan, ia tidak ingin Sifa kembali berapi-api.

" Mas Revan malu katanya Bu, kalo aku masih minta uang kuliah ke Ayah " ucap Sifa singkat.

Ibu hanya tersenyum.

" Ya sudah kamu istirahat ya, tanyakan kabar suamimu sudah sampai lokasi pelatihan atau belum " susul Ibu.

Sifa hanya mengangguk.

Ibu beranjak dari duduknya, lalu berjalan keluar kamar Sifa.

Sifa menghempaskan tubuhnya ke atas kasur.

" Huft Sifa.. Kok jadi emosi lagi.. Kan udah mau lupain kan ? Kan udah nerima kan ? Stop ya stop berjalan kedepan gak perlu nengok ke belakang " guman Sifa sambil menatap langit-langit kamarnya.

🌺🌺🌺

Jangan lupa untuk selalu dukung author dengan cara vote like dan komennya ya ❤️

1
Neng Nosita
lanjut Thor..
konyonyod an-club
Luar biasa
Wayan Ayu
sangat bagus
Soraya
lanjut
Soraya
lebih baik kmu berdamai dgn takdirmu Sifa
Soraya
mampir thor
Yuni Ngsih
Thor ko dipotongnya ceritra lg asyik ...ach ku kcwa....lanjut Thoòor💪💪💪
Yuniarti SPd: lanjut Thor
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): ini on going ya kak.. diusahakan tiap hari update.. tetap tunggu kelanjutannya ya ❤️
total 2 replies
Yuni Ngsih
waduuuuuh Thooooor baru nongol bikin aku ,kezel ,marah ,benci tuh ke yg namanya Sita ,klw ngga mau knp tdk sblmnya kasian syifa .....ich ceritramu bgs bikin aku ngenes dengan ceritra ini ....lanjut Thor....💪💪💪👌
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): lanjut yaa kak 🥰
total 1 replies
Neng Nosita
bagus,aku suka ceritamu Thor...👍💪
Neng Nosita
waaah jgn² Novan......🤔
Neng Nosita
nyesel kan?😒
Putri Chaniago
jgn sampai Sita n Novan merencanakan niat jahat pd Sifa n Revan. klo Sita mungkin krn iri Novan jgn sampai terbujuk Sita utk merusak rmh tangga Sifa Revan
Lendra malayu
next thorrr /Rose//Rose/
Putri Chaniago
jgn bilang Sita ingin kembali dg Revan setelah d selingkuhi Leon, jgn jd PELAKOR lah
Putri Chaniago
jgn sampai Revan kembali n menerima Sita lg kasihan Sifa
Lendra malayu
lanjuttt thorr
Lendra malayu
gass thorrr
Lendra malayu
mksh udah rajin up thorr /Kiss//Kiss//Rose/
Lendra malayu: so pasti thorr /Heart/
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): sama-sama kak.. stay trus yaaa 🥰
total 2 replies
Lendra malayu
makin seru nihhh,, semangat thorrr
Putri Chaniago
ingin lihat penyesalan Novan n Revan terutama Revan bodoh masih mencintai Sita
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!